Anda di halaman 1dari 4

Sistem Antrian adalah kedatangan pelanggan untuk mendapatkan pelayanan, menunggu

untuk dilayani jika fasilitas pelayanan (server) masih sibuk, mendapatkan pelayanan dan
kemudian meninggalkan sistem setelah dilayani.(Gross,2001)
Gambaran sistem antrian menurut Dimyati,2002 :

Gambar1. Sistem Antrian

Tiga komponen utama dalam sebuah sistem antrian :
1. Kedatangan, populasi yang akan dilayani
Karakteristik dari populasi yang akan dilayani dilihat dari ukurannya, pola kedatangan, dan
perilaku dari populasi yang akan dilayani. Menurut ukurannya, populasi yang dilayani bisa
terbatas, bisa juga tidak terbatas. Pola kedatangan bisa teratur, dan bisa juga acak. J ika
kedatangan diasumsikan terjadi dengan kecepatam rata-rata yang konstan dan bebas satu
sama lain disebut probabilitas Poisson. Seperti, kedatangan pasien di RS. Terdapat tiga jenis
perilaku populasi dalam membentuk antrian. Yaitu reneging (menggambarkan situasi
seseorang masuk dalam antrian, belum memperoleh pelayanan, kemudian meninggalkan
antrian), balking (menggambarkan orang yang tidak masuk dalam antrian dan langsung
meninggalkan tempat antrian), J ockeying (menggambarkan orang yang berpindah pindah
antrian).
2. Antrian
Karakteristik antrian mencakup apakah jumlah antrian terbatas atau tidak terbatas
panjangnya dan materi atau orang orang yang ada didalamnya.
3. Fasilitas pelayanan
Karakteristiknya meliputi desain dan distribusi statistik waktu pelayanan.

Disiplin antri adalah aturan keputusan yang menjelaskan cara melayani pengantri. Terdapat 5
bentuk disiplin pelayanan yang biasa digunakan, yaitu :
1. First-Come First-Served (FCFS) atau First-In First-Out (FIFO) artinya, lebih dulu datang
(sampai), lebih dulu dilayani (keluar). Misalnya, antrian pada loket pembelian tiket
bioskop.
2. Last-Come First-Served (LCFS) atau Last-In First-Out (LIFO) artinya, yang tiba terakhir
yang lebih dulu keluar. Misalnya, sistem antrian dalam elevator untuk lantai yang sama.
3. Service In Random Order (SIRO) artinya, panggilan didasarkan pada peluang secara
random, tidak soal siapa yang lebih dulu tiba.
4. Priority Service (PS) artinya, prioritas pelayanan diberikan kepada pelanggan yang
mempunyai prioritas lebih tinggi dibandingkan dengan pelanggan yang mempunyai
prioritas lebih rendah, meskipun yang terakhir ini kemungkinan sudah lebih dahulu tiba
dalam garis tunggu. Kejadian seperti ini kemungkinan disebabkan oleh beberapa hal,
misalnya seseorang yang dalam keadaan penyakit lebih berat dibanding dengan orang lain
dalam suatu tempat praktek dokter.

Empat model desain sistem antrian :
1. Single Channel Single Phase artinya, hanya ada satu jalur yang memasuki sistem
pelayanan atau ada satu fasilitas pelayanan. Single Phase berarti hanya ada satu
pelayanan.

2. Single Channel Multi Phase artinya, ada dua atau lebih pelayanan yang dilaksanakan
secara berurutan (dalam phase-phase).

3. Multi Channel Single Phase artinya, terjadi kapan saja dimana ada dua atau lebih
fasilitas pelayanan dialiri oleh antrian tunggal, sebagai contoh model ini adalah antrian
pada teller sebuah bank.

4. Multi Channel Multi Phase artinya, setiap sistem-sistem mempunyai beberapa fasilitas
pelayanan pada setiap tahapnya. Sebagai contoh, herregistrasi para mahasiswa di
universitas, pelayanan kepada pasien di rumah sakit mulai dari pendaftaran, diagnosa,
penyembuhan, sampai pembayaran.

Proses Pembuatan Model dan Asumsi Simulasi
Langkah langkah dalam melakukan validasi model simulasi adalah sebagai berikut :
Langkah 1. Membangun sebuah model dengan usaha melibatkan informasi semaksimal mungkin
:
a. Berdiskusi dengan para pakar sistem
b. Melakukan observasi terhadap sistem
c. Memanfaatkan teori yang ada
d. Memanfaatkan hasil dari model simulasi yang sama dan relevan
e. Menggunakan pengalaman atau intuisi
f. Memanfaatkan teori yang ada
g. Memanfaatkan hasil dari model simulasi yang sama dan relevan
h. Menggunakan pengalaman atau intuisi

Asumsi simulasi :
Dalam simulasi ini permasalahan antrian didasarkan pada asumsi berikut :
1). Satu pelayanan dalam satu tahap
2). J umlah kedatangan per unit waktu digambarkan oleh Distribusi Poisson dengan = rata
rata kecepatan kedatangan
3). Waktu pelayanan eksponensial dengan =rata rata kecepatan pelayanan
4). Disiplin antrian adalah first come first served (aturan antrian pertama datang pertama-pertama
dilayani) seluruh kedatangan dalam barisan hingga dilayani
5). Dimungkinkan panjang barisan yang tidak terhingga
6). Populasi yang dilayani tidak terbatas
7). Rata rata kedatangan lebih kecil dari rata rata waktu pelayanan