Anda di halaman 1dari 11

Kerangka Teoritis

Pendahuluan
Adalah suatu model yang menerangkan
bagaimana hubungan suatu teori dengan
faktor-faktor penting yang telah diketahui
dalam suatu masalah tertentu
Manfaat:
Mencermati dokumentasi dari riset2 sebelumnya
pada area masalah yang sama secara umum
Mengontrol pengujian suatu hubungan
Meningkatkan pengetahuan atau pengertian
terhadap suatu fenomena pengamatan
Pembentukan hipotesis untuk melihat apakah
formula teori adalah valid atau tidak

Pendahuluan
4 faktor yang harus
diperhatikan dalam menyusun
kerangka teoritis:
Variabel yang relevan dijelaskan
Bagaimana hubungan antar
variabel tersebut (jenis/ arah
hubungan)
Apakah hubungan tersebut terus
bertahan? Jelaskan
Skema or diagram yang
mendukung penjelasan teori
Pendahuluan
Dalam riset sangat perlu diketahui mengenai
what it is?
Contoh, kita perlu memahami istilah2 yang
ada pada pertanyaan2 berikut:
Apa reaksi karyawan terhadap kenaikan upah
minimum?
Mengapa banyak bank bangkrut pada saat krisis
moneter?
Tiga hal penting dalam teori (Kerlinger, 1986):
Elemen teori: construct (konstruk), konsep, definisi,
dan proposisi
Memberikan gambaran sistematis dalam penentuan
hubungan antar variabel
Tujuan teori: menjelaskan dan memprediksi
fenomena alam
Teori
Adalah kumpulan proposisi umum yang saling
berkaitan dan digunakan untuk menjelaskan
hubungan yang timbul antara beberapa
variabel yang diobservasi
Konsep:
Suatu abstraksi yang terbentuk melalui generalisasi
dari pengamatan terhadap fenomena2 (objek,
kejadian, atribut, proses)
Sejumlah pengertian atau karakteristik yang
dikaitkan dengan peristiwa, objek, kondisi, situasi,
dan perilaku tertentu
Sukses tidaknya suatu riset dapat ditentukan
oleh:
Seberapa jelas kita dapat mengkonseptualisasikan
sesuatu
Seberapa jauh orang lain dapat memahami konsep
yang digunakan

Teori
Konstruk:
Jenis konsep yang berada dalam tingkat abstraksi
yang lebih tinggi daripada konsep dan diciptakan
untuk tujuan teoritis tertentu
Konsep atau konstruk merupakan dasar
pemikiran peneliti untuk dikomunikasikan ke
pihak lain
Contoh:
Seorang analis SDM di suatu perusahaan perangkat
lunak sedang menganalisis ciri-ciri tugas yang perlu
didesain ulang. Ia mengetahui bahwa penilaian
tugas bag ikaryawan mencakup: kualitas penyajian,
ketrampilan berbahas, dan minat terhadap tugas
pekerjaan
Teori..
Variabel:
Sesuatu yan dapat membedakan atau mengubah
nilai (nilai dapat berbeda karena waktu ataupun
objek/orang)
Proksi dari konstruk yang diukur dengan nilai
Mediator antara konstruk dengan fenomena nyata
Gambaran yang lebih nyata
Dapat berupa angka ataupun atribut
Tipe variabel penelitian:
1. berdasar fungsi
2. berdasar skala nilai
3. berdasar perlakuan terhadap variabel

Berdasar fungsi..
Variabel dependen: variabel yang menjadi
perhatian utama dalam pengamatan.
Pengamatan akan dapat memprediksikan
atau menerangkan variabel dependen
Variabel independen: variabel yang dapat
mempengaruhi perubahan variabel dependen
dan mempunyai hubungan. Variasi variabel
dependen merupakan hasil dari variabel
independen
Variabel moderating: variabel yang
mempunyai dampak kontijensi yang kuat
pada hubungan langsung variabel dependen
dan independen
Variabel intervening: variabel yang dapat
menjelaskan adanya hubungan tidak langsung
variabel dependen dan independen
Contoh:
Keragaman para karyawan memberikan
kontribusi lebih terhadap efektifitas
organisasi karena setiap kelompok membawa
keahlian dan ketrampilan masing-masing ke
tempat kerjanya.
Keahlian manajerial: var. moderating
Sinergi kreatif: var. intervening
Empat hari kerja dalam seminggu cenderung
meningkatkan produktifitas kerja kantor per
jam orang
Para pekerja usia muda: var. moderating
Suatu kampanye promosi menabung
cenderung meningkatkan kegiatan menabung
- penawaran hadiah menarik: var. moderating
- motivasi menabung: var. intervening
Berdasar skala nilai.
Variabel kontinyu:
Variabel yang memiliki kumpulan
nilai yang teratur dalam kisaran
tertentu. Contoh: tinggi-sedang-
rendah
Variabel kategoris:
variabel yang memiliki nilai
berdasarkan kategori tertentu
(skala nominal tertentu). Contoh:
gender, perilaku, sikap, agama,
pendidikan, kewarganegaraan.
Berdasar perlakuan thd
variabel.
Variabel aktif:
variabel yang dimanipulasi untuk
keperluan penelitian eksperimen
Variabel atribut
variabel yang tidak dapat
dimanipulasi. Contoh: inteligensi,
sikap, gender