Anda di halaman 1dari 12

MATERI MALARIA

1. Pengertian malaria ?
Penyakit karena Parasit ( PLASMODIUM) yang menyerang darah akibat gigitan nyamuk ANOPHLESE
BETINA karena nyamuk betina ini butuh darah sebagai nutrisi untuk perkembangbiakan sel
telurnya.
Nyamuk anopheles jantan menghisap sari-sari makanan dari bunga.
2. Zona malaria ? daerah TROPIS & SUBTROPIS
AFRIKA, INDIA, timur tengah, amerika selatan , eropa timur, pasifik selatan.
KASUS MALARIA : Negara GUINEA, BOSTWANA, DURANDI, ZAMBIA.(kebanyakan daerah afrika)
3. Cara penularan malaria?
Nyamuk ANOPHLESE BETINA yang air ludahnya mengandung PLASMODIUM mengigit manusia
parasit menuju HATI, memperbanyak diri, sehingga lama kelamaan HATI RUSAK lalu parasit ini
berubah bentuk dan menuju SEL DARAH MERAH (ERITROSIT) dan MELISIS SEL DARAH MERAH
sehingga muncul GEJALA yang dapat diamati (panas dingin, demam, sakit kepala, anemia, nyeri
otot, mual, berkeringat, dan muntah)
4. Kenapa bisa terjadi ANEMIA?
Karena SEL DARAH MERAH dirusak oleh parasit ini sel darah merah dalam tubuh berkurang
5. Gejala akut malaria ?
Fase dingin : panas dingin dan terguncang
Fase panas : demam, sakit kepala, muntah, kejang pada anak
Fase berkeringat : lemas
Merasa baik setelah beberapa waktu , lalu siklus terulang kembali

6. Tipe malaria (berdasarkan tempat) ?
FALCIPARUM : kejadian 80%, 90% meninggal. AMERIKA SELATAN & AFRIKA
OVALE : sangat jarang. AFRIKA BARAT. Bisa kambuh setelah 4 tahun
MALARIAE : bisa menyerang mamalia. AFRIKA & ASIA TENGGARA
VIVAX : 20 % dari infeksi. DISTRIBSI GEOGRAFINYA LUAS
7. Tipe malaria (berdasarkan waktu demam) ?
MALARIA TERTIAN : falciparum, ovale, vivax demam SETIAP 3 HARI
MALARIA QUARTAN : malariae demam SETIAP 4 HARI
8. Yang termasuk malaria kronis ?
OVALE & VIVAX Parasitnya tidur di hati (DORMAN di HATI) , setelah beberapa bulan/tahun
muncul kembali.
9. Kenapa malaria falciparum sangat berbahaya ?
Karena dapat mebuat SEL DARAH MERAH menempel pada VENA terjadi PENYUMBATAN
Parasit ini RESISTEN TERHADAP OBAT MALARIA.
10. Jika terjadi di otak MALARIA CEREBRAL FATAL
11. Pencegahan malaria ?
Beda tipe malaria = beda obat
Ketahui ZONA malaria
Beda Negara, belum tentu resisten terhadap obat nya sama.
Misal : Negara A mungkin resisten dengan obat X, tapi Negara B tidak resisten dgn obat X
Gunakan obat nyamuk spray dan kelambu
Orang biasa yg pergi ke ZONA ENDEMIK MALARIA beresiko besar terinfeksi malaria!
OBAT MALARIA ketika parasitnya di HATI = PRIMAQUIN
OBAT MALARIA ketika parasitnya DI DARAH = CHLOROQUIN
Beberapa tipe malaria resisten dengan Chloroquin pake QUININ

