Anda di halaman 1dari 9

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sekarang ini banyak sekali bermunculan pasar modal, yang mana lembaga ini
digunakan sebagai penyambung investasi dari individu atau badan. Pasar modal
dianggap memiliki banyak keuntunagan yang menjanajikan, hal inilah yang
menyebabkan pasar modal banyak diminati.
Namun bukan berarti investasi di pasar modal tidak memiliki resiko,
kebanyakan dari investor melakukan unsur spekulasi. Hal inilah yang dirasa oleh
masyarakat tidak sesuai dengan nilainilai ajaran islam, sehingga timbulah permintaan
dari umat muslim adanya pasar modal syariah, yang dinilai sesuai dengan syariat
hukum islam.
Pasar modal syariah adalah sistim pasar modal yang berdasarkan syariat islam,
yang mana sistem ini memiliki ketentuanketentuan yang disesuaikan dengan hukum
islam, sehingga keinginan masyarakat tentang kesesuaian nilai islam dapat
dirasakan.hal inilah yang mendasari penulis untuk mengambil judul !"ambaran Pasar
modal syariah di #ndonesia$.
%enagan ini dalam makalah ini hanya membahas tentang pengertain dan
sistim pasar modal syariah serta gambarannya di negara #ndonesia.
B. &umusan 'asalah
%ari latar belakang yang ada, maka perumusan masalahnya(
). Bagaimana sistem pasar modal syariah*
+. Bagaimana perkembangan pasar modal syariah di negara #ndonesia*
,. -ujuan 'asalah
%ari rumusan yang ada, maka tujuan pembuatan makalah ini(
). .ntuk mengetahui sistem pasar modal syraiah
+. .ntuk mengetahui bagaimana perkembangan pasar modal syariah di
Negara #ndonesia*
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian dan Sistim pasar Modal Syariah
Pasar modal syariah adalah sistim pasar modal yang berdasarkan
syariat islam. Pada pasar modal ini, kegiatan jual beli modal, dalam hal ini
saham, yang bersi/at spekulasi tidak diijinkan. 0arena jual beli saham yang
bersi/at spekulasi merupakan salah satu entuk dari kegiatan perjudian.
Pada a1alnya prinsip syariah islam diterapkan pada industri perbankan
dan ,airo adalah merupakan negara yang pertamakali mendirikan bank
#slam sekitar tahun )23) dengan nama !Nasser Social Bank$ yang
operasionalnya berdasarkan sistem bagi hasil 4tanpa riba5. Berdirinya Nasser
Social Bank tersebut, kemudian diikuti dengan berdirinya beberapa bank
#slam lainnya seperti #slamic %evelopment Bank 4#%B5 dan the %ubai
#slamic pada tahun )236, 7aisal #slamic Bank o/ 8gypt, 7aisal #slamic Bank
o/ Sudan dan 0u1ait 7inance House tahun )233.
Secara umum, penerapan prinsip syariah dalam industri pasar modal
khususnya pada instrumen saham yang dilakukan berdasarkan penilaian
atas saham yang diterbitkan oleh masingmasing perusahaan, karena
instrumen saham secara natural dapat disesuaikan dengan prinsip syariah.
Para ahli /i9ih berpendapat bah1a suatu saham dapat dikatergorikan
memenuhi prinsip syariah apabila kegiatan perusahaan yang menerbitkan
saham tersebut tidak tercakup pada halhal yang dilarang dalam syariah
islam, seperti (
). alkohol:
+. perjudian:
;. produksi yang bahan bakunya berasal dari babi:
<. pornogra/i:
6. jasa keuangan yang bersi/at konvensional:
=. asuransi yang bersi/at konvensional.
Larangan yang sangat jelas oleh syariah adalah transaksi yang
mengandung bunga dan riba. >leh karena itu transaksi dipasar modal yang
didalamnya terdapat bunga 4riba5 tidak diperkenankan oleh Syari?ah.
Syari?ah juga melarang transaksi yang didalamnya terdapat spekulasi
dan mengandung gharar atau ketidakjelasan yaitu transaksi yang didalamnya
dimungkinkan terjadinya penipuan 4khida?5.
