Anda di halaman 1dari 71

PROGRAM TAHUNAN

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 18 Bulukumba


Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Kelas : VII (Tujuh)
Tahun Pelajaran : 2013/2014

Semester I

No Tema Besar Materi Pokok/Topik Jumlah Pertemuan
1 Materi Objek IPA dan Pengukurannya 6 Pertemuan
2 Materi Klasifikasi Benda 8 Pertemuan
3 Materi Klasifikasi Makhluk Hidup 5 Pertemuan
4 Sistem Sistem Organisasi Kehidupan 7 Pertemuan
5 Perubahan Perubahan Materi 6 Pertemuan
JUMLAH 32 Pertemuan

Semester II

No Tema Besar Materi Pokok/Topik Jumlah Pertemuan
1 Perubahan Energi 7 Pertemuan
2 Perubahan Suhu dan Pemuaian 8 Pertemuan
3 Perubahan Kalor dan Perpindahannya 9 Pertemuan
4 Interaksi Interaksi Makhluk Hidup 8 Pertemuan
JUMLAH 32 Pertemuan


Bulukumpa, 15 Juli 2013


Mengetahui
Kepala SMP NEGERI 18 BULUKUMBA Guru Mata Pelajaran




M. AMIRUDDIN M, S.Pd, M.Pd ANDI NURHAYATI HAFID, S.Si
NIP. 19600128 198403 1 006 NIP. 19821028 201001 2 026












PROGRAM SEMESTER

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 18 Bulukumba
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Kelas : VII (Tujuh)
Tahun Pelajaran : 2013/2014

NO TEMA MATERI JUMLAH PERTEMUAN
1. Materi Objek IPA dan Pengamatan 1 Pertemuan
Pengukuran Sebagai Bagian dari
Pengamatan
1 Pertemuan
Besaran Pokok Panjang, Massa dan
Waktu serta Pengukurannya
1 Pertemuan
Besaran Turunan 1 Pertemuan
Tugas Proyek 1 Pertemuan
Ulangan Harian 1 Pertemuan
2. Materi Mengidentifikasi benda-benda di
sekitar
1 Pertemuan
Membedakan makhluk hidup dengan
benda tak hidup
2 Pertemuan
Zat padat, cair dan gas 1 Pertemuan
Unsur, senyawa dan campuran 1 Pertemuan
Larutan asam, basa dan indikator 1 Pertemuan
Tes harian 1 Pertemuan
Kerja Proyek 1 Pertemuan
3. Materi Klasifikasi (pengantar) 1 Pertemuan
Bagaimana mengelompokkan
Tumbuhan dan Hewan (Kunci
dikotom)
1 Pertemuan
Klasifikasi tumbuhan 1 Pertemuan
Klasifikasi Hewan 1 Pertemuan
Tes 1 Pertemuan
4. Sistem Konsep (organisasi kehidupan) 1 Pertemuan
Sel sebagai unit struktural dan
fungsional kehidupan
1 Pertemuan
Praktikum : mengamati sel tumbuhan
dengan mikroskop dan
membandingkan sel hewan dan sel
tumbuhan
1 Pertemuan
Jaringan 1 Pertemuan
Praktikum jaringan 1 Pertemuan
Organ 1 Pertemuan
Sistem organ, organisme, dan
presentasi proyek model sel
1 Pertemuan
5. Perubahan Perubahan fisika 1 Pertemuan
Perubahan kimia 1 Pertemuan
Pemisahan campuran : filtrasi,
sentrifugasi dan kromatografi
1 Pertemuan
Pemisahan campuran : destilasi dan 1 Pertemuan
sublimasi
Tes harian 1 Pertemuan
Kerja proyek 1 Pertemuan




Bulukumpa, 15 Juli 2013

Mengetahui
Kepala SMP NEGERI 18 BULUKUMBA Guru Mata Pelajaran




M. AMIRUDDIN M, S.Pd, M.Pd ANDI NURHAYATI HAFID, S.Si
NIP. 19600128 198403 1 006 NIP. 19821028 201001 2 026

































PERHITUNGAN MINGGU DAN JAM EFEKTIF
TAHUN PELAJARAN 2013 / 2014


SEKOLAH : SMP NEGERI 18 BULUKUMBA
MATA PELAJARAN : IPA
KELAS / SEMESTER : VII / GANJIL

NO BULAN
JUMLAH
MINGGU
PEKAN
TIDAK
EFEKTIF
PEKAN
EFEKTIF
JAM
EFEKTIF
KET
1. JULI 4 2 2 8
Libur sem. Genap, MOS,
Libur hari pertama
Ramadhan
2. AGUSTUS 4 2 2 13 Libur ramadhan
3. SEPTEMBER 4 - 4 15 Mid Semester
4. OKTOBER 5 - 5 22 -
5. NOVEMBER 4 - 4 18 -
6. DESEMBER 5 4 1 5
Ujian Semester,
Pengelolaan Nilai, Libur
sem. ganjil
JUMLAH 26 8 18 81