12. Pembagian obat anti malaria ?
Schizontisid Darah (obat yang bekerja pada parasit darah)
a. Kerja Lambat :
Proguanil
Primetamin
b. Kerja Cepat :
Cholroquine
Mefloquine
Atovaquon
Quinine
Schizontisid Jaringan (mengeliminasi bentuk yang sedang berkembang dan juga dormant dalam sel
hati) =Primaquine
13. Kerja Mefloquine ? Schizontosidal
14. Kerja obat Chloroquin ? Plasmosidal (di plasma darah yg terinfeksi parasit)
15. Kerja obat Primaquin ?
16. Persamaan MEFLOQUIN & CHLOROQUIN ? waktu paruh 4 hari
17. Malaria parasit Plasmodium karena perantara nyamuk anopheles betina (benar)
Sebab
Namuk betina membantu proses pematangan sel telur (benar)
Jawaban : A
18. Malaria menyebabkan anemia (benar)
Sebab
P.malariae merusak sel darah merah (benar)
Jawaban : A
19. Gejala malaria : panas dan menggigil (benar)
Sebab
Saat menggigil suhu dalam tubuh meningkat dibandingkan suhu lingkugan (benar)
Jawaban : B (tidak berhubungan)
20. P.ovale dan P/vovax penyebab malaria kronik (benar)
Sebab
Dapat muncul setelah beberapa bulan & tahun & hidup dorman pada hati manusia (benar)
Jawaban : A
21. Wilayah infeksi malaria : afrika, india (benar)
Sebab
Nyamuk menyerang daerah tropis & sub tropis (benar)
Jawaban : A
22. Mefloquin & kloroquin schizotisid kerja cepat (benar)
Sebab
Waktu paruh = 4 hari (benar)
Jawaban : A
OBAT TUBERCULOSIS
1. TB disebabkan oleh ? Mycobacterium tuberculosis
2. Ciri/ SIFAT Mycobacterium tuberculosis ?
Merupakan basil gram positif, berbentuk batang, dinding selnya mengandung komplek lipida-
glikolipida serta lilin (wax) yang sulit ditembus zat kimia. Umumnya M. tuberculosis menyerang paru
(80%) dan sebagian kecil organ tubuh lain.
3. Gejala TB ?
Batuk Kronis , Demam , Berkeringat di Malam Hari , Keluhan pada Pernapasan , Anoreksia (Kurang
Nafsu Makan), Berat Badan Turun , Nyeri di Bagian Dada, Dahaknya Mengandung Darah .
4. Beda batuk akut dan kronis ?
Batuk akut = berlangsung < 14 hari dalam 1 episode.
Batu kronis = berlangsung > 14 hari, terjadi dalam 3 episode selama 3 bulan berturut-turut.
5. Obat TB yang TIDAK TOKSIK ? ETHAMBUTOL
6. Fungsi VIT.B6 pada obat TB ?
Karena ISONIAZID dapat menginduksi efek samping neuritis yg dapat menyebabkan defisiensi
vitamin, sehinggu perlu konsumsi vit.B6 (PIRIDOKSIN)
7. Cara penyimpanan obat TB ?
a. Jauh dari jangkauan anak anak.
b. Dihindari dari panas dan cahaya langsung.
c. Simpan di tempat kering dan tidak lembab.
d. Untuk sediaan cairan seperti sirup agar tidak disimpan di dalam kulkas.
e. Jangan disimpan obat yang berlebih, obat yang sudah dilarutkan dalam air untuk injeksi atau
obat yang dibatalkan penggunaannya.

8. Diagnosis TB paru pada anak ? Pemeriksaan dahak mikroskopik sewaktu pagi, sewaktu
9. Komplikasi TB ? TB meningitis, TB paru, TB tulang, TB otak
10. Obat-obat TB ? isoniazid, Rifampisin, pirazinamid, ethambutol, dan streptomisin.

