Anda di halaman 1dari 1

Nama : Vina Muthmainna Rianto

NIM : F04212008
Belajar dan Pembelajaran

Alat Ukur Pengembangan Potensi Afektif

NO Potensi Afektif Alat Ukur
1 Rasa Simpati Melalui Kuesioner
Studi kasus:
Ada seorang kakek yang sudah renta berjualan
berbagai permainan rakyat disekitar sekolahmu.
Kakek itu seharusnya tidak harus bekerja lagi,
namun kakek itu harus memenuhi kebutuhan
istri dan cucu-cucunya. Sedangkan kamu adalah
anak yang sudah terbiasa bermain gadget
pemberian ibumu. Kamu melihat kakek itu
mengelap keringatnya karena kepanasan dan
tidak membawa payung. Kamu juga mendengar
pendapat dari temanmu bahwa permainan
rakyat itu tidak cocok diperjualbelikan di
sekolahmu. Tindakan apa yang akan kamu
lakukan saat kamu melihat kakek itu?
2 Konsep Diri (Keunggulan atau Kelemahan) Melalui Instrumen Konsep Diri
Di dalam sebuah kelas, selalu ada anak yang
dominan dalam hal menghitung, dan beberapa
anak yang dominan terhadap seni. Maka guru
dapat melihat anak didik yang memiliki
keunggulan atau kelemahan dalam bidang
tertentu. Contohnya saat si A dapat menghitung
dengan baik, dan si B sangat sulit dalam
menghitung, maka dapat dilihat bahwa si A
sangat menguasai dalam menghitung dan si B
sangat lemah dalam menghitung. Saat pendidik
mengetahui anak didik yang memiliki
kelemahan seperti itu, maka pendidik harus
mengintensifkan beberapa anak didik yang
mengalami kelemahan yang sama.