Anda di halaman 1dari 24

TEKNIK RESERVOIR NO : TR 03.

04

JUDUL : PERHITUNGAN CADANGAN
SUB JUDUL : Metode Decline Curve

Halaman : 1 / 24
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003



Manajemen Produksi Hulu
METODE DECLINE CURVE


1. TUJUAN
Membuat perkiraan cadangan minyak atau gas berdasarkan kurva penurunan laju produksi (Decline
Curve).

2. METODE DAN PERSYARATAN
2.1. METODE
Memilih penurunan laju produksi yang sesuai dari tiga jenis penurunan :
a. Penurunan Eksponensial, apabila hasil plot log laju produksi terhadap waktu atau plot log laju
produksi terhadap produksi kumulatif cenderung garis lurus.
b. Penurunan Harmonik, hasil plot log laju produksi terhadap produksi kumulatif cenderung
lurus.
c. Penurunan Hiperbolik, apabila hasil plot antara log laju produksi terhadap waktu dan log laju
produksi terhadap produksi kumulatif tidak merupakan garis lurus; tetapi dengan
menggunakan prinsip pergeseran sumbu plot log q terhadap log t cenderung lurus.

2.2. PERSYARATAN
Sejarah produksi harus mencerminkan produktivitas formasi atau karakteristik reservoir tidak
terpengaruh oleh faktor-faktor :
perubahan kondisi operasi produksi
kerusakan sumur (damage)
kegagalan atau kerusakan peralatan dan sebagainya

3. LANGKAH KERJA
3.1. PENURUNAN EKSPONENSIAL q vs N
p

1. Siapkan data sebagai berikut :
- Tabel q
o
terhadap N
p
atau q
g
terhadap G
p

- Laju batas ekonomik (q
a
)
2. Plot q
o
terhadap N
p
atau q
g
terhadap G
p
pada kertas grafik kartesian.
3. Buat garis lurus melalui titik-titik data pada butir 2.
TEKNIK RESERVOIR NO : TR 03.04

JUDUL : PERHITUNGAN CADANGAN
SUB JUDUL : Metode Decline Curve

Halaman : 2 / 24
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003



Manajemen Produksi Hulu
4. Harga cadangan (N
p
atau G
p
) dibaca pada ektrapolasi garis lurus sampai q
a
.

3.2. PENURUNAN EKSPONENSIAL Log q vs N
p

1. Siapkan data sebagai berikut :
- Tabel q
g
terhadap t atau q
o
terhadap t
- Laju batas ekonomik (q
a
)
2. Plot q
g
atau q
o
terhadap t pada kertas grafik semilog dengan q
g
atau q
o
pada skala log.
3. Buat garis lurus melalui titik-titik data pada butir 2.
4. Hitung harga D dari persamaan :

Dt
i
e q q
!
"
1
(1)
dimana q
1
dan q
i
dibaca pada garis lurus yang dibuat.
5. Hitung cadangan dari persamaan :
D
q q
G N
a i
p p
!
" ) atau ( (2)

3.3. METODE HARMONIK
1. Siapkan data sebagai berikut :
- Tabel q
o
terhadap N
p
atau q
g
terhadap G
p

- Laju batas ekonomik (q
a
)
2. Plot q
o
terhadap N
p
atau q
g
terhadap G
p
pada kertas grafik semilog (q pada skala logaritmik).
3. Buat garis lurus melalui titik-titik data pada butir (2).
4. Harga cadangan (N
p
atau G
p
) dibaca pada ektrapolasi garis lurus sampai q
a
.

