Anda di halaman 1dari 2

1

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Minyak mentah merupakan campuran yang amat kompleks yang tersusun
dari berbagai senyawa hidrokarbon. Kelompok senyawa hidrokarbon yang
terkenal ada di dalam minyak dan gas bumi ada enam kelompok yaitu parafin
yang merupakan senyawa alkana, olefin yang terdiri dari gugus alkena dan
sikloparafin, naftalena yang terdiri dari hidrokarbon cincin jenuh, aromatik yang
terdiri dari hidrokarbon cincin tak jenuh, diolefin terdiri dari dua ikatan rangkap
yang tak jenuh dan asetilen
Minyak bumi atau minyak mentah merupakan cairan kompleks yang
disusun oleh berbagai macam zat kimia organik yang berubah secara alamiah dan
tersimpan dalam lapisan bumi selama ribuan tahun lamanya (Microsoft Encharta,
2005). Bahan organik yang berasal dari binatang dan tumbuhan tersebut
terdekomposisi secara parsial oleh bakteri menjadi gas dan komponen yang larut
dalam air. Lemak yang tertinggal dan bahan terlarut secara perlahan berubah
menjadi minyak bumi. Perubahan tersebut berlangsung pada temperatur 200
o
F
dengan bantuan katalis yang terdapat di alam. Bahan radioaktif juga mempercepat
terbentuknya minyak bumi. Cairan minyak bumi yang dihasilkan kemudian dapat
berpindah ke pasir alam atau reservoir batu kapur (Legh dkk, 1948).
Minyak mentah yang baru dipompakan ke luar dari tanah dan belum
diproses umumnya tidak begitu bermanfaat. Agar dapat dimanfaatkan secara
optimal, minyak mentah tersebut harus diproses terlebih dahulu di dalam kilang
minyak. Di dalam kilang minyak tersebut, minyak mentah akan mengalami
sejumlah proses yang akan memurnikan dan mengubah struktur dan komposisinya
sehingga diperoleh produk yang bermanfaat
Kilang minyak (oil refinery) adalah pabrik/fasilitas industri yang mengolah
minyak mentah menjadi produk petroleum yang bisa langsung digunakan maupun
produk-produk lain yang menjadi bahan baku bagi industri petrokimia. Produk-
produk utama yang dihasilkan dari kilang minyak antara lain: minyak bensin
2



(gasoline), minyak disel, minyak tanah (kerosene). Kilang minyak merupakan
fasilitas industri yang sangat kompleks dengan berbagai jenis peralatan proses dan
fasilitas pendukungnya. Selain itu, pembangunannya juga membutuhkan biaya
yang sangat besar.

1.2 Tujuan
Adapun tujuan penulisan makalah ini, yaitu :
a. Mengetahui pengertian kilang minyak
b. Mengetahui sejarah perkembangan kilang minyak di Indonesia, terutama
unit pengolahan II dan III
c. Mengetahui peralatan yang digunakan pada pengolahan minyak mentah di
unit pengolahan II dan III
d. Mengetahui proses pengolahan minyak mentah di unit pengolahan II dan
III
e. Mengetahui produk apa yang dihasilkan di unit pengolahan II dan III

1.3. Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalahnya sebagai berikut :
a. Apa yang dimaksud dengan kilang minyak?
b. Bagaimana sejarah perkembangan kilang minyak di Indonesia, terutama
unit pengolahan II dan III?
c. Apa peralatan yang digunakan pengolahan minyak mentah di unit
pengolahan II dan III?
d. Bagaimana proses pengolahan minyak mentah di unit pengolahan II dan
III?
e. Apa produk yang dihasilkan di unit pengolahan II dan III?