Anda di halaman 1dari 6

D.

Pengaruh Ion Senama Pada Kelarutan


Jika kita menambahkan ion senama ke dalam larutan jenuh yang berada pada
kesetimbangannya, maka kesetimbangan akan bergeser ke kiri membentuk endapan.
Terbentuknya endapan ini menunjukkan penurunan kelarutan. Fenomena ini disebut
efek ion senama .
Dalam larutan jenuh Ag
2
CrO
4
terdapat kesetimbangan antara Ag
2
CrO
4
padat
dengan ion Ag
+
dan ion CrO
4
2
. Apa yang terjadi jika ke dalam larutan jenuh tersebut
ditambahkan larutan AgNO
3
atau larutan K
2
CrO
4
? Penambahan larutan AgNO
3
atau
K
2
CrO
4
akan memperbesar konsentrasi ion Ag
+
atau ion CrO
4
2
dalam larutan.
Ag2CrO4(s) 2 Ag
+
(aq) + CrO
4
2
(aq)
AgNO
3
(aq) Ag
+
(aq) + NO
3
(aq)
K
2
CrO
4
(aq) 2 K
+
(aq) + CrO
4
2
(aq)
Sesuai asas Le Chatelier tentang pergeseran kesetimbangan, penambahan
konsentrasi ion Ag
+
atau ion CrO
4
2
akan menggeser kesetimbangan ke kiri. Akibatnya
jumlah Ag
2
CrO
4
yang larut menjadi berkurang. Jadi dapat disimpulkan bahwa ion
senama memperkecil kelarutan (Keenan, 1992).
Contoh :
1. Tentukan kelarutan AgCl dalam :
a) Air murni
b) Larutan NaCl 0,01 M
c) Larutan AgNO
3
0,001 M ( Ksp AgCl = 1 x 10
-10
)
Jawaban :
a) Kelarutan AgCl dalam air murni.
AgCl(s) Ag
+
(aq) + Cl
-
(aq)

Misal kelarutan AgCl = s
Ksp = [ Ag
+
] . [ Cl
-
]
Ksp = s
2

mol/L 10 10
5 10
s

Kelarutan AgCl dalam air murni = 10
-5
mol/L.
b) Kelarutan AgCl dalam larutan NaCl 0,01 M.
1). NaCl(s) Na
+
(aq) + Cl
-
(aq)
0,01M 0,01M 0,01M
2). AgCl(s) Ag
+
(aq) + Cl
-
(aq)
s s s

Di dalam larutan; terdapat ion Cl
-
yang berasal dari NaCl 0,01 M dan ion Cl
-
dari
AgCl. Konsentrasi ion Cl
-
dari AgCl dapat diabaikan karena nominalnya sangat kecil
jika dibandingkan dengan [ Cl
-
] dari NaCl. Perbandingannya = 10
-2
: 10
-5
, sehingga
yang dipakai hanyalah [ Cl
-
] dari NaCl. Ksp = [ Ag
+
] . [ Cl
-

10
-10
= [ Ag
+
] . ( 0,01 )
mol/L 10 ] Ag [ ] AgCl [
mol/L 10 Ag
8
8

2
10
10
10
] [

Jadi : kelarutan AgCl dalam larutan NaCl 0,01 M = 10
-8
mol/L.
c) Kelarutan AgCl dalam larutan AgNO
3
0,001 M.
1). AgNO
3
(s) Ag
+
(aq) + NO
3
-
(aq)
0,001M 0,001M 0,001M
2). AgCl(s) Ag
+
(aq) + Cl
-
(aq)
s s s

Ksp = [ Ag
+
] . [ Cl
-
]
10
-10
= ( 0,001 ) . [ Cl
-
]
mol/L 10 ] Cl [ ] AgCl [
mol/L 10 Cl
7
7



3
10
10
10
] [

Jadi : kelarutan AgCl dalam larutan AgNO
3
0,001 M = 10
-7
mol/L.
2. Kelarutan Ag
2
CrO
4
dalam air adalah 10
4
M. Hitunglah kelarutan Ag
2
CrO
4
dalam
larutan K
2
CrO
4
0,01 M!
Jawab:
Ag2CrO4(s) 2 Ag
+
(aq) + CrO
4
2
(aq)
2s s
Ksp Ag
2
CrO
4
= 4 s
3
= 4(10
4
)
3
= 4 10
12