11. Interkasi obat STREPTOMISIN ?
dengan kolistin, siklosporin, Sisplatin menaikkan risiko nefrotoksisitas, kapreomisin, dan vankomisin
menaikkan ototoksisitas dan nefrotoksisitas, bifosfonat meningkatkan risiko hipokalsemia, toksin
botulinum meningkatkan hambatan neuromuskuler, diuretika kuat meningkatkan risiko
ototoksisitas, meningkatkan efek relaksan otot yang non depolarising, melawan efek
parasimpatomimetik dari neostigmen dan piridostigmin.
12. Interaksi obat ISONIAZID ?
Isoniazid adalah inhibitor kuat untuk cytochrome P-450 isoenzymes, tetapi mempunyai efek minimal
pada CYP3A. Pemakaian Isoniazide bersamaan dengan obat-obat tertentu, mengakibatkan
meningkatnya konsentrasi obat tersebut dan dapat menimbulkan risiko toksis. Antikonvulsan
seperti fenitoin dan karbamazepin adalah yang sangat terpengaruh oleh isoniazid. Isofluran,
parasetamol dan Karbamazepin, menyebabkan hepatotoksisitas, antasida dan adsorben
menurunkan absopsi, sikloserin meningkatkan toksisitas pada SSP, menghambat metabolisme
karbamazepin, etosuksimid, diazepam, menaikkan kadar plasma teofilin. Efek Rifampisin lebih
besar dibanding efek isoniazid, sehingga efek keseluruhan dari kombinasi isoniazid dan rifampisin
adalah berkurangnya konsentrasi dari obat-obatan tersebut seperti fenitoin dan karbamazepin.
13. PERNYATAAN TENTANG PIRAZINAMID !
Dosis : dewasa dan anak sebanyak 15 30 mg per kg berat badan, satu kali sehari.
Atau 50 70 mg per kg berat badan 2 3 kali seminggu. Obat ini dipakai
bersamaan dengan obat anti tuberkulosis lainnya.
Indikasi : untuk terapi tuberkulosis dalam kombinasi dengan anti tuberkulosis lain.
Kontraindikasi : gangguan fungsi hati parah, porfiria, hipersensitivitas.
Mekanisme kerja : bersifat bakterisid, dapat membunuh kuman yang berada dalam sel dengan
suasana asam. Berdasarkan pengubahannya menjadi asam pyrazinamidase
yang berasal dari basil tuberkulosa.
Kinetika Obat :Pirazinamid cepat terserap dari saluran cerna. Kadar plasma puncak dalam
darah lebih kurang 2 jam, kemudian menurun. Waktu paro kira-kira 9 jam.
Dimetabolisme di hati. Diekskresikan lambat dalam kemih, 30% dikeluarkan
sebagai metabolit dan 4% tak berubah dalam 24 jam.
Interaksi : bereaksi dengan reagen Acetes dan Ketostix yang akan memberikan warna
ungu muda sampai coklat.
Efek Samping :hepatotoksisitas, termasuk demam anoreksia, hepatomegali, ikterus; gagal
hati; mual, muntah, artralgia, anemia sideroblastik, urtikaria. Keamanan
penggunaan pada anak-anak belum ditetapkan. Hati-hati penggunaan pada:
penderita dengan encok atau riwayat encok keluarga atau diabetes melitus;
dan penderita dengan fungsi ginjal tak sempurna; penderita dengan riwayat
tukak peptik.
Pyrazinamid 1 x
250
mg
15-30
mg/kg/d
max 2g/d
150-300 mg. Pyrazinamide is a
synthetic analogue of
niacinamide that is only
active against mycobacteria.
The mode of action is unknown
Absorb: GIT
Protein binding: 50%
Metabolism: hepar
Excretion: urine
T :9-10 h

14. Efek samping RIFAMPISIN ?
pada Saluran cerna ; rasa panas pada perut, sakit epigastrik, mual, muntah, anoreksia, kembung,
kejang perut, diare, SSP: letih rasa kantuk, sakit kepala, ataksia, bingung, pening, tak mampu berfikir,
baal umum, nyeri pada anggota, otot kendor, gangguan penglihatan, ketulian frekuensi rendah
sementara ( jarang). Hipersensitifitas: demam, pruritis, urtikaria, erupsi kulit, sariawan mulut dan
lidah, eosinofilia, hemolisis, hemoglobinuria, hematuria, insufiensi ginjal, gagal ginjal akut(
reversibel). Hematologi: trombositopenia, leukopenia transien, anemia, termasuk anemia
hemolisis.Intoksikasi lain: Hemoptisis, proteinurea rantai rendah, gangguan menstruasi, sindrom
hematoreal.
15. Kinetika Obat ETHAMBUTOL ?
Obat ini diserap dari saluran cerna. Kadar plasma puncak 2-4 jam; ketersediaan hayati 77+ 8%. Lebih
kurang 40% terikat protein plasma. Diekskresikan terutama dalam kemih. Hanya 10% berubah
menjadi metabolit tak aktif. Klearaesi 8,6% + 0,8 % ml/menit/kg BB dan waktu paro eliminasi 3.1 +
0,4 jam. Tidak penetrasi meninge secara utuh, tetapi dapat dideteksi dalam cairan serebrospina pada
penderita dengan meningetis tuberkulosa