Bulukumpa, 15 Juli 2013

Mengetahui
Kepala SMP NEGERI 18 BULUKUMBA Guru Mata Pelajaran




M. AMIRUDDIN M, S.Pd, M.Pd ANDI NURHAYATI HAFID, S.Si
NIP. 19600128 198403 1 006 NIP. 19821028 201001 2 026














RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 18 Bulukumba
Kelas / Semester : VII / Ganjil
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam
Topik : Objek IPA dan Pengamatan
Sub Topik : Objek IPA dan Pengukurannya
Pertemuan ke- : I (pertama)
Alokasi Waktu : 3 x 40 Menit (3 JP)

A. Kompetensi Inti (KI)
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi,dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori
B. Kompetensi Dasar
1.1 Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan
kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan
serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti;
cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan
peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap
dalam melakukan pengamatan, percobaan, dan berdiskusi
3.1 Memahami konsep pengukuran berbagai besaran yang ada pada diri, makhluk
hidup, dan lingkungan fisik sekitar sebagai bagian dari observasi, serta
pentingnya perumusan satuan terstandar (baku) dalam pengukuran
4.1 Menyajikan hasil pengukuran terhadap besaran-besaran pada diri, makhluk hidup,
dan lingkungan fisik dengan menggunakan satuan dan satuan baku.
C. Indikator pencapaian kompetensi
1. Mendiskripsikan objek kajian dalam IPA
2. Memiliki rasa ingin tahu, teliti, dan peduli lingkungan melalui diskusi, kerja kelompok,
dan melakukan pengamatan
D. Tujuan pembelajaran
1. Peserta didik dapat melakukan pengamatan, inferensi dan mengkomunikasikan hasilnya.
2. Peserta didik dapat menjelaskan tiga komponen keterampilan proses: pengamatan inferensi
dan komunikasi
3. Peserta didik dapat menjelaskan kegunaan mempelajari IPA.
4. Peserta didik dapat mendiskripsikan objek yang dipelajari dalam IPA
5. Peserta didik memiliki rasa ingin tahu, teliti dan peduli lingkungan melalui pengamatan,
diskusi dan kerja kelompok
6. Peserta didik dapat Menyadari pentingnya mempelajari objek kajian IPA sebagai hasil
ciptaan Tuhan
E. Materi ajar
Objek yang dipelajari dalam IPA meliputi seluruh benda di alam dengan segala
interaksinya untuk dipelajari polapolaketeraturannya.
Penyelidikan ilmiah IPA melibatkan sejumlah proses yang harus dikuasai, antara lain seperti
berikut :
Pengamatan
Melibatkan panca indra, termasuk melakukanpengukuran dengan alat ukur yang
sesuai. Pengamatandilakukan untuk mengumpulkan data dan informasi
Membuat Inferensi
Merumuskan penjelasan berdasarkan pengamatan.Penjelasan ini digunakan untuk
menemukan pola-polaatau hubungan-hubungan antar aspek yang diamati, serta
membuat prediksi.
Mengomunikasikan
Mengomunikasikan hasil penyelidikan baik lisan maupuntulisan. Hal yang
dikomunikasikan termasuk data yangdisajikan dalam bentuk tabel, grafik, bagan, dan
gambar yang relevan.
F. Pendekatan/Strategi/Metode pembelajaran
1. Pendekatan : Scientific
2. Metode : Diskusi dan Pengamatan
3. Model : Discovery Lerning
G Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan
Langkah-Langkah
model Discovery
learning
Deskripsi
Alokasi
Waktu
Pendahuluan Menciptakan situasi Memusatkan perhatian
- Guru memperlihatkan gambar
tentang kegiatan penelitian IPA.
Kemudian siswa diminta
mengomentari.
- Guru meminta siswa untuk saling
berhadapan antara teman semeja
- Siswa yang telah berhadapan
diminta untuk saling mengamati
satu sama lain.
- Guru menyampaikan kompetensi
dasar, indikator, tujuan dan
manfaat pembelajaran.
20 Menit
Inti Pembahasan tugas
dan identifikasi
masalah


