Anda di halaman 1dari 18

PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA

UAP
(PLTU)
PRESENTASI TUGAS
PENGGERAK MULA
PENDAHULUAN
Di dalam kehidupan sehari-hari, kita selalu
memakai/menkonsumsi tenaga listrik untuk
mempermudah pekerjaan dll. Bisa dikatakan listrik
merupakan kebutuhan paling penting dalam
melakukan semua aktivitas.
Tenaga listik dapat dihasilkan dari berbagai macam
cara, yaitu PLTD, PLTA, PLTPB(Panas Bumi), PLTN,
dan PLTU. Kali ini kami akan mempresentasikan
tentang PLTU yang tentu saja berkaitan dengan
Turbin Uap.
SISTEMATIKA PRESENTASI
PLTU
PENGERTIAN/PENJELASAN PLTU & TURBIN
UAP
KOMPONEN-KOMPONEN UTAMA PLTU
PENJELASAN KOMPONEN-KOMPONEN
UTAMA PLTU
SKEMA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP
SIKLUS RANKINE (TENAGA UAP)
TURBIN UAP


PENGERTIAN
PLTU adalah suatu pembangkit tenaga listrik
yang menggunakan energi bahan bakar seperti
minyak residu, batubara, cangkang kelapa sawit,
gas alam atau sampah untuk memanaskan uap
secara berulang-ulang.
Turbin Uap adalah salah satu jenis mesin panas
yang mengkonversi sebagian panas yang
diterimanya menjadi kerja. Sebagian panas
lainnya dibuang ke lingkungan dengan
temperatur yang lebih rendah.
KOMPONEN-KOMPONEN UTAMA
PLTU

