Anda di halaman 1dari 21

139

BAB 8 RANCANGAN PERCOBAAN




Materi pada bab ini adalah bentuk-bentuk rancangan percobaan yang sudah
bayak dikenal. Bentuk-bentuk rancangan percobaan tersebut antara lain rancangan
acak lengkap, rancangan blok acak lengkap, serta rancangan faktorial. Dalam bab ini
juga akan dijelaskan tentang uji perbandingan ganda (Multiple Comparison), serta uji
asumsi yang harus terpenuhi pada suatu rancangan.

8.1. KOMPETENSI KHUSUS
Setelah mempelajari bab ini, mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi
sebagai berikut:
a. Dapat menyelesaikan permasalahan rancangan acak lengkap (Completely
Randomized Design)
b. Dapat menyelesaikan permasalahan rancangan blok acak lengkap (Completely
Randomized Block Design)
c. Dapat menyelesaikan permasalahan rancangan faktorial (Factorial Design).
d. Dapat menyelesaikan permasalahan uji perbandingan ganda.
e. Dapat menyelesaikan permasalahan uji asumsi.

8.2. URAIAN MATERI
Berikut akan diuraikan berbagai macam bentuk rancangan percobaan beserta
cara penyelesaiannya dengan bantuan program paket statistik.

8.2.1. Rancangan Acak Lengkap
Rancangan Acak Lengkap (Completely Randomized Design), dipakai pada
kasus satuan percobaan bersifat homogen. Struktur datanya:

140

BAB 8. RANCANGAN PERCOBAAN


Treatment
(level)
Observations
Total
Y
i.

Average Y
i.

1 2 n
1 Y
11
Y
12
Y
1n
Y
1.
Y
1.

2 Y
21
Y
22
Y
2n
Y
2.
Y
2.

...
a Y
a1
Y
a2
Y
an
Y
a.
Y
a.

Y
..
Y
..


Model yang sesuai untuk kasus ini adalah :
ij i ij
Y + + =
, i=1,,a dan j=1,..,n
ij
Y : pengamatan factor A pada level ke-i

: Rata-rata
i

: Efek perlakuan ke-i


ij

: Galat Percobaan (Experimantal Error)


Asumsi :
ij
beristribusi normal dengan rata-rata=0 dan varians konstan
Hipotesis:
H
0
:
i
i
=0
atau H
0
:
3 2 1
= =
H
1
: 0
i
H
1
:
j i

Statistik uji :
Source of
Variation
Sum of
Squares
DF Mean
Square
F
Treatment SS
T
a 1 MS
T
F = MS
T
/ MS
E

Error SS
E
N a MS
E

Total SS
Total
N 1

141

BAB 8. RANCANGAN PERCOBAAN


2
2
1 1
2
2
1
2 2
1 1 1
1
1
a n
..
Total ij
i j
a
..
T i .
i
a n a
E ij i . Total T
i j i
Y
SS Y
N
Y
SS Y
n N
SS Y Y SS SS
n
= =
=
= = =
=
=
= =



Tolak Ho jika F-hitung>F tabel
Contoh :
Ingin diteliti efek kandungan wool pada kekuatan regang kain. Dilakukan
eksperimen dengan mengambil wool dengan prosentase 15%, 20%, 25%, 30%, 35%,
didapatkan data sebagai berikut:
Prosentase
katun
Observations Total Average
1 2 3 4 5
15 7 7 15 11 9 49 9.8
20 12 17 12 18 18 77 15.4
25 14 18 18 19 19 88 17.6
30 19 25 22 19 23 108 21.6
35 7 10 11 15 11 54 10.8
Total 376 15.04

Dengan bantuan SPSS, pengujian pengaruh pemberian obat terhadap
penurunan tekanan darah dapat dilakukan dengan cara :


142

BAB 8. RANCANGAN PERCOBAAN


a. Pemasukan Data

b. Analysis of variance klik analyze+compare means+oneway ANOVA

c. Pengujian kesamaan varians klik options

d. Pembandingan berganda (multiple comparison) klik post-hoc

143

BAB 8. RANCANGAN PERCOBAAN



dan hasilnya adalah :

Test of Homogeneity of Variances
y

Levene Statistic df1 df2 Sig.
.644 4 20 .637

Nilai sig. lebih besar dari 5%, sehingga H
0
diterima yang berarti varians ketiga
macam perlakuan prosentase wool adalah sama.
ANOVA

Sum of Squares df Mean Square F Sig.
Between Groups 475.760 4 118.940 14.757 .000
Within Groups 161.200 20 8.060

Total 636.960 24


Nilai sig.<5% sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh prosentase wool
terhadap kekuatan regang kain atau rata-rata kekuatan regang kain untuk kelima
perlakuan tidak bisa dikatakan sama. Untuk menguji pasangan rata-rata yang berbeda
dari perlakuan lima macam prosentase wool dapat dilakukan pembandingan
berganda dengan menggunakan statistik uji Least Significance Difference.

