Anda di halaman 1dari 2

Admin Login

KATEGORI
B e r a n d a
Data J embatan Timbang
Pedoman UPPKB
Forum
Kritik dan Saran
Kembali Ke Portal
Februari 2014
Sen Sel Rab KamJ um Sab Min
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28
KUMPULAN PEDOMAN
PENYELENGGARAAN UPPKB
Undang Undang Nomor 28 tahun
2009
Download
DRAFT SK DIRJ EN PEDOMAN
TEKNIS PENILAIAN KELAIKAN
OPERASI J EMBATAN
TIMBANG
Download
Pedoman Penilaian J embatan
Timbang
Download
Selengkapnya >>
KLASIFIKASI JALAN DI INDONESIA
17-Feb-2011, 14:55:48
Klasifikasi jalan atau hirarki jalan adalah pengelompokan jalan berdasarkan fungsi jalan, berdasarkan
administrasi pemerintahan dan berdasarkan muatan sumbu yang menyangkut dimensi dan berat
kendaraan. Penentuan klasifikasi jalan terkait dengan besarnya volume lalu lintas yang menggunakan
jalan tersebut, besarnya kapasitas jalan, keekonomian dari jalan tersebut serta pembiayaan
pembangunan dan perawatan jalan.
Klasifikasi berdasarkan fungsi jalan
Jalan umum menurut fungsinya di Indonesia dikelompokkan ke dalam jalan arteri, jalan kolektor, jalan
lokal, dan jalan lingkungan. Klasifikasi fungsional seperti ini diangkat dari klasifikasi di Amerika
Serikat
[1]
dan Canada.
[2]
Di atas arteri masih ada Freeway dan Highway.
Klasifikasi jalan fungsional di Indonesia berdasarkan peraturan perundangan
[3]
yang berlaku adalah:
Jalan arteri, merupakan jalan umum yang berfungsi melayani angkutan utama dengan ciri
perjalanan jarak jauh, kecepatan rata-rata tinggi, dan jumlah jalan masuk (akses) dibatasi secara
berdaya guna.
1.
Jalan kolektor, merupakan jalan umum yang berfungsi melayani angkutan pengumpul atau
pembagi dengan ciri perjalanan jarak sedang, kecepatan rata-rata sedang, dan jumlah j
masuk dibatasi.
2.
Jalan lokal, merupakan jalan umum yang berfungsi melayani angkutan setempat dengan ci
perjalanan jarak dekat, kecepatan rata-rata rendah, dan jumlah jalan masuk tidak dibatasi.
3.
Jalan lingkungan, merupakan jalan umum yang berfungsi melayani angkutan lingkungan de
ciri perjalanan jarak dekat, dan kecepatan rata-rata rendah.
4.

