Anda di halaman 1dari 14

ILMU KESEHATAN ANAK

KOESNANDI ROESMIL, dr.,SpAK


KELAINAN PERILAKU ANAK
KELAINAN PERILAKU ANAK
I. ENURESIS FUNGSIONAL
II. ENCOPRESIS
III. FEEDING PROBLEMS
IV. THUMB SUCKING
V. TICK
VI. GANGGIAN BICARA GAGAP
MUTISME ELEKTIVE

VII. GANGGUAN TIDUR : 1. GANGGUAN TIDUR TEROR
2. GANGGUAN TIDUR JALAN
VIII. ATTENTIONAL DEFISIT DISORDER (ADD)
&HIPERAKTIVITY
I. ENURESIS FUNGSIONAL
PENGELUARAN URIN INVOLUNTER DI WAKTU SIANG
ATAU MALAM HARI ANAK USIA 3 5 THN
TERJADINNYA : - NOKTURNAL E
- DIURNAL E

SEBABNYA : 1. ENURESIS PRIMER (DEVELOPMENTAL E)
2. ENURESIS SEKUNDER
Ad.1. TERJADI DAARI MULAI KECIL PADA:
- KELUARGA SOSEK
- KURANG LATIHAN
- KELUARGA YANG TIDAK HARMONIS

Ad.2. ANAK SUDAH TIDAK NGOMPOL JAADI
NGOMPOL LAGI E/: GANGGUAN EMOSI
YANG DIOBATI BIASANYA ORANG TUA BERI
PSYCHOTH/
II. ENCOPRESIS
>
BAB DICELANA 3 4 THN. TANPAKELAINAN
ORGANIS JENISNYA:
- CONTINOUS : DAARI SEJAK KECIL S/D
BESAR
- DISCONTINUS: SUDAH BISA BAB DI
KLOSET
JADI BAB DI CELANA
E/ : PSYKIS
TH/ : - LATIHAN
- PSYCHOTH/ - ANAK

- ORANG
TUA
III. FEEDING PROBLEMS
2. ANOREXIA (PALING BANYAK)
PENOLAKAN MAKAN TANPA ADA GANGGUAN
ORGANIK, ERAT KAITANNYA DENGAN FAKTOR
EMOSIONAL.
PENYEBAB PSYKOLOGI PENOLAKAN MAKAN
PADA ANAK:
1. FAKTOR ANAK SENDIRI
2. FAKTOR ORANG TUA/PENGASUH
3. FAKTOR TEKNIK PEMBERIAN MAKAN
Ad.1. NEGATIVISME, MENARIK PERHATIAN
Ad.2. CARA MELATIH KEBIASAAN MAKAN YANG
INKONSISTEN
- OARANG YAN MEMBERI MAKAN DENGAN
METODE BERBEDA
- ORANG TUA MUDAH CEMAS, TAKUT
KURANG GIZI
Ad.3. DENGAN PAKSAAN DISIPLIN TERLALU
KETAT
- FAKTOR PSIKIS TERJADI KARENA:
LATIHAN YANG SALAH TERUTAMA TERJADI PADA
ANAK > 1 TAHUN 3 TAHUN, KARENA >1 THN
TINGKAT KUTVA PERTUMBUHAN DATAR TIDAK
PERLU BANYAK MAKAN SECARA ALAMIAH
BERKURANG MAKANNYA.
- PERKEMBANGAN PSYCHOSEXUAL MASA
MENOLAK SELALU MENJAWAB TIDAK.
KARENA ANAK SEDANG MEMBENTUK
KEPRIBADIAN/EGO

CARA ATASI:
- BIARKAN ANAK MAKAN
MENURUT SELERANYA
KALAU DIPAKSA ***..(?)
2. FOOD FADS MENOLAK MAKANAN TERTENTU
3. OBESITAS
MASALAHNYA = ANAK KWASHIORKOR/ MALNUTRISI
EFEK :
- KEHARMONISAN KELUARGA MENURUN ANAK
KOMPENSASI MAKAN BANYAK
- KOMPENSASI ORANGTUA, ORANGTUA SALAH BERI
ANAK MAKAN TERLALU BANYAK.
4. PIKA
KEJADIAN DIMANA ANAK SUKA MAKAN BENDA-BENDA.
NORMAL, BILA USIA 2 4 TAHUN, > 4 TAHUN
ABDORMAL, SERING TERJADI PADA KELUARGA YANG :
- SOSIAL EKONOMINYA MENURUN
- TIDAK HARMONIS
- BANYAK ANAK
IV. THUMB SUCKING
SAMPAI USIA 1 TAHUN (N) KARENA KEPUASAANNYA
PADA MULUT (ORAL)
2 5 TAHUN KARENA :
KELELAHAN Cari rasa
ANAK SAKIT Aman isap
HUKUMAN Jempol
> 5 TAHUN HARUSNYA SUDAH BERHENTI. KALAU
MASIH GANGGUAN EMOSI (HUBUNGAN DENGAN
ORANGTUA)
Th/ : - HILANGKAN GANGGUAN EMOSI
- BERI KESIBUKAN
- SEKALI-KALI JANGAN DENGAN
KEKERASAN
V. TICKS
Gerakan spontan tidak terkontrol
Pada anak sering di daerah muka atau bahu
Sering terjadi pada tahun > 6 tahun
E/ : perasaan tidak aman (gangguan emosi)
harus segera ditanggulangi karena bisa
menetap meski gangguan emosi menghilang
Th/ : - memperbaiki emosi
- cara jangan dengan kekerasan
VI. GANGGUAN BICARA
1. GAGAP Suatu gangguan Dalam
arus ritme bicara terdapat
pengulangan suara, suku kata atau
kata, atau suatu bloking yang
spasmodik.
2. MUTISME ELEKTIVE Keadaan
anak yang selalu menolak untuk
berbicara dalam hampir semua situasi
sosial tapi mau bicara dengan
orangtua/teman tertentu.
Kepandaian bicara
dipengaruhi oleh
beberapa faktor :
Genetik
Pendengaran
Lingkungan (latihan)
Intelegensia

Gagap sementara transien 2 4 tahun,
> 4 tahun abnormal :
Gagap pria > wanita
Timbul pada periode krisis :
Mulai sekolah
Pubertas
E/ : Masalah 1, 2, 3 dan 4 merupakan
gangguan emosi
VII. GANGGUAN TIDUR
1. Gangguan tidur teror atau pavor nokturnus
episode berulang bangun secara tiba-tiba
pada malam hari setelah tidur diawali
dengan jeritan panik, minta tolong, nafas
tersendat, bicara tak jelas dan merintih.
2. Gangguan tidur jalan (somnabulisme)
episode berulang bangkit dari tempat tidur
dan berjalan sewaktu tidur, mata terbuka
namun seolah-olah tak melihat, kemudian
turun dari tempat tidur dan berjalan.
VIII. ATTENTIONAL DEFICIT +
DISORDER (ADD)
Anak tidak bisa konsentrasi
Dulu = Minimal brain dysfunction
= Learning disability syndrome
= Hyperactive child syndrome
Perbandingan antara Pria dan wanita
adalah 9 : 1 (eropa, amerika)
1% - 5% atau dalam 2 kelas/3 kelas
1 2 anak jadi bahan cemoohan
akibatkan drop out.