144

BAB 8. RANCANGAN PERCOBAAN


Dari hasil pembandingan berganda, diperoleh informasi bahwa kelima macam
perlakuan memberikan rata-rata kekuatan regang kain yang berbeda. Urutan
penurunan tekanan darah adalah 1 < 5 < 2 < 3 < 4. Perlakuan ke-4 yaitu wool dengan
prosentase 30 % memberikan efek yang paling signifikan terhadap kekuatan regang
kain.
Multiple Comparisons
LSD

(I) x
J )
x
Mean
Difference (I-J ) Std. Error Sig.
95% Confidence
Interval
Lower
Bound
Upper
Bound
1 -5.600
*
1.796 .005 -9.35 -1.85
-7.800
*
1.796 .000 -11.55 -4.05
-11.800
*
1.796 .000 -15.55 -8.05
-1.000 1.796 .584 -4.75 2.75
2 5.600
*
1.796 .005 1.85 9.35
-2.200 1.796 .235 -5.95 1.55
-6.200
*
1.796 .003 -9.95 -2.45
4.600
*
1.796 .019 .85 8.35
3 7.800
*
1.796 .000 4.05 11.55
2.200 1.796 .235 -1.55 5.95
-4.000
*
1.796 .038 -7.75 -.25
6.800
*
1.796 .001 3.05 10.55
4 11.800
*
1.796 .000 8.05 15.55
6.200
*
1.796 .003 2.45 9.95
4.000
*
1.796 .038 .25 7.75
10.800
*
1.796 .000 7.05 14.55
5 1.000 1.796 .584 -2.75 4.75
-4.600
*
1.796 .019 -8.35 -.85
-6.800
*
1.796 .001 -10.55 -3.05
-10.800
*
1.796 .000 -14.55 -7.05
*. The mean difference is significant at the 0.05 level.

145

BAB 8. RANCANGAN PERCOBAAN


8.2.2. Rancangan Blok Acak Lengkap

Rancangan blok acak lengkap (Completely Randomized Block Design), dipakai
pada kasus satuan percobaan bersifat heterogen, kemudian dilakukan pengelompokan
sedemikian hingga satuan percobaan di dalam kelompok yang sama masih bersifat
homogen. Struktur datanya adalah:
Treatment
(level i)
Block (j) Total
Y
i.

Average Y
i.

1 2 b
1 Y
11
Y
12
Y
1b
Y
1.
Y
1.

2 Y
21
Y
22
Y
2b
Y
2.
Y
2.

...
a Y
a1
Y
a2
Y
ab
Y
a.
Y
a.

Total Y
.j
Y
.1
Y
.2
Y
.b
Y
..
Y
..


Model yang sesuai untuk kasus ini adalah :
ij j i ij
Y + + + = , i=1,,a dan j=1,..,b
ij
Y : pengamatan factor A pada level ke-i dan factor B pada level ke-j

: Rata-rata
i

: Efek perlakuan ke-i


ij

: Galat Percobaan (Experimantal Error)


Asumsi :
ij
beristribusi normal dengan rata-rata=0 dan varians konstan
Hipotesisnya:
1. H
0
: i
i
=0 H
1
: 0
i

2. H
0
: j
j
=0 H
1
: 0
j


146

BAB 8. RANCANGAN PERCOBAAN


Statistik uji :
Source of
Variation
Sum of
Squares
DF Mean
Square
F
Treatments SS
T
a 1 MS
T
F
T
=MS
T
/
MS
E

Blocks SS
B
b 1 MS
B
F
B
=MS
B
/
MS
E

Error SS
E
(a-1)(b-1) MS
E

Total SS
Total
N 1
2
2
1 1
2
2
1
2
2
1
1
1
a b
..
Total ij
i j
a
..
T i .
i
b
..
B j .
j
E Total T B
Y
SS Y
N
Y
SS Y ;
b N
Y
SS Y
a N
SS SS SS SS
= =
=
=
=
=
=
=


