Anda di halaman 1dari 10

i

LEMBAR PENILAIAN

Judul percobaan : Karakteristik Maknetisasi
Transformator 1 Fasa
No. percobaan : 1
Nama pelapor : Novriza Hanum Surya
Nama partner : Atikah Ramadhani
M. Anugerah Putra Akbar
Kelas : EL 4E
Group : D
Tanggal percobaan : 27 April 2013
Tanggal penyerahan laporan : 4 Mei 2013
Instruktur : N. Banu Syahputra, MT

Nilai :




ii

DAFTAR ISI

LEMBAR PENILAIAN .......................................................................................... i
DAFTAR ISI....................................................................................................... ii
KARAKTERISTIK MAKNETISASI TRANSFORMATOR 1 FASA ................................. 1
1. Tujuan Percobaan ........................................................................................... 1
2. Pendahuluan ................................................................................................... 1
3. Alat Dan Bahan Yang Dibutuhkan ................................................................... 2
4. Rangkaian Percobaan ..................................................................................... 3
5. Tugas Dan Pertanyaan .................................................................................... 3
6. Tabel Evaluasi ................................................................................................. 4
7. Jawaban Pertanyaan ....................................................................................... 7
8. Analisis ............................................................................................................ 8
9. Kesimpulan ..................................................................................................... 8

1

KARAKTERISTIK MAKNETISASI TRANSFORMATOR 1 FASA

1. TUJUAN PERCOBAAN

Pada akhir percobaan mahasiswa dapat menggambarkan kurva karakteristik
maknrtisasi dari transformator. Menentukan karakteristik waktu tripping (lepas)
Thermal Over Load Relay.


2. PENDAHULUAN

F = N . I
PRIMER
It
SEKUNDER


Transformator merupakan sebuah mesin listrik yang dapat merubah dan
mentransfer tenaga listrik dari suatu rangkaian ke rangkaian lainnya dengan cara
induksi melalui gabungan electromagnet pada frekuensi konstan.
Arus listrik yang mengalir pada kumparan transformator akan menimbulkan gaya
gerak magnit (g.g.m.) yaitu kemampuan yang dipunyai inti trafo untuk mengalirkan
fluksi atau dapat disebut juga sebagai potensial maknetis g.g.m, F = N . I.
Kemampuan untuk mengalirkan arus maknit ( fluksi m) per satuan panjang inti
disebut kuat medan maknit H, artinya bila pada inti terdapat kuat medan maknit H,
maka akan mengalir fluksi m dengan kerapatan B. Gambar berikut memperlihatkan
perubahan kuat medan H terhadap rapat fluksi B.

2


E

(
V
o
l
t
)
I (Ampere)

Kurva Hysteresis

Pada praktek, diamati perubahan harga g.g.l. E terhadap arus eksitasi (arus
bebab nol) yang dikenal sebagai lengkung maknetisasi E I.
Terlihat bahwa lengkung maknetisasi tersebut mula mula linier kemudian
melengkung atau biasa disebut inti transformator mulai jenuh.



3. ALAT DAN BAHAN YANG DIBUTUHKAN

3.1 Sumber Tegangan Bolak Balik / Auto Transformator (1 buah)
3.2 Transformator 220/48V (1 buah)
3.3 Voltmeter (1 buah)
3.4 Amperemeter AC (1 buah)
3.5 Kabel penghubung (15 buah)





3

4. RANGKAIAN PERCOBAAN

220 VOLT
TRANSFORMATOR
V
220 V / 48 V
0
220
A


5. TUGAS DAN PERTANYAAN

A. Buat rangkaian percobaan seperti gambar.
B. Amati hasil pengukuran V & I, kemudian isikan pada tabel & buat grafik V = f (I)
C. Jelaskan mengapa grafik V = f (I) pada saat tegangan naik tidak sama dengan
pada saat tegangan turun.
D. Berikan koreksi Saudara terhadap kurva maknetisasi hasil pengamatan
dibandingkan kurva maknetisasi sebenarnya (V terhadap I dibandingkan B
terhadap H).

Catatan : Pengukuran V dan I dilakukan pada saat tegangan dinaikkan sampai
120% nominal dan tegangan diturunkan sampai I sama dengan nol.

