Anda di halaman 1dari 24

MAKALAH

ASKEP KETOASIDOSIS DIABETIK


(KAD)
Dosen Pembimbing : Heny Ekawati S.Ke.!s" M.Kes
DIS#S#! OLEH:
$. T%&'y Eko
(. )isn& A*itama
+. A,i, Ma%*iyanto
-. !&n&n Ti'awati S..
STIKES M#HAMMADI/AH LAMO!0A!
TAH#! PELA1A2A!
(3$+
1
KATA PE!0A!TA2
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan
hidayah-Nya kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini
dengan baik. Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas dari mata kuliah Sistem
Endokrin. Dalam makalah ini kami membahas tentang Aske Ketoasi*osis
Diabetik!.
Dalam menyusun makalah ini penulis banyak mendapat bimbingan serta
moti"asi dari beberapa pihak# oleh karenanya kami mengu$apkan Alhamdulillah
dan terima kasih kepada%
&. 'apak 'udi (tomo#Amd#)ep#M#)es# selaku ketua Stikes Muhammadiyah
*amongan.
+. ,eny Eka-ati S.)ep.Ns# M.)es sebagai dosen pembimbing.
.. Semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini.
Penyusunan makalah ini masih jauh dari sempurna# untuk itu penulis
membuka diri untuk menerima berbagai masukan dan kritikan dari semua
pihak.Penulis berharap semoga makalah ini berman/aat bagi penulis dan bagi
pemba$a khususnya.
*amongan# +0 Mei +0&.
Penyusun
2
DA.TA2 ISI
Ha'aman 1&*&' .........................................................................................
Kata Penganta% .........................................................................................(
Da,ta% Isi ...................................................................................................+
BAB $ PE!DAH#L#A!
&.& *atar belakang ....................................................................1
&.+ 2umusan masalah ...............................................................3
&.. Tujuan .................................................................................3
&.1 Metode penulisan ...............................................................3
&.3 Sistematika penulisan .........................................................4
BAB ( PEMBAHASA!
+.& De/inisi................................................................................5
+.. Etiologi................................................................................5
+.1 Mani/estasi klinis.................................................................5
+.3 Pato/isiologi.........................................................................6
+.4 Path-ay...............................................................................7
+.5 Penatalaksanaan...................................................................&0
+.6 )omplikasi...........................................................................&&
+.7 Asuhan )epera-atan............................................................&3
BAB + PE!#T#P
..& )esimpulan .........................................................................+&
..+ Saran-saran .........................................................................++
DA.TA2 P#STAKA ...............................................................................+.
3
BAB I
PE!DAH#L#A!
$.$ LATA2 BELAKA!0
)etoasidosis diabetik merupakan akibat dari de/isiensi berat insulin dan
disertai dengan gangguan metabolisme protein# karbohidrat dan lemak. )eadaan
ini terkadang disebut sebagai status akselerasi puasa dan merupakan gangguan
metabolisme yang paling serius pada diabetik ketergantungan insulin.
Diabetik ketoasidosis dapat terjadi pada pasien yang benar-benar
mengalami kehilangan kapasitas sekresi insulin tanpa adanya /aktor pen$etus.
D)A juga merupakan penyebab kematian tersering pada penderita diabetik
berusia kurang dari +0 tahun# dan mempunyai andil pada angka kematian antara 4
8-&08 pada penderita diabetik diba-a usia 30 tahun. Diabetik ini terjadi pada
diabetes tipe 9 : 9DDM ; yang tergantung pada : insulin ; yang disebut juga
diabetik anak muda : ju"entil diabetes ; dimana ketoasidosis dapat timbul tanpa
sebab yang jelas. Pada diabetik tipe 99 : N9DDM ; tergantung pada insulin yang
timbul setelah de-asa :maturity onset non-insulin dependent diabetes ; dimana
ketoasidosis tidak perna timbul dengan spontan# selalu terjadi sekunder setelah
mendapat in/eksi : bronkopneumonia# in/eksi staphilo$o$$us yang sering terjadi
pada kulit seperti pada /urun kel# in/eksi saluran ken$ing ;# in/ark miokad# trauma#
pembedahan atau kerusakan pembulu darah otak# tetapi biasanya ketoasidosis
ditemukan setelah menghentikan suntikan insulin yang masih diperlukan.