Boiler
Turbin Uap
Kondensor
Boiler
Boiler adalah bejana tertutup dimana panas pembakaran dialirkan ke air sampai
terbentuk air panas atau steam. Air panas atau steam pada tekanan tertentu
kemudian
digunakan untuk mengalirkan panas ke suatu proses. Air adalah media yang
berguna
dan murah untuk mengalirkan panas ke suatu proses. Jika air dididihkan
sampai
menjadi steam, volumnya akan meningkat sekitar 1.600 kali, menghasilkan
tenaga yang
menyerupai bubuk mesiu yang mudah meledak, sehingga boiler merupakan
peralatan
yang harus dikelola dan dijaga dengan sangat baik. Sistem boiler terdiri dari:
sistem air
umpan, sistem steam dan sistem bahan bakar. Sistem air umpan menyediakan
air
untuk boiler secara otomatis sesuai dengan kebutuhan steam. Berbagaikran
disediakan
untuk keperluan perawatan dan perbaikan. Sistem steam mengumpulkan dan
mengontrol produksi steam dalam boiler. Steam dialirkan melalui system
pemipaan ke
Titik pengguna. Pada keseluruhan sistem, tekanan steam diatur menggunakan
kran dan
Dipantau dengan alat pemantau tekanan. Sistem bahan bakar adalah semua
peralatan
yang digunakan untuk menyediakan bahan bakar untuk menghasilkan panas
yang
dibutuhkan. Peralatan yang diperlukan pada sistem bahan bakar tergantung
pada jenis
bahan bakar yang digunakan pada sistem. Air yang disuplai ke boiler untuk
dirubah
menjadi steam disebut air umpan.
GAMBAR BOILER
TURBIN UAP
Turbin uap pada umumnya lebih banyak
digunakan untuk memutar generator
pembangkit listrik. Cara kerjanya adalah sebagai
penggerak mula (prime mover) yang mengubah
energi panas dalam uap menjadi energi mekanis
berupa putaran poros turbin. Selanjutnya poros
turbin dikopel dengan poros generator untuk
menghasilkan energi listrik.
GAMBAR TURBIN UAP
KONDENSOR
Kondensor merupakan peralatan untuk
mengembunkan kembali uap yang telah
dimanfaatkan untuk memutar turbin uap. Hal ini
diperlukan untuk menghemat sumber air yng ada di
sekitarnya serta menkamin kemurnian air yang
digunakan dalam sistem turbin uap agar tidak
terjadi pengendapan maupun kotoran-kotoran yang
dapat merusak. Sebagai pendingin kondensor
biasanya menggunakan air dingin seperti air sungai,
laut atau air tanah yang sudah diproses melalui
water treatment terlebih dahulu.
GAMBAR KONDENSOR
PLTU DAN PENJELASANNYA
1 : Boiler
P : Pompa
2 : Drum
Q1 : Pipa-pipa Boiler
3 : Turbin Tekanan Tinggi
Q2 : Superhiter
4 : Turbin Tekanan Menengah
Q3 : Pemanas Ulang
5 : Turbin Tekanan Rendah
6 : Kondensor
7 : Pemanasan Awal
8 : Pembakaran Bahan Bakar
9 : Kipas Udara Masuk
10 : Kipas Gas Buang
11 : Generator
SKEMA PLTU
Skema dari Pusat Listrik Tenaga Uap yang terdiri atas
komponen-komponen terpenting yaitu : boiler, turbin uap,
dan kondensor. Jumlah energi masuk sebagai bahan
bakar melalui boiler adalah Em (Energi Masuk),
sedangkan energi efektif yang tersedia pada poros turbin
adalah energi kerja (Ek). Energi yang terbuang melalui
kondensor adalah sebesar Eb (Energi Buang).
SIKLUS RANKINE (TENAGA UAP)
Luas 1-2-3-4 merupakan energi keluaran Ek, sedangkan
Luas a-b-3-4 merupakan energi terbuang Eb
(entropi : besaran termodinamika yang menyertai perubahan
setiap keadaan dari keadaan awal sampai keadaan akhir sistem).
Luas wilayah a-b-2-1 mewakili jumlah energi masukan Em.
Meningkatkan daya guna siklus ini dapat dilakukan dengan
menurunkan tekanan kondensor. Secara ideal tekanan kondensor
yang terendah dapat dicapai adalah tekanan jenuh sesuai dengan
suhu terendah dari air pendingin. Hal ini berarti menurunkan garis
suhu 4-3
TURBIN UAP
KOMPONEN UTAMA TURBIN
UAP
Nosel, sebagai media ekspansi uap yang
merubah energi potensial menjadi energi kinetik.
Sudu, alat yang menerima gaya dari energi
kinetik uap melalui nosel.
Cakram, tempat sudu-sudu dipasang secara
radial pada poros.
Poros, sebagai komponen utama tempat
dipasangnya cakram-cakram sepanjang sumbu.
Bantalan, bagian yang berfungsi uuntuk
menyokong kedua ujung poros dan banyak
menerima beban.
Kopling, sebagai penghubung antara mekanisme
turbin uap dengan mekanisme yang digerakkan.

PRINSIP KERJA TURBIN UAP
Secara singkat prinsip kerja turbin uap adalah sebagai
berikut :
Uap masuk kedalam turbin melalui nosel. Didalam
nosel energi panas dari uap dirubah menjadi energi
kinetis dan uap mengalami pengembangan.
Tekanan uap pada saat keluar dari nosel lebih kecil
dari pada saat masuk ke dalam nosel, akan tetapi
sebaliknya kecepatan uap keluar nosel lebih besar
dari pada saat masuk ke dalam nosel.
Uap yang memancar keluar dari nosel diarahkan ke
sudu-sudu turbin yang berbentuk lengkungan dan
dipasang disekeliling roda turbin. Uap yang mengalir
melalui celah-celah antara sudu turbin itu dibelokkan
kearah mengikuti lengkungan dari sudu turbin.
Perubahan kecepatan uap ini menimbulkan gaya
yang mendorong dan kemudian memutar roda dan
poros turbin.

TERIMA KASIH.
SEKIAN.