Anda di halaman 1dari 3

Nama : Fadina Anbiya

NIM : 105020301111001
Resume 2 Teori Akuntansi

Tujuan Pelaporan Keuangan
1. Tujuan Umum
2. Tujuan Kualitatif
a. Relevan
b. Dapat dimengerti
c. Daya uji
d. Netral
e. Tepat waktu
f. Daya banding
g. Lengkap
Keterbatasan Laporan Keuangan
Materiality (cukup berarti)
Konservatif
Sifat-sifat khusus dari suatu industri

Kompleksitas Informasi dalam Akuntansi dan Pelaporan Keuangan
Lingkungan akuntansi sangat kompleks dan menantang. Secara kompleks, produk
akuntasi adalan informasi, komoditas powerful dan penting. Lalu menantang, maksudnya
adalah bertahan hidup dan berhasil baik di lingkungan yang kompleks, yang ditandai dengan
tekanan yang saling bertentangan dari kelompok berbeda dalam kepentingan pada laporan
keuangan.
Peran Riset Akuntansi
Praktik akuntansi akan mengalami perkembangan yang pesat dan memuaskan apabila
terjadi interaksi antara tiga aspek yaitu : riset, pengajaran, dan praktik.
Adapun gagasan gagasan baru yang muncul untuk pengembangan praktik harus
merupakan bahan penelitian dan pembahasan di tingkat akademik sehingga dihasilkan praktik
praktik alternatif yang dapat menjadi solusi bila terjadi masalah dalam praktik.
Dua cara untuk memandang peran riset
1. Efek pada praktik akuntansi
2. Meningkatkan pemahaman kita atas lingkungan akuntansi.
Teori akuntansi didasarkan atas riset fundamental menjelaskan tentang peningkatan
dalam pengungkapkan berdasar pada teori pembuatan keputusan investor dan teori pasar
modal.
Penggunaan model/teori lain dalam riset, meningkatkan pemahaman lingkungan
akuntansi menjelaskan tentang riset fundamental dengan model teori agensi telah
meningkatkan pemahaman kita tentang kepentingan manajer dalam pelaporan keuangan.
Pentingnya Asimetri Informasi
Ekonomika informasi yaitu mengakui beberapa pihak yang terlibat dalam transaksi
mungkin memiliki keunggulan informasi melebihi yang lain. Ekonomika demikian ditandai
dengan asimetri informasi, yang meliputi dua tipe yakni
1. Pemilihan sulit atau tidak menguntungkan ( adverse selection ) dan
2. Penyimpangan perilaku ( moral hazard ).
Tipe satu : jika satu pihak ( manajer atau orang dalam ) memiliki kemanfaatan informasi
melebihi pihak lain, banyak cara bagi manajer dan orang dalam lainnya dapat
mengeksploitasi kemanfaatan informasi mereka pada biaya pihak luar, sedangkan tipe kedua :
jika sati pihak dapat mengamati tindakan pihak lain dalam transaksi.
Masalah Fundamental Teori Akuntansi Keuangan
Manfaat yang paling penting dari pengukuran pendapatan bersih untuk
memberitahukan investor adalah untuk mengontrol adverse selection, dibutuhkan secara
berbeda sebagai penilaian terbaik untuk memotivasi kinerja manajer, yaitu untuk mengontrol
moral hazard. Kepentingan investor dipenuhidengan baik oleh informasi yang menyediakan
suatu relevansi dan reliabilitas yang seimbang dan berguna. Dimana informasi relevan adalah
yang membuat investor mampu untuk meramalkan masa depan prospek ekonomi perusahaan,
sedangkan informasi yang reliable adalah yang tepat dan bebas bias atau manipulasi dan
lainnya.
Kepentingan manajer dipenuhi dengan baik olehinformasi yang keras, yaitu
informasi yang sangat berhubungab debgab usaha mereka dalam menjalankan perusahaan.
Tetapi informasi yang relevan bagi investor, seperti fair value dari asset dan liabilitas
mungkin akan sangat mudah berubah dalam pengaruhnya pada pendapatan bersih yang
dilaporkan. Selain itu, jika nilai pasar wajar tidak tersedia, informasi yang berorientasi fair
value mungkin lebih menjadi subjek bias dan manipulasi daripada informasi yang berdasar
nilai biaya historis. Kedua efek ini mengurangi hubungannya dengan usaha manajer, jika
hanya terdapat satu bottom line, masalah fundamental dari teori akuntansi keuangan adalah
bagaimana menyatukan perbedaan fungsi ini untuk informasi akuntansi.
Problema Fundamental Teori Akuntansi Keuangan
Informasi yang ditujukan untuk investor memberi manfaat dalam pembuatan
keputusan investasi lebih baik dan mengoperasikan lebih baik atas pasar modal. Selain itu,
juga mengontrol dan mengendalikan adverse selection dan mengendalikan adverse selection
dan moral hazard. Informasi yang diberikan berbasis nilai wajar (pasar) akan bisa
memenuhinya.
Informasi yang ditujukan untuk manajer memberi manfaat untuk kontrak kompensasi
yang efisien dan beroperasi lebih baik atas pasar tenaga kerja manajerial. Informasi yang
diberikan untuk manajer ini berbasis biaya historis.
Dalam teori akuntansi akan bermunculan problem-problem tentang bagaimana
merekonsiliasi peran berbeda diatas untuk informasi akuntansi.
Regulasi sebagai Reaksi terhadap Masalah Fundamental
Terdapat dua reaksi dari kemunculan problema teori akuntansi, yaitu :
1. Akibat dari pertanyaan masalah yang ada.
2. Regulasi untuk melindungi investor :
- Informasi adalah komoditas kompleks dan penting.
- Kekuatan pasar sendiri gagal mengontrol dua tipe asimetri informasi.
Peran penyusunan standar yang dulunya meletakan GAAP tapi sekarang sudah
berubah menjadi IFRS sebagai jawaban atas problema yang terjadi dalam teori akuntansi.