'ahaya-bahaya yang sering mun$ul pada pasien dengan diabetik
ketoasidosis adalah dehidrasi dengan hiper"iskositas# syok dan per/usi# organ-
organ yang tak sempurna disertai kerusakan organ# penimbulan asam laktat#
trombosit koroner# dan anuria# adanya kehilangan natrium dan kalium yang berat
dan timbulnya perubahan pada p, sehingga proses ensimatik banyak yang
terganggu.
4
Dengan melihat keadaan dan bahaya yang terjadi pada pasien dengan
dianetik ketoasidosis : D)A ; maka pera-at harus benar-benar mengontrol semua
keadaan dan kebutuhan pasien seperti diit klien# latihan# kebutuhan akan insulin
dan pera-at juga mampu memberikan suport yang dapat mengurangi stres melalui
penkes se$ara teratur dean terus-menerus.
$.( 2#M#SA! MASALAH
'erdasarkan latar belakang diatas # maka penulisan mengambil
rumusan masalah sebagai berikut %
&.+.& Apa de/inisi dari )AD<
&.+.+ Apa etiologi dari )AD<
&.+.. Apa saja mani/estasi klinis )AD<
&.+.1 'agaimana pato/isiologinya<
&.+.3 'agaimana path-aynya<
&.+.4 'agaimana penatalaksanaannya<
&.+.5 Apa saja komplikasi dari )AD<
&.+.6 'agaimana proses kepera-atan pada pasien )AD<
$.+ T#1#A! PE!#LISA!
&...& (ntuk mengetahui de/inisi dari )AD
&...+ (ntuk mengetahui etiologi dari )AD
&.... (ntuk mengetahui apa saja mani/estasi klinisnya
&...1 (ntuk mengetahui pato/isiologinya
&...3 (ntuk mengetahui path-aynya
5
&...4 (ntuk mengetahui penatalaksanaannya
&...5 (ntuk mengetahui apa saja komplikasinya
&...6 (ntuk mengetahui proses kepera-atan pada pasien )AD
$.- METODE PE!#LISA!
Makalah ini disusun dengan melakukan studi pustaka dari berbagai re/erensi
melalui buku dan internet.
$.4 SISTEMATIKA PE!#LISA!
Sistematika penulisan dari makalah ini adalah 'ab & Pendahuluan# terdiri
dari % latar belakang# rumusan masalah# tujuan penulisan# metode penulisan
dan sistematika penulisan. 'ab + Pembahasan# dan 'ab . Penutup.
6
BAB II
PEMBAHASA!
(.$ DE.I!ISI
)etoasidosis Diabetik adalah akibat yang berat dari de/i$it insulin yang
berat pada jaringan adiposa# otot skeletal# dan hepar. =aringan tersebut termasuk
sangat sensiti"e terhadap kekurangan insulin.
)etoasidosis diabetik merupakan akibat dari de/isiensi berat insulin dan
disertai gangguan metabolisme protein# karbohidrat dan lemak. )eadaan ini
terkadang disebut akselerasi puasa! dan merupakan gangguan metabolisme yang
paling serius pada diabetes ketergantungan insulin. : ,udak dan >allo# +0&0 ;
(.( ETIOLO0I
Menurut ,udak dan >allo# )etoasidosis diabetik dapat dikelompokkan
menjadi dua# yaitu akibat hiperglikemia dan akibat ketosis# yang sering di$etuskan
oleh /aktor-/aktor %
a. 9n/eksi merupakan /aktor pen$etus yang paling sering. Pada keadaan
in/eksi kebutuhan tubuh akan insulin tiba-tiba meningkat in/eksi yang
biasa dijumpai adalah in/eksi saluran kemih dan pneumonia.
b. Stress /isik dan emosional? respons hormonal terhadap stress mendorong
peningkatan proses katabolik
$. Menolak terapi insulin# penghentian insulin
d. 9MA# terjadi peningkatan kadar hormon epineprin yang $ukup untuk
menstimulasi lipolisis# hipergikemi. )etogenesis dan glikogenolisis.
e. @ang tidak terlalu sering ialah prankeatitis# kehamilin# stroke# hipokalimia
dan obat.