Klasifikasi berdasarkan administrasi pemerintahan
Pengelompokan jalan dimaksudkan untuk mewujudkan kepastian hukum penyelenggaraan jala
dengan kewenangan Pemerintah dan pemerintah daerah. Jalan umum menurut statusnya
dikelompokkan ke dalamjalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten, jalan kota, dan jalan
Jalan nasional, merupakan jalan arteri dan jalan kolektor dalam sistemjaringan jalan primer yang
menghubungkan antaribukota provinsi, dan jalan strategis nasional, serta jalan tol.
1.
Jalan provinsi, merupakan jalan kolektor dalam sistem jaringan jalan primer yang
menghubungkan ibukota provinsi dengan ibukota kabupaten/kota, atau antaribukota
kabupaten/kota, dan jalan strategis provinsi.
2.
Jalan kabupaten, merupakan jalan lokal dalam sistem jaringan jalan primer yang tidak
jalan yang menghubungkan ibukota kabupaten dengan ibukota kecamatan, antaribukota
kecamatan, ibukota kabupaten dengan pusat kegiatan lokal, antarpusat kegiatan lokal, serta jalan
umum dalam sistem jaringan jalan sekunder dalam wilayah kabupaten, dan jalan strategi
3.
Website & SistemMonitoring Jembatan Timbang http://simlalin-hubdat.web.id/jemtim/news/index/25
1 of 2 2/21/2014 2:53 PM
kabupaten.
Jalan kota, adalah jalan umum dalam sistem jaringan jalan sekunder yang menghubungkan
antarpusat pelayanan dalam kota, menghubungkan pusat pelayanan dengan persil,
menghubungkan antarpersil, serta menghubungkan antarpusat permukiman yang berada di d
kota.
4.
Jalan desa, merupakan jalan umumyang menghubungkan kawasan dan/atau antarpermukiman
dalamdesa, serta jalan lingkungan.
5.
Klasifikasi berdasarkan muatan sumbu
Distribusi beban muatan sumbu ke badan jalan. Untuk keperluan pengaturan penggunaan d
pemenuhan kebutuhan angkutan, jalan dibagi dalam beberapa kelas yang didasarkan pada kebutuhan
transportasi, pemilihan moda secara tepat dengan mempertimbangkan keunggulan karakter
masing-masing moda, perkembangan teknologi kendaraan bermotor, muatan sumbu terberat kendaraan
bermotor serta konstruksi jalan. Pengelompokkan jalan
[4]
menurut muatan sumbu yang disebut juga
kelas jalan, terdiri dari:
Jalan Kelas I, yaitu jalan arteri yang dapat dilalui kendaraan bermotor termasuk muatan dengan
ukuran lebar tidak melebihi 2.500 milimeter, ukuran panjang tidak melebihi 18.000
dan muatan sumbu terberat yang diizinkan lebih besar dari 10 ton, yang saat ini masih belum
digunakan di Indonesia, namun sudah mulai dikembangkan diberbagai negara maju seperti di
Prancis telah mencapai muatan sumbu terberat sebesar 13 ton;
1.
Jalan Kelas II, yaitu jalan arteri yang dapat dilalui kendaraan bermotor termasuk muatan dengan
ukuran lebar tidak melebihi 2.500 milimeter, ukuran panjang tidak melebihi 18.000 mil
dan muatan sumbu terberat yang diizinkan 10 ton, jalan kelas ini merupakan jalan yang
untuk angkutan peti kemas;
2.
Jalan Kelas III A, yaitu jalan arteri atau kolektor yang dapat dilalui kendaraan berm
termasuk muatan dengan ukuran lebar tidak melebihi 2.500 milimeter, ukuran panjang ti
melebihi 18.000 milimeter, dan muatan sumbu terberat yang diizinkan 8 ton;
3.
Jalan Kelas III B, yaitu jalan kolektor yang dapat dilalui kendaraan bermotor termasu
dengan ukuran lebar tidak melebihi 2.500 milimeter, ukuran panjang tidak melebihi 12.
milimeter, dan muatan sumbu terberat yang diizinkan 8 ton;
4.
Jalan Kelas III C, yaitu jalan lokal dan jalan lingkungan yang dapat dilalui kendaraan bermotor
termasuk muatan dengan ukuran lebar tidak melebihi 2.100 milimeter, ukuran panjang ti
melebihi 9.000 milimeter, dan muatan sumbu terberat yang diizinkan 8 ton.
5.

Daftar Berita Terdahulu
J embatan Timbang J adi Rest Area Selama Arus Mudik
2013-04-08, 09:54:28
Sidak J embatan Timbang, Komisi C Minta Pendapatan Dioptimalkan
2013-03-04, 08:49:23
J embatan Timbang Balikpapan Akan Dipindah
2013-02-21, 13:34:55
Paser Segera Miliki J embatan Timbang
2013-02-14, 15:18:08
20 J embatan Timbang di J atim Disulap J adi Rest Area
2012-10-31, 12:49:46
J embatan Timbang Ketapang Tak Berfungsi
2012-07-10, 13:08:47
Awasi Pungli di J embatan Timbang Pasang J TC Center
2012-06-29, 11:59:43
Dishub Tak Dapat Hentikan J embatan Timbang
2012-01-19, 10:22:03
TATA CARA PELAYANAN PENGUJ IAN KENDARAAN BERMOTOR DI KAB. BANJ AR
2011-10-27, 12:20:00
BEBAN ANGKUTAN BARANG DI J ALAN DAN KERETA API BELUM SEIMBANG
2011-05-26, 10:47:53
Copyright 2012 DIT. LLAJ
All Rights Reserved
Website & SistemMonitoring Jembatan Timbang http://simlalin-hubdat.web.id/jemtim/news/index/25
2 of 2 2/21/2014 2:53 PM