Anda di halaman 1dari 9

30

I. Prioritas Masalah Asuhan Keperawatan Komunitas


No Dx Kep Kom A B C D E F G H I J K Total Prioritas
1 Rendahnya kesadaran PHBS
(Merokok, pengelolaan sampah &
penggunaan air bersih) pada
masyarakat di wilayah RT 01, 02,
03, dan 07 dusun Donotirto
5 5 5 4 4 5 5 5 5 5 4 52 1
2 Rendahnya pengetahuan
masyarakat mengenai masalah
gangguan jiwa dan penanganannya
4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 34 4
3 Tingginya angka penyakit
degeneratif pada lansia.
5 5 4 4 4 4 5 5 5 5 5 51 2
4 Resiko bertambahnya angka balita
kurang gizi
5 5 5 4 4 5 4 4 4 4 5 49 3


Keterangan:
1. Sangat Rendah
2. Rendah
3. Cukup
4. Tinggi
5. Sangat Tinggi
A. Risiko terjadi
B. Risiko keparahan
C. Potensial untuk Penkes
D. Minat Masyarakat
E. Kemungkinan teratasi
F. Sesuai dengan program pemerintah

G. Tempat
H. Waktu
I. Dana
J. Fasilitas Kesehatan
K. Sumber Daya
31

II. Perencanaan Asuhan Keperawatan
NO
DX
KEPERAWATAN
TUJUAN
UMUM
TUJUAN
KHUSUS
STRATEGI
INTERVENSI
RENCANA
KEGIATAN
EVALUASI
SUMBER TEMPAT PJ
KRITERIA STANDAR
1 Rendahnya
kesadaran
Masyarakat
terhadap PHBS
Masyarkat
mampu
menerapkan
prinsip hidup
PHBS dalam
kehidupan
sehari-hari
a. Masyarakat
dapat
mengelola
sampah
dengan baik
dan benar
b. Terciptanya
lingkungan
yang bersih
dan sehat
c. Meningkatkan
pengetahuan
masyarakat
terhadap
PHBS
d. Meningkatkan
kesadaran
masyarakat
untuk
mengurangi
kebiasaan
merokok
a. Proses
Kelompok
b. Pendidikan
Kesehatan
PHBS
c. Pendidikan
kesehatan
Merokok
d. Partnership
e. Pemberdayaan
dengan
Masyarakat

a. Membentuk
kelompok peduli
lingkungan
b. Pemberian
PENKES tentang
pengertian PHBS,
c. Pemberian
PENKES tentang
tata cara PHBS
d. Pemberian
PENKES tentang
penerapan PHBS
e. Pemberian
PENKES tentang
pelaksanaan PHBS
f. Pemberian
PENKES bahaya
merokok
g. Kerjasama dengan
Puskesmas
Kasihan 1
h. Memperdayakan
masyarakat untuk
membiasakan
kehidupan bersih
dan sehat

a. Terbentuk
kelompok
peduli
lingkungan
b. Warga
mengetahui
tentang
pengertian
PHBS
c. Warga
mengetahui
tentang tata
cara PHBS
d. Warga
menetahui
tentang
penerapan
PHBS
e. Warga
mengetahui
tentang
pelaksanaan
PHBS
f. Warga
mengetahui
bahaya
merokok
g. Terlaksanakan
bekerjasama
dengan
Puskemas
dalam bentuk
pemberian
sarana PHBS
h. Terbentuknya
a. Jumlah warga
yang
tergabung
dalam peduli
llingkungan
sekitar 60%
b. jumlah warga
sekitar 80%
mengetahui
pengertian
PHBS
c. Jumlah warga
sekitar 80%
mengetahui
tentang tata
cara PHBS
d. Jumlah warga
sekitar 80%
mengetahui
tentang
penerapan
PHBS
e. Jumlah warga
80%
mengetahui
pelaksanaan
PHBS
f. Jumlah warga
70%
mengetahui
bahaya
merokok
g. Jumlah warga
yang
mendapatkan
a. Mahasiswa
b. Puskesmas
c. Kepala
Dukuh