Tolak Ho jika F-hitung>F tabel
Contoh:
Besi logam sedikit berbeda dalam kekerasan, hal ini mungkin terjadi jika mereka
berasal dari jenis berbeda dan dilakukan proses pemanasan yang berbeda pula.
Karena itu dilakukan eksperimen untuk mengetahui kekuatan besi dilihat dari jenis
dan cara penasan. Diperoleh data sebagai berikut:
Jenis besi Cara pemanasan
1 2 3 4
1 9.3 9.4 9.6 10.0
2 9.4 9.3 9.8 9.9
3 9.2 9.4 9.5 9.7
4 9.7 9.6 10.0 10.2

147

BAB 8. RANCANGAN PERCOBAAN



a. Pemasukan data


b. Two Way ANOVA


c. Outputnya adalah:

Two-way ANOVA: Response versus Jenis, Cara

Sour ce DF SS MS F P
J eni s 3 0. 385 0. 128333 14. 44 0. 001
Car a 3 0. 825 0. 275000 30. 94 0. 000
Er r or 9 0. 080 0. 008889
Tot al 15 1. 290

S = 0. 09428 R- Sq = 93. 80% R- Sq( adj ) = 89. 66%

148

BAB 8. RANCANGAN PERCOBAAN


I ndi vi dual 95%CI s For Mean Based on Pool ed St Dev

J eni s Mean - - - - - - +- - - - - - - - - +- - - - - - - - - +- - - - - - - - - +- - -
1 9. 575 ( - - - - - *- - - - - - )
2 9. 600 ( - - - - - - *- - - - - - )
3 9. 450 ( - - - - - - *- - - - - )
4 9. 875 ( - - - - - *- - - - - - )
- - - - - - +- - - - - - - - - +- - - - - - - - - +- - - - - - - - - +- - -
9. 44 9. 60 9. 76 9. 92


I ndi vi dual 95%CI s For Mean Based on Pool ed St Dev
Car a Mean - - - - - +- - - - - - - - - +- - - - - - - - - +- - - - - - - - - +- - - -
1 9. 400 ( - - - - *- - - - )
2 9. 425 ( - - - - *- - - - - )
3 9. 725 ( - - - - *- - - - - )
4 9. 950 ( - - - - *- - - - - )
- - - - - +- - - - - - - - - +- - - - - - - - - +- - - - - - - - - +- - - -
9. 40 9. 60 9. 80 10. 00


Output di atas memperlihatkan bahwa jenis besi (perlakuan) dan cara pemanasan
(blok) memberikan efek yang signifikan. Dari keempat jenis besi di atas, jenis besi
yang ke-4 memberikan pengaruh yang paling signifikan.


d. Uji kenormalan (Kolmogorov-Smirnov)
Uji kolmogorov-Smirnov memperlihatkan nilai P-Value > 0,15. Nilai ini lebih
dari nilai = 0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa data yang diambil
berdistribusi normal.
0.2 0.1 0.0 -0.1 -0.2
99
95
90
80
70
60
50
40
30
20
10
5
1
RESI1
P
e
r
c
e
n
t
Mean -2.22045E-16
StDev 0.07303
N 16
KS 0.134
P-Value >0.150
Probability Plot of RESI1
Normal

149

BAB 8. RANCANGAN PERCOBAAN


e. Adequacy Checking



Kedua plot di atas menunjukkan data telah menyebar secara random
(horizontal band), sehingga terlihat bahwa asumsi identik dan independen terpenuhi.
Catatan:
Data kekuatan besi di atas tidak sesuai bila dikerjakan menggunakan rancangan acak
lengkap, karena percobaan bersifat heterogen, kemudian dilakukan pengelompokan
sedemikian hingga satuan percobaan di dalam kelompok yang sama masih bersifat
homogen. Ini terlihat dari ANOVA berikut:
One-way ANOVA: Response versus Jenis

Sour ce DF SS MS F P
J eni s 3 0. 3850 0. 1283 1. 70 0. 220
Er r or 12 0. 9050 0. 0754
Tot al 15 1. 2900