ANTISEPTIKA DAN DESINFEKTAN
1. Pengertian antiseptic dan desinfektan ?
Antiseptik dan desinfektan = untuk mengatasi adanya Infeksi Nosokomial (infeksi yang didapat pada
pasien saat dirawat di rumah sakit)
ANTISEPTIK : Agen anti mikrobial yang digunakan pada kulit atau jaringan hidup untuk membunuh
mikroorganisme.
DESINFEKTAN : Agen anti mikrobial yang digunakan pada objek (bukan benda hidup) untuk
membunuh mikro organisme
2. PERNYATAAN TENTANG ANTISPETIK DAN DESINFEKTAN! PELAJARI DARI SLIDE IBU!
3. Contoh sediaan antispetik ? CHLORHEXIDIN, POVIDONE-IODINE, ALKOHOL-GLISEIN
4. Contoh sediaan desinfektan ? GOL. FENOL, GOL. KLORIN, GOL.ALDEHID
5. Gliserin disimpan pada ? suhu dingin 20-26
o
C
6. Antispetik untuk cuci tangan ? CHLORHEXIDIN 2%

KISI-KISI DARI IBU CUMA INI.
*PELAJARI LAGI SLIDE-SLIDE DARI BU RENNIE*


SITOTASTIKA
1. ES METOTREXID (MTX) ? ?
2. SIKLOFOSFAMID kerja di ? fase G2


Untuk SLIDE-SLIDE IBU YANG DIKASIH CONTRENGAN , ARTINYA ITU DIPELAJARI. KEMUNGKINAN
KELUAR DI UJIAN!

LEPRA (KUSTA)
1. Infeksi dari bakteri ? bacterium Mycobacterium Lepra
2. Diagnosis klinis lepra ?
Tuberculoid leprosy (TT)
Borderline leprosy: borderline tuberculoid (BT), midborderline (BB), borderline lepromatous
(BL).
Lepromatous leprosy (LL).
3. Klasifikasi lepra BERDASARKANJUMLAH BERCAK?
Single skin lesion (one patch).
Paucibacillary ( 2-5 patchs).
Multibacillary more than 5 patchs)
4. 3% kasus pada Negara ? India, Brazil, Burma, Indonesia, Madagascar & Nepal.
5. Paling banyak menyerang Negara ? INDIA (64%)
6. Gejala klinis (PADA MATA) ? kebutaan, lagophtalamus, koreng pada kornea
7. Diagnosis lepra pada tes serologinya ? pake TES ELISA
8. Perawatan lepra ? pake multi-dtug therapy (MDT)
9. Obat lini pertama ? Rifampicin, Clofazimine, and Dapsone
10. Obat lini kedua ? Minocycline, clarithromycin, and ofloxacin efeknya lebih kuat untuk
melawan M.leprae
11. Lepra menyerang saraf tepi (benar)
Sebab
Pada lepra terjadi kelemahan otot, mati rasa dan kulit kering (benar)
Jawaban : B
12. Malaria dan lepra disebabkan oleh bakteri tahan asam (BTA) (salah)
Sebab
BTA dapat dicek dengan pewarnaan (benar)
Jawaban : D
13. One-patch, multipatch , Multibacillary more than 5 patchs adalah Klasifikasi lepra (benar)
Sebab
Klasifikasi BERDASARKAN jumlah bercak (benar)
Jawaban : A
14. Laptotalamus menyerang mata (benar)
Sebab
Fungsi motorik saraf fasialis terganggu
Jawaban : A
15. Tes lepra dengan uji serologi (benar)
Sebab
Uji serologi yang digunakan adalah Immunoassay (salah)
Jawaban : C
16. Terapi lepra menggunakan multi drug terapi (MDT) (benar)
sebab
Dibutuhkan kombinasi secara bakterisid dan bakteriostatik (benar)
Jawaban : A

















