Anda di halaman 1dari 41

KELOMPOK 8 :

Ahmad Solikin 4411412048


Laila Nur Hidayah 4411412071
Nikmatul Hidayah 4411412054
Erni Wulandari 4411412053
GANGGANG HIJAU
Klasifikasi Alga Laut Makro
1. Rhodophyta
(alga merah)
2. Phaeophyta
(alga coklat )
3. Chlorophyta
(alga hijau)
Dawes
(1981), terdiri
dari 3 divisio
yaitu
1. Chlorophyta
(alga hijau)
2. Rhodophyta
(alga merah )
3.
Heterokontophyta
(alga coklat)
Vanden Brook
(1995), makro
alga terdiri
juga atas 3
divisio yaitu,
Klasifikasi Alga
Ciri-ciri Ganggang
Unisel atau multiseluler, dan umumnya berlendir.
Sel bersifat eukariotik, berklorofil sehingga bersifat autotrof.
Tidak memiliki akar, batang, dan daun sejati sehingga
termasuk tumbuhan talus (Thallophyta).
Memiliki pigmen yang beraneka ragam sesuai jenisnya.
Hidup di tempat basah, di perairan air tawar, dan di laut yang
masih ditembus cahaya matahari.







Untuk dapat tumbuh bagi alga yang
berukuran besar (makro alga) memerlukan
substrat untuk tempat menempel/hidup.

Alga epifit pada benda-benda lain seperti,
batu, batu berpasir, tanah berpasir, kayu,
cangkang moluska dan epifit pada
tumbuhan lain atau alga jenis yang lain
Makro alga umumnya epifit memiliki bagian talus yang khusus untuk
menempel pada subsrat bagian yang menyerupai akar, ini di sebut
holdfast. Tipe holdfast pada alga makro adalah sebagai berikut :
a. Talus benar-benar diluruskan /menyebar menempel pada substrat
(encrusting)
b. Rhizoids/ rhizoidal pada pangkal talus
c. Heterotrichy (lembaran /lampiran) Cabang dimodifikasi membentuk
dasar untuk lampiran, pertumbuhan kembali cepat dari dasar jika
sistem hilang
d. Diskoid Pada jaringan (parenchymatous atau
pseudoparenchymatous) membentuk dasar makroalga yang lebih
besar
e. Haptera Cabang/batang membentuk seperti jari-jari.
Alga yang berukuran kecil (mikro),
hidup melayang atau menempati
kolom-kolom air yang ada di perairan
disebut phytoplankton.
Bentuknya bervariasi, satu sel atau
koloni (diatom, dinoflagelata dan lain-
lain).
Ada diatomae yg hidup tunggal (satu kotak), dan ada yg membentuk
rantai yg terdiri atas beberapa spesies diatomae
DIATOMAE 1. Rhizosolenia, 2. Chaetoceros, 3. Navicula, 4. Thalassiosira, 5. Skeletonema, 6.
Coscinodiscus.
DINOFLAGELLATAE 7. Ceratium, 8. Peridinium, 9. Dinophysis, 10. Gonyaulax, cocholitofor, 11.
Coccolithus
Pigmen Fotosintesis Ganggang
Aseksual
a. Pembelahan biner pd alga uniseluler (Chlorella, Euglena)
b. Fragmentasi pd alga multiseluler berbentuk filamen /koloni/
talus
c. Pembentukan spora yg disebut zoospora (spora kembara), pd
alga unisel atau multisel (Chlamydomonas, Ulothrix)

Isogami penyatuan dua gamet yang sama ukurannya. Menghasilkan
zigospora
Anisogami ukurannya beda, bentuknya sama
Oogami ukuran beda, yang besar ovum (bersifat non motil), yang kecil
sperma (bersiat motil). Menghasilkan oospora.
Singami Pembuahan atau fertilisasi adalah peleburan dua gamet yang
dapat berupa nukleus atau sel-sel bernukleus untuk membentuk sel
tunggal (zigot) atau peleburan nukleus. Biasanya melibatkan
penggabungan sitoplasma (plasmogami) dan penyatuan bahan nukleus
(kariogami). Ct : Diatom