S = 0. 2746 R- Sq = 29. 84% R- Sq( adj ) = 12. 31%

150

BAB 8. RANCANGAN PERCOBAAN


Nilai P-Value yang lebih besar dari = 0,05 menunjukkan bahwa percobaan yang
heterogen kurang sesuai bila menggunkan rancangan acak lengkap.
8.2.3. Rancangan Faktorial
Rancangan faktorial (Factorial Design) digunakan untuk mengetahui efek beberapa
factor sekaligus, serta kemungkinan adanya pengaruh interaksi antar factor-faktor
dalam suatu eksperimen. Struktur datanya adalah sebagai berikut:
Factor
A
Factor B
1 2 b
1 Y
111
, Y
112
, ,
Y
11n

Y
121
, Y
122
, ,
Y
12n

Y
1b1
, Y
1b2
, ,
Y
1bn

2 Y
211
, Y
212
, ,
Y
21n

Y
221
, Y
222
, ,
Y
22n

Y
2b1
, Y
2b2
, ,
Y
2bn

... ... ...
a Y
a11
, Y
a12
, ,
Y
a1n

Y
a21
, Y
a22
, ,
Y
a2n

Y
ab1
, Y
ab2
, ,
Y
abn


ij ij j i ij
Y + + + + = ) ( , i=1,,a dan j=1,..,b
dengan
ij
Y : pengamatan faktor A pada level ke-i dan faktor B pada level ke-j

: Rata-rata
i

: Efek perlakuan ke-i


ij

: Galat Percobaan (Experimantal Error)


Asumsi :
ij
beristribusi normal dengan rata-rata=0 dan varians konstan
Hipotesis:
8.1. H
0
: i
i
=0 H
1
: 0
i

8.2. H
0
: j
j
=0 H
1
: 0
j

151

BAB 8. RANCANGAN PERCOBAAN


8.3. H
0
: j i
ij
, 0 ) ( = H
1
: 0 ) (
ij

Statistik Uji:
Source of
Variation
Sum of
Squares
DF Mean
Square
F
A treatments SS
A
a 1 MS
A
F
A
= MS
A
/
MS
E

B treatments SS
B
b 1 MS
B
F
B
= MS
B
/
MS
E

Interaction SS
AB
(a1)(b1) MS
AB
F
AB
= MS
AB
/
MS
E

Error SS
E
ab(n1) MS
E

Total SS
Total
abn 1

2
2
1 1 1
2 2
2 2
1 1
2
2
1 1
1 1
1
a b n
...
Total ijk
i j k
a b
... ...
A i .. B . j .
i j
a b
...
AB ij . E Total A B AB
i j
Y
SS Y
abn
Y Y
SS Y ; SS Y
bn abn an abn
Y
SS Y ; SS SS SS SS SS
n abn
= = =
= =
= =
=
= =
= =


Tolak Ho jika F-hitung>F tabel
Contoh :
Suatu eksperimen meneliti pengaruh material dan temperatur terhadap usia baterai.
Datanya adalah sebagai berikut:



152

BAB 8. RANCANGAN PERCOBAAN


Material
Type
Temperature (
0
F)
15 70 125
1 130 155
74 180
34 40
80 75
20 70
82 58
2 150 188
159 126
136 122
106 115
25 70
58 45
3 138 110
168 160
174 120
150 139
96 104
82 60
a. Pemasukan data:

b. Balance ANOVA

153

BAB 8. RANCANGAN PERCOBAAN


c. Outputnya adalah:

ANOVA: Respon versus Temperatur, Material

Fact or Type Level s Val ues
Temper at ur f i xed 3 15, 70, 125
Mat er i al f i xed 3 1, 2, 3


Anal ysi s of Var i ance f or Respon

Sour ce DF SS MS F P
Temper at ur 2 39118. 7 19559. 4 28. 97 0. 000
Mat er i al 2 10683. 7 5341. 9 7. 91 0. 002
Temper at ur *Mat er i al 4 9613. 8 2403. 4 3. 56 0. 019
Er r or 27 18230. 7 675. 2
Tot al 35 77647. 0


S = 25. 9849 R- Sq = 76. 52% R- Sq( adj ) = 69. 56%

ANOVA di atas memperlihatkan bahwa baik temperatur, material, maupun interaksi
diantaranya keduanya memberikan efek yang signifikan terhadap usia baterai.
d. Plot Interaksi

154

BAB 8. RANCANGAN PERCOBAAN


3 2 1
150
125
100
75
50
Material
M
e
a
n
15
70
125
Temperatur
Interaction Plot for Respon
Data Means