(.+ MA!I.ESTASI KLI!IS
Menurut ,udak dan >allo ada beberapa tanda tanda klinis ketoasidosis diabeti$%
7
a. ,iperosmolalitas % karena hiperglikemia
b. Asidosis metabolik % karena akumulasi asam keton
$. Poliuri % )adar glukosa darah A B ,iperosmolar darahB Proses
pemekatan CC >lukosuria
d. *atergi B)elelahan B )oma
e. ,iper"entilasi# pernapasan kussmaul dan napas berbau buah-buahan!
Menurut 'runner dan Suddarth# ada beberapa tanda tanda klinis ketoasidosis
diabeti$%
a. Dehidrasi C osmotik diuresis# inadekuat rehidrasi.
b. Membran mukosa kering# kulit pu$at# turgor kulit jelek
$. >angguan pada gastro intestinal % mual# muntah C a$idosis
(.- PATO.ISIOLO0I
)AD adalah suatu keadaan dimana sel tubuh tidak dapat menggunakan
glukosa# gejala dan tanda klinis )AD dapat dikelompokkan menjadi +# yaitu
akibat hiperglikimia dan ketoasidosis. Walaupun sel tubuh tidak dapat
menggunakan glukosa# sistem homeostatis tubuh terus terakti"asi untuk
memproduksi glukosa dalam banyak sehingga terjadi hiperglikimia. Selain itu
bahan bakar alternati/ :asam keton dan asam lemak bebas; diproduksi se$ara
berlebihan. Meskipun sudah tersedia bahan bakar tersebut# sel-sel tubuh masih
tetap lapar dan terus memesan glukosa# hanya insulin yang dapat menginduksi
transpor glukosa ke dalam sel# memberi sinyal untuk proses perubahan glukosa
menjadi glikogen.
De/isiensi insulin yang menyebabkan ketoasidosis pada manusia ternyata
bersi/at relati/# karena pada -aktu bersamaan juga terjadi penambahan hormon
stress. : Aru W.Sudoyo# +004 ;
8
(.4 PATH)A/
9
lipoprotein
di plasma
penggunaan
glukosa
enzim kontra
insulin (kortisol,
glukagon)
angguan
keseim!angan
"airan
polidipsi
rasa #aus
ker$a $antung
%ikositas dara#
#iperglikemi
di&usi ter&alutasi
glukosa
'e&isiensi
(nsulin
Menolak terapi
insulin# penghentian
insulin
Stress /isik dan
emosional
9n/eksi
pem!entukan
!adan keton
asam lemak
dan gliserol
lipolisis
glukosa dara#
glu"oneogenesis
di #ati
)utrisi kurang
dari ke!utu#an
'iu!a#
$adi
lipoprotein
*ola na&as tak
e&ekti&
perna&asan
+sidosis
meta!olik
!e!an $antung
,engendap
pada pem!ulu#
dara#
-ardiomegali
-ronis
rea!sor!si air
pada tu!ulus
gin$al
.ekresi +'/
+teroklerosis
(.5 $. PE!ATALAKSA!AA! MEDIS
1. Penggantian $airan % 'er"ariasi sesuai
dengan usia dan berat badan
a. >unakan plasma eDpanders bila
terdapat hipotensi
b. N. Saline : 4#7 8 ;
- & liter selama E jam - bila Na plasma A m..mol F * ganti
dengan E N saline : 0#13 8 ;
- & liter selam & jam D + - bila plasma &13-&30 maka gunakan N
saline
- & liter selama + jam D + - bila glukosa C &0 m..mol F * gunakan
deDtrose-saline
- & liter selama 1 jam D + Misalnya 5 liter selama &1 jam kemudian
& liter selama 4-6 jam
c. 9nsulin % short aeting misalnya
solube atau a$trapid digunakan# dapat dien$erka dalam Na F saline
untuk in/us atau melalui pompa atau paediatrie drip sebagai berikut
d. Gbat intra"ena % 'olus l.H % 0#.-0#1
untuk kg F '' lalu 1-4 untuk jam in/us
e. Gbat intramuseular % 'olus l.m %
0#.-0#1 kg F'' kemudian 3-6 untuk tiap jam terus menerus l.m
berikan bila glukosa C &0 m .mol l F * 3-&0 untuk tiap + jam
- >lukosa harus turun pada .-3 m-mol F * F jam
- Gbat insulin 1 kali sehari dapat dimulai bila penderita dapat
makan
2. )alium % =angan berikan hingga ) plasma
diketahui ? berikan sebagai klorida dan pantau dengan sering
)alium plasma : m.mol F * ; =umlah : m. mol ; ditambah
dalam liter $air
A 3 0
1-3 +0
.#3-1 .0
C .#3 10
10
3. 'ikarbonat % Tunggu hasil p, plasma ?
