Anda di halaman 1dari 8

Bahan Ajar : Dr. Eng.

Jalaluddin, ST, MT

PERPINDAHAN PANAS PADA SIRIP (FIN)

Laju perpindahan panas dari permukaan pada temperatur T
s
terhadap sekeliling dengan temperatur T


diberikan oleh persamaan hukum Newton tentang pendinginan,

dimana A
s
adalah area perpindahan panas dan h adalah koefisien perpindahan panas. Bila T
s
dan T


adalah tetap maka ada dua cara meningkatkan laju perpindahan panas yaitu : 1) meningkatkan h dan A
s
;
Peningkatan h membutuhkan penggantian pompa atau fan, hal ini kurang praktis ; 2) meingkatkan area
perpindahan panas dengan extended surface yang disebut sirip / fin.
Beberapa desain inovatif dari fin antara lain :

Persamaan Fin
Sebuah volume element dari sebuah fin dengan panjang x, area melintang A
c
dan perimeter p seperti
pada gambar 3-35.

Pada kondisi steady state, keseimbangan energi dari element fin adalah :
Bahan Ajar : Dr. Eng. Jalaluddin, ST, MT





Bahan Ajar : Dr. Eng. Jalaluddin, ST, MT

Efisiensi Fin










Bahan Ajar : Dr. Eng. Jalaluddin, ST, MT

Korelasi-korelasi efisiensi fin untuk bermacam-macam bentuk fin dapatdilihat pada gambar 3-42 untuk
fin pada permukaan datar dan gambar 3-43 untuk circular fin dengan ketebalan konstan.










Bahan Ajar : Dr. Eng. Jalaluddin, ST, MT

Efektivitas Fin










Bahan Ajar : Dr. Eng. Jalaluddin, ST, MT



Contoh Soal :

Uap dalam suatu sistem pemanasan mengalir melalui saluran dengan diameter 3 cm dan temperatur
dipertahankan pada temperatur 120
o
C. Fin circular terbuat dari Aluminium dengan k = 180 W/m
o
C
dengan diamter D
2
= 6 cm dan ketebalan t = 2 mm dipasangkan pada saluran seperti pada gambar 3-48.
Jarak antara fin adalah 3 mm dan 200 fin dipasang per meter panjang saluran. Panas dibuang ke sekeliling
pada temperatur T

= 25
o
C dengan koefisien perpindahan panas kombinasi h = 60 W/m
2

o
C. Tentukan
peningkatan perpindahan panas dari saluran permeter panjang karena penambahan fin-fin ?

Bahan Ajar : Dr. Eng. Jalaluddin, ST, MT



Bahan Ajar : Dr. Eng. Jalaluddin, ST, MT