3.4. METODE HIPERBOLIK
3.4.1. Cara Gentry
1. Siapkan data sebagai berikut :
- Tabel q
o
, N
p
terhadap t, atau q
g
, G
p
terhadap t.
- Laju batas ekonomik (q
a
).
2. Plot q
o
atau q
g
terhadap t pada kertas semilog (q pada skala log), dan q
g
atau q
o

terhadap G
p
atau N
p
pada kertas semilog (q pada skala log).
TEKNIK RESERVOIR NO : TR 03.04

JUDUL : PERHITUNGAN CADANGAN
SUB JUDUL : Metode Decline Curve

Halaman : 3 / 24
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003



Manajemen Produksi Hulu
Analisa dengan penurunan hiperbolik berlaku apabila kedua plot di atas tidak
membentuk garis lurus.
3. Tentukan harga b dari Gambar 7 berdasarkan harga q
i
/q dan #G
p
/t q
i
.
q
i
dan q dibaca pada kurva yang telah diperhalus melalui titik-titik data pada kedua
plot di atas. Atau dapat langsung dibaca pada Tabel dari langkah (1) apabila terbentuk
kurva yang halus melalui data di atas.
4. Tentukan harga D
i
t dari Gambar 8 berdasarkan harga q
i
/q dan b.
5. Harga cadangan gas dapat dihitung berdasarkan persamaan :
$
%
&
'
(
)
!
!
"
! ) 1 ( 1
) ( 1
) 1 (
b
i
a
i
p
q
q
D b
q
G (3)

3.4.2. Cara Pergeseran Sumbu (Shifting)
1. Siapkan data sebagai berikut :
- Tabel q
o
atau q
g
terhadap t.
- Laju batas ekonomik (q
a
).
2. Plot q
o
atau q
g
terhadap t pada kertas semilog (q pada skala log). Gambarkan kurva
yang menerus (smooth) melalui titik data tersebut.
3. Pilih dua titik pada kurva, (q
1
,t
1
) dan (q
2
,t
2
). Kedua titik tersebut dipilih di dekat kedua
ujung kurva.
4. Tentukan titik (q
3
,t
3
) dengan rumus :
q
3
= (q
1
q
2
)
0.5

5. Tentukan besarnya konstanta pergeseran (C) :

i
D b t t t
t t t
C
1
2
3 2 1
2
3 2 1
"
! *
!
" (3)
6. Geser data pada kertas grafik log-log dengan menambahkan - C terhadap t.
Plot q
o
atau q
g
terhadap (l + b D
i
t) pada kertas log-log. Tarik garis lurus melalui titik-
titik tersebut.
7. Pilih dua titik pada garis lurus (langkah 6).
8. Tentukan q
i
, b dan D
i
dari persamaan :
) 1 log(
1
log log t D b
b
q q
i i
* ! "
TEKNIK RESERVOIR NO : TR 03.04

JUDUL : PERHITUNGAN CADANGAN
SUB JUDUL : Metode Decline Curve

Halaman : 4 / 24
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003



Manajemen Produksi Hulu
9. Hitung cadangan gas dengan persamaan :
$
$
%
&
'
'
(
)
+
+
,
-
.
.
/
0
!
!
"
! ) 1 (
1
) 1 (
b
i
a
i
i
p
q
q
D b
q
G




























TEKNIK RESERVOIR NO : TR 03.04

JUDUL : PERHITUNGAN CADANGAN
SUB JUDUL : Metode Decline Curve

Halaman : 5 / 24
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003



Manajemen Produksi Hulu
4. DAFTAR PUSTAKA

1. Ikoku. Chi U. : "Natural Gas Reservoir Engineering", John Wiley & Sons, 1984.
2. Campbell R.A. : "Mineral Property Economics", Vol. III, JCC, 1978.
3. Gentry, R. W. : "Decline Curve Analysis", JPT, Januari 1972, hal. 38.



























TEKNIK RESERVOIR NO : TR 03.04

JUDUL : PERHITUNGAN CADANGAN
SUB JUDUL : Metode Decline Curve

Halaman : 6 / 24
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003



Manajemen Produksi Hulu
5. DAFTAR SIMBOL

b = konstanta penurunan hiperbolik
D = laju penurunan hiperbolik (constant percentage decline) per satuan waktu
D
i
= laju penurunan hiperbolik per satuan waktu
e = 2.7183
G = cadangan gas, SCF
G
p
= produksi gas kumulatif
#G
p
= selisih G
p
pada waktu tertentu (lihat penurunan hiperbolik)
N = volume minyak awal di tempat, STB
N
p
= produksi minyak kumulatif, STB
Q = laju produksi (minyak atau gas) pada suatu waktu tertentu, STB/hari atau SCF/hari
q
a
= laju batas ekonomis (minyak atau gas), STB/hari atau SCF/hari
q
i
= laju produksi (minyak atau gas) pada saat perhitungan dimulai, STB/hari atau SCF/hari
q
g
= laju produksi gas, SCF/hari
q
o
= laju produksi minyak, STB/hari
t = waktu, hari