)alium diberikan dengan ,IG
.
p, plasma ,IG
.
. m. mol
A 5#& 0
5#0-5#& 30J&0 m.mol keluar selama .0
menit
C 5#0 &00J+0 m.mol keluar selama 40
menit
Periksa p, plasma setelah in/us ,IG
.
dan ulangi
(. PE!ATALAKSA!AA! KEPE2A)ATA!
&. 'ebaskan jalan napas.
+. Timbang berat badan anak.
.. =angan beri per oral.
1. Pasang selang nasogastrik.
3. Iatat keseimbangan $airan :keluaran urine dan muntah;# pasang in/us.
4. *aporkan ke sta/ medis senior.
5. Pemeriksaan a-al harus meliputi glukosa# elektrolit darah# keseimbangan
asam-basa# osmolalitas# dan skrining in/eksi. Pengobatan harus segera dimulai
sebelum ada hasil.
6. )aji tingkat keparahannya
(.6 KOMPLIKASI
)omplikasi dari pengobatan ketoasisdosis dibetes %
&. Edema serebral
a. Akibat di sekuilibrium dengan perbaikan gula darah yang $epat
dan penggantian $airan
b. Terjadinya sukar diramalkan# tetapi mungkin diramalkan# tetapi
mungkin dihubungkan dengan penggunaan hipotonik yang tidak
tepat : salini 138 ;
$. Iendrung terjadi pada anak dan bersi/at /atal.
+. Edema pulmoner
a. *ebih jarang tampak dari pada edema serebrul
b. Peninggian permeabilitas pulmoner-kapiler
11
.. Asidosis hiperkloremik
a. Penggunaan saline isotonik yang berlebihan
b. 'iasanya jinak dan sementara
1. ,ipoglikemi
,ipoglikemia adalah keadaan dengan kadar glukosa darah di
ba-ah 40 mgFdl# yang merupakan komplikasi potensial terapi insulin
atau obat hipoglikemik oral. Penyebab hipoglikemia pada pasien yang
sedang menerima pengobatan insulin eksogen atau hipiglikemik oral
antara lain %
a. 2egimen insulin yang tidak /isiologis.
b. G"erdosis insulin atau sul/onylurea.
$. Tidak makan.
d. Tidak mengkonsumsi kudapan yang tidak diren$anakan.
e. >erak badan tanpa kompensasi makanan.
/. Penyakit ginjal stadium akhir.
g. Penyakit hati stadium akhir.
h. )onsumsi al$ohol.
Tanda dan gejala
>ejala adrenergi$ Neuro glikopeni
Pu$at Sakit kepala
Dio/oresis )on/usi
Takikardi Parestesi sirkumoral
Piloereksi Merasa lelah
Palpitasi 'erbi$ara tidak jelas
>ugup Diplopia
Iepat marah Emosi labil
Merasa dingin# lemah dan gematar )ejang dan koma
2asa lapar
12
AS#HA! KEPE2A)ATA!