Ciri Umum :
a. Memiliki pigmen fukosantin (coklat) yang
dominan.
b. Cadangan makanan berupa karbohidrat
yang disebut laminarin dan asam alginat.
c. Memiliki talus berukuran raksasa (100
m)
d. Sesil
e. Menghasilkan gamet yang motil.
f. Membentuk alat kelamin konseptakel.
Konseptakel jantan membentuk
anteridium yg betina oogonium


Algae diklasifikasikan berdasarkan jenis pigmen yang dimilikinya, serta
cadangan makanannya menjadi :
1. Phaeophyta / Alga Coklat
(perang)
Contoh-contoh Alga Coklat
Laminaria
Penghasil asam
alginat (bahan
pengental pd industri
tekstil, makanan,
plastik
Contoh-contoh Alga Coklat
Macrocystis pyrifera
Asam alginat

contoh-contoh Alga Coklat
Fucus serratus
Contoh-contoh Alga Coklat
Sargassum vulgare


Hutan Bawah Laut
Dibentuk oleh Algae Coklat, misalnya Macrocystis sp. Hutan tersebut
menjadi tempat mencari makan bagi banyak spesies laut, misalnya
anjing laut dan ikan.
Ciri Umum :
a. pigmen dominan
fikoeritrin.
b. dapat berflourosensi
c. Berbentuk seperti
rumput
d. Cadangan makanan
berupa karbohidrat yang
disebut fluorid.
e. Hidup di perairan laut
dalam, ada juga yg di
air tawar.
f. Tidak menghasilkan
gamet yang motil.

2. Rhodophyta / Alga Merah
(Mencakup 4000 spesies)
Contoh-contoh Alga Merah
Eucheuma spinosum
Penghasil agar-agar
di Indonesia (laut
dangkal)
Contoh-contoh Alga Merah
Gellidium coulteri
penghasil agar-
agar di laut agak
dingin (laut dalam)
Peranan Algae Merah
Nilai Komersial: Menghasilkan asam alginat yang digunakan dalam
pembuatan ice cream, jelli, sirup, dan roti.
Juga digunakan dalam produksi lotion, pastagigi, atau gel farmasi.
Agar-Agar untuk media kultur bakteri dan kepentingan riset.
Agar-Agar untuk bahan makanan.
Ciri Umum :
a. Pigmen dominan
adalah xantofil,
karoten.
b. Tubuh berbentuk
talus (multiseluler),
walau ada yang
uniseluler.
c. Habitat di air tawar
dan air laut.
d. Berperan sebagai
plankton di perairan.


3. Chrysophyta / Alga Keemasan
4. Diatom / Bacillariophyta
Ciri Umum :
a. Memiliki pigmen yang
beragam.
b. Umumnya uniseluler,
walaupun ada yang berkoloni.
c. Sel tersusun atas 2 bagian.
Bagian atas disebut epiteka
dan bagian bawah disebut
hipoteka.
d. Reproduksi secara seksual
ataupun aseksual.
e. Habitat di air tawar, laut atau
tempat lembab & berperan
sebagai plankton
REPRODUKSI PADA DIATOM
Kelompok algae yang memiliki anggota paling banyak.
Memiliki pigmen dominan klofofil a dan b.
Habitat: Umumnya ditemukan pada perairan tawar,
walaupun ada yang di laut.
Dapat juga hidup pada batuan, tumbuhan, ataupun
tanah lembab.

5. Chlorophyta / Algae Hijau
Volvox globator
Mengandung kloroplas (plastisida berwarna
hijau).
Tubuhnya bersel satu, berkoloni, dan bersel
banyak.
Sebagian besar hidup di air tawar, tetapi ada
beberapa species yang hidup di air laut, di
tempat-tempat basah, dan ada pula yang hidup
sebagai eksofit dan endofit pada makhluk lain.
Bereproduksi secara vegetatif (aseksual) dan
generatif (seksual).

Reproduksi Ganggang Hijau
Reproduksi secara vegetatif
Pembelahan biner ( ganggang hijau bersel satu.)
Fragmentasi (ganggang berbentuk benang atau
ganggang berkoloni.)
Pembentukan zoospora (spora kembara);
Chlorophyta dapat menghasilkan zoospora,
zoospora adalah: spora yang dapat bergerak dengan
berenang, menggunakan flagela, sehingga sering
juga disebut spora kembara.

