Anda di halaman 1dari 2

TOPIK :konfik antara pedagangan dan pengelola pasar dengan Bu Lurah yang

menyelesaikan masalah

NAMA PERAN
ANITA UMAIRAH M NARATOR/DALANG
MEY SUHARTINI PEDAGANGAN
SUKARNI TENG PENGELOLA PASAR
SUMAYA HAMDAN BU LURAH

Suatu pagi tepatnya di pasar Gamalama,ada seorang pedagangan yang sedang berjualan
di tepi jalan.
Pedagangan : Mari ibu,sayur 3 ikat Rp5000. Mari masih segar-segar ini .
Tiba-tiba seorang pengelola pasar yang melihat si pedagangan sayur itu, sedang
berjualan di tepi jalan. Lalu pengelola pasar itu langsung menghampiri si pedagangan tersebut.
Pengelola pasar : Maaf ibu, sedang apa di sini.??
Pedagangan : Emang ibu tidak lihat, saya sedang berjualan.
Pengelola pasar : Iyah,,saya tahu ibu. Tapi kan sudah ada tempat yang di sediakan untuk
berjualan. Mengapa ibu tetap berjualan di sini ??
Pedagangan : Soalnya disini lebih banyak pembeli, daripada di dalam. Jadi saya lebih
memilih berjualan di tempat ini.
Pengelola pasar : Ibu tidak bisa mengambil keputusan begitu saja, ini namanya ibu sudah
melangggar peraturan.
Pedagangan : Saya terpaksa mengambil keputusan ini, jika saya tetap memilih
berjualan di dalam. Maka, barang dagangan saya tidak akan laku. Begitu
sebaliknya, saya berjualan disini barang dagangan saya akan laku.
Pengelola pasar : Pokoknya ibu harus tetap pindah ke dalam karena ini sudah menjadi
peraturan. Jika tidak, terpaksa ibu tidak bisa berjualan di pasar ini lagi.
Pedagangan : Tidak bisa begitu, saya kan tidak mau pindah kenapa harus di paksa. Itu
terserah saya mau pindahh atau tidak.
Suasana sudah menjadi lebih kacau. Karena, keduanya tidak ada yang menyalah.
Mereka terus beradu mulut dan orang-orang di sekitar mereka terus melihat. Kebutulan Ibu
lurah melihat ada keributan di depan sana dan langsung menghampiri.
Bu lurah : Ada apa ini ribut-ribut??
Pengelola pasar :Ceritanya begini Bu lurah. Ibu ini tidak mematuhi peraturan,dia
berjualan di tepi jalan. Padahal,sudah ada tempat yang di sediakan.
Pedagangan :Tapi Bu lurah, tempat yang di sediakan sepi pembeli. Sehigga saya lebih
berjualan di tempat ini.
Pengelola pasar :Tapi ibu sudah mengganggu keamanan dan Kenyaman sebagian orang.
Mereka terus saja beradu mulut, walaupun di depan Bu lurah. Bu lurah bingun melihat
mereka terus saja beradu mulut dan menghentikan pembicaraan mereka.
Bu lurah : Sudah cukup,hentikan. Kalau begini terus, akan tidak ada
yang mau mengalah. Jadi saya ambil keputusan keduanya salah.untuk ibu
jika tidak mau ada kekerasan, seharusnya ibu ikuti saja peraturannya.silahkan
berjualan pada tempat yang sudah di sediakan. Dan ibu sebaiknya jangan ada
kekerasan dalam menyelesaikan masalah ,karena itu tidak akan selesai,
sebaiknya selesaikan masalah ini dengan baik-baik.
Mendengar nasehat dari Bu lurah, mereka terketuk hatinya dan menyadari
kesalahannya masing-masing. Maka keduanya saling meminta maaf.
Pedagangan :Ibu, maafkan saya. Atas kesalahan yang telah saya lakukan, saya tidak akan
mengulanginya lagi.
Pengelola pasar : Saya juga minta maaf ibu, karena sudah berlaku kasar.
Keduanya berterima kasih kepada Bu lurah, karena sudah menyelesaikan konfik di antara
keduanya.
Pedagangan & pengelola pasar :Terima kasih Bu luruh.
Bu lurah : Beginikan lebih enak.
Akhirnya keduanya pun berdamai dan suasananya pun menjadi kembali normal.


THE AND