$. PE!0KA1IA!
a. 9dentitas klien % nama# umur# jenis kelamin# pendidikan# pekerjaan# sukuF
bangsa# agama# status# alamat# tanggal masuk 2S# tanggal pengkajian#
diagnosa medik# nomor 2ekam Medik.
b. )eluhan (tama
Poliuria# Polidipsi# Poliphagi? lemas# luka sukar sembuh
$. 2i-ayat penyakit
- 2i-ayat penyakit sekarang
Datang dengan atau tanpa keluhan Poliuria# Polidipsi# Poliphagi? lemas#
luka sukar sembuh atau adanya komaFpenurunan kesadaran dengan
sebab tidak diketahui. Pada lansia dapat terjadi nepropati# neurophati
atau retinophati# serta penyakit pembuluh darah.
- 2i-ayat penyakit dahulu
Mungkin klien telah menderita penyakit sejak beberapa lama dengan
atau tanopa menjalani program pengobatan. Penyakit paru# gangguan
kardio"askuler serta penyakit neurologis serta in/eksi atau adanya luka
dpat memeprberat kondisi klinis
- 2i-ayat Penyakit )eluarga
Penyakit Diabetik dikenal sebagai penyakit yang diturunkan :herediter;
-alaupun gejala tidak selalu mun$ul pada setiap keturunan atau timbnul
sejak ke$il :kongenital;.
13
d. Pola akti"itas sehari-hari
&. Akti"itas F 9strahat
>ejala % *emah# letih# sulit bergerakFberjalan
)ram otot# tonus otot menurun# gangguan istrahatFtidur
Tanda % Takikardia dan takipnea pada keadaan istrahat atau akti/itas
*etargiFdisorientasi# koma# penurunan kekuatan otot
+. Sirkulasi
>ejala % Adanya ri-ayat hipertensi# 9M akut
)laudikasi# kebas dan kesemutan pada ekstremitas
(lkus pada kaki# penyembuhan yang lama
Takikardia
Tanda % Perubahan tekanan darah postural# hipertensi
Nadi yang menurunFtidak ada
Disritmia
)rekels# Distensi "ena jugularis
)ulit panas# kering# dan kemerahan# bola mata $ekung
.. 9ntegritasF Ego
>ejala % Stress# tergantung pada orang lain
Masalah /inansial yang berhubungan dengan kondisi
Tanda % Ansietas# peka rangsang
1. Eliminasi
>ejala % Perubahan pola berkemih :poliuria;# nokturia
2asa nyeriFterbakar# kesulitan berkemih :in/eksi;# 9SS)
baruFberulang
Nyeri tekan abdomen# Diare
Tanda % (rine en$er# pu$at# kuning# poliuri : dapat berkembang menjadi
oliguriaFanuria# jika terjadi hipo"olemia berat;
(rin berkabut# bau busuk :in/eksi;
Abdomen keras# adanya asites
'ising usus lemah dan menurun# hiperakti/ :diare;
3. NutrisiFIairan
>ejala % ,ilang na/su makan
14
MualFmuntah
Tidak mematuhi diet# peningkattan masukan glukosaF
karbohidrat
Penurunan berat badan lebih dari beberapa hariFminggu
,aus# penggunaan diuretik :ThiaKid;
Tanda % )ulit keringFbersisik# turgor jelek
)ekakuanFdistensi abdomen# muntah
Pembesaran tiroid :peningkatan kebutuhan metabolik dengan
peningkatan gula darah;# bau halisitosisFmanis# bau buah :napas
aseton;
4. Neurosensori
>ejala % PusingFpening# sakit kepala
)esemutan# kebas# kelemahan pada otot# parestesia
>angguan penglihatan
Tanda % Disorientasi# mengantuk# alergi# stuporFkoma :tahap lanjut;
>angguan memori :baru# masa lalu;# ka$au mental
2e/leks tendon dalam menurun :koma;
Akti/itas kejang :tahap lanjut dari D)A;
5. NyeriFkenyamanan
>ejala % Abdomen yang tegangFnyeri :sedangFberat;
Tanda % Wajah meringis dengan palpitasi# tampak sangat berhati-hati
6. Pernapasan
>ejala % Merasa kekurangan oksigen# batuk denganFtanpa sputum
purulen :tergantung adanya in/eksiFtidak;
Tanda % *apar udara# batuk denganFtanpa sputum purulen
Lrekuensi pernapasan meningkat
7. )eamanan
>ejala % )ulit kering# gatal# ulkus kulit
Tanda % Demam# dia/oresis
)ulit rusak# lesiFulserasi
Menurunnya kekuatan umumFrentang erak
15
ParestesiaFparalisis otot termasuk otot-otot pernapasan :jika
kadar kalium menurun dengan $ukup tajam;
&0. Seksualitas
>ejala % 2abas "agina :$enderung in/eksi;
Masalah impoten pada pria# kesulitan orgasme pada -anita
&&. PenyuluhanFpembelajaran
>ejala % Laktor resiko keluarga DM# jantung# stroke# hipertensi
Penyembuhan yang lambat# penggunaan obat sepertii steroid#
diuretik :thiaKid;# dilantin dan /enobarbital :dapat meningkatkan
kadar glukosa darah;.