TEKNIK RESERVOIR NO : TR 03.04

JUDUL : PERHITUNGAN CADANGAN
SUB JUDUL : Metode Decline Curve

Halaman : 7 / 24
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003



Manajemen Produksi Hulu
6. LAMPIRAN
6.1. LATAR BELAKANG DAN RUMUS
6.2. CONTOH PERHITUNGAN
6.2.1. Penurunan Eksponensial, q
g
vs G
p

6.2.2. Penurunan Eksponensial, q
g
vs t
6.2.3. Penurunan Harmonik, q
o
vs N
p

6.2.4. Penurunan Hiperbolik, q
g
vs t (Cara Gentry)
6.2.5. Penurunan Hiperbolik, q
g
vs t (Cara Pergeseran Sumbu)
























TEKNIK RESERVOIR NO : TR 03.04

JUDUL : PERHITUNGAN CADANGAN
SUB JUDUL : Metode Decline Curve

Halaman : 8 / 24
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003



Manajemen Produksi Hulu
6.1. LATAR BELAKANG DAN RUMUS
Peramalan produksi di masa mendatang sangat penting di dalam analisa ekonomi suatu lapangan.
Salah satu cara peramalan yang sering digunakan adalah analisa kurva penurunan produksi
(decline curve analysis).
Penurunan kurva produksi dipengaruhi oleh tiga faktor, yaitu :
1. Laju aliran awal atau laju aliran pada suatu waktu tertentu.
2. Bentuk kurva.
3. Laju (kecepatan) penurunan.
Ketiga faktor di atas merupakan suatu fungsi yang rumit dari parameter reservoir, lubang bor dan
peralatan permukaan.
Pada umumnya kurva penurunan produksi yang digunakan adalah plot laju aliran terhadap waktu
dan laju aliran terhadap produksi kumulatif. Kurva penurunan produksi digunakan dengan
anggapan bahwa sumur atau reservoir berproduksi pada kapasitasnya dan juga sejarah produksi
mencerminkan produktivitas reservoir yang bersangkutan.
Kurva penurunan produksi dibagi tiga jenis :
1. Kurva Eksponensial, apabila plot laju produksi terhadap waktu atau terhadap produksi
kumulatif berupa garis lurus.
Cadangan dapat ditentukan berdasarkan persamaan :

D
q q
G N
a i
!
" ) atau (
2. Penurunan Harmonik, apabila plot log laju produksi terhadap produksi kumulatif berupa garis
lurus.
3. Penurunan Hiperbolik, apabila plot antara log laju produksi terhadap waktu dan log laju
produksi terhadap produksi kumulatif tidak merupakan garis lurus. Dengan menggunakan
prinsip pergeseran sumbu, maka plot log laju produksi terhadap log waktu akan linier.
Cadangan dapat ditentukan berdasarkan persamaan :
$
$
%
&
'
'
(
)
+
+
,
-
.
.
/
0
!
!
"
! ) 1 (
1
) 1 (
b
i
a
i
i
p
q
q
D b
q
G
Bentuk kurva penurunan produksi untuk masing-masing jenis diberikan oleh Gambar 1 dalam
bentuk plot antara laju alir tak berdimensi dan waktu tak berdimensi pada kertas log-log.