-ermasuk dalam pengertian ini( melakukan pena1aran palsu 4najsy5:
transaksi atas barang yang belum dimiliki 4short selling@bai?u maalaisa
bimamluk5: menjual sesuatu yang belum jelas 4bai?ul ma?dum5: pembelian
untuk penimbunan e/ek 4ihtikar5 dan menyebarluaskan in/ormasi yang
menyesatkan atau memakai in/ormasi orang dalam untuk memperoleh
keuntungan transaksi yang dilarang 4insider trading5.
%engan adanya berbagai ketentuan dan pandangan syariah seperti
diatas, maka investasi tidak dapat dilakukan terhadap semua produk pasar
modal karena diantara produk pasar modal itu banyak yang bertentangan
dengan syari?ah. >leh karena itu investasi di pasar modal harus dilakukan
dengan selekti/ dan dengan hatihati 4ihtiyat5 supaya tidak masuk kepada
produk non halal, hal inilah yang mendorong islamisasi pasar modal.
Bentuk ideal dari pasar modal syariah dapat dicapai dengan islamisasi
empat pilar pasar modal, yaitu:
). 8miten 4perusahaan5 dan e/ek yang diterbitkannya didorong
untuk memenuhi kaidah syariah, keadilan, kehatihatian dan
transparansi
+. Pelaku pasar 4investor5 harus memiliki pemahaman yang baik
tentang ketentuan muamalah, man/aat dan risiko transaksi di
pasar modal:
;. 4#n/rastruktur in/ormasi bursa e/ek yang jujur, transparan dan
tepat 1aktu yang merata di publik yang ditunjang oleh
mekanisme pasar yang 1ajar:
<. 4Penga1asan dan penegakan hukum oleh otoritas pasar modal
dapat diselenggarakan secara adil, e/isien, e/ekti/ dan
ekonomis.
Selain itu prinsipprinsip Syariah juga akan memberikan penekanan
4emphasis5 pada(
a. 0ehalalan produk@jasa dari kegiatan usaha, karena menurut
prinsip Syariah manusia hanya boleh memperoleh keuntungan
atau penambahan harta dari halhal yang halal dan baik.
b. Adanya kegiatan usaha yang spesi/ik dengan man/aat yang
jelas, sehingga tidak ada keraguan akan hasilusaha yang akan
menjadi obyek dalam perhitungan keuntungan yang diperoleh.
c. Adanya mekanisme bagi hasil yang adil Abaik dalam untung
maupun rugi menurut penyertaan masingmasing pihak:
d. Penekanan pada mekanisme pasar yang 1ajar dan prinsip
kehatihatian baik pada emiten maupun investor.
)
B. Perkembangan Pasar Modal syariah di Indonesia
Secara resmi Badan Penga1as Pasar 'odal 4Bapepam5 meluncurkan
prinsip pasar modal syariah pada tanggal )< dan )6 'aret +BB; dengan
ditandatanganinya nota kesepahaman antara Bapepam dengan %e1an Syariah
Nasional 'ajelis .lama #ndonesia 4%SN'.#5, maka dalam perjalanannya
perkembangan dan pertumbuhan transaksi e/ek syariah di pasar modal
#ndonesia terus meningkat. Harus dipahami bah1a ditengah maraknya
pertumbuhan kegiatan ekonomi syariah secara umum di #ndonesia,
perkembangan kegiatan investasi syariah di pasar modal #ndonesia masih
dianggap belum mengalami kemajuan yang cukup signi/ikan, meskipun
kegiatan investasi syariah tersebut telah dimulai dan diperkenalkan sejak
pertengahan tahun )223 melalui instrumen reksa dana syariah serta sejumlah
/at1a %SN'.# berkaitan dengan kegiatan investasi syariah di pasar modal
#ndonesia.
1
http@(111. perkembangan pasar modal syariah.co.org@.diakses tanggal +o juni +BB2.
Pada kenyataannya, 1alaupun sebagian besar penduduk #ndonesia
mayoritas beragama #slam namun perkembangan pasar modal yang berbasis
syariah dapat dikatakan sangat tertinggal jauh terutama jika dibandingkan
dengan 'alaysia yang sudah bisa dikatakan telah menjadi pusat investasi
berbasis syariah di dunia, karena telah menerapkan beberapa instrumen
keuangan syariah untuk industri pasar modalnya. 0enyataan lain yang dihadapi
oleh pasar modal syariah kita hingga saat ini adalah minimnya jumlah pemodal
yang melakukan investasi, terutama jika dibandingkan dengan jumlah pemodal
yang ada pada sektor perbankan.
