Anda di halaman 1dari 5

Praktikum Kimia Anorganik I

Tahun Ajaran 2013/2014


Pembuatan Kalium Bikromat

V. PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN
5.1 Pengamatan Setiap Langkah Kerja
No
Langkah Kerja Dan
Reaksi
Foto Pengamatan Analisis
1. 7g KOH ditimbang dan
dipanaskan sampai
meleleh.
Reaksi :
KOH K
+
+ OH
-


Lelehan KOH berwarna
putih dan kental serta
mengeras pada suhu
ruangan.
KOH dipanaskan terlebih dahulu
agar mempercepat terjadinya
reaksi, dimana KOH akan terion
menjadi K
+
+ OH
-
. K
+
sebagai
sumber kalium dan OH
-
dibutuhkan
untuk membentuk Cr
2
O
3
menjadi

CrO
4
2-

2. 4g Cr
2
O
3
dan 8g KNO
3

dipanaskan dengan
lelehan KOH. Reaksi :
a. Dengan Cr
2
O
3

Cr
2
O
3
+ 10OH
-
2CrO
4
2-
+
5H
2
O + 6e
-
b. Dengan KNO
3
5Cr
2
O
3
+ 14OH
- +
6NO
3
-

10CrO
4
2-
+ 3N
2
+3H
2
O
Cr
2
O
3
berbentuk bubuk,
setelah dicampurkan
berbentuk pasta.
Cr
2
O
3
merupakan sumber ion
kromat. Cr
2
O
3
memberikan warna
hijau ketika direaksikan dengan
KOH dan mengalami oksidasi.
KNO
3
ditambahkan sebagai
oksidator dengan merubah Cr
3+
menjadi Cr
6+
yang berwarna hijau..
Praktikum Kimia Anorganik I
Tahun Ajaran 2013/2014
Pembuatan Kalium Bikromat

3. Setelah didinginkan, kurs
pijar dilarutkan dalam 100
mL air panas dan
dipanaskan sampai
meleleh.
Reaksi :
2CrO
4
-

+2H
+
Cr
2
O
7
2
+H
2
O
Terbentuk larutan hijau
bercampur air menjadi
sedikit kekuningan.
Pasta dilarutkan dalam air panas
untuk mempercepat proses
pelarutan pasta dan untuk
memudahkan penyaringan.
Dengan pemanasan akan
terbentuk larutan kromat yang
homogen. Filtrat yang berwarna
kuning menandakan telah
terbentuknya ion CrO
4
2-
.
4. Dilakukan penyaringan
filtrat dan endapan dengan
menggunakan corong dan
filtrat ditampung dalam
cawan penguap.
Terbentuk filtrat berwarna
kuning dan endapan residu
berwarna hijau
Filtrat yang didapat berwarna
kuning, menunjukkan adanya
kandungan kalium kromat,
sedangkan pada kertas saring
endapan berwarna hijau.

Praktikum Kimia Anorganik I
Tahun Ajaran 2013/2014
Pembuatan Kalium Bikromat

5. Ditambahkan asam asetat
glasial sambil diaduk dan
dipanaskan.
Reaksi :
2 CrO
4
2-
+14OH
-
6Cr
2
O
7
2-

Terbentuk larutan merah
jingga dan memberikan
suasana asam
Agar terbentuk K
2
Cr
2
O
7
, maka air
harus diuapkan agar larutan jenuh
tidak hilang jika ditambahkan asam
asetat. Asam asetat disini sebagai
pemberi suasana asam sehingga
mengubah CrO
4
-2
menjadi Cr
2
O
7
-2

6. Larutan didinginkan pada
suhu kamar, lalu kristal
disaring menggunakan
corong
Terbentuk kristal K
2
Cr
2
O
7

yang berwarna merah jingga
Endapan yang terbentuk
merupakan endapan K
2
Cr
2
O
7.
Dimana endapan K
2
Cr
2
O
7
berbentuk kristal berwarna merah
jingga.
Praktikum Kimia Anorganik I
Tahun Ajaran 2013/2014
Pembuatan Kalium Bikromat

7. Dikeringkan endapan yang
terbentuk dan dihitung
berat endapan.


Terbentuk endapan merah
jingga pada dasar cawan
uap pada saat proses
pendinginan

Proses kristalisasi dilakukan pada
suhu rendah agar terbentuk kristal
merah jingga.



Praktikum Kimia Anorganik I
Tahun Ajaran 2013/2014
Pembuatan Kalium Bikromat

5.2 Pengamatan sifat fisik rendemen akhir
No
Senyawa Dan
Struktur Kimia
Produk
Sifat Fisik Rendemen Analisis
1. K
2
C
2
O
7




Sifat fisika :
1.Berbentuk Kristal
jarum.
2.Berwarna merah
jingga.
3.Tak berbau
4.Mudah larut dalam
air panas
5. Stabil
6. Non higroskopis

Sifat fisika endapan yang
didapat adalah kurang
sesuai dengan teori karena
ion Cr
6+
yang terbentuk
kembali tereduksi menjadi
Cr
3+
yang berwarna hijau.
Besar rendemen yakni
31,82%.
Kurangnya rendemen dikarenakan saat
penguapan CrO
4
2-
berubah menjadi
K
2
Cr
2
O
4
yang terlihat ditepi cawan
penguap berwarna kuning.