Anda di halaman 1dari 5

AMANAH (JANGAN BERKHIANAT)

Materi Kuliah Agama Islam D3 KOMSI


1.PENDAHULUAN:
Amanat adalah suatu kewajiban yang harus ditunaikan. Orang yang tidak menunaikan
amanat berarti ia khianat.
Manusia tidak boleh melepaskan dirinya dari menunaikan amanah yang telah dibebankan
kepadanya.
Apabila amanah diabaikan maka Rusaklah rumahtangga, masyarakat, organisasi, negara dll.
Kita semua orang yang beriman telah membaca dua kalimat syahadat, yaitu :


Aku bersaksi bahwasanya tidak ada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwasanya Nabi
Muhammad adalah utusan Allah.
Dengan mengucapkan syahadat tersebut berarti kita telah berjanji bahwa kita bersedia
thaat kepada Allah dan Rasul-Nya, maka kita wajib melaksanakan apa yang diperintahkan
oleh Allah dan Rasul-Nya, dan kita wajib menjauhi apa yang dilarang oleh Allah dan Rasul-
Nya.
Allah SWT memerintahkan kepada kita agar memenuhi janji atau menunaikan amanat dan
melarang khianat. Firman Allah SWT :
: .

1
Hai orang-orang yang beriman, penuhilah aqad-aqad itu. [QS. Al-Maidah : 1]

: .

04
Dan Penuhilah janjimu kepada-Ku, niscaya Aku penuhi janji-Ku kepadamu; dan hanya kepada-Ku-
lah kamu harus takut (tunduk). [QS. Al-Baqarah : 40]
2. DEFINASI
Dari sudut bahasa berarti kepercayaan, tenteram, aman, terselamat.
Nilai/akhlak.
Dari sudut istilahnya ialah tanggungjawab yang diterima seseorang yang diberikan
kepercayaan bahawa ia dapat melaksanakannya sebagaimana yang dituntut tanpa
mengabaikannya.
Kalimah amanah diulang sebanyak 64 kali dalam al-Quran dalam pelbagai dimensi ke arah
kedudukan umat kelas pertama (khaira ummah) sebagaimana firman Allah surah Ali Imran
110:
........
Kamu adalah sebaik-baik ummah dilahirkan di kalangan manusia, menyeru kepada kebaikan dan
melarang kepada kejahatan serta beriman kepada Allah.
: .

11
Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu melanggar
sumpah(mu) sesudah meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu
(terhadap sumpah-sumpah itu). Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat. [QS. An-
Nahl : 91]
Di dalam ayat yang lain Allah SWT berfirman :


:
Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka
semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan
dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat lalim dan amat bodoh, [QS. Al-
Ahzaab : 72]
Pada ayat di atas disebutkan bahwa langit, bumi dan gunung-gunung tidak berani memikul
amanat, dan manusialah yang sanggup memikul amanat, maka pada akhir ayat dijelaskan
bahwa manusia itu amat dhalim dan amat bodoh. Maksudnya manusia yang tidak
menunaikan amanat atau berbuat khianat adalah sangat dhalim dan sangat bodoh.
Begitu pula apabila kita telah membuat perjanjian dengan sesama manusia, maka kita pun
wajib melaksanakannya. Firman Allah SWT :
.

: 40
Dan penuhilah janji; sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggungan jawabnya. [QS. Al-Israa' :
34]
.

: 72
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan janganlah
kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui. [QS.
Al-Anfaal : 27]
3. ARTI PENTING AMANAH:
Prasyarat keimanan seseorang.
Tidak sempurna iman orang yang tidak amanah.
Pengukur kepada sifat munafik.
Tiga perkara yang jika terdapat salah satu pun daripadanya bererti terdapat tanda munafik
sekalipun ia sembahyang dan berpuasa. Apabila bercakap ia bohong, berjanji mungkir,
DIAMANAHKAN IA KHIANAT.
Menjaga amanat adalah sifat yang harus dimiliki oleh setiap orang yang beriman,
sebagaimana yang dijelaskan oleh Allah SWT :
(

) (

1 (

) 14

)
(

11 : ) 8 - 11
Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya, (8)
dan orang-orang yang memelihara shalatnya. (9)
Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, (10)
(yani) yang akan mewarisi surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya. (11) [QS. Al-Mukminuun : 8-
11]
Pada ayat di atas dijelaskan bahwa orang-orang yang menjaga amanat akan dimasukkan ke
dalam surga. Dan Allah tidak suka kepada orang-orang yang khianat, Firman Allah SWT :
. : .

48
... Sesungguhnya Allah tidak menyukai tiap-tiap orang yang berkhianat lagi mengingkari nikmat.
[QS. Al-Hajj : 38]
. : .