Reproduksi secara
Generatif
Konjugasi
Peleburan sperma dan
ovum
MANFAAT CHLOROPHYTA
Ganggang hijau merupakan fitoplankton
(plankton tumbuhan), yang berfungsi sebagai
makanan ikan.
Ganggang hijau merupakan produser primer,
yaitu: sebagai penyedia bahan organik dan
oksigen bagi hewan-hewan air, seperti: ikan,
udang dan serangga air.
Ganggang hijau Chlorella dapat digunakan
sebagai makanan, suplemen, obat-obatan, dan
kosmetik.
Contoh-contoh Chlorophyta bersel
tunggal tidak bergerak
1. Chlorococcum
Ciri-ciri:
Banyak ditemukan di air tawar
dan ditanah yang basah.
Tubuhnya bersel satu dan mikroskopis.
selnya berbentuk bulat telur,
setiap sel memiliki satu kloroplas
berbentuk mangkuk dengan sebuah pirenoid.
Reproduksi aseksual, dengan membentuk
zoospora. Dalam satu sel terdapat 8 atau
16 zoospora. Zoosporanya bergerak dengan dua flagela.
2. Chlorella
Ciri-ciri:
Banyak ditemukan sebagai
plankton di air tawar.
Ukuran tubuhnya
mikroskopis.
Bentuk selnya bulat dan
memiliki sebuah kloroplas
berbentuk mangkuk.
Perkembangbiakan vegetatif
dengan pembelahan sel, tiap
sel menghasilkan 4 sel anak.

Contoh-contoh Chlorophyta bersel tunggal dapat
bergerak
Chlamydomonas sp.
- ciri-ciri:
Bentuk sel bulat telur dan memiliki 2 flagela yang berfungsi sebagai
alat gerak.
Didalam sel terdapat vakuola, satu nukleus, dan kloroplas yang
berbentuk mangkok.
Reproduksi aseksual dengan cara membentuk zoospora dan
reproduksi seksual dengan cara konjugasi.
Contoh Chlorophyta berbentuk koloni
tidak bergerak
Hydrodictyon
Ciri-ciri :
Ditemukan di dalam air
tawar dan koloninya
berbentuk jala.
Reproduksi vegetatifnya
dengan memproduksi
zoospora dan fragmentasi.
Reproduksi generatif dengan
cara konjugasi.
Contoh Chlorophyta berbentuk koloni
dapat bergerak
Volvox globator
Ciri-ciri:
Ditemukan di air tawar.
Koloninya berbentuk bola, dengan jumlah sel antara 500-
50.000 buah.
Ukurannya mikroskopis.
Tiap sel memiliki 2 flagela dan sebuah bintik mata.
Reproduksi aseksual dengan fragmentasi, dan reproduksi
seksual dengan konjugasi sel-sel gamet.
Contoh chlorophyta berbentuk
benang
Spirogyra sp.
Ciri-ciri:
Habitatnya di air tawar
yang jernih dan tenang.
Tubuhnya tersusun atas
sel-sel yang membentuk
untaian memanjang
seperti benang.
Dalam setiap sel terdapat
kloroplas berbentuk pita spiral dan sebuah inti.
Reproduksi vegetatif dengan fragmentasi,dan reproduksi seksual
dengan konjugasi.

- Oedogonium
Ciri-ciri:
Banyak ditemukan di air
tawar dan melekat di
dasar perairan.
Tiap sel memiliki satu
nukleus dan kloroplas
yang berbentuk jala.
Reproduksi vegetatif
dengan membentuk zoospora yang berflagela banyak.
Reproduksi generatif dengan pembuahan sel telur oleh
spermatozoid.
Contoh chlorophyta berbentuk
lembaran
Ulva sp.
Ciri-ciri:
Ganggang mikroskopis.
Bentuknya seperti lembaran daun.
Habitatnya menempel pada dasar perairan laut.
Berkembang biak secara vegetatif dengan
menghasilkan spora.
Chara sp.
Ciri-ciri:
Hidup di air tawar, melekat pada batu-batuan.
Bentuk talusnya seperti tumbuhan tinggi.
Berkembang biak secara generatif dan vegetatif
(fragmentasi).


Terima kasih

Anda mungkin juga menyukai