Observasi


Pengumpulan data
Dan pengolahan data


- Guru menjelaskan kegiatan yang
akan dilakukan.kemudian
membagikan LKS kepada tiap
kelompok
- Tiap kelompok berdiskusi tentang
langkah-langkah dalam LKS
- Kelompok melakukan percobaan
sesuai dengan LKS dan
menuliskan hasil pengamatannya
ke dalam LKS
- Tiap kelompok melakukan
diskusi untuk membuat
80 Menit

Verifikasi


Generalisasi
kesimpulan dari pengamatan.
- Kelompok melaporkan hasil
diskusinya didepan kelas.
- Membuat kesimpulan tentang
objek IPA dan pengamatan
Penutup - Guru bersama peserta didik
mereview hasil pemblajaran
- Guru memberikan penghargaan
kepada kelompok yang kinerja
baik
- Guru memberikan kuis sebagai
bahan evaluasi.
20 Menit

H Media, Alat, dan Sumber Belajar
1. Media : siswa, dan produk-produk dari IPA
2. Alat dan bahan :
3. Sumber belajar :
a. Buku IPA SMP kelas VII
b. LKS pengamatan objek IPA
c. Siswa, Lingkungan
I Penilaian Proses dan Hasil Belajar
- Teknik : unjuk kerja
- Bentuk : uraian, Lembar observasi
J. Penilaian
1. Metode dan bentuk instrument
Metode Bentuk instrument
Sikap Lembar pengamatan sikap dan rubrik
Tes unjuk kerja Tes penilaian kinerja

a. Lembar pengamatan sikap
1. Pengamatan prilaku ilmiah
No Aspek yang dinilai 3 2 1 Keterangan
1 Rasa ingin tahu( curiosity )
2 Ketelitian dalam melakukan pengamatan
3 Ketekunan dan tanggungjawab dalam belajar
baik secara individu maupun kelompok

4 Keterampilan berkomunikasi pada saat belajar

2. Rubric penilaian prilaku
No Aspek yang dinilai Rubric
1 Menunjukkan rasa
ingin tahu
3 : menunjukkan rasa ingin tahu yang besar,
antusias, aktif dalam kegiatan kelompok
2 : menunjukkan rasa ingin tahu, namun tidak
terlalu antusias
1 : tidak menunjukkan antusias dalam pengamatan,
sulit terlibat aktif dalam kegiatan
kelompokwalaupun telah didorong untuk
terlibat
2 Ketelitian dan hati-
hati
3 : mengamati objek sesuai prosedur, teliti dalam
melakukannya
2 : mengamati objek sesuai prosedur, kurang teliti
dalam melakukannya
1 : mengamati objek tidak sesuai prosedur
3 Ketekunan dan
tanggungjawab
dalam belajar dan
bekerja baik secara
individual maupun
kelompok
3 : tekun dalam menyelesaikan tugas dengan hasil
terbaik yang biasa dilakukan, berupaya tepat
waktu
2 : berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan
tugas, namun belum menunjukkan upaya
terbaiknya
1 : tidak berupaya sunggu-sunggudalam
menyelesaikan tugas, dan tugasnya tidak selesai
4 Berkomunikasi 3 : aktif dalam tanya jawab, dapat mengemukakan
gagasan atau ide, menghargai pendapat siswa
lain
2 : aktif dalam tanya jawab, tidak ikut
mengemukakan gagasan, mengahargai pendapat
siswa lain
1 : aktif dalam tanya jawab, tidak ikut
mengemukangagasan atau ide, kurang
menghargai pendat siswa lain

Penilaian Kinerja melakukan Pengamatan
No Aspek yang dinilai Penilaian
1 2 3
1 Merumuskan pertanyaan/masalah
2 Melakukan pengamatan atau pengukuran
3 Menafsirkan data
4 mengkomunikasikan

Rubriknya
Aspek yang dinilai Penilaian
1 2 3
Merumuskan
pertanyaan/masalah
Masalah
tidak
dirumuskan
Perumusan masalah
dilakukan dengan bantuan
guru
Perumusan
masalah dilakukan
secara mandiri
Pengamatan Pengamatan
tidak cermat
Pengatan cermat, tetapi
mengandung interpretasi
(tafsiran terhadap
pengamatan)
Pengamatan
cermat dan bebas
interpretasi
Menafsirkan data Tidak
melakukan
penafsiran
data
Melakukananalisisdata,
namun tidak memelakukan
upaya mengaitkan
antarvariabel
Melakukan
analisis dan
mencoba
mengaitkan
antarvariabel yang
diselidiki
mengkomunikasikan Dilakukan
secara lisan
Lisan dan tertulis, namun
tidak dipadukan
Memadukan hasil
tertulis sebagai
bagian dari
penyajian secara
lisan


LKS
A. Tujuan
Siswa dapat melakukan keterampilan proses IPA
B. Bahan
1. Siswa
C. Langkah Kerja
1. Perhatikan penampilan fisik teman kalian kemudian tuliskan hasil pengamatan
terhadap penampilan fisik dan sifat teman kalian
2. Buatlah pengamatan dan membuat prediksi tentang sifat teman secara
berpasangan
D. Pertanyaan Untuk Diskusi
1. Apa saja keterampilan proses IPA yang telah dilakukan pada kegiatan diatas?
2. Objek apa saja yang dipelajari dalam IPA?
3. Apa manfaat mempelajari IPA?