142
... Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang selalu berkhianat lagi bergelimang
dosa, [QS. An-Nisaa : 107]
Rasulullah SAW juga menjelaskan tentang pentingnya menjaga amanat dan menjauhkan diri
dari sifat khianat, sebagaimana riwayat berikut ini :

1 : 10
Dari Abu Hurairah dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Tanda orang munafiq ada tiga perkara, yaitu :
1. Apabila berbicara ia berdusta, 2. Apabila berjanji menyelisihi dan 3. Apabila diberi amanat ia
khianat. [HR. Bukhari juz 1, hal. 14]

1 : 10
Dari Abdullah bin 'Amr, bahwasanya Nabi SAW bersabda, "Ada empat perkara barangsiapa yang
empat perkara itu ada padanya maka ia adalah orang munafiq yang sebenarnya. Dan barangsiapa
ada padanya satu bagian dari yang empat perkara itu berarti ada padanya satu bagian dari
kemunafiqan sehingga ia meninggalkannya, yaitu : 1. Apabila diberi amanat ia khianat, 2. Apabila
berbicara ia berdusta, 3. Apabila berjanji menyelisihi dan 4. Apabila bertengkar ia curang. [HR.
Bukhari juz 1, hal. 14]

1 : 741
Dari Anas bin Malik RA, ia berkata : Rasulullah SAW pernah berkhutbah kepada kami dan beliau
bersabda, "Tidak (sempurna) iman bagi orang yang tidak ada amanat baginya, dan tidak ada agama
bagi orang yang janjinya tidak bisa dipercaya". [HR. Baihaqi jua 9, hal. 231]

:
.

14 : 474 : 2187
Dari 'Amr bin Hamiq, ia berkata : Saya pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Siapasaja
(yang berjanji) memberi keamanan kepada seseorang atas darahnya, kemudian ia membunuhnya,
maka aku berlepas diri dari orang yang membunuh tersebut, meskipun yang dibunuh itu orang kafir".
[HR. Ibnu Hibban di dalam shahihnya, juz 13, hal. 320, no. 5982]
4. CIRI-CIRI AMANAH:
Sentiasa bersedia menerima tanggungjawab dan
tugas.
Bekerja dengan tekun dan penuh tanggung jawab.
Berusaha meningkatkan kualitas. Berusaha
menambah ilmu dan ketrampilan.
Bertanggungjawab atas keputusan dan tindakan.
5. CONTOH AMANAH:
Nabi Muhammad saw. digelar al-Amin kerana berjaya menyelesaikan perselisihan Antara
puak Aus, Khazraj, Qainuqa dan Quraisy.
Khalifah Umar al-Khattab: Penjual susu, hamba pengembala kambing, rondaan di waktu
malam, anak unta baitul Maal yg lepas dan pikul gandum sendiri.
Khalifah Umar Abd. Aziz : padam lilin kerajaan ganti dengan lilin peribadi kerana urusan
peribadi.
6. PEMBAHAGIAN AMANAH:
Amanah kepada Allah tunaikan ibadah wajib.
Amanah sebagai pejabat publik laksanakan tugas dengan jujur.
Amanah sebagai pemimpin laksanakan tugas dengan adil.
Amanah sebagai rakyat taat kepada pemerintah.
Amanah kepada keluarga menjadi payung keluarga.
Amanah sesama saudara jaga rahasia.
7. AKIBAT TIDAK AMANAH.
Terjadi penyelewengan/khianat:
Menyalahgunakan kekuasaan, pangkat, kedudukan, peralatan (untuk kepentingan peribadi,
keluarga atau kelompoknya)
8. KESAN POSITIF DAN NEGATIF SIFAT AMANAH.






9. KESAN IMAN:
A: Senantiasa merasa diawasi Allah.
B: Senantiasa merasa diawasi malaikat Raqib dan Atid, Kesannya:
Malu kepada Allah dan takut buat salah.
Rasa rendah diri dan lemah di sisi Allah.
Rasa takut kepada Allah.
Sentiasa berhati-hati.
Sentiasa rasa kasih sayang dan redha kepada
Allah walaupun dalam sihat, sakit, senang atau pun susah.
10. PENUTUP
AMANAH ADALAH SIFAT TERPUJI YANG HARUS DIWUJUDKAN DALAM DIRI SETIAP
MANUSIA
AMANAH HARUS DIAMALKAN SETIAP SAAT DIMANA SAJA KITA BERADA
WASSALAM...


Positif:
Rezeki bertambah/berkah
Hidup Tenteram
Disenangi Orang.
Bertanggungjawab.
Allah redha.
Mudah Bersyukur
Qonaah
Tenang
Negatif:
Rezeki Berkurang/ tidak berkat.
Hidup Tidak tenteram.
Dibenci Orang.
Tidak bertanggung jawab
Allah Murka.
Kurang Bersyukur
Selalu tidak cukup
Selalu khawatir