Anda di halaman 1dari 1

Warna merupakan hasil kerja antara energi elektromagnetik, otak, mata dan kesan psikologis

seseorang.
Soal:
1) Jelaskan bagaimana suatu warna terbentuk hingga manusia dapat mengidentifikasi suatu warna.
2) komponen pada mata apa yang paling berpengaruh dalam pembedaan warna?
3) seseorang dapat mengalami buta warna total maupun sebagian, bagaimana cara untuk
mengakomodasi pembaca peta baik yang
a) buta warna sebagian;
b) buta warna total, agar ketika membaca warna pada peta tidak mengalami kesulitan.
Jawab:
1) Cahaya yang dipancarkan matahari merupakan gelombang elektromagnetik. Cahaya tersebut
menyinaari bumi dan terseleksi oleh atmosfer. Setiap obyek menyerap dan memantulkan
panjang gelombang tertentu dari cahaya matahari. Panjang gelombang yang dipantulkan obyek
dapat memberi kesan warna pada mata, panjang gelombang itu adalah biru, hijau ,dan merah.
Frekuensi dari biru, hijau, dan merah yang dipantulkan, diterima mata dan di konversikan ke
bentuk impuls listrik dalam saraf penglihatan, lalu akhirnya diterjemahkan oleh otak sehingga kita
dapat mengenali warna

2) Retina adalah bagian mata yang paling peka terhadap cahaya, khususnya bagian retina yang
disebut bintik kuning. Retina mengandung sel yang disebut sel konus yang mempunyai fungsi
dalam menangkap warna. Terdapat tiga sel konus, yaitu sel konus yang sensitif terhadap warna
merah, hijau, dan biru. Warna yang kita lihat merupakan perbaduan dari ketiganya.

3) a) agar peta dapat dibaca oleh pembaca yang buta warna total, peta dapat dibuat dengan warna
hitam putih(greyscale). Orang yang buta warna total tidak memiliki ke tiga jenis sel konus
sehingga warna yang dapat dilihat adalah hitam, putih dan gradasi diantaranya(greysale).

b) agar peta dapat dibaca oleh pembaca yang buta warna sebagian, peta dapat dibuat dengan
warna yang tegas. Warna yang tegas artinya warna yang digunakan bukan gradasi tetapi warna
tunggal seperti hijau, merah, biru, kuning, coklat, hitam, dan putih. Buta warna sebagian
disebabkan tidak lengkapnya sel konus yang dimiliki atau terjadi gangguan pada sel konus tetapi
buta warna sebagian masih dapat membedakan warna-warna tersebut.

Sumber:
http://www.catatandokter.com/2008/08/dapatkah-buta-warna-diobati.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Mata