%ibandingkan dengan negara tetangga 'alaysia misalnya, #ndonesia
terlihat begitu tertinggal jauh dalam mengembangkan kegiatan investasi syariah
di pasar modal. 'alaysia pertama kali mengembangkan kegiatan pasar modal
syariah sejak a1al tahun )22B dan saat ini terus mengalami kemajuan yang
cukup pesat. Sebagai contoh, data menunjukkan hingga akhir tahun +BB< total
Nilai Aktiva Bersih 4NAB5 &eksa %ana Syariah mencapai 3,3C 4tujuh koma
tujuh perseratus5 dari total NAB industri &eksa %ana di 'alaysia, sedangkan
#ndonesia baru mencapai B,6)C 4nol koma lima puluh satu per seratus5 dari
total NAB industri reksa dana
+
.
0eberadaan pasar modal di #ndonesia merupakan salah satu /aktor
terpenting dalam ikut membangung perekonomian nasional, terbukti telah
banyak industri dan perusahaan yang menggunakan institusi pasar modal ini
sebagai media untuk menyerap investasi dan media untuk memperkuat posisi
keuangannya. Secara /aktual, pasar modal telah menjadi /inancial nerve centre
4sara/ /inansial dunia5 pada dunia ekonomi modern de1asa ini, bahkan
perekonomian modern tidak akan mungkin bisa eksis tanpa adanya pasar modal
yang tangguh dan berdaya saing global serta terorganisir dengan baik.
Bangkitnya ekonomi #slam di #ndonesia de1asa ini menjadi /enomena
yang menarik dan menggembirakan terutama bagi penduduk #ndonesia yang
mayoritas beragama #slam. Praktek kegiatan ekonomi konvensional, khususnya
dalam kegiatan pasar modal yang mengandung unsur spekulasi sebagai salah
satu komponennya nampaknya masih menjadi hambatan psikologis bagi umat
2
http:@@111. Semarak pasar modal syariah.co.org. diakses tanggal +) Duni +BB2.
#slam untuk turut akti/ dalam kegiatan investasi terutama di bidang pasar modal,
sekalipun berlabel syariah.
Perbedaan mendasar antara pasar modal konvensional dengan pasar
modal dapat dilihat pada instrumen dan mekanisme transaksinya, sedangkan
perbedaan nilai indeks saham syariah dengan nilai indeks saham konvensional
terletak pada kriteria saham emiten yang harus memenuhi prinsipprinsip dasar
syariah. Secara umum konsep pasar modal syariah dengan pasar modal
konvensional tidak jauh berbeda meskipun dalam konsep pasar modal syariah
disebutkan bah1a saham yang diperdagangkan harus berasal dari perusahaan
yang bergerak dalam sektor yang memenuhi kriteria syariah dan terbebas dari
unsur riba1i, serta transaksi saham dilakukan dengan menghindarkan berbagai
praktik spekulasi.
Sebagaimana diketahui bah1a #ndonesia adalah merupakan sebuah
negara dengan penduduk yang mayoritas beragama #slam, oleh karena itu
sektor industri pasar modal diharapkan bisa mengakomodir sekaligus
melibatkan peranserta 1arga muslim secara langsung untuk ikut serta menjadi
pelaku utama pasar, tentunya adalah sebagai investor lokal di pasar modal
#ndonesia. Sebagai upaya dalam merealisasikan hal tersebut, maka sudah
se1ajarnya disediakan dan dikembangkan produkproduk investasi di pasar
modal #ndonesia yang sesuai dengan prinsip dasar ajaran agama #slam. Hal
tersebut di atas menjadi penting mengingat masih adanya anggapan di kalangan
umat #slam sendiri bah1a berinvestasi di sektor pasar modal di satu sisi adalah
merupakan sesuatu yang tidak diperbolehkan 4diharamkan5 berdasarkan ajaran
#slam, sementara pada sisi yang lain bah1a #ndonesia juga perlu memperhatikan
serta menarik minat investor mancanegara untuk berinvestsi di pasar modal
#ndonesia. terutama investor dari negaranegara -imur -engah yang diyakini
merupakan investor yang potensial.