4

6. TABEL EVALUASI

Tabel 1
Vmax = 120% *t = 30 menit
No.
Tegangan Naik Tegangan Turun
V (Volt) I (mA) V (Volt) I (mA)
1
20 16,2 240 172,0
2
40 20,0 220 128,1
3
60 23,3 200 94,7
4
80 26,6 180 68,7
5
100 30,3 160 50,4
6
120 35,0 140 39,8
7
140 41,0 120 33,7
8
160 52,1 100 29,1
9
180 71,2 80 25,1
10
200 97,8 60 21,3
11
220 131,8 40 17,4
12
240 179,4 20 12,9


5















16.2
20
23.3
26.6
30.3
35
41
52.1
71.2
97.8
131.8
179.4
0
40
80
120
160
200
240
0 20 40 60 80 100 120 140 160 180 200
T
e
g
a
n
g
a
n

(
V
)

Arus (I)
TEGANGAN NAIK
172
128.1
94.7
68.7
50.4
39.8
33.7
29.1
25.1
21.3
17.4
0
40
80
120
160
200
240
0 20 40 60 80 100 120 140 160 180 200
T
e
g
a
n
g
a
n

(
V
)

Arus (I)
TEGANGAN TURUN
6



16.2
20
23.3
26.6
30.3
35
41
52.1
71.2
97.8
131.8
179.4
172
128.1
94.7
68.7
50.4
39.8
33.7
29.1
25.1
21.3
17.4
0
40
80
120
160
200
240
0 20 40 60 80 100 120 140 160 180 200
T
e
g
a
n
g
a
n

(
V
)

Arus (I)
KURVA KARAKTERISTIK
MAKNETISASI TRAFO SATU FASA
Tegangan Naik Tegangan Turun
7

7. JAWABAN PERTANYAAN

C. Jelaskan mengapa grafik V=f (I) pada saat tegangan naik tidak sama dengan
pada saat tegangan turun.

Jawab : Grafik V=f(I) pada saat tegangan naik tidak sama dengan grafik V=f(I)
pada saat tegangan turun, karena pada saat tegangan dinaikkan dari
20V hingga mencapai 240V kemudian diturunkan kembali ke 20V, maka
inti transformator akan mengalami kejenuhan pada saat F=N.I
membesar yaitu setelah waktu (t) ditunggu selama 30 menit dan
menyebabkan kemiringan kurva mulai menurun atau kurva yang tadinya
berbentuk linier menjadi lebih melengkung.


D. Berikan koreksi saudara terhadap kurva magnetisasi hasil pengamatan
dibandingkan dengan kurva magnetisasi sebenarnya ( V terhadap I dibandingkan
B terhadap H ).

Jawab : Dari hasil pengamatan perbandingan kurva magnetisasi dengan kurva
magnetisasi yang sebenarnya adalah di mana kurva hysteresis atau
lengkung B-H dengan kurva E-I tidak sesuai karena pada lengkung B-H
terjadi saturasi sedangkan pada kurva E-I tidak terjadi saturasi.
Pada teori, kurva tegangan naik berada di bawah kurva tegangan turun,
tetapi pada praktiknya kurva teganngan naik hampir sama atau sedikit
berimpit dengan kurva tegangan turunnya.


8

8. ANALISIS

9. KESIMPULAN

Dari data hasil pengujian/pengukuran yang telah dilakukan, dapat disimpulkan
bahwa:
Transformator merupakan sebuah mesin listrik yang dapat merubah dan
mengirim tenaga listrik dari suatu rangkaian kerangkaian yang lainnya dengan
cara induksi melalui gabungan electromagnet pada frekuensi konstan.
Besar angka nominal arus pada tegangan naik dan tegangan turun berbeda
dikarenakan besarnya angka nominal pada tegangan turun diperoleh setelah
tegangan maksimum dalam t (waktu ) tertentu, dalam percobaan ini t=30 menit.
Apabila kumparan transformator dialiri arus listrik maka akan menimbulkan gaya
gerak magnet (kemampuan inti trafo untuk mengalirkan fluksi m)




Medan, 4 Mei 2013


NOVRIZA HANUM SURYA