Anda di halaman 1dari 3

4.

Berbagai Macam Tipe Wirausaha


Dari pengamatan perilaku wirausaha maka dapat dikemukakan tiga tipe wirausaha,
yaitu:
1. Wirausaha yang memiliki inisiatif
2. Wirausaha yang mengorganisir mekanis sosial dan ekonomi untuk menghasilkan sesuatu
3. Yang menerima resiko atau kegagalan
Bagi ahli ekonomi seorang entrepreneur adalah orang yang mengkombinasikan
resoures, tenaga ker!a, material dan peralatan lainnya untuk meningkatkan nilai yang lebih
tinggi dari sebelumnya, dan !uga orang yang memperkenalkan perubahan"perubahan, ino#asi,
dan perbaikan produksi lainnya. Dengan kata lain wirausaha adalah seseorang atau
sekelompok orang yang mengorganisir fator"faktor produksi, alam, tenaga, modal dan skill
untuk tu!uan berproduksi.
Bagi seorang psyhologist seorang wirausaha adalah seorang yang memiliki dorongan
kekuatan dari dalam untuk memperoleh sesuatu tu!uan, suka mengadakan eksperimen atau
untuk menampilkan kebebasan dirinya di luar kekuasaan orang lain.
Bagi seorang businessman atau wirausaha adalah merupakan semaam, pesaing baru
atau !uga bias seorang partner, pemasok, konsumen atau seorang yang bias dia!ak ker!asama.
Bagi seorang pemodal melihat wirausaha adalah seorang yang meniptakan
kese!ahteraan buat orang lain, yang menemukan ara"ara baru untuk menggunakan
resoures, mengurangi pemborosan, dan membuka lapangan ker!a yang disenangi oleh
masyarakat.
$edangkan kewirausahaan adalah proses dinamika untuk meniptakan tambahan
kemakmuran. %ambahan kemakmuran ini diiptakan oleh indi#idu wirausaha yang
menanggung resiko, menghabiskan waktu, dan menyediakan berbagai produk barang dan
!asa. Barang dan !asa yang dihasilkannya boleh sa!a bukan merupakan barang baru tetapi
mesti mempunyai nilai yang baru dan berguna dengan memanfaatkan skills resoures yang
ada. Dalam pengertian wirausaha di atas tersimpul konsep"konsep seperti situasi baru,
mengorganisir, meniptakan, kemakmuran, dan menanggung resiko. Wirausaha ini di!umpai
pada semua profesi seperti pendidikan, kesehatan, penelitian, hukum, arsitektur, engineering,
peker!aan sosial dan distribusi.
&leh sebab itu definisi yang paling baik dari wirausaha ialah: '.(bahasa )nggris*
+rtinya kewirausahaan adalah proses meniptakan sesuatu yang lain dengan
menggunakan waktu dan kegiatan disertai modal dan resiko serta menerima balas !asa dan
keputusan serta kebebasan pribadi.
,aymond -ao . ,ussell -night (1/01 : 13*, memberikan definisi tentang wirausaha
dengan menekankan pada aspek kebebasan berusaha yang dinyatakannya sebagai berikut: '
(b. inggris*'
Berbagai bentuk 2kebebasan 2 banyak munul dari definisi tersebut. $alah satu bentuk
kebebasan adalah orporet entrepreneur, atau entrepreneur yang biasanya bukan merupakan
pemilik perusahaan akan tetapi mereka men!alankan perusahaan sebagaimana halnya pemilik.
&leh sebab itu, ,aymond -ao melihat adanya suatu rentang spetrum dari aspek kebebasan
ini. ,entang kebebasan itu bergerak dari pengusaha perseorangan yang bebas murni sampai
kepada seorang mana!er dalam sebuah perusahaan milik orang lain. ,entang kebebasan ini
dapat digambarkan sebagai berikut:
%ingkat -ebebasan %inggi
%ingkat -ebebasan %inggi
3artnership
4anagemen %eam
5roup of )ndependent 6irms (e.g., Buying 5roup*
Distributors
7oint 8enture 9ntrepreneur
6ranhise 9ntrepreneurs
+:uired 9ntrepreneurs
;onglomerate 9ntrepreneurs
Di#ision 4anager < =arge ;orporation
3rofit ;entre 4anager < =arge ;orporation
;ost ;entre 4anager " =arge ;orporation
=arge ;orporation < 4anager
%ingkat -ebebasan ,endah
Sumber: ,aymond -ao, ,ussel -night, 1/01: 1>*
3ada gambar tersebut dapat dilihat suatu rentangan antara pengusaha perseorangan
yang bebas murni sampai ke mana!er dalam sebuah perusaan. 5ambar ini menun!ukan bahwa
wirausaha itu tidak membentuk suatu stereotip sendiri akan tetapi ada banyak bentuk atau
tipe wirausaha. $alah satu bentuknya adalah wirausaha waralaba (franchise entrepreneur*
yang terletak pada titik tengah spetrum di atas. $eorang pewaralaba adalah seorang pemilik
usaha yang independen akan tetapi dia tergabung pada sebuah perusahaan besar dan tunduk
kepada pengusaha franhisor. +dapula indi#idu"indi#idu membentuk suatu pengkongsian dan
membuat sebuah tim mana!emen.
$elan!utnya adapula kelompok"kelompok orang yang mendirikan perusahaan dalam
bentuk buying group mereka mempunyai kebebasan berusaha akan tetapi indi#idunya terikan
dalam suatu kelompok. Demikian pula seorang distributor, dia adalah seorang wirausaha
bebas akan tetapi tidak sepenuhnya memiliki kebebasan. Distributor ini tunduk kepada
peraturan"peraturan yang ditetapkan oleh produsen yang membuat produk tertentu. 7uga
beberapa pengusaha yang melakukan pengkongsian bagi hasil mereka !uga sedikit
mengorbankan indepedensi. $ebuah perusahaan yang dibeli oleh perusahaan yang lain akan
tetapi pemiliknya tetap tinggal dalam perusahaan tersebut sebagai general manager dia tidak
terlalu bebas. Demikian pula wirausaha konglomerat, dia menghimpun beberapa peruhaan
dibawahnya men!adi sebuah konglomerat yang bergerak di dalam berbagai !enis bisnis.
%anggung !awab operasional dari konglomerat ini dibagi"bagi diantara beberapa wirausaha
yang men!alankan berbagai usaha tadi.
4ana!er sebuah de#isi pada suatu perusahaan bebas melakukan kegiatan dalam
lingkup de#isinya akan tetapi dia harus tunduk kepada aturan"aturan umum perusahaan.