Anda di halaman 1dari 4

Laporan Praktikum Hari/tanggal : Senin/ 24 Maret 2014

Struktur Fungsi Subseluler Waktu : 08.00-11.00 WIB


PJP : Syaefudin, SSi, MSi
Asisten :

PENENTUAN PROTEIN METODE BIURET
Kelompok 15
Ella Deffi Lestari G84120017
Tubagus Iqbal Maulana G84120048
Muhammad Munasir G84120079
















DEPARTEMEN BIOKIMIA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2014
PENDAHULUAN

METODE PRAKTIKUM
Waktu dan Tempat Praktikum
Praktikum ini dilakukan di Laboratorium Pendidikan-1 Departement Biokimia
FMIPA IPB. Waktu praktikum yaitu hari Senin, tanggal 24 Maret 2014, pukul 08.00 11.00
WIB.

Alat dan Bahan
Alat-alat yang digunakan dalam percobaan ini adalah pipet Mohr, pipet tetes, tabung
reaksi, vortex, dan spektrofotometer. Bahan-bahan yang digunakan pada praktikum ini antara
lain larutan BSA (2 mg/mL), sampel protein, akuades, deoksikolat 5 % dalam 0,01N KOH,
reagen Biuret.

Prosedur Percobaan
Pembuatan Kurva Standar. Tabung reaksi disiapkan sebanyak 7. Tabung reaksi 1
diisi 0,1 ml BSA(2 mg/ml) dan 1,2 ml H
2
O, tabung 2 diisi 0,2 ml BSA(2mg/ml) dan 1,1 ml
H
2
O, tabung 3 diisi 0,4 ml BSA ( 2 mg/ml) dan 0,9 ml H
2
O, tabung 4 diisi 0,6 ml BSA (2
mg/ml) dan 0,7 ml H
2
O, tabung 5 diisi 0,8 ml (2 mg/ml) dan 0,5 ml H
2
O, tabung 6 diisi 1 ml
BSA ( 2 mg/ml) dan 0,3 ml H
2
O, dan tabung 7 diisi 1,2 ml BSA ( 2 mg/ml) dan 0,1 ml H
2
O.
Blanko dibuat dari 1,3 ml akuades. Kemudian, setiap tabung ditambahkan 0,2 ml deoksikolat
5% dalam 0,01N KOH, 3 ml reagen biuret dan vortex lalu diinkubasi 37
o
C selama 15 menit.
Setiap tabung diukur absorbansinya menggunakan spektrofotometer dengan panjang
gelombang 540 nm. Kurva standar dapat dibuat.
Penentuan konsentrasi protein sampel. Tabung reaksi bersih disiapkan sebanyak
dua. Masing-masing tabung diisi satu ml larutan sampel dan 0,3 ml akuades. Setiap tabung
ditambahkn 3 ml reagen biuret, kemudian diinkubasi pada suhu 37
o
C selama 15 menit.
Setiap tabung diukur absorbansinya menggunakan spektrofotometer dengan panjang
gelombang 540 nm.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Paragraf pembuka (bersifat umum).
Tabel 1 Judul tabel
Tabung Absorban
terukur
Absorban
terkoreksi
[BSA] (2mg/ml)
Blanko 0,222 0 0
1 0,236 0,014 0,154
2
3
4
5
0,240
0,280
0,310
0,342
0,018
0,058
0,088
0,120
0,308
0,615
0,923
1,231
6
7
0,365
0,388
0,143
0,166
1,538
1,846

Contoh Perhitungan :
Absorbansi terkoreksi tabung 7
Absorbansi terkoreksi = absorbansi terukur Absorbansi blanko
Absorbansi terkoreksi = 0,388-0,222
Absorbansi terkoreksi = 0,166
Konsentrasi BSA tabung 7
V
1 X
M
1
=

V
2 X
M
2
1,20ml x 2 mg/ml = 1,30 ml x M
2
M
2
= 1,846 mg/ml



Gambar 1 Judul gambar

Tabung Absorbansi
terukur
Absorbansi
terkoreksi
[Protein] (mg/ml)
1 0,067 0,020 3,959 X 10
-3

2 0,089 0,042 6,033 X 10
-3

Blanko : 0,047
Absorbansi terkoreksi tabung 1
Absorbansi terkoreksi = absorbansi terukur absorbansi blanko
Absorbansi terkoreksi = 0,067-0,047
Absorbansi terkoreksi = 0,020
Konsentrasi protein tabung 1
y = 10.608x + 0.022
R = 0.9939
0
0.2
0.4
0.6
0.8
1
1.2
1.4
1.6
1.8
2
0 0.05 0.1 0.15 0.2
A
b
s
o
r
b
a
n
s
i

[BSA] (2 mg/ml)
Y = a + bx
Y = 10,608x - 0.022
0,020 = 10,608x - 0.022
10,608x = 0,042
x = 3,959 X 10
-3