DASAR SEROLOGI KLINIK
1. AKIBAT DISFUNGSI (GANGGUAN SISTEM IMUN) ?
Berbagai penyakit klinik timbul,
Berbagai penyakit atopik,
gambaran parah penyakit,
Imunodefisiensi berat, atau
Kanker
2. Sistem imun =/ infeksi mo (bakteri, virus, parasit dan jamur)
3. SISTEM IMUN DIBAGI 2 ? bawaan (innate) dan acquired (dapatan)
4. Bawaan (innate) : aktif mo
5. Acquired: didapat lama, spesifik dibagi atas:
Cell mediated immunity, dan Humoral immunity
6. Limposit B antibodi
Thymus limposit T
7. Sifat system imun yang didapat ?
Mengubah (tanggapan thd jutaan antigen)
Memori yg lama ( sel T sel B)
Pilihan spesifik (langsung tanggapan spesifik terhadap ag )
Kombinasi pengaruh sel tertentu (sel T, B, Ab & komplemen) tanggapan peradangan
8. contoh komponen kekebalan bawaan ?
Keratin
Lysozyme (saliva,air mata)
Silia saluran napas
pH <: lambung, vagina
Fagosit
Defensin (kation peptid)
Flora normal (usus, vagina, mulut, kulit, lambung)
9. Immunoglobulin dengan BM paling besar ? igM
10. Immunoglobulin dengan BM paling kecil ? igA
11. Beda antigen, antibody, hapten ?
Antigen= molekul yg bereaksi dng antibodi
Imunogen= molekul= bertanggapan imun
Antibodi = globulin protein (imunoglobulin)= bereaksi spesifik dng Ag 20% plasma: globulin alpha,
,beta, gamma
Klasifikasi:IgG,IgM,IgA,IgD & IgE
Hapten:molekul non-immunogenik =>dpt bereaksi Ab
12. Beda alotip, isotip, idiotip ?
Isotip: antigenik, normal pd man. regio H tetap beda sifat antigenik
Allotip kode gen membedakan sifat antigenic
Idiotip; antigenik determinan dibtk as.amino
13. Pemeriksaan immunologi yang paling peka ? Immunofluorescene dan Radioimmunoassay
14. Sifat immunogenic ?
Sifat asing (foreignness)
Ukuran molekul: BM 100 000 ;100 000 imunogen lemah, hapten + protein imunogenik
Struktur kimia: homo polymer < imunog. Heteropolymer
Determinan Ag (epitop), Ag > determinan (as.amino, sugar)
Dosis, perjalanan & waktu pemberian Ag
15. Manfaat reaksi antigen antibody ?
Diagnosis penyakit infeksi
Pemantauan perjalanan penyakit
Diagnosis penyakit autoimun
Penentuan golongan darah & HLA
16. Sebutkan macam-macam uji/ tes diagnosis ?
Aglutinasi
Presipitasi
Reaksi ABO
Tes Netralisasi (penetralan)
Immunofluorescene
Fiksasi komplemen
Radioimmunoassay
ELISA
17. PELAJARI KECOCOKAN MACAM REAKSI DENGAN DIAGNOSIS (TABEL MANFAAT TES
SEROLOGI) !

18. MANFAAT pemeriksaan imunologi ?
Pembuatan vaksin
Pemberian kekebalan imunoglobulin
Memantau dosis obat (Therapeutic drug monitoring =TDM)
19. Manfaat Gamma imune -N 10 % ?
untuk imunodefisiensi: ITP (idiopathic trombocytopenic purpura), transplantasi tulang,
mencegah HIV, peny.Kawasaki
20. IMMUNOASSAY LEBIH SPESIFIK DARIPADA BIOASSAY
21. Fungsi immunoassay ? UNTUK MEMANTAU DOSIS OBAT
22. PEMBERIAN interferon alpha untuk ?
R/ defisiensi interferon
Hairy cell leukemia
Multiple myeloma
Hepatitis non-A& non-B
Hepatitis menahun
Penyakit hati terkompensasi
23. Multiple myeloma menggangu ? mengganggu kekebalan antibody interferon (innate)
24. Rabies dapat diberikan ? Rabies Imunoglobin Human (HRI)
25. TT (toksoid vaksin) untuk ? mencegah tetanus pada pranikah / ibu hamil
26. Vaksin adalah manfaat dalam bidang farmasi (benar)
Sebab
Vaksin adalah antigen yang dilemahkan (benar)
Jawaban : (A mungkin)
27. Immunoglobulin adalah globulin yang bereaksi NON SPESIFIK dengan antigen (salah)
Sebab
Antibody adalah indicator untuk kekebalan tubuh (benar)
Jawaban : D