Dari plot interaksi terlihat bahwa untuk jenis material ke-2 dan pada temperatur 15
0

usia pakai paling optimal
e. Uji kenormalan (Kolmogorov-Smirnov),
klik [Stats + Basic Statistics + Normality test]
50 25 0 -25 -50 -75
99
95
90
80
70
60
50
40
30
20
10
5
1
RESI1
P
e
r
c
e
n
t
Mean 0
StDev 22.82
N 36
KS 0.106
P-Value >0.150
Probability Plot of RESI1
Normal

Uji kolmogorov-Smirnov di atas memperlihatkan nilai P-Value > 0,15. Nilai


ini lebih dari nilai = 0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa data yang diambil
berdistribusi normal.
8.3. LATIHAN
a. Suatu eksperimen ingin meneliti hasil panen di suatu lahan. Hasil panen tersebut
diduga dipengaruhi oleh pemberian prosentase pupuk urea yang berbeda. Datanya
adalah sebagai berikut:

155

BAB 8. RANCANGAN PERCOBAAN



Prosentase
pupuk
Observations Total
1 2 3 4 5
15 7 8 14 10 10 49
20 11 18 12 17 19 77
25 13 19 16 20 20 88
30 17 26 23 18 24 108
35 6 11 9 17 11 54
Apakah prosentase pemberian pupuk berpengaruh terhadap hasil panen?
b. Suatu perusahaan ingin meneliti pengaruh tekanan terhadap kekuatan gelas yang
diproduksi. Terdapat 4 jenis kaca yang akan diteliti dengan masing-masing
mendapat 4 tekanan yang berbeda.

Jenis Kaca Tekanan
1 2 3 4
1 9.4 9.4 9.5 10.0
2 9.2 9.3 9.9 9.9
3 9.1 9.3 9.5 9.7
4 9.6 9.8 10.0 10.1
Apakah jenis kaca dan kekuatan tekanan mempengaruhi kekuatan gelas?
c. Suatu perusahaan elektronik ingin mengetahui pengaruh material dan temperatur
terhadap usia pakai lampu. Datanya adalah sebagai berikut:

156

BAB 8. RANCANGAN PERCOBAAN


J enis Material Temperature (
0
C)
15 70 125
1 132 158
70 185
44 45
70 75
22 70
89 55
2 140 189
169 128
146 125
116 115
25 70
48 55
3 135 111
167 161
173 121
152 137
96 104
82 60
Apakah jenis material dan temperatur memberikan efek yang signifikan terhadap
usia pakai lampu? Selidiki apakahj terdapat interaksi antara kedua faktor tersebut
terhadap usia pakai lampu.

8.4. PENYELESAIAN
a. Langkah-langkah Penyelesaian
Test of Homogeneity of Variances
respon
.540 4 20 .708
Levene
Statistic df1 df2 Sig.


Nilai sig = 0,708 dari uji homogen varian lebih kecil dari = 0,05. Ini dapat diartikan
varian sudah homogen.

ANOVA
respon
475.760 4 118.940 9.701 .000
245.200 20 12.260
720.960 24
Between Groups
Within Groups
Total
Sum of
Squares df Mean Square F Sig.

157

BAB 8. RANCANGAN PERCOBAAN


Nilai sig. pada ANOVA kurang dari = 0,05. Ini berarti prosentase pupuk
memberikan efek yang signifikan. Untuk mengetahui prosentase pupu berapakah
yang memberikan efek yang paling signifikan dapat dilihat pada uji perbandingan
ganda berikut.

Multiple Comparisons
Dependent Variable: respon
LSD
-5.600* 2.214 .020 -10.22 -.98
-7.800* 2.214 .002 -12.42 -3.18
-11.800* 2.214 .000 -16.42 -7.18
-1.000 2.214 .656 -5.62 3.62
5.600* 2.214 .020 .98 10.22
-2.200 2.214 .332 -6.82 2.42
-6.200* 2.214 .011 -10.82 -1.58
4.600 2.214 .051 -.02 9.22
7.800* 2.214 .002 3.18 12.42
2.200 2.214 .332 -2.42 6.82
-4.000 2.214 .086 -8.62 .62
6.800* 2.214 .006 2.18 11.42
11.800* 2.214 .000 7.18 16.42
6.200* 2.214 .011 1.58 10.82
4.000 2.214 .086 -.62 8.62
10.800* 2.214 .000 6.18 15.42
1.000 2.214 .656 -3.62 5.62
-4.600 2.214 .051 -9.22 .02
-6.800* 2.214 .006 -11.42 -2.18
-10.800* 2.214 .000 -15.42 -6.18
(J ) obs
2
3
4
5
1
3
4
5
1
2
4
5
1
2
3
5
1
2
3
4
(I) obs
1
2
3
4
5
Mean
Difference
(I-J ) Std. Error Sig. Lower Bound Upper Bound
95% Confidence Interval
The mean difference is significant at the .05 level.
*.


