Anda di halaman 1dari 2

35

DAFTAR PUSTAKA

Agoes, G., 2006, Pengembangan Sediaan Farmasi, Institut Teknologi Bandung
Press, Bandung.
Anief, Moh., 2005, Ilmu Meracik Obat, Gajah Mada Press, Yogyakarta.
Anonim, 1979, Farmakope Indonesia, Edisi III, Departemen Kesehatan Indonesia,
Jakarta.
Anonim, 1995, Farmakope Indonesia. Edisi IV, Departemen Kesehatan
Indonesia, Jakarta.
Ansel, H.C., 2005, Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi, diterjemahkan oleh
Farida Ibrahim, Edisi Keempat, UI Press, Jakarta.
Day, R. A. dan A. L., Underwood. 2002. Analisa Kimia Kuantitatif. Erlangga :
Jakarta.
Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan, Departemen Kesehatan
Republik Indonesia, (1979). Farmakope Indonesia III. Jakarta.
Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan, Departemen Kesehatan
Republik Indonesia, (1995). Farmakope Indonesia IV. Jakarta.
Ernest, Mutschler. (1999). Dinamika Obat. Penerjemah: Mathilda B, Widianto
dan Anna Setiadi Ranti. Edisi V. Cetakan Ketiga. Bandung. Penerbit ITB.
Hal. 416.
Fessenden dan Fessenden, 1986, Kimia Organik,Erlangga, Jakarta.
Katzung, B.G. (2004). Farmakologi Dasar dan Klinik Buku 3 Edisi 8. Penerjemah
dan editor: Bagian Farmakologi FK UNAIR. Penerbit Salemba Medika,
Surabaya. Hlm 37-41.
Khopkar, S. M. 1990. Konsep Dasar Kimia Analitik. Universitas Indonesia Press.
Jakarta.
Lachman, Leon., 1994, Teori Praktik Farmasi Industri.Universitas Indonesia
Press, Jakarta.
Saputra, Y. E. 2009. Spektrofotometri. http://www.chem-
isry.org/artikel_kimia/kimia_analisis/spektrofotometri. Diakses tanggal 24
Maret 2011.
36

Voigt, R., 1995, Pelajaran Teknologi Farmasi, Diterjemahkan oleh Soendani
Noerono Soewdanhi, Edisi Ke-5, Cetakan Kedua, Universitas Gadjah Mada
Press, Yogyakarta.