P. 1
surat perjanjian kavling

surat perjanjian kavling

|Views: 4,346|Likes:
Dipublikasikan oleh moer76

More info:

Published by: moer76 on Nov 11, 2009
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/01/2013

pdf

text

original

PT.

HASANAH FIRDEMA SANTOSO
JL. BANJIR KANAL IX NO. 2 GROGOL, JAKARTA BARAT TELP. (021) 5631071

No. :……………………….

SURAT PERJANJIAN JUAL – BELI CASH / KREDIT KAVLING HASANAH
I. Yang bertanda tangan di bawah ini kami sebagai penanggung jawab atas tanah hak milik adat ukuran kavling yang dijual secara kredit selanjutnya disebut Pihak Pertama (1) sebagai penjual. II. Nama : …………………………………………………………………………….. Umur/No. KTP : …………………………………………………………………………….. Pekerjaan : …………………………………………………………………………….. Alamat Rumah : …………………………………………………………………………….. Alamat Kantor : …………………………………………………………………………….. Selanjutnya disebut Pihak Kedua (II) sebagai pembeli III. Pihak Pertama (I) dan Pihak Kedua (II) telah sepakat mengadakan perjanjian Jual-Beli Tanah Ukuran Kavling yang diatur sebagai berikut : 1. Pihak Pertama (I) telah menjual Tanah Kavling kepada Pihak Kedua (II) dengan ketentuan sebagai berikut : a. Lokasi :……………………………………… No. :………….. Luas :………………M2 b. Besar cicilan per bulan Rp. ……………………………………………………………… Mulai cicil pada : …………………………………………………………….. Lama cicilan : …………………………………………………………….. c. Telah membayar uang muka sebesar Rp. ……………………………………………….. 2. Bila terjadi pembatalan yang disebabkan atas keinginan Pihak Kedua (II) uang muka yang sudah masuk tidak dapat dikembalikan dan uang cicilan yang sudah masuk akan dikembalikan sebesar 70% cicilan. 3. Bila Pihak Kedua (II) menunda pembayaran cicilan satu bulan, maka di bulan berikutnya harus membayar cicilan sebesar dua bulan. 4. Bila Pihak Kedua (II) tidak membayar cicilan selama 3 bulan berturut-turut maka terjadi pembatalan Jual-Beli yang disebabkan atas keinginan Pihak Kedua (II). 5. Bila cicilan sudah mencapai 50% (Lima Puluh Persen), BLANKO AKTE JUAL-BELI ditandatangani oleh Pihak Kedua dan akan diserahkan pada waktu pembayaran cicilan terakhir. 6. Pihak Pertama (I) menjamin sepenuhnya tanah tersebut tidak dalam keadaan sengketa. 7. Pihak Pertama (I) berkewajiban mengurus Akte Jual-Beli Tanah dari Pejabat Pembuat Akte Jual-Beli Tanah (PPAT/CAMAT) setempat dengan tidak memungut biaya tambahan. Demikianlah perjajian ini dibuat dengan sesungguhnya dan disetujui oleh kedua belah pihak. PIHAK PERTAMA (I) PENGURUS KAVLING “HASANAH” Jakarta, …………………………20….. PIHAK KEDUA (II)

( FIRMAN SANTOSO S.T. )

(…………………………………)

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->