(. PEME2IKSAA! .ISIK
&. 'reath :perna/asan;
Subyekti/ % -
Gbyekti/ % Perna/asan .0 MFmenit# )usmaull# ,idung bersih sebelah kanan
terpasang N>T# dis$art :-;# perna/asan $uping hidung :-;. Suara
na/as tidak ada stridor# "esikuler pada lapang paru.
+. 'lood :)ardio"askuler;
Subyekti/ % -
Gbyekti/ % Nadi &&6 MFmnt# reguler kuat?TD % &10F70 mm,g# Suara =antung
S
&
S
+
tanpa suara tambahan# mur-murFsplit :-;# )ulit Pu$at# I2T
+ menit.
.. 'rain :Persyara/an;
Subyekti/ % -
Gbyekti/ % >IS . :M
&
H
&
E
&
;# 2e/leks pupil :J; isokhor# gelisah#
koordinasi gerak tidak terkaji.
16
1. 'o-el :Pen$ernaan;
Subyekti/ % -
Gbyekti/ % Mulut kotor#bibir kering# lidah tidak tremor# pharing tidak
hiperemis# na/as bau aseton# pembesaran kel leher :-;. Abdomen
supel simetris# masa :-; skibala tidak teraba# pembesaran hati :-;
limpha :-; as$ites :-;. 'ising usus :J; tidak meningkat. b.a.b
belum sejak dua hari yang lalu.
3. 'ladder :Perkemihan;
Subyekti/ % -
Gbyekti/ % Distensi kandung kemih :-;# Produksi urine &100 $$F+1 jam#
-arna kuning jernih. Terpasang kateter
4. 'one :Muskuloskeletal;
Subyekti/ % -
Gbyekti/ % )ekuatan otot tidak terkaji# atropi otot tidak ditemukan#
de/ormitas ekstremitas tidak ditemukan# )emampuan bergerak
tidak beraturan kuat.
5. Skin :9ntegumen;
Subyekti/ % -
Gbyekti/ % '' saat masuk 3. kg# T' &17 Im. Warna kulit pu$at# $yanosis:-;
9$terus :-;# spider ne"iFperdarahan kulit :-; lesi :-; oedema :-;.
+. PEME2IKSAA! PE!#!1A!0
Pemeriksaan laboratorium yang dilakukan adalah %
a. >lukosa darah % meningkat +00 N &00 mgFdl atau lebih
b. Aseton plasma :keton; % positi/ se$ara men$olok
17
$. Asam lemak bebas % kadar lipid dan kolesterol meningkaat
d. Gsmolalitas serum % meningkat tetapi biasanya kurang dari ..0 mGsmFl
e. Elektrolit % Natrium % mungkin normal # meningkat atau menurun
/. )alium % normal atau peningkatan semu :perpindahan selular;# selanjutnya
akan menurun
g. Los/or % lebih sering menurun
h. ,emoglobin glikosilat % kadarnya meningkat +-1 kali lipat dari normal
yang men$erminkan kontrol DM yang kurang selama 1 bulan terakhir
i. >as darah arteri % biasanya menunjukkan p, rendah dan penurunan pada
,IG. :asidosis metabolik; dengan kompensasi alkalosis respiratorik
j. Trombosit darah % ,t mungkin meningkat atau normal :dehidrasi;#
leukositosis# hemokonsentrasi sebagai rrespons terhadap stress atau in/eksi
k. (reumFkreatinin% Mungkn meningkaatt atau normal:dehidrasiFpenurunan
/ungsi ginjal;
l. Amilase darah % mungkin meningkat yang mengindikasikan adanya
pankreatitis akut sebagai penyebab D)A
m. (rin % gula dan aseton positi/ # berat jenis dan osmolalitas mungkin
meningkat
n. )ultur dan sensiti/itas % kemungkinan adanya in/eksi saluran kemih#
perna/asan dan pada luka
+. DIA0!OSA KEPE2A)ATA!
