Anda di halaman 1dari 29

BESARAN DAN UNSUR-UNSUR

RANGKAIAN LISTRIK
Kuliah Dasar Teknik Elektro
OLEH :
NGAKAN PUTU SATRIYA UTAMA, ST, MT
Satuan Sistem Internasional
(SI)
Dimensi mendefinisikan karakteristik fisik.
Satuan merupakan bakuan atau acuan yang dapat
menyatakan dimensi dalam bilangan.
Konferensi Internasional Mengenai Berat dan Ukuran
(1954), menetapkan enam satuan dasar, yaitu:
1. Satuan panjang (meter/m)
2. Satuan massa (kilogram/kg)
3. Satuan waktu (detik/s)
4. Satuan arus listrik (Ampre/A)
5. Satuan suhu (Kelvin/K)
6. Satuan kuat cahaya (Kandela/ca)
Daftar Awalan Satuan menurut SI
Kelipatan Awalan Lambang
10
18
eksa E
10
15
peta P
10
12
tera T
10
9
giga G
10
6
mega M
10
3
kilo k
10
2
hekto h
10

deka da
10
-1
desi d
10
-2
senti c
10
-3
mili m
10
-6
mikro
10
-9
nano n
10
-12
piko p
10
-15
femto f
10
-18
ato a
Besaran Dalam Teknik Listrik
Seluruh teknik listrik dapat diungkap dalam
besaran-besaran dasar, massa dan arus serta
kedudukannya dalam ruang waktu. Namun hal
tersebut akan menimbulkan kesulitan dan untuk
mengatasinya diperkenalkan konsep abstrak
seperti daya, tenaga, dan tegangan.
Masing-masing konsep diuraikan dalam istilah
yang lebih sederhana atau menurut
hubungannya dengan satuan dasar.
Contoh Soal:
Suatu sistem mekanika yang menghasilkan
persamaan gaya telah diturunkan menjadi
f = (M du/2 dt) + Du + K u dt
dengan u adalah kecepatan dalam ms
-1
, M
adalah massa, dan K adalah konstanta pegas
dalam m.N
-1
. Bagaimana satuan untuk D?
Periksalah apakah persamaan di atas telah
memenuhi syarat menurut dimensinya?

Penyelesaian:
Karena ruas kiri dari persamaan tersebut adalah
gaya dengan dimensi MLT
-2
, maa setiap suku
pada ruas kanannya jua harus mempunyai
dimensi yang sama. Oleh karena itu, untuk suku
yang mengandung D
MLT
-2
= [D] LT
-1
atau


[D] = (MLT
-2
) / (LT
-1
) = MT
-1
dan satuan D dalam SI adalah kg.s
-1


Penyelesaian:
Dimensi suku pertama ruas kanan adalah
M.(LT
-1
/T) = MLT
-2
Yang benar adalah dimensi gaya. Tampak bahwa tidak
ada konfirmasi mengenai keabsahan faktor , dan
harus diuji dengan cara lain.
Satuan K adalah m.N
-1
, sehingga dimensi suku terakhir
ruas kanan itu adalah
(L/MLT
-2
).LT
-1
.T = M
1
LT
2
MLT
-2


Ternyat dimensi tersebut bukan dimensi gaya dan
karena itu suku terakhir tersebut tidak benar.


Konsep tenaga dapat menyatakan secara
sederhana mengenai salah satu hukum dasar
alam.
Satuan tenaga adalah Newton-meter dengan
dimensi ML
2
T
-2
yang menurut SI disebut
joule mengikuti nama fisikawan Inggris,
James Prescott Joule (1818-1889.
Besaran Dalam Teknik Listrik
Daya mengukur kecepatan perubahan tenaga yang
dipergunakan, yaitu banyaknya kerja yang
dilakukan dalam satu satuan waktu.
Dalam SI dinyatakan sebagai joule per detik
dengan dimensi ML
2
T
3
, dan dinamakan Watt (W).
Nama satuan daya diberikan untuk menghormati
James Watt (1736-1819), ahli rekayasa teknik
Skotlandia yang pertama kali membuat mesin uap
praktis dan memicu revolusi industri

Besaran Dalam Teknik Listrik
Besaran Dalam Teknik Listrik
Muatan listrik adalah integral arus terhadap waktu, merupakan
suatu konsep yang berguna untuk menyatakan gejala-gejala
fisik. Muatan tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.
Muatan dikatakan terkuantifikasi karena muatan sebuah
elektron merupakan ukuran muatan terkecil di alam.
Menurut SI, muatan adalah satuan yang diturunkan dan disebut
Coulomb (C) yang sama dengan ampere-detik. Nama satuan
tersebut dipilih untuk menghormati Charles Agustin de
Coulomb, ilmuwan, penemu, dan ahli rekayasa teknik militer
Perancis yang merupakan pelopor dalam hal gesekan, listrik
dan magnet.
Muatan sebuah elektron adalah sebesar 0,1602 aC.

