Anda di halaman 1dari 15

HERBERTB. PETERSON, M.D., ZHISENXIA, PH.D., JOYCEM.

HUGHES,
LYNNES. WILCOX, M.D., LISARATLIFFTYLOR, .S.,ANDJAMESTRUSSELL,
PH.D.,FORTHEU.S.
COLLABORATIVEREVIEWOFSTERILIZATIONWORKINGGROUP*

N ENGL J MED 336;11. www.nejm.org. 13 Maret 1997
Faktor Resiko Kehamilan Ektopik
setelah Sterilisasi Tuba
LATAR BELAKANG
Sterilisasi tuba sebagai metode kontrasepsi
semakin meningkat di Amerika Serikat,
Meskipun kehamilan pasca sterilisasi masih
mungkin
Bahkan kehamilan ektopik
Dilaporkan (dalam studi kohort) kejadian
kehamilan pasca sterilisasi18.5 per 1000
prosedur.
TUJUAN PENELITIAN
Mengetahui resiko terjadinya kehamilan ektopik pasca
sterilisasi tuba
METODE PENELITIAN
Sample di ambil dari multicenter
Metodenya dengan prospective cohort
Di follow up selama 5 tahun melalui wawancara
lewat telepon.
Waktu :
Pengumpulan subjek 1978 1986,
selesai follow up pada 1994.
Setiap peserta dimintai inform consent tertulis



METODE PENELITIAN
Kriteria Inklusi :
Usia 18 44 tahun
Mengikuti sterilisasi tuba
Kriteria Eksklusi :
Setelah prosedur:
Meniggal
Positif hamil
Menjalani operasi :
Anastomosis tuba
Sterilisasi tuba kedua
Histerektomi
Menghilang dari follow up
Menolak untuk
wawancara.
METODE PENELITIAN
Setiap wanita dinyatakan hamil hingga akhir
penelitian terbukti.
Pembatasan analisis terhadap wanita dengan
oklusi tuba pada kedua tuba fallopi dengan
metode yang sama.
Evaluasi metode oklusi tuba dengan
laparatomi :
Bipolar koagulasi & unipolar koagulasi
Silikon ruber-band & spring clip
METODE PENELITIAN
Klasifikasi partial salpingectomy :
Postpartum partial salpingectomy
Interval partial salpingectomy

HASIL PENELITIAN
Kemungkinan hamil ektopik lebih besar pada
wanita yang disterilisasi sebelum usia 30
tahun.
Wanita yang melakukan koagulasi bipolar
sebelum usia 30 tahun memiliki kemungkinan
hamil ektopik dalam 10 tahun sebesar 31.9
per 1000 prosedur.
Baik kagulasi bipolar dan interval partial
salpingectomy lebih banyak menyebabkan
kehamilan ektopik dari pada postpartum
partial salpingectomy


DISKUSI
Kemungkinan kehamilan ektopik per 10 tahun
setelah sterilisasi tuba bervariasi menurut usia
dan metode sterilisasi.
Wanita yang menjalani partial salpingectomy
memiliki resiko lebih besar hamil ektopik daripada
postpartum partial salpingectomy.
Usia mempengaruhi kegagalan prosedur sterilisasi,
sehingga menyebabkan kehamilan ektopik.
KESIMPULAN
Riwayat sterilisasi tuba tidak menjadikan
kemungkinan terjadi kehamilan ektopik,
bahkan setelah bertahun-tahun dilakukan
tindakan,
TERIMA
KASIH