Anda di halaman 1dari 47

PARADIGMA PELAYANAN

KESEHATAN

PASIEN BUTUH RUMAH SAKIT

menjadi

PASIEN PUAS DENGAN PELAYANAN
KESEHATAN
UNSUR PENTING DALAM PELAYANAN PRIMA
-PENAMPILAN
-CARA BERBICARA
-SIKAP TUBUH
-KOMUNIKASI

- ILMU
PENGETAHUAN
-KETRAMPILAN
-KETELITIAN
-ETIKA PROFESI

- SIKAP MELAYANI - PROFESI
SERVICE EXCELLENT
PARADIGM
3 H : HEAD, HANDS, HEART
4 HT : HIGH TECH, HIGH THOUGHT,
HIGH TRUTH, HIGH TOUCH.
KSAA : KNOWLEDGE, SKILL,
APPEARANCE, ATTITUDE.
IQ
EQ
SQ

SIKAP MELAYANI DENGAN HATI
CARE
- PERHATIAN
- PEDULI
- EMPATI
- RELA BERKORBAN
- TULUS
FAIR
- JUJUR DAN TERBUKA
- MENGAKUI DAN MENGHARGAI
KELEBIHAN PIHAK LAIN
- MENGAKUI KEKURANGAN DIRI
- MENJUNJUNG TINGGI
KEBENARAN


SHARE
- SALING BERBAGI WAWASAN
- SALING BERBAGI PENGALAMAN
- SALING MEMBERDAYAKAN
- SALING MENJAGA

MEMBANGUN SIKAP MELALUI
PERUBAHAN PERSEPSI
SIKAP NEGATIF

PEKERJAAN = BEBAN
PEKERJAAN = MASALAH
PEKERJAAN = BOSAN
PEKERJAAN = CAPEK
PEKERJAAN = STRESSSS

SIKAP POSITIF

PEKERJAAN = BERKAT
PEKERJAAN =KESEMPATAN
PEKERJAAN = SEMANGAT
PEKERJAAN = SEHAT
PEKERJAAN ADALAH
PELUANG UNTUK IBADAH
POSITIVE SERVICE ATTITUDE
SELF AWARENESS
LOOK INTO YOURSELF
POSITIVE SELF
EMPATHY
DO THE BEST

SELF AWARENESS
Kesadaran diri adalah awal dari perubahan

Hambatan :

Adanya belenggu pikiran
Merasa nyaman dengan pola kebiasaan lama
Takut mencoba hal baru
Malas berusaha
.
.


LOOK INTO YOURSELF
Kelebihan saya adalah.
.

Kekurangan saya adalah


Saya ingin ..

POSITIVE SELF
Berpikir positif tentang diri maupun
lingkungan .
Melihat sisi baik dan memanfaatkannya.
Melihat sisi buruk sebagai pembelajaran
Berpikir sebelum bertindak
Merubah rintangan menjadi peluang


EMPATHY
Menempatkan diri pada posisi dan
perasaan orang lain secara obyektif .

Tidak memusuhi , menjauhi,
menghindar ( antipati )

Tidak mengasihani, mengagumi
( simpati )



DO THE BEST
Lakukan yang terbaik sesuai dengan posisi
dan kewenangan tugas.

Lakukan yang terbaik sesuai situasi dan
kondisi.

Lakukan yang terbaik sesuai etika dan hati
nurani
SIKAP POSITIF
menentukan keberhasilan
PIKIRAN
UCAPAN
TINDAKAN
KEBIASAAN
KEPRIBADIAN

NASIB KITA DIKEMUDIAN HARI
SUCCESS
S SENSE OF DIRECTION
U UNDERSTANDING
C - COURAGE
C - CHARITY
E - ESTEEM
S - SELF CONFIDENCE
S - SELF ACCEPTANCE
FAILURE
F - FRUSTRATION
A - AGGRESSION
I - INSECURITY
L - LONELINESS
U - UNCERTAINTY
R - RESENTMENT
E - EMPTINESS
BEKERJA OPTIMAL
GUNAKAN PIKIRAN , maka pekerjaan Anda
menjadi benar, logis, akurat.

