Anda di halaman 1dari 2

Pasien dalam skenario, satu tahun yang lalu mengalami stroke.

Badan Kesehatan Dunia


(WHO) mendefinisikan stroke sebagai terjadinya gejala klinis yang e!at beru!a gangguan
fungsi serebral dengan simtom yang berlangsung selama "# jam atau lebih tan!a adanya
kausa yang jelas selain yang berasal dari sistem $askuler. Dari seluruh kondisi kronis, stroke
diangga! sebagai kelainan yang !aling menyebabkan ketidak%berdayaan (disabling)
(&u'antara, "((#).
)enurut klasifikasi yang dikemukakan oleh The American Heart Association, daerah%
daerah (domain) neurologis yang mengalami gangguan akibat stroke da!at dikelom!okkan
dalam * ti!e yang meli!uti+
(i) )otor+ gangguan motorik adalah yang !aling !re$alen dari semua kelainan yang
disebabkan oleh stroke dan !ada umumnya meli!uti muka, lengan, dan kaki, baik mono
mau!un dalam bentuk gabungan.
(ii) &ensori+ defisit sensorik berkisar antara kehilangan sensasi !rimer sam!ai kehilangan
!erse!si yang sifatnya lebih kom!leks. Penderita mungkin menyatakannya sebagai
!erasaan semutan, rasa baal, atau gangguan sensiti$itas. Kehilangan sensorik yang lebih
kom!leks meli!uti gangguan se!erti astereognosis dan agrafia.
(iii) Penglihatan+ stroke da!at menyebabkan hilangnya $isus seara monokuler,
hemiano!sia homonim, atau kebutaan kortikal.
(i$) Biara dan bahasa+ disfasia mungkin tam!ak sebagai gangguan kom!rehensi, lu!a akan
nama%nama, adanya re!etisi, dan gangguan membaa dan menulis. &ebanyak kira%kira
,(- !enderita stroke menunjukkan gangguan biara. Kelainan biara dan bahasa da!at
mengganggu kemam!uan !enderita untuk kembali ke kehidu!an mandiri se!erti
sebelum sakit.
($) Kognitif+ kelainan ini beru!a adanya gangguan memori, atensi, orientasi, dan hilangnya
kemam!uan menghitung (kalkulasi). &ekitar .*%"*- !enderita stroke menunjukkan
gangguaun kognitif yang nyata setelah mengalami serangan akut iskemik.
($i) /fek+ gangguan afeksi beru!a de!resi adalah yang !aling sering menyertai stroke.
De!resi enderung terjadi bebera!a bulan setelah serangan dan jarang !ada saat akut.
(&u'antara, "((#).
)enurut ke!ustakaan menyatakan gejala de!resi !asa stroke sama dengan gejala
de!resi fungsional (gangguan afek, anhedonia, tidak betenaga, sulit berkonsentrasi, nafsu
makan menurun, !enurunan libido, gangguan tidur !ada malam hari dan adanya ide%ide
bunuh diri) (Pratama, "(.#).
0ejala !ada ri'ayat !enyakit sekarang yaitu sejak satu bulan yang lalu !asien tidak
mau bangun dari tem!at tidur bisa, makan, minum hanya sedikit, tidak mau biara mungkin
meru!akan gejala de!resi !asa stroke. Pada de!resi !asien mengalami anhedonia
(kekurangan minat atau kesenangan !ada ham!ir semua aktifitas), hal tersebut bisa
menyebabkan !asien tidak mau bangun dari tem!at tidur dan tidak mau biara. Pada de!resi
!asien juga bisa menunjukkan gejala kehilangan nafsu makan, hal tersebut bisa menyebabkan
!asien makan dan minum hanya sedikit.
1tiologi untuk de!resi itu sendiri menurut bebera!a !eneliti dihubungkan dengan
genetik, biologis, dan !sikososial. /da!un faktor%faktor yang mem!engaruhi kejadian dan
beratnya de!resi !asa%stroke adalah lokasi dari lesi di otak, adanya ri'ayat de!resi di dalam