&. Pola na/as tidak e/ekti/ berhubungan dengan kompensasi asidosis
metabolik
+. Nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan peningkatan
katabolisme# intake yang kurang
-. PE2E!7A!AA!
Diagnosa
Kee%awatan
Pe%en8anaan
T&9&an Dan KH Inte%:ensi
Pola na/as tidak
e/ekti/
berhubungan
!O7
&. 2espiratory status %
!I7
Posisikan pasien untuk
18
dengan
kompensasi
asidosis
metabolik
Hentilation
+. 2espiratory status %
Air-ay paten$y
.. Hital sign Status
Setelah dilakukan
tindakan kepera-atan
selama . D +1 jam
pasien menunjukkan
kee/ekti/an pola na/as#
dibuktikan dengan
kriteria hasil%
Mendemonstrasikan
batuk e/ekti/ dan
suara na/as yang
bersih# tidak ada
sianosis dan
dyspneu :mampu
mengeluarkan
sputum# mampu
berna/as dg mudah#
tidak ada pursed
lips;
Menunjukkan jalan
na/as yang paten
:klien tidak merasa
ter$ekik# irama
na/as# /rekuensi
perna/asan dalam
rentang normal#
tidak ada suara
na/as abnormal;
Tanda Tanda "ital
dalam rentang
normal :tekanan
darah# nadi#
perna/asan;
memaksimalkan "entilasi
Pasang mayo bila perlu
*akukan /isioterapi dada jika
perlu
)eluarkan sekret dengan batuk
atau su$tion
Auskultasi suara na/as# $atat
adanya suara tambahan
'erikan bronkodilator
'erikan pelembab udara )assa
basah NaIl *embab
Atur intake untuk $airan
mengoptimalkan
keseimbangan.
Monitor respirasi dan status G+
'ersihkan mulut# hidung
dan se$ret trakea
Pertahankan jalan na/as
yang paten
Gbser"asi adanya tanda
tanda hipo"entilasi
Monitor adanya ke$emasan
pasien terhadap oksigenasi
Monitor "ital sign
9n/ormasikan pada pasien
dan keluarga tentang
tehnik relaksasi untuk
memperbaiki pola na/as.
Ajarkan bagaimana batuk
e/ekti/
Monitor pola na/as
Nutrisi kurang
dari kebutuhan
berhubungan
&. Nutritional status%
AdeOua$y o/
)aji adanya alergi makanan
)olaborasi dengan ahli giKi
19
dengan
peningkatan
katabolisme#
intake yang
kurang
nutrient
+. Nutritional Status %
/ood and Lluid
9ntake
.. Weight Iontrol
Setelah dilakukan
tindakan kepera-atan
selama .D +1 jam
nutrisi kurang teratasi
dengan indikator%
Albumin serum
Pre albumin serum
,ematokrit
,emoglobin
Total iron binding
$apa$ity
=umlah lim/osit
untuk menentukan jumlah kalori
dan nutrisi yang dibutuhkan
pasien
@akinkan diet yang dimakan
mengandung tinggi serat untuk
men$egah konstipasi
Ajarkan pasien bagaimana
membuat $atatan makanan
harian.
