Anda di halaman 1dari 2

Penyakit Anjing Gila (Rabies)

Dr.H.Sudradjat SB.

Penyebab dan perantara penularan.
Manifestasi penyakit.
Pengobatan.
Pencegahan.
Penyebab dan perantara penularan.
Penyakit ini disebabkan oleh suatu virus, yaitu virus rabies yang menyebabkan
gangguan pada susunan saraf pusat (SSP).
Vektor yang berperan dalam penularan penyakit ini adalah anjing dan binatang
binatang liar seperti kera, kelela!ar dsb.
Manifestasi penyakit
Sesudah masa tunas " inkubasi selama #$ hari sampai dengan % bulan, orang
yang tertular dapat mengalami " menderita penyakit ini dengan gejalagejala
sebagai berikut &
'ia!ali dengan demam ringan atau sedang, sakit kepala, tak nafsu
makan, lemah, mual, muntah dan perasaan yang abnormal pada daerah
sekitar gigitan (anjing"binatang liar tsb).
(ejala di atas kemudian dengan cepat diikuti hiperestesi dan
hipereksitasi mental serta neuromuskular, diikuti dengan kaku kuduk dan
kejangkejang otototot yang berfungsi dalam proses menelan dan
pernafasan. Sedikit rangsangan berupa cahaya, suara, bau ataupun
sedikit cairan dapat menimbulkan refle) kejangkejang tersebut.
*eadaan tersebut selanjutnya berkembang menjadi kekejangan umum
dan kematianpun umumnya terjadi pada tahap ini.
Pengobatan. Pengobatan dilakukan dengan memberikan imunisasi pasif
dengan serum anti rabies, dan pengobatan yang bersifat suportif dan
simtomatik. +uka gigitan dira!at dengan tehnik tertentu dengan tujuan
menghilangkan dan menonaktifkan virus. ,mmunisasi aktif dengan vaksin anti
rabies sebelum tandatanda dan gejala muncul sekaligus merupakan usaha
pencegahan bila ada kecurigaan binatang yang menggigit mengidap rabies.
Penega!an. Pencegahan dilakukan dengan menghindari gigitan anjing atau
binatangbinatang liar. -ila sudah terjadi maka binatang tersebut harus
diobservasi oleh dokter he!an untuk kemungkinan rabies. -ila binatang
tersebut menunjukkan tandatanda rabies atau bahkan mati dalam !aktu #$ hari
maka harus dilakukan pemeriksaan laboratorik terhadap otak binatang tersebut
untuk memastikan diagnosa.