keluarga, dan kondisi kehidu!an sosial !ra%stroke. (Pratama, "(.#).
Bebera!a !eneliti ber!enda!at kortisol memegang !eran !enting dalam terjadinya
de!resi mau!un de!resi !asa stroke. /strom dan ka'an%ka'an mengatakan !ada !asien
stroke dida!atkannya !eningkatan le$el kortisol dalam , bulan !ertama, dimana yang kita
ketahui kortisol ber!eran dalam atensi, memori, !erse!si, eks!resi diri. 2e$el yang abnormal
dari kortisol juga ditemukan !ada !asien de!resi !ada umumnya (Pratama, "(.#).
Pasien yang tidak mau biara mungkin juga disebabkan oleh gangguan biara.
0angguan se!erti disfasia atau afasia dialami sekitar "*- !enderita stroke. Bebera!a
!enderita bahkan kehilangan sama sekali kemam!uannya untuk biara. &edangkan !enderita
lainnya mungkin hanya terganggu dalam kemam!uannya menulis atau memahami bahasa
lisan atau tulisan. /fasia Broa menggambarkan gangguan beru!a hilangnya kemam!uan
atau kesulitan untuk mengemukakan !ikiran dalam bentuk kata%kata sehingga seringkali
mengakibatkan terganggunya komunikasi. &ebaliknya, afasia rese!tif (daerah Wernike)
menggambarkan suatu kesulitan untuk mengerti kata%kata dan berakibat suatu komunikasi
yang tidak mengandung makna meski!un seara gramatik benar. /fasia anomik atau
amnestik meru!akan keadaan di mana terjadi gangguan lu!a akan sekelom!ok kata%kata yang
saling berkaitan, dan afasia global menyatakan hilangnya ham!ir seluruh kemam!uan
linguistik (&u'antara, "((#).
0ejala batuk selama . bulan yang dialami !asien mungkin meru!akan gejala
!enumonia. /da!un gambaran klinik !neumonia biasanya ditandai dengan demam,
menggigil, suhu tubuh meningkat da!at melebihi #(
(
3, batuk dengan dahak mukoid atau
!urulen kadang%kadang disertai darah, sesak na!as dan nyeri dada. 0ambaran klinik
!neumonia !ada lansia sering tidak menunjukkan gambaran nyata dan sering terjadi tan!a
demam, hal tersebut bisa disebabkan karena menurunnya akti$itas fisik lansia dan biasanya
karena adanya dehidrasi (Darmojo et.al., "(..4 PDP5, "((,).
Pneumonia !ada !enderita stroke sering karena as!irasi. /s!irasi airan gaster atau
orofaring yang mengandung koloni kuman !atogen meru!akan ara yang !aling sering terjadi
akibat !enurunan refleks batuk dan muntah. Pada !asien yang telentang material atau sekret
yang dias!irasi akan masuk dahulu di segmen su!erior dari lobus inferior !aru%!aru dan juga
segmen !osterior. Hal tersebut lebih sering terjadi !ada !aru%!aru kanan dari!ada !aru%!aru
kiri karena bronkus utama kanan salurannya lebih lurus berhubungan dengan trakea
(/rmstrong dan )osher, "(..).
/rmstrong, 67 dan )osher, BD. "(... /s!iration !neumonia after stroke. Neurohospitalist.
.(")+ 8*%9,.
Darmojo, B. "(... Buku Ajar Boedhi-Darmojo Geriatri (Ilmu Kesehatan sia !anjut" #disi
Keempat. 6akarta+ Balai Penerbit :K;5.
PDP5. "((,. Pneumonia Komuniti. htt!+<<'''.klik!d!i.om<konsensus<konsensus%
!neumoniakom<!nkomuniti.!df. Diakses /!ril "(.#.
Pratama, De'a /yu Dita ;dayani. "(.#. $tudi Kasus % #pisode Depresi &asca $troke.
htt!+<<ojs.unud.a.id<inde=.!h!<eum<artile<do'nload<8*(8<>,?(. Diakses /!ril "(.#.
&u'antara, 67. "((#. De!resi !asa%stroke + e!idemiologi, rehabilitasi dan !sikotera!i. '
Kedokter Trisakti. ",(#).