TEKNIK RESERVOIR NO : TR 03.04

JUDUL : PERHITUNGAN CADANGAN
SUB JUDUL : Metode Decline Curve

Halaman : 9 / 24
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003



Manajemen Produksi Hulu
6.2. CONTOH PERHITUNGAN
6.2.1. Penurunan Eksponensial - q vs G
p

1. Data produksi gas suatu reservoir adalah sebagai berikut :

q
g
(MMSCF/hari) G
p
(MMSCF)
200 10
210 20
190 30
193 60
170 100
155 150
130 190
123 220
115 230
110 240
115 250

q
a
(laju batas ekonomik) untuk reservoir ini diperkirakan sebesar 40 MMSCF/hari.
Perkirakan cadangan gas.

2. Penyelesaian :
Plot data laju produksi (q) terhadap produksi kumulatif (G
p
) seperti terlihat pada Gambar
2. Garis lurus dibuat melalui titik-titik (q, G
p
).
Berdasarkan q
a
= 40 MMSCF/hari, diperoleh G = 410 MMSCF.







TEKNIK RESERVOIR NO : TR 03.04

JUDUL : PERHITUNGAN CADANGAN
SUB JUDUL : Metode Decline Curve

Halaman : 10 / 24
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003



Manajemen Produksi Hulu
6.2.2. Penurunan Eksponesial - q vs t
1. Sejarah produksi suatu reservoir gas adalah sebagai berikut :

Waktu q
g
(MMSCF/bulan)
1-1-82 1000
1-2-82 962
1-3-82 926
1-4-82 890
1-5-82 860
1-6-82 825
1-7-82 795
1-8-82 765
1-9-82 735
1-10-82 710
1-11-82 680
1-12-82 656
1-1-83 631

Perkirakan cadangan gas reservoir tersebut apabila laju batas ekonomiknya adalah 25
MMSCF/bulan. G
p
sampai 1-1-83 adalah 10.435 MMSCF.

2. Penyelesaian :
Data laju produksi (q
g
) diplot terhadap waktu (t) pada kertas grafik semilog. Garis lurus
diperoleh melalui titik data tersebut.
D diperoleh dengan persamaan :

Dt
i
e q q
!
"
1

dimana q
1
dan q
i
dibaca pada garis lurus, sebagai berikut :
t = 0 , (1-1-82) ; q
g
= 1,000
t = 12 , (1-1-83) ; q
g
= 631
jadi,
D
e
12
1000 631
!
"
bulan per 0.0384 " D
TEKNIK RESERVOIR NO : TR 03.04

JUDUL : PERHITUNGAN CADANGAN
SUB JUDUL : Metode Decline Curve

Halaman : 11 / 24
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003



Manajemen Produksi Hulu
Cadangan gas sampai laju batas ekonomik (q
a
= 25 MMSCF/bulan) :

D
q q
G
a i
p
!
"
MMSCF 25.391
0384 . 0
25 000 , 1
"
!
"
p
G

6.2.3. Penurunan Harmonik - q vs N
p

1. Suatu reservoir minyak mempunyai sejarah produksi sebagai berikut :
q
o
N
p
(MMSTB)
950 0.4
841 0.6
802 0.87
740 1.15
660 1.2
640 1.6
515 2.0
458 2.7
381 2.8
358 3.05
340 3.2
320 3.35
270 3.96
250 4.04

Laju batas ekonomik reservoir ini sebesar 25 STB/hari. Tentukan cadangan minyak
berdasarkan analisa kurva penurunan produksi.

2. Penyelesaian :
Data q
o
terhadap N
p
diplot pada kertas semi log (Gambar 4). Buat melalui titik data
tersebut (q, N
p
).
Berdasarkan q
a
= 25 STB/hari, diperoleh N
p
= 10.3 MMSTB.
TEKNIK RESERVOIR NO : TR 03.04

JUDUL : PERHITUNGAN CADANGAN
SUB JUDUL : Metode Decline Curve

Halaman : 12 / 24
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003



Manajemen Produksi Hulu
6.2.4. Penurunan Hiperbolik - q
g
vs t (Cara Gentry)
1. Suatu reservoir gas mempunyai sejarah produksi sebagai berikut :

Waktu q
g
(MMSCF) G
p
(MMSCF)
1-1-79 10 0
1-7-79 8.40 1.67
1-1-80 7.12 3.08
1-7-80 6.16 4.30
1-1-81 5.36 5.35
1-7-81 4.72 6.27
1-1-82 4.18 6.08
1-7-82 3.72 7.78
1-1-83 3.36 8.44

Laju batas ekonomis reservoir tersebut diperkirakan sebesar 500 MSCF/hari. Buat
perkiraan cadangan gas dengan analisa kurva penurunan.