Perjanjian mengenai arah arus mengikuti
keputusan yang diambil oleh Benjamin Franklin
(1752) yang dibuat sebelum listrik dikenal ada
hubungannya dengan elektron.
Satuan arus menurut SI adalah ampere yang
merupakan salah satu satuan dasar, sama dengan
Coulumb per detik dengan dimensi T
-1
Q. Nama
satuan arus listrik dipilih untuk menghormati
Andre Marie Ampere (1775-1836) yang
menemukan hubungan antara arus listrik dan
induksi magnet.

Besaran Dalam Teknik Listrik
Ada dua macam arus listrik, yaitu arus DC dan
arus AC.
Dalam arus DC, mula-mula muatan mengalir
dalam suatu arah dan kemudian berbalik ke arah
yang lain untuk selanjutnya mengulangi daur
tersebut dalam periode tertentu.
Dalam arus AC, aliran muatan hanya mengalir
ke satu arah saja untuk sepanjang waktu
pengamatan.
Besaran Dalam Teknik Listrik
Elektron mempunyai massa dan harus diberi tenaga
agar dapat bergerak. Pada saat arus listrik mengalir
dalam suatu penghantar, elektron terus menerus
mengalami tumbukan dengan molekul logam sehingga
terpental kearah yang tidak semestinya. Maka
diperlukan tegangan agar muatan dapat bergerak dari
suatu kedudukan ke kedudukan lainnya.
Tegangan (potensial) didefinisikan sebagai tenaga
yang diperlukan satu satuan muatan untuk bergerak
dari suatu titik ke titik lain karena pengaruh gaya
listrik. Tegangan adalah kerja per satuan muatan.
Besaran Dalam Teknik Listrik
Satuan potensial menurut SI adalah Joule per
coulomb dengan dimensi ML
2
T
-2
Q
-1
yang
disebut Volt (V).
Nama satuan ini digunakan untuk
menghormati Alessandro Volta (1745-1827),
fisikawan Italia yang menemukan baterai
listrik.

Besaran Dalam Teknik Listrik
Gaya gerak listrik (ggl) adalah selisih tegangan
yang berhubungan dengan sumber tenaga listrik.
Jika ada arus yang mengalir dalam rangkaian maka
akan timbul medan gaya lain disekitar rangkaian
tersebut, yaitu medan magnet yang muncul
sekaligus bersamaan dengan medan listrik yang
ditimbulkan oleh muatannya.
Dimensi untuk rapat fluks magnet (Tesla) adalah
LT
-1
Q
-1
. Nama satuan itu mengikuti nama ahli
rekayasa teknik Amerika-Kroasia, Nikola Tesla
(1856-1943).

Besaran Dalam Teknik Listrik
Garis gaya (fluks) magnet dinyatakan
dalam Weber (Wb) dengan dimensi
M
2
LT
-1
Q
-1
. nama Weber mengikuti nama
fisikawan Jerman, Wilhelm Eduard
Weber (1804-1891) yang banyak meneliti
gejala magnet.

