Anda di halaman 1dari 24

Kelompok 2

Arif Budiman A 07171049


Ahmad Hafiz 07171025
Fiber reinforcement composite
Pada umumnya komposit dengan penguatan serat
terdiri dari fiber dan matrix.

Fiber sebagai penguat dan matrix sebagai pengikat.

Tegangan yang diterima matrix akan diteruskan ke
fiber
Hal-hal yang mempengaruhi dalam
pemilihan fiber
Density
Tensile strength
Compressive strength
Fatigue strength
Electrical and thermal conductivities
Cost
Fungsi dan Syarat Fiber
Fungsi utama dari fiber adalah sebagai penopang
kekuatan dari komposit

Syarat fiber :
Memiliki diameter yang lebih kecil dari diameter matrix
Harus memiliki tensile strength yang tinggi
Fungsi dan Syarat Matrix
Fungsi matrix
Penjepit fiber
Pemisah antara fiber
Mendistribusikan tegangan eksternal ke fiber

Syarat matrix
Ductility tinggi
Memiliki ikatan yang bagus dengan fiber
Parameter Fiber dalam Komposit
Distribution
Concentration
Orientation
Shape
Size
Tipe-Tipe Fiber
1. Continuous fiber composite (uni-directional)




Mempunyai serat yang panjang dan lurus

2. Woven fiber composite (bi-directional)




Susunan fibernya saling silang
3. Discontinuous fiber composite (chopped fiber
composite)




Fiber dengan serat pendek dan tersebar merata pada
matrix

Discontinuous fiber composite terbagi atas 3 macam :
Aligned discontinuous fiber
Off-axis aligned discontinuous fiber
Randomly oriented discontinuous fiber

4. Hybrid fiber composite





Gabungan antara tipe serat lurus dan tipe serat acak

Fiber yang sering digunakan
Fiber glass
Sifat-sifat fiberglass :
Densitynya rendah (sekitar 2.55 g/cc)
Tensile strength cukup tinggi (sekitar 1.8 Gpa)
Resisten terhadap panas
Tahan korosi
Komposisi umum adalah 50-60% SiO
2
dan paduan lain
yaitu Al, Ca, Mg, Na, dan lain-lain
Aplikasi : alat-alat olahraga
Jenis-jenis fiber-glass

Carbon fibers
Kekuatan dari carbon fiber berada diantara 207 Gpa
sampai 1035 Gpa
Keuntungan :
High tensile strength
High fatigue strength
High thermal conductivity
Kerugian
Low impact resistance
High electrical conductivity


Aplikasi carbon fiber :
Digunakan pada struktur dengan kondisi kerja pada
temperatur tinggi, misal : penyaringan pada gas dengan
temperatur tinggi
Komponen dengan ketahanan korosi yang tinggi
Aero space, misalnya :
sayap belakang helikopter


Aplikasi aramid fiber
Marine dan aerospace
Body armor dan helm yang digunakan oleh polisi atau
personil militer
Aramid Fibers
Aramid fiber memiliki densitas yang sangat rendah dan
tensile strength yang sangat tinggi.
Salah satu merek dagang dari aramid fiber ini adalah
kevlar 49.
Kelebihan :
Ringan
Kekuatan tarik yang tinggi
Tahan terhadap bahaya impak

Kekurangan :
Kekuatan tekan yang sangat rendah
Sulit untuk proses pemesinan
Konduktivitas termal rendah


Natural fibers
Contoh natural fiber ini adalah jute, flax, coconut fiber
(coir) dan banana fiber (abaca)
Natural fiber polimer banyak di aplikasikan di dunia
automotive. Misalnya : panel pintu, tempat duduk, panel
atap bagian dalam. Alasan penggunaan nya :
Ramah lingkungan
Densitasnya berada diantara densitas carbon fibers danE-glass
fiber (1.8 - 2.54 g/ )
Modulus-weigth ratio natural fiber lebih tinggi dibanding E-
glass fibers
Lebih murah dibanding fiber glass dan carbon fiber
Kelemahan :
Tensile strength umumnya rendah
Low melting point

3
cm




Continuous Fiber Composite
Continuous atau uni-directional, mempunyai susunan serat panjang dan lurus, membentuk
lamina diantara matriksnya. Jenis komposit ini paling banyak digunakan. Kekurangan tipe ini
adalah lemahnya kekuatan antar antar lapisan. Hal ini dikarenakan kekuatan antar lapisan
dipengaruhi oleh matriksnya.

Woven Fiber Composite (bi-dirtectional)
Komposit ini tidak mudah terpengaruh pemisahan antar lapisan karena susunan seratnya juga
mengikat antar lapisan. Akan tetapi susunan serat memanjangnya yang tidak begitu lurus
mengakibatkan kekuatan dan kekakuan tidak sebaik tipe continuous fiber.

Discontinuous Fiber Composite (chopped fiber composite)
Komposit dengan tipe serat pendek masih dibedakan lagi menjadi :
Aligned discontinuous fiber
Off-axis aligned discontinuous fiber
Randomly oriented discontinuous fiber

Randomly oriented discontinuous fiber merupakan komposit dengan serat pendek yang
tersebar secara acak diantara matriksnya. Tipe acak sering digunakan pada produksi dengan
volume besar karena faktor biaya manufakturnya yang lebih murah. Kekurangan dari jenis
serat acak adalah sifat mekanik yang masih dibawah dari penguatan dengan serat lurus pada
jenis serat yang sama.

Hybrid fiber composite
Hybrid fiber composite merupakan komposit gabungan antara tipe serat lurus dengan serat
acak. Pertimbangannya supaya dapat mengeliminir kekurangan sifat dari kedua tipe dan dapat
menggabungkan kelebihannya.