Uji perbandingan ganda memperlihatkan urutan 1 < 2 < 5 < 3 < 4. Ini berarti
prosentase pupuk urea 35% memberikan hasil yang paling optimal pada hasil panen,
sedangkan prosentase pupuk urea 15% memberikan hasil yang paling buruk terhadap
hasil panen.

158

BAB 8. RANCANGAN PERCOBAAN


b. Langkah-langkah Penyelesaian

Two-way ANOVA: respon versus jenis, tekanan

Sour ce DF SS MS F P
j eni s 3 0. 46688 0. 155625 9. 62 0. 004
t ekanan 3 0. 87687 0. 292292 18. 06 0. 000
Er r or 9 0. 14563 0. 016181
Tot al 15 1. 48937

S = 0. 1272 R- Sq = 90. 22% R- Sq( adj ) = 83. 70%


I ndi vi dual 95%CI s For Mean Based on
Pool ed St Dev
j eni s Mean - - - - - - - +- - - - - - - - - +- - - - - - - - - +- - - - - - - - - +- -
1 9. 575 ( - - - - - - *- - - - - - )
2 9. 575 ( - - - - - - *- - - - - - )
3 9. 400 ( - - - - - - *- - - - - - )
4 9. 875 ( - - - - - - *- - - - - - )
- - - - - - - +- - - - - - - - - +- - - - - - - - - +- - - - - - - - - +- -
9. 40 9. 60 9. 80 10. 00


I ndi vi dual 95%CI s For Mean Based on
Pool ed St Dev
t ekanan Mean - - - +- - - - - - - - - +- - - - - - - - - +- - - - - - - - - +- - - - - -
1 9. 325 ( - - - - - *- - - - - )
2 9. 450 ( - - - - - *- - - - - )
3 9. 725 ( - - - - - *- - - - - )
4 9. 925 ( - - - - - *- - - - - )
- - - +- - - - - - - - - +- - - - - - - - - +- - - - - - - - - +- - - - - -
9. 25 9. 50 9. 75 10. 00


Output di atas memperlihatkan bahwa jenis kaca (perlakuan) dan tekanan (blok)
memberikan efek yang signifikan. Dari keempat jenis besi di atas, jenis kaca yang
ke-4 memberikan pengaruh yang paling signifikan.
Uji kolmogorov-Smirnov di atas memperlihatkan nilai P-Value > 0,15. Nilai
ini lebih dari nilai = 0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa data yang diambil
berdistribusi normal.






159

BAB 8. RANCANGAN PERCOBAAN


c. Langkah-langkah Penyelesaian

ANOVA: respon versus jenis, temperatur

Fact or Type Level s Val ues
j eni s f i xed 3 1, 2, 3
t emper at ur f i xed 3 15, 70, 125


Anal ysi s of Var i ance f or r espon

Sour ce DF SS MS F P
j eni s 2 10025. 2 5012. 6 7. 12 0. 003
t emper at ur 2 39313. 5 19656. 8 27. 93 0. 000
j eni s*t emper at ur 4 10283. 8 2571. 0 3. 65 0. 017
Er r or 27 19003. 5 703. 8
Tot al 35 78626. 0


S = 26. 5299 R- Sq = 75. 83% R- Sq( adj ) = 68. 67%

ANOVA di atas memperlihatkan bahwa baik temperatur, jenis material, maupun
interaksi diantaranya keduanya memberikan efek yang signifikan terhadap usia pakai
lampu.
125 70 15
150
125
100
75
50
temperatur
M
e
a
n
1
2
3
jenis
Interaction Plot for respon
Data Means

Dari plot interaksi terlihat bahwa untuk jenis material ke-3 dan pada temperatur 70
0

usia pakai paling optimal.
Uji kolmogorov-Smirnov di atas memperlihatkan nilai P-Value > 0,15. Nilai
ini lebih dari nilai = 0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa data yang diambil
berdistribusi normal.