Besaran Dalam Teknik Listrik
Sumber Dan Unsur Rangkaian
Suatu rangkaian listrik umumnya dicirikan oleh adanya satu
atau lebih sumber yang dihubungkan dengan satu atau lebih
beban sebagai penerima tenaga listrik.
Sumber sempurna akan memberikan tegangan tetap atau
arus tetap.
Sumber tegangan sempurna adalah sumber yang
tegangannya tidak tergantung kepada beban yang
dipasangkan pada kutub-kutubnya. Sumber arus sempurna
dicirikan oleh sumber yang arusnya tidak bergantung pada
sambungan yang dipasangkan diantara kutub-kutubnya.
Ada 3 jenis hubungan yang mengakibatkan
terdapat 3 macam unsur rangkaian yang
terlibat didalamnya:
Unsur rangkaian yang memerlukan tegangan
sebanding dengan arus yang mengalir didalamnya.
Konstanta pembandingnya disebut resistansi.
Unsur rangkaian yang membutuhkan tegangan
sebanding dengan turunan waktu atau kecepatan
perubahan arus yang mengalir didalamnya.
Konstanta pembandingnya disebut induktansi.
Unsur rangkaian yang memerlukan arus sebanding
dengan turunan waktu tegangan di antara kutub-
kutubnya. Konstanta pembandingnya disebut
resistansi.
Resistansi: Hukum Ohm
Unsur rangkaian jenis pertama yang disebutkan
diatas, memerlukan tegangan antara kutub-
kutubnya yang berbanding lurus dengan arus yang
melaluinya.
v = Ri (volt)
R (resistansi) dalam SI dinyatakan dalam ohm ()
dengan dimensi ML
2
T
-1
Q
-2
.
Hubungan antara arus dan tegangan seperti
persamaan diatas disebut sebagai hukum Ohm.
Mengikuti nama fisikawan jerman, George Simon
Ohm (1787-1854).

Contoh soal:
Misalkan antara ujung sebuah resistor 3
terdapat tegangan 12 V. tentukan dayanya
dan periksa daya tersebut jika dipergunakan
konduktansi.
Penyelesaian:
Hukum ohm: v = iR
i = v/R = 12/3 = 4 A
p = vi = 12 x 4 = 48 W
G (konduktansi) = (1/3)S; konduktansi
diukur dalam mho atau siemens menurut SI.
Dimensinya M
-1
L
-2
TQ
2
.
p = v
2
G = 12
2
x (1/3) = 48 W
Resistansi suatu penghantar dengan dimensi
yang seragam berbanding lurus dengan
panjangnya, berbanding terbalik dengan luas
penampangnya, dan bergantung pada sifat
penghantaran fisik bahannya.
R = (l/A).
adalah resistivitas bahan (ohm.meter), l
panjang penghantar (m), dan A luas
penampang penghantar (m
2
).

Resistansi: Hukum Ohm
Resistansi: Hukum Ohm
Umumnya logam
digunakan sebagai
bahan konduktor.
Berikut ini
Resistivitas beberapa
penghantar:

Penghantar Resistivitas pada 20
o
C
(m)
Aluminium 2,62 x 10
-8
Baja 13,00 x 10
-8
Besi Tuang 50,00 x 10
-8
Emas 2,44 x 10
-8
Nikel 42 x 10
-8
Perak 1,62 x 10
-8
Tembaga 1,72 x 10
-8
Isolator adalah bahan dengan resistivitas
yang sangat tinggi, biasanya dalam orde
ribuan megaohm atau lebih,
Isolator digunakan untuk membatasi agar
arus listrik tidak keluar dari jalur yang telah
ditentukan (rangkaian listrik).
Resistansi: Hukum Ohm
Contoh Soal:
Tentukan resistansi sepotong kawat baja
yang dipanasi sampai 230
o
C jika
resistansinya pada 30
o
adalah 120 .
Penyelesaian:

R
2
= 120 [1 + 0,006 ( 230-30)]
= 121,2 .
Induktansi
Jenis unsur rangkaian kedua memerlukan tegangan
antara kutub-kutubnya yang adalah sebanding dengan
kecepata perubahan arus yang melaluinya.
Secara kuantitatf tegangan tersebut adalah:
v = L (di/dt) volt
L adalah induktansi diri, dinyatakan dalam Henry (H)
degan dimensi ML
2
Q
-2
. Nama satuan itu mengikuti
nama fisikawan Amerika, Joseph Henry (1797-1878).
Benda fisik yang ciri utamanya adalah induktansi
disebut induktor.
Kapasitansi
Jenis unsur rangkaian ketiga memerlukan arus yang
melaluinya sebanding dengan turunan waktu tegangan
antara kutub-kutubnya. Secara kuantitatif, arus
tersebut adalah:
i = C (dv/dt) A
Tegangan unsur itu dapat diturunkan dari persamaan
diatas menjadi:
v = 1/C idt V
Konstanta pembanding C menyatakan sifat
penyimpanan muatan dalam unsur itu yang
disebut kapasitansi. Satuannya adalah farad
(F) dan mempunyai dimensi M
-1
L
-2
T
2
Q
-2
.
nama farad mengikuti nama fisikawan dan
kimiawan Inggris, Michael Faraday (1791-
1867).
Kapasitansi