Monitor adanya penurunan ''
dan gula darah
Monitor lingkungan selama
makan
=ad-alkan pengobatan dan
tindakan tidak selama jam
makan
Monitor turgor kulit
Monitor kekeringan# rambut
kusam# total protein# ,b dan
kadar ,t
Monitor mual dan muntah
Monitor pu$at# kemerahan# dan
kekeringan jaringan konjungti"a
Monitor intake nuntrisi
9n/ormasikan pada klien dan
keluarga tentang man/aat nutrisi
)olaborasi dengan dokter
tentang kebutuhan suplemen
makanan seperti N>TF TPN
sehingga intake $airan yang
adekuat dapat dipertahankan.
Atur posisi semi /o-ler atau
/o-ler tinggi selama makan
Anjurkan banyak minum
Pertahankan terapi 9H line
20
Iatat adanya edema# hiperemik#
hipertonik papila lidah dan
$a"itas o"al
BAB III
PE!#T#P
21
+.$ Kesim&'an
)etoasidosis Diabetik adalah akibat yang berat dari de/i$it insulin yang
berat pada jaringan adiposa# otot skeletal# dan hepar. =aringan tersebut termasuk
sangat sensiti"e terhadap kekurangan insulin.
Etiologi %
a. 9n/eksi
b. Stress /isik dan emosionalMenolak terapi insulin# penghentian insulin
$. 9MA
d. @ang tidak terlalu sering ialah prankeatitis# kehamilin# stroke# hipokalimia
dan obat
Mani/estasi klinis %
a. ,iperosmolalitas % karena hiperglikemia
b. Asidosis metabolik % karena akumulasi asam keton
$. Penipisan "olume $airan # diuretik osmotik
d. Poliuri # polidipsi# glikosuria : diurosis glukosa T ; dan ketonuria
)omplikasi dari pengobatan ketoasisdosis dibetes %
&. Edema serebral
+. Edema pulmoner
.. Asidosis hiperkloremik
1. ,ipoglikemi
Penatalaksanaan%
&. Penggantian $airan
a. >unakan plasma eDpanders bila
terdapat hipotensi
b. N. Saline : 4#7 8 ;
c. 9nsulin
d. Gbat intra"ena
e. Gbat intramuseular
+. )alium
.. 'ikarbonat

22
Asuhan )epera-atan
&. Pengkajian
a; 9dentitas pasien
b; 2i-ayat )esehatan
$; Pemeriksaan 2GS
d; Pemeriksaan ,ead To Toe
e; Pemeriksaan Lungsional gordon
/; Pemeriksaan Penunjang
+. Analisa Data
.. Diagnosa
1. Peren$anaan
3. 9mplemtasi
4. E"aluasi
+.( Sa%an
..+.& 'agi Mahasis-a
Meningkatkan kualitas belajar dan memperbanyak literatur dalam
pembuatan makalah agar dapat membuat makalah yang baik dan benar.
..+.+ 'agi Pendidikan
'agi dosen pembimbing agar dapat memberikan bimbingan yang lebih
baik dalam pembuatan makalah selanjutnya.
..+.. 'agi )esehatan
Memberikan pengetahuan kepada mahasis-a kesehatan khususnya untuk
mahasis-a kepera-atan agar mengetahui bagaimana asuhan kepera-atan
pada pasien )etoasidosis Diabetik.
23
DA.TA2 P#STAKA
Aru W.Sudoyo# dkk. +004. 'uku Ajar 9lmu Penyakit Dalam. Edisi 9H =ilid .#
=akarta % E>I
'runner P Sudarth# +00+. )epera-atan Medikal 'edah. Edisi 6#Holume +#
=akarta % E>I
Doenges# Marilynn E. &777. 2en$ana Asuhan )epera-atan untuk peren$anaan
dan pendokumentasian pera-atan pasien. =akarta % E>I.
Lisiologi Manusia dan Mekanisme Penyakit :,uman Physiology and Me$hanisms
o/ disease F Arthur I. >uyton? Alih 'ahasa# Petrus Andrianto. Edisi ..
=akarta % E>I# &770
,udak dan >allo# +0&0. )epera-atan )ritis Pendekatan ,olistik. Edisi 4# Holume
+. =akara. E>I
24