Dusun
Donotirto
Harto
&
Kukuh
32

kebiasaan
masyarakat
untuk
menerapkan
hidup bersih
dan sehat
sarana dari
Puskesmas
PHBS
berkisar 60%
h. Jumlah warga
yang
memiliki
kesadaran
PHBS
berkisar 80%

33

2 Tingginya
penyakit
degeneratif
pada lansia
Menurunnya
penyakit
degeneratif
pada lansia
di dusun
Donotirto
RT 01 ,02,
03 dan 07
a. Masyarakat
dan lansia
mengetahui
tentang
penyakit
degeneratif
(hipertensi
dan
rematik)
b. Lansia
dapat aktif
dan
mengikuti
posyandu
lansia yang
diadakan
oleh kader
c. Lansia
dapat
melakukan
aktifitas
secara
kelompok
a. Proses
kelompok
b. Patnership
a. Konseling
tentang
penyakit
degeneratif
pada lansia
b. Edukasi tentang
posyandu lansia
c. Senam lansia
a. Masyarakat
dan lansia
dapat
mengetahui
penyakit
degeneratif
(pengertian,
tanda dan
gejala,
penyebab,
penanganan)
b. Lansia mau
mengikuti
posyandu
lansia
c. Lansia dapat
melaksanakan
senam lansia.
a. Lansia dapat
memahami
materi
penyakit
degeneratif
lebih dari
75%
b. Lansia dapat
mengikuti
posyandu
lansia lebih
dari 75 %
dari jumlah
yang ada
c. Lansia dapat
mengetahui
dan
melaksanakan
senam lansia
lebih dati 60 %

Mahasiswa Tempat
pak
Dukuh
Tyas
34

3 Resiko
bertanbahnya
angka balita
kurang gizi
Kelompok
ibu di
Dusun
Donotirto
memahami
masalah
gizi balita
dengan baik
a. Keluarga
dapat
memahami
asupan gizi
yang ideal
pada anak
b. Keluarga
dapat
memahami
fase tumbuh
kembang
anak
d. Keluarga
memahami
cara
pemberian
asupan gizi
ideal bagi
balita
e. Meningkatkan
pengetahuan
ibu tentang
gizi balita
f. Meningkatkan
kesehatan
balita yang
mengalami
gizi kurang
a. Penkes
b. Partnership
c. Pemberdayaan
a. Pendidikan
kesehatan pada
ibu tentang
balita kurang
gizi, asupan
gizi yang ideal,
fase tumbuh
kembang.
b. Konseling pada
keluarga yang
mempunyai
balita kurang
gizi
a. Ibu dan
keluarga
dapat
mengetahui
tentang
balita kurang
gizi, asupan
gizi yang
ideal, fase
tumbuh
kembang
anak
b. keluarga
mau
konseling
tentang
balita kurang
gizi
a. Keluarga
dapat
mengetahui
balita
kurang gizi,
asupan gizi
yang ideal,
fase tumbuh
kembang >
70 %
b. Keluarga
dapat
konseling
tentang
balita
kurang gizi
Mahasiswa Rumah
pak
dukuh

khadi
4 Rendahnya
pengetahuan
masyarakat
mengenai
masalah
gangguan
jiwa dan
penanganann
ya
Masyarakat
dusun
donotirto
RT 01, 02,
03 dan 07
dapat
memahami
kesehatan
jiwa dan
a. Keluarga
dapat
melakukan
perawatan
jiwa di
rumah
dengan
benar
b. Masyarakat
a. Penkes jiwa
b. Pathnership
a. Pemberian
penyuluhan
tentang
kesehatan jiwa
b. Pembinaan
keluarga dalam
merawat pasien
jiwa
c. Pembinaan
a. Masyarakaat
dapat
mengetahui
dari
pengertian
sehat jiwa
dan
mengatasi
sehat jiwa
a. Warga dapat
memahami
materi sehat
jiwa lebih
dari 60%
b. Keluarga
dapat
mendemon-
strasikan
Mahasiswa Try
Hisna
wati
35

