Anda di halaman 1dari 15

HERPES SIMPLEKS

Nima 092
Adalah infeksi akut yang disebabkan oleh virus
herpes simpleks tipe I atau II
Ditandai adanya vesikel berkelompok diatas
kulit yg sembab dan eritem pada permukaan
mukokutan
Dapat berlangsung primer maupun rekurens
Epidemiologi
Frekuensi pada pria = wanita
Infeksi primer HSV I biasanya dimulai saat
anak-anak
Infeksi primer HSV II biasanya terjadi pada usia
20-30 tahun dan berhubungan dengan
peningkatan aktivitas seksual
Etiologi
Herpes simpleks virus (HSV) atau herpes
hominis
Famili: herpesviridae
Virus DNA intranukleus besar
Pembagian tipe I dan II berdasarkan
karakteristik pertumbuhan pada media kultur,
antigenic marker dan lokasi klinis (predileksi)
Gejala Klinis
Infeksi berlang dalam 3 tingkat:
1. Infeksi primer
2. Fase laten
3. Infeksi rekurens
1. Infeksi primer
Predileksi HSV I dari pinggang ke atas, terutama mulut
dan hidung
Predileksi HSV II dari pinggang ke bawah, terutama
genital
Berlangsung lebih lama dan lebih berat 3 minggu
Sering disertai gejala sistemik demam, malaise,
anoreksi dan KGB membersar
Vesikel berkelompok di atas kulit yg sembab dan
eritem, berisi cairan jernih dan menjadi seropurulen
dapat mjd krusta dan kadang ulserasi dangkal
Sembuh tanpa sikatriks
2. Fase laten
Tidak terdapat gejala klinis
HSV dalam bentuk inaktif pada ganglion
dorsalis
3. Infeksi rekurens
Terjadi jika HSV yang inaktif menjadi aktif kembali
karena beberapa faktor:
Trauma fisik
Trauma psikis
Makanan dan minuman yang merangsang
Gejala lebih ringan dari infeksi primer
Berlangsung 7-10 hari
Dapat timbul di lokasi yang sama atau di lokasi
berbeda

Pemeriksaan Lab
Percobaan Tzanck dengan pewarnaan Giemsa:
sel datia berinti banyak dan badan inklusi
intraselular
Tatalaksana
Belum ada pengobatan yang dapat mencegah
episode rekurens secara tuntas
Pada lesi dini obat topikal (salep/krim) yang
mengandung idoksurudin
Obat topikal asiklovir
Jika timbul ulserasi kompres
Oral asiklovir 5x200 mg/ hari selama 5 hari
Pencegahan rekurens tujuan meningkatkan
imunitas selular
PATOFISIOLOGI