2. Penyelesaian :
Gambar 5 (log q
g
vs t) dan Gambar 6 (log q
g
vs G
p
) memperlihatkan kurva melengkung,
sehingga tidak dapat digunakan untuk ekstrapolasi. Hal ini juga menandakan bahwa
kurva yang terjadi adalah Penurunan Hiperbolik.

Harga b ditentukan dengan menggunakan Gambar 7 sebagai berikut :
98 . 2
36 . 3
10
" "
q
q
i

58 . 0
) 10 )( 365 )( 4 (
8440
" "
#
i
p
q t
G





b = 0.5
TEKNIK RESERVOIR NO : TR 03.04

JUDUL : PERHITUNGAN CADANGAN
SUB JUDUL : Metode Decline Curve

Halaman : 13 / 24
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003



Manajemen Produksi Hulu
Harga D
i
t dibaca dari Gambar 8 :
98 . 2 "
q
q
i

b = 0.5

Cadangan gas 1 Januari 1983 dihitung dari persamaan :
$
%
&
'
(
)
!
!
"
! ) 1 (
) ( 1
) 1 (
b
i
a
i
i
p
q
q
D b
q
G
$
%
&
'
(
)
!
!
"
! ) 5 . 0 1 (
)
36 . 3
5 . 0
( 1
) 001 . 0 )( 5 . 0 1 (
36 . 3
p
G
= 4.128 MMSCF

Cadangan gas reservoir tersebut = (8.44 + 4.128) MMSCF = 12.57 MMSCF

6.2.5. Penurunan Hiperbolik - q
g
vs t (Cara Pergeseran Sumbu)
1. Dari data 6.2.4., tentukanlah cadangan gas 1 Januari 1983 dengan cara pergeseran sumbu.
2. Penyelesaian :
a. Dari Gambar 5 : (q
1
, t
1
) = (9.4 , 0.17)
(q
2
, t
2
) = (3.6, 3.833)
q
3
= (q
1
q
2
)
0.5
= (9.4 1 3.6)
0.5
= 5.82
Dari Gambar 5, t
3
= 1.67.
b. Konstanta pergeseran :
C =
) 67 . 1 ( 2 833 . 3 17 . 0
) 67 . 1 ( ) 833 . 3 )( 17 . 0 (
2
2
3 2 1
2
3 2 1
! *
!
"
! *
! !
t t t
t t t

= !3.22
=
i
D b !
1




D
i
t = 1.5 atau D
i
= (1.5/4) = 0.38/tahun = 0.001/hari
TEKNIK RESERVOIR NO : TR 03.04

JUDUL : PERHITUNGAN CADANGAN
SUB JUDUL : Metode Decline Curve

Halaman : 14 / 24
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003



Manajemen Produksi Hulu
t 1 + 0.31 t q
g

0 1 10
0.5 1.155 8.4
1 1.31 7.12
1.5 1.465 6.16
2 1.620 5.36
2.5 1.775 4.72
3 1.930 4.18
3.5 2.08 3.72
4 2.24 3.36

c. Plot q terhadap (1 + 0.31 t) pada Gambar 7.
d. Pilih dua titik :
A : q = 10 , (1+0.31 t) = 1
B : q = 1.5 , (1+0.31 t) = 4.2
e. Menentukan q
i
, b dan D
i
:
2 3 t D b
b
q q
i i
* ! " 1 log
1
log log
1 = log q
i
0
) 623 . 0 (
1
log 176 . 0
b
q
i
! "
) 623 . 0 (
1
1 176 . 0
b
! "
b = 0.756
q
i
= 10
D
i
= tahun / 41 . 0
) 22 . 3 )( 756 . 0 (
1
"
= 0.001125 /hari