Perkembangan pasar modal syariah di #ndonesia secara umum ditandai
oleh berbagai indikator diantaranya adalah semakin maraknya para pelaku pasar
modal syariah yang mengeluarkan e/eke/ek syariah selain sahamsaham dalam
Dakarta #slamic #ndeE 4D##5. %alam perjalanannya perkembangan pasar modal
syariah di #ndonesia telah mengalami kemajuan, sebagai gambaran bah1a
setidaknya terdapat beberapa perkembangan dan kemajuan pasar modal syariah
yang patut dicatat hingga tahun +BB<, diantaranya adalah telah diterbitkan =
4enam5 7at1a %e1an Syariah Nasional 'ajelis .lama #ndonesia 4%SN'.#5
yang berkaitan dengan industri pasar modal. Adapun ke enam /at1a dimaksud
adalah (
a. No.B6@%SN'.#@#F@+BBB tentang Dual Beli Saham:
b. No.+B@%SN'.#@#G@+BBB tentang Pedoman Pelaksanaan #nvestasi
.ntuk &eksa %ana Syariah:
c. No.;+@%SN'.#@#G@+BB+ tentang >bligasi Syariah:
d. No.;;@%SN'.#@#G@+BB+ tentang >bligasi Syariah 'udharabah:
e. No.<B@%SN'.#@#G@+BB; tentang Pasar 'odal dan Pedoman .mum
Penerapan Prinsip syariah di Bidang Pasar 'odal:
/. =. No.<)@%SN'.#@###@+BB< tentang >bligasi Syariah #jarah.
7at1a/at1a tersebut di atas mengatur prinsipprinsip syariah di bidang pasar
modal yang meliputi bah1a suatu e/ek dipandang telah memenuhi prinsip
prinsip syariah apabila telah memperoleh pernyataan kesesuaian syariah secara
tertulis dari %SN'.#. Adapun tahapantahapan yang harus dilalui untuk
memperoleh serti/ikat@ predikat syariah dari %SN'.# yaitu bah1a calon
emiten terlebih dahulu harus mempresentasikan terutama struktur bagi hasilnya
dengan nasabah@ investor, struktur transaksinya, bentuk perjanjiannya seperti
perjanjian per1ali amanatan dll.
;
BAB III
PENUUP
3
http(@@ Perbankan Syariah: ,hallenges dan >pportunity H5.ntuk Pengembangan di #ndonesia.co.id. diakses
tanggal +) Duni +BB2.
A. !esimp"lan
%ari ulasan yang ada, mengenai pasar modal syariah baik sistem dan
perkemabangannya di Negara #ndonesia dapat disimpulkan(
Pasar modal syariah timbul karena adanya asumsi dari masyarakat muslim
mengenai nilai islam atau islamisasi dalam dunia pasar modal, sealin itu umat muslim
tidak menginginkan adanya sistem spekulasi.
Saham adalah produk yang mampu menyesuaikan dengan prinsip syariah,
Para ahli /i9ih berpendapat bah1a suatu saham dapat dikatergorikan memenuhi
prinsip syariah apabila kegiatan perusahaan yang menerbitkan saham tersebut tidak
tercakup pada halhal yang dilarang dalam syariah islam, seperti (
). alkohol:
+. perjudian:
;. produksi yang bahan bakunya berasal dari babi:
<. pornogra/i:
6. jasa keuangan yang bersi/at konvensional:
=. asuransi yang bersi/at konvensional.
Perkemabngan pasar modal syariah di a1ali dengan adanya pernyataan Bapepam
mengeanai prinsip syariah. 0emudian berkemabanglah perusahanperusahaan syariah seperti
perusahaan yang listing di Dakarta #slamic #ndeE 4D##5, pena1aran umum >bligasi Syariah dan
juga &eksadana Syariah. Salah satu kendala di #ndonesia adalah sedikitnya #nvestor yang
tertarik dengan pasar modal syariah, padahal mayoritas penduduk #ndonesia beragama islam.
Hal ini menyebabkan #ndonesia sangat sangat tertinggal jauh terutama jika dibandingkan
dengan 'alaysia yang sudah bisa dikatakan telah menjadi pusat investasi berbasis syariah di
dunia, karena telah menerapkan beberapa instrumen keuangan syariah untuk industri pasar
modalnya.
Da#tar p"staka
http@(111. perkembangan pasar modal syariah.co.org@.diakses tanggal +o juni +BB2.
http:@@111. Semarak pasar modal syariah.co.org. diakses tanggal +) Duni +BB2.
http(@@ Perbankan Syariah: ,hallenges dan >pportunity H5.ntuk Pengembangan di
#ndonesia.co.id. diakses tanggal +) Duni +BB2.