Anda di halaman 1dari 12

P.O.M.

R
PROBLEM ORIENTED MEDICAL RECORD
Dr. Ihsanil Husna, Sp.PD
1
P.O.M.R.
Merupakan perumusan masalah berdasarkan
pengkajian dari anamnesa
(keluhan),pemeriksaan fisik dan pemeriksaan
laboratorium.
data-data pasien tersebut dirumuskan
berdasarkan tingkat emergensinya
Sistem pencatatan ini membantu dokter dalam

2
PENDAHULUAN
Kumpulan informasi yang
terdiri dari Subjektif
Objektif
Data data tersebut
Didapatkan setelah
melakukan anamnesa, PF
dan data lab
dasar/penunjang.
.Semua data yang didapat
dirangkum dalam bentuk
resume singkat padat dgn
istilah baku kedokteran.
Anamnesis SPemeriksaan
fisik O

3
KAPAN DISEBUT SEBAGAI
MASALAH?
Jika
memerlukan
penanganan
khusus...!!!
Urutkan sesuai
tingkat
emergensi
4
RESUME
Setelah melakukan anamnesa dan PF serta
data penunjang disimpulkan dalam suatu
resume.
Merupakan narasi singkat, padat, jelas.
Yang mencakup hal-hal dibawah ini (S dan
O):
Identitas,jenis kelamin
KU
RPS:Yang positif saja.
Laboratorium/penunjang yang mendukung

5
Masalah
6
Berisikan problem yang didapatkan dari anamnesa
dan PF atau data penunjang jika sudah ada.
Biasanya lebih dari satu masalah untuk masing-
masing kasus.
Urutkan sesuai tingkat emergensi
Masing-masing masalah harus dikaji/ dibuat
assestment:
- - dasar diagnosa,
- -kemungkinan penyebab (Diff diagnosa)
- - rencana pemeriksaan dan
- - rencana terapi


ASSESSMENT
Merupakan pengkajian terhadap yang ada
di daftar masalah. Menggambarkan
kemampuan analisis seorang dokter
Berdasarkan data yang ada (anamnesis
dan pemeriksaan fisik)
Untuk membuktikannya kita membuat
pemeriksaan penunjang (tulis : RDx)

7
ASSESSMENT (Contoh)
Berikut ini adalah contoh
assessment dari masalah
Febris
Dari anamnesis pasien
mengeluh demam sejak
3 hari yang
lalu,meningkat tiba-tiba.
Naik turun tidak
menentu,
Dari PF : Suhu 39
o
C
Pemeriksaan Penunjang
leukosit 6000, Trombosit
29.000
Febris e.c virus
ddx. bakteri
Rencana pemeriksaan
penunjang (RDx)
Serial DPL
Ro. Thorax
SGOT/SGPT
Tubex TF
SLIDE MALARIA
NS-1
RTh/: PCT



8
9
Setelah assesment terhadap
masalah,follow up dilakukan untuk
memantau perkembangan
penyakit.Menyingkirkan differensial
diagnosa dengan pemeriksaan penunjang
Masalah yang telah selesai pada follow up
hari terakhir( stlh perbaikan ) dituliskan
bahwa masalah selesai, Jadi untuk follow
up pada hari berikutnya tidak perlu
dimunculkan lagi.

Follow up
P.O.M.R
Follow up Terdiri atas :

Subject

Object

Assessment

Planning
10
FOLLOW-UP
TANGGAL? JAM?
S :
Demam (masih atau tidak?)
Mual atau muntah?
Nyeri?
O : Pemeriksaan Fisik dan Vital Sign (harus ditulis
lengkap)
Dari atas kebawah pada kasus DHF periksa basal paru ronki
basah krn kebocoran plasma atau periksa perdarahan
Kesadaran (komposmetis kooperatif), V.S suhu, TD, Nadi,
dan Pernapasan
A :Febris e.c virus DHF koinf. Typhoid,
bila ada masalah baru tambahkan di daftar masalah.
P : RDx
Terapi hari ini

11
TERIMA KASIH
12