GUNAKAN PERASAAN, maka pekerjaan
Anda menjadi ringan dan menyenangkan

GUNAKAN PIKIRAN DAN PERASAAN
MAKA HASIL KERJA LEBIH OPTIMAL

KARAKTER
GANGGUAN JIWA :
* RINGAN
* BERAT
MEMPUNYAI MASALAH
ANTIPATI TERHADAP PELANGGAN
DENDAM
TERLALU BANYAK TUGAS
INSENTIF KURANG


PATOLOGIS / PSIKOPAT
TIDAK ADA INSIGHT
TIDAK ADA MOTIVASI
TAK MAU BELAJAR
LINGKUNGAN TAK MENDUKUNG
PENYAKIT FISIK

KOGNITIF BEHAVIOUR TERAPI
SELEKSI PENERIMAAN
PENGOBATAN
PROBLEM SOLVING
SELALU BERPIKIR POSITIF
TERAPI SPIRITUAL
PEMBAGIAN TUGAS HARUS JELAS DAN ADIL
MASIH SULIT ? GANTI PROFESI



Suatu upaya yang dapat merubah perilaku
dan mengurangi tekanan psikologis dengan
cara mengkoreksi kekeliruan konsepsi dan
keyakinannya, cara pandang terhadap
dirinya, cara pandang terhadap orang
lain, pandangan terhadap masa depannya
dan cara ia bereaksi yang tidak sehat
menjadi sehat terhadap stimulus dari
lingkungannya.

MEMPERBAIKI POLA PIKIR
MEMPERBAIKI PERSEPSI
MEMPERBAIKI PERILAKU
LATIHAN TERUS MENERUS
JADIKAN POLA KEBIASAAN
PEMBENTUKAN PIKIRAN
OTOMATIK
Konsep Pikiran Otomatik ini terbentuk berdasarkan :
Pengalamannya
Pendidikan yang ia dapatkan
Lingkungan atau orang-orang terdekat
yang mempengaruhinya.
Pembentukannya bersamaan dengan
pembentukan kepribadian, dimulai sejak
masa bayi sampai dewasa.
Karena pembentukannya memakan waktu
yang lama maka untuk merubah nya juga
dibutuhkan waktu yang tidak singkat.
PIKIRAN OTOMATIK
MEMPENGARUHI KOGNITIF
afek dan perilaku manusia sebagian
ditentukan oleh kognitifnya.
Pembentukan kognitif ditentukan oleh
pengalaman masa lalunya
dari pengalaman dan perlakuan yang
ia dapatkan akan terbentuk suatu
pikiran otomatik yang akan
merepresentasikan diri dalam bentuk
kognitif.


Pikiran otomatik adalah pola pikiran
atau persepsi yang timbul secara
otomatis
YAKNI saat terjadinya suatu peristiwa
dari lingkungan dan kemudian timbul
reaksi emosi dari individu
JIKA kejadian tersebut BERULANG. Pikiran
otomatik ini menjadi suatu pola yang
spesifik
menetap dalam diri individu. JIKA Pikiran
otomatik negatif MAKA AKAN menjadi
dasar adanya kognitif yang salah.

PEMBENTUKAN PIKIRAN
OTOMATIK
Konsep Pikiran Otomatik ini terbentuk berdasarkan :
Pengalamannya
Pendidikan yang ia dapatkan
Lingkungan atau orang-orang terdekat
yang mempengaruhinya.
Pembentukannya bersamaan dengan
pembentukan kepribadian, dimulai sejak
masa bayi sampai dewasa.
Karena pembentukannya memakan waktu
yang lama maka untuk merubah nya juga
dibutuhkan waktu yang tidak singkat.
CONTOH PIKIRAN OTOMATIK
1. GANGGUAN DEPRESI Pandangan negative mengenai
dirinya, pengalamannya dan masa
depannya.
2. HYPOMANIK Pandangan Kebesaran mengenai
dirinya sendiri, pengalamannya dan
masa depannya.

3. GANGGUAN CEMAS Ketakutan akan bahaya yang akan
menimpa fisik dan psikologisnya.
4. GANGGUAN PANIK Catastrophic misinterpretation dari
fisiknya dan pengalamannya.

5. FOBIA Merasa adanya bahaya pada situasi-
situasi tertentu yang dapat dihindarinya.
6. GANGGUAN KEPRIBADIAN Pikiran Negatif, adanya pikiran
PARANOID curiga terhadap orang lain.