mampu
menangani
masalah
jiwa






dapat
membantu
keluarga
dalam
merawat
pasien jiwa
c. Masyarakat
dapat peduli
tehadap
pasein jiwa
kader kesehatan
jiwa
b. Keluarga
mampu
merawat
pasien jiwa
dengan
benar.
c. Keluarga
mampu
melakukan
penanganan
krisis
gangguan
jiwa
d. Kader dapat
memahami
masalah-
masalah jiwa
materi sehat
jiwa lebih
dari 80%
c. Keluarga
mampu
mencontoh-
kan
penanganan
krisis
gangguan
jiwa sebesar
80%
d. Kader
memahami
materi sehat
jiwa lebih
dari 90%









36

III. Rencana Kerja (POA) Asuhan Keperawatan Komunitas
NO Masalah
TUJUAN

RENCANA
KEGIATAN
Sasaran Waktu TEMPAT Dana PJ
1 Rendahnya
kesadaran
Masyarakat
terhadap PHBS.
a. Masyarakat dapat
mengelola sampah
dengan baik dan
benar
b. Terciptanya
lingkungan yang
bersih dan sehat
c. Meningkatkan
pengetahuan
masyarakat terhadap
PHBS
d. Meningkatkan
kesadaran
masyarakat untuk
mengurangi
kebiasaan merokok
a. Pemberian
PENKES
tentang PHBS
(pengelolaan
limbah).



b. Pemberian
PENKES bahaya
merokok

Masyarakat,
Remaja
06 April
2014





10 April
2014
Rumah
Bp.
Dukuh




Karang
Taruna
150.000






150.000
Harti dan Shofi






Andi, Irgi
2 Rendahnya
pengetahuan
masyarakat
mengenai
masalah
gangguan jiwa
dan
penanganannya
a. Keluarga dapat
melakukan
perawatan jiwa di
rumah dengan benar
b. Masyarakat dapat
membantu keluarga
dalam merawat
pasien jiwa
c. Masyarakat dapat
peduli tehadap pasein
jiwa
a. Pemberian
penyuluhan
tentang kesehatan
jiwa
b. Pembinaan
keluarga dalam
merawat pasien
jiwa
c. Pembinaan kader
kesehatan jiwa
Warga dan
Keluarga
20 April
2014
Rumah
Bp.
Dukuh
100.000 Kukuh, Try dan
Hisnawati
3 Tingginya
penyakit
degeneratif pada
lansi
a. Masyarakat dan
lansia mengetahui
tentang penyakit
degeneratif
a. Konseling tentang
penyakit
degeneratif pada
lansia
Lansia,
Keluarga, Kader
Posyandu
Lansia.
12 dan
19 April
2014
Rumah
Bp.
Dukuh
200.000 Tyas, Alya dan
Jayuli
37

(hipertensi dan asam
urat)
b. Lansia dapat aktif
dan mengikuti
posyandu lansia yang
diadakan oleh kader
c. Lansia dapat
melakukan aktifitas
secara kelompok
b. Edukasi tentang
posyandu lansia
c. Senam lansia
4 Resiko
bertambahnya
angka balita
kurang gizi
a. Keluarga dapat
memahami asupan
gizi yang ideal pada
anak
b. Keluarga dapat
memahami fase
tumbuh kembang
anak
c. Keluarga memahami
cara pemberian
asupan gizi ideal
bagi balita
d. Meningkatkan
pengetahuan ibu
tentang gizi balita
e. Meningkatkan
kesehatan balita yang
mengalami gizi
kurang
a. Pendidikan
kesehatan pada
ibu tentang balita
kurang gizi,
asupan gizi yang
ideal, fase tumbuh
kembang.
b. Konseling pada
keluarga yang
mempunyai balita
kurang gizi
Ibu, Balita,
Anak, dan Kader
Posyandu Balita
13 April
2014
Rumah
Bp.
Dukuh
200.000 Efri, Ririn,
Khadijah
38