TEKNIK RESERVOIR NO : TR 03.04

JUDUL : PERHITUNGAN CADANGAN
SUB JUDUL : Metode Decline Curve

Halaman : 15 / 24
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003



Manajemen Produksi Hulu
Cadangan pada 1 Januari 1983 dapat dihitung :
$
$
%
&
'
'
(
)
+
+
,
-
.
.
/
0
!
!
"
! ) 1 (
1
) 1 (
b
i
a
i
i
p
q
q
D b
q
G

$
$
%
&
'
'
(
)
+
,
-
.
/
0
!
!
"
) 244 . 0 (
36 . 3
5 . 0
1
) 001125 . 0 )( 756 . 0 1 (
36 . 3
p
G

MMSCF 4.551 "
p
G






















TEKNIK RESERVOIR NO : TR 03.04

JUDUL : PERHITUNGAN CADANGAN
SUB JUDUL : Metode Decline Curve

Halaman : 16 / 24
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003



Manajemen Produksi Hulu
6.3. GAMBAR YANG DIGUNAKAN




Gambar 1. Plot Laju Alir Tak Berdimensi dan Waktu Tak Berdimensi untuk Berbagai
Bentuk Kurva Penurunan Produksi (Decline Curve)
TEKNIK RESERVOIR NO : TR 03.04

JUDUL : PERHITUNGAN CADANGAN
SUB JUDUL : Metode Decline Curve

Halaman : 17 / 24
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003



Manajemen Produksi Hulu






G
a
m
b
a
r

2
.

P
e
n
u
r
u
n
a
n

E
k
s
p
o
n
e
n
s
i
a
l


q
g

t
e
r
h
a
d
a
p

G
p

TEKNIK RESERVOIR NO : TR 03.04

JUDUL : PERHITUNGAN CADANGAN
SUB JUDUL : Metode Decline Curve

Halaman : 18 / 24
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003



Manajemen Produksi Hulu


Gambar 3. Penurunan Eksponensial - q terhadap t
TEKNIK RESERVOIR NO : TR 03.04

JUDUL : PERHITUNGAN CADANGAN
SUB JUDUL : Metode Decline Curve

Halaman : 19 / 24
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003



Manajemen Produksi Hulu




Gambar 4. Penurunan Harmonik - q terhadap N
p




TEKNIK RESERVOIR NO : TR 03.04

JUDUL : PERHITUNGAN CADANGAN
SUB JUDUL : Metode Decline Curve

Halaman : 20 / 24
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003



Manajemen Produksi Hulu







Gambar 5. Penurunan Hiperbolik - log q terhadap t









TEKNIK RESERVOIR NO : TR 03.04

JUDUL : PERHITUNGAN CADANGAN
SUB JUDUL : Metode Decline Curve

Halaman : 21 / 24
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003



Manajemen Produksi Hulu





Gambar 6. Penurunan Hiperbolik - log q terhadap G
p




TEKNIK RESERVOIR NO : TR 03.04

JUDUL : PERHITUNGAN CADANGAN
SUB JUDUL : Metode Decline Curve

Halaman : 22 / 24
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003



Manajemen Produksi Hulu





Gambar 7. Penurunan Hiperbolik - log q
g
terhadap log t (Cara Pergeseran Sumbu)



TEKNIK RESERVOIR NO : TR 03.04

JUDUL : PERHITUNGAN CADANGAN
SUB JUDUL : Metode Decline Curve

Halaman : 23 / 24
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003



Manajemen Produksi Hulu




Gambar 8. Hubungan Laju Aliran dan Produksi Kumulatif (Gentry)





TEKNIK RESERVOIR NO : TR 03.04

JUDUL : PERHITUNGAN CADANGAN
SUB JUDUL : Metode Decline Curve

Halaman : 24 / 24
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003



Manajemen Produksi Hulu




Gambar 9. Hubungan antara Laju Aliran dan Waktu