Ksp Ag
2
CrO
4
= [Ag+]
2
[CrO
4
2
]
4 10
12
= [Ag
+
]
2
10
2

[Ag
+
] = 2 10
5
M
Ag
2
CrO
4
2 Ag
+
+ CrO
4
2

Kelarutan Ag
2
CrO
4
= 1/2 2 10
5
= 10
5
M
Jadi, kelarutan Ag2CrO4 dalam larutan K2CrO4 adalah 10
5
M.
Latihan Soal !
1. Kelarutan Ag2CrO4 dalam air adalah 10-4 M. Hitunglah kelarutan Ag2CrO4 dalam
larutan AgNO3 0,01 M!
2. Diketahui Ksp Fe(OH)2 = 8 1016. Tentukan kelarutan Fe(OH)2 dalam:
a. air murni
b. larutan NaOH 0,01 M
3. Hitunglah kelarutan Ag2SO4 (Ksp = 1,5 105) dalam:
a. 0,2 M AgNO3
b. 0,2 M Na2SO4
4. Hitunglah kelarutan BaCrO4 (Ksp = 2 1010) dalam:
a. air murni
b. Na2CrO4 1,5 103M
5. Hitunglah kelarutan SrCO3 (Ksp = 5,4 1010) dalam:
a. air murni
b. 0,5 M Sr(NO3)2


E. Pengaruh pH terhadap Kelarutan
Tingkat keasaman suatu larutan dapat mempengaruhi kelarutan dari berbagai jenis zat.
Suatu larutan basa biasanya lebih mudah larut dalam larutan asam, dan lebih sukar larut
dalam larutan yang juga bersifat basa. Garam-garam yang berasal dari asam lemah akan lebih
mudah larut dalam larutan yang bersifat asam kuat.
a. Tingkat keasaman ( pH ) dan kelarutan basa.
Berdasarkan pada penjelasan pengaruh ion senama terhadap kelarutan, maka suatu
larutan basa akan lebih sukar larut dalam larutan yang bersifat basa juga, daripada dalam
larutan netral.
Contoh :
Diketahui Ksp Mg(OH)
2
= 2 x 10
-12
. Tentukan kelarutan Mg(OH)
2
dalam :
a) Aquades
b) Larutan dengan pH = 12
Jawaban :
a) Kelarutan dalam aquades.
Mg(OH)
2
(s) Mg
2+
(aq) + 2 OH
-
(aq)
s s 2s

Ksp = [ Mg
2+
] . [ OH
-
]
2

2 x 10
-12
= ( s ) . ( 2s )
2
= 4s
3

1 -
3
mol.L
4s
s
5
10 x 7,94

3
4
10 x 2
12
12
10 2 x

Jadi kelarutan Mg(OH)
2
dalam aquades = 7,94 x 10
-5
mol/L.
b) Kelarutan dalam larutan dengan pH = 12.
pH = 12
pOH = 14 12 = 2
[ OH
-
] = 10
-2
M
Mg(OH)
2
(s) Mg
2+
(aq) + 2 OH
-
(aq)
s s 2s

Ksp = [ Mg
2+
] . [ OH
-
]
2

2 x 10
-12
= ( s ) . ( 10
-2
)
2

2 x 10
-12
= 10
-4
s
s = 2 x 10
-8
M
Jadi kelarutan Mg(OH)
2
dalam larutan dengan pH = 12 adalah 2 x 10
-8
M
b. Tingkat keasaman ( pH ) dan kelarutan garam.
Senyawa kalsium karbonat ( CaCO
3
) sukar larut dalam air, tetapi mudah larut dalam
larutan yang bersifat asam.
Keterangan :
CaCO
3
(s) Ca
2+
(aq) + CO
3
2-
(aq)

Dalam larutan yang bersifat asam, ion CO
3
2-
akan bereaksi dengan ion H
+
membentuk
ion HCO
3
-
atau senyawa H
2
CO
3
.H
2
CO
3
merupakan senyawa hipotetis ( tidak stabil ) sehingga akan
segera terurai menjadi CO
2
dan H
2
O.Akibatnya, konsentrasi ion CO
3
2-
akan menjadi semakin kecil
sehingga reaksi kesetimbangan akan bergeser ke kanan ( ke arah produk ).Maka, senyawa CaCO
3

akan mudah larut.
Latihan Soal!
Diketahui tetapan hasilkali kelarutan Mg(OH)
2
= 2 x 10
-12
. Tentuknlah kelarutan Mg(OH)
2

dalam :
a. Aquadest (air murni)
b. Larutan dengan pH = 12