Lanjutan.
7. Gangguan Konversi Adanya konsep abnormalitas pada
Fungsi motorik dan fungsi sensorik.
8. Gangguan Obsesif Pikiran yang datang berulang-ulang
karena merasa ragu-ragu mengenai
keamanannya dan perilaku yang
berulang-ulang untuk berjaga
terhadap sesuatu yang dirasa
mengancam.
9. Perilaku Bunuh diri Merasa tidak ada Harapan dan
ketidak mampuan menanggulangi
masalah, merasa menjadi
penghambat.
10. Anorexia Nervosa Ketakutan menjadi gemuk atau
tidak berbentuk.
11. Hipokondriasis Rasa adanya Gangguan medik yang
serius.
Pikiran otomatik pada pasien depresi
dapat berupa perasaan-perasaan
Tidak ada orang yang suka kepada saya
Saya ini hanya menjadi beban keluarga
Saya ini tidak mempunyai kemampuan apa-apa
Saya tidak mampu melakukan pekerjaan itu
Hidup saya tidak ada gunanya, apa tujuan hidup
saya.
Tidak satupun pekerjaan yang berhasil aku
lakukan
Tidak ada orang yang menyukai aku
Tidak ada lagi yang aku harapkan di dunia ini
Masa depanku sudah habis, semua sudah pergi.
Aku tidak dapat hidup tanpa dia.
Aspek Didaktik
Teknik Kognitif
Teknik Perilaku


Ada 3 komponen dalam Terapi
Kognitif :

Aspek Didaktik

Menjelaskan kepada pasien mengenai Triad
Kognitif yaitu :
o Adanya pengalaman yang cenderung negative,
merasa diri harus mengalah, selalu merasa akan
gagal dan harus mendapat hukuman.
o Adanya persepsi negative pasien.
o Selalu merasa akan menemui kesulitan atau
penderitaan, ketidak mampuan dan kegagalan

Teknik Kognitif :

Mengidentifikasi Pola kognitif yang
negative.
Melakukan Testing terhadap Pikiran
Otomatik
Mengidentifikasi Perkiraan pasien yang
tidak sehat
Melakukan test validitas terhadap
perkiraannya yang tidak sehat
. Teknik Perilaku
Pertama-tama membuat jadwal kegiatan
Buat daftar tentang kemampuan dan kesenangan
pasien
Berikan tugas dengan cara bertahap
Tingkatkan kognitifnya
Latihan meningkatkan rasa percaya diri
Role playing
Memperbaiki pendapat-pendapat atau persepsi yang
salah

SULIT BERKATA HALUS
SULIT TERSENYUM
PERKATAAN SELALU TAJAM
PERKATAAN TERLALU TEGAS
SULIT MEMAAFKAN ORANG LAIN
SELALU INGIN MENANG SENDIRI
SELALU MERASA BENAR
SELALU MERASA CURIGA
SELALU MERASA TIDAK BERGUNA
SELALU MERASA MEREPOTKAN ORANG LAIN
HIDUP INI TIDAK ADA ARTINYA
SELALU PESIMIS
MERASA PASTI AKAN GAGAL
AKU TIDAK MAMPU MELAKUKAN ITU
SELALU MERASA RENDAH DIRI
AKU TAK PATUT MENDAPAT PENGHARGAAN
ITU
APA YANG BISA SAYA BANTU ?
APAKAH ADA KESULITAN ?
SIAPA NAMA BAPAK / IBU ?
IBU HARI INI AKAN DILAKUKAN
PEMERIKSAAN LABORATORIUM.
APAKAH TADI MALAM IBU BISA TIDUR ?
ADA KESULITAN APA BAPAK ?
COBA IBU CERITAKAN MENGENAI
KEJADIANNYA.
IBU SUDAH MAKAN ?
HARI INI IBU SUDAH BOLEH PULANG.
JAM BESUK SUDAH SELESAI.
RESEP OBAT INI HARUS DIAMBIL DI APOTIK.
LENGKAPI DATANYA.
TOLONG DIANTAR KE LABORATORIUM.
MARI MEMBANGUN SIKAP
MELAYANI
DENGAN HATI TULUS