Anda di halaman 1dari 1

Apa pengertian atlas ?

Pengertian atlas adalah kumpulan sejumlah peta yang kemudian digabungkan menjadi satu menjadi
buku dengan simbol, bahasa dan proyeksi yang seragam. Setiap halaman diberikan kode dan nomor
yang cocok dengan indeks. Menurut sejarah, atlas pertama kali dibuat sekitar abad 15 masehi. Ada
tiga jenis atlas yaitu atlas nasional, atlas dunia dan atlas semesta.

Atlas adalah kumpulan peta yang disatukan dalam bentuk buku, tetapi juga ditemukan dalam bentuk
multimedia. Atlas dapat memuat informasi geografi, batas negara, statisik geopolitik, sosial, agama,
dan ekonomi.

Atlas yang pertama kali tidak diberi nama demikian pada saat pertama kali dipublikasikan. Buku
pertama yang dapat disebut atlas dibuat berdasarkan hasil perhitungan dari Claudius Ptolemaeus,
seorang ilmuwan yang mempelajari geografi yang bekerja di Aleksandria pada 150 SM. Edisi pertama
dipublikasikan di Bologna pada 1477 dan memiliki 27 buah peta. Ilmuwan tidak dapat memastikan
apakah gambar peta-peta tersebut berasal dari peta asli yang dibuat Ptolomaeus atau dibuat oleh
ilmuwan abad pertengahan berdasarkan tulisan Ptolomaues. Sejak 1544, banyak peta yang dibuat,
khususnya sehubungan dengan hubungan dagang antara Roma dan Venesia. Setiap pembuat peta
bekerja terpisah, menghasilkan peta berdasarkan kebutuhannya masing-masing.

Abraham Ortelius dikenal karena membuat atlas modern pertama pada 20 Mei 1570. Karyanya yang
berjudul Theatrum Orbis Terrarum, memuat 53 peta yang mencakup negara-negara di dunia pada
saat itu. Karyanya tersebut merupakan buku pertama dari jenisnya yang memuat dalam ukuran yang
seragam. Pada saat itu, karya tersebut terbilang sukses.

Tetapi, penggunaan istilah "atlas" untuk koleksi peta belum digunakan sampai 1595 dimana
Gerardus Mercator menerbitkan karyanya yang berjudul "Atlas, Sive Cosmographicae Meditationes
De Fabrica Mundi ..." (Atlas, atau Deskripsi dari Dunia) (Duisburg, 1585-1595).

Pengertian Atlas
Atlas merupakan sekumpulan peta yang dijilid menjadi satu dalam bentuk buku dengan bahasa,
simbol, dan proyeksi yang umumnya seragam. Tiap lembar peta dalam atlas diberi kode atau nomor
sesuai dengan lembar indeks.

Syarat Atlas
1. Menggambarkan suatu daerah dengan data yang akurat, misalnya negara-negara atau benua.
2. Memiliki formulasi warna atau simbol lain yang tepat sehingga tampak menarik.
3. Menggunakan proyeksi peta tertentu yang disesuaikan dengan tujuan.
4. Memiliki atribut dan informasi yang lengkap.

Jenis-Jenis Atlas
1. Atlas nasional, berisi informasi geografis dan data terkait pada suatu wilayah/negara tertentu.
2. Atlas dunia, menyajikan informasi tentang keadaan dunia seutuhnya mencakup benua, samudera,
laut, pulau, kepulauan, dan lain-lain.
3. Atlas semesta, menyajikan informasi tentang keadaan alam jagat raya.