Bulukumpa, 15 Juli 2013

Mengetahui
Kepala SMP NEGERI 18 BULUKUMBA Guru Mata Pelajaran




M. AMIRUDDIN M, S.Pd, M.Pd ANDI NURHAYATI HAFID, S.Si
NIP. 19600128 198403 1 006 NIP. 19821028 201001 2 026














RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 18 Bulukumba
Kelas / Semester : VII / Ganjil
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam
Topik : Objek IPA dan Pengamatan
Sub Topik : Pengukuran Sebagai Bagian dari Pengamatan
Pertemuan ke- : II (kedua)
Alokasi Waktu : 2 x 40 Menit (2 JP)

A. Indikator
1. Melakukan pengukuran dengan satuan tak baku
2. Melakukan inferensi data hasil pengukuran
3. Mengomunikasikan hasil pengukuran
4. Menjelaskan pengertian pengukuran
5. Menjelaskan pengertian besaran
6. Menjelaskan pengertian satuan
7. Menjelaskan satuan baku dan tidak baku

B. Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik dapat melakukan pengukuran dengan satuan tak baku, melakukan
inferensi, dan mengomunikasikan hasil.
2. Peserta didik dapat menjelaskan pengertian pengukuran.
3. Peserta didik dapat menjelaskan pentingnya satuan baku.
4. Peserta didik dapat melakukan konversi satuan dalam SI dengan memanfaatkan
nilai awalannya

D. Materi
PENGUKURAN SEBAGAI BAGIAN DARI PENGAMATAN

Pengamatan objek dengan menggunakan indra merupakan kegiatan penting
menghasilkan deskripsi suatu benda. Akan tetapi, seringkali pengamatan seperti itu tidak
cukup. Kita memerlukan pengamatan yang memberikan hasil yang pasti ketika
dikomunikasikan dengan orang lain.
1. Pengukuran
Mengukur merupakan kegiatan penting dalam kehidupan dan kegiatan utama di
dalam IPA. Contoh kalian hendak mendeskripsikan suatu benda , misalnya
mendeskripsikan dirimu. Kemungkinan besar kalian akan menyertakan tinggi badan,
umur, dan berat badan merupakan sesuatu yang dapat diukur. Segala sesuatu yang
dapat diukur disebut besaran. Seperti yang telah kalian lakukan, mengukur
merupakan kegiatan membandingkan suatu besaran yang diukur dengan besaran
sejenis yang dipakai sebagai satuan. Satuan adalah pembanding dalam suatu
pengukuran.Misalnya, kalian melakukan pengukuran panjang meja dengan
jengkalmu. Maka kalian membandingkan panjang meja dengan panjang jengkalmu.
Jengkalmu dipakai sebagai satuan pengukuran. Sebagai hasilnya, misalnya panjang
meja = 6 jengkalmu.

E. Pendekatan/ Strategi/ Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Scientific
2. Metode : Diskusi dan eksperimen
3. Model : Discovery Learning

F. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran
1. Media : Laptop, LCD, Benda atau gambar alat ukur, benda-benda sekitar yang akan
diukur dalam kegiatan pengukuran seperti meja, papan tulis
2. Alat : Pensil, Pulpen, tangan
3. Sumber Belajar
a. Buku IPA SMP kelas VII, puskurbuk 2013
b. LKS

G. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan
Langkah-langkah
model discovery
Deskripsi Kegiatan
Alokasi
Waktu
Pendahuluan Menciptakan situasi
(Stimulasi)

- Pemusatan perhatian :
Menunjukkan alat ukur (mistar)
kemudian guru mengajukan
pertanyaan mengapa
menggunakan alat ukur itu?
- Guru menyampaikan indikator,
tujuan dan manfaat mempelajari
pengukuran
5 menit
Kegiatan Inti Pembahasan Tugas dan
dan Identifikasi
Masalah





Observasi


Pengumpulan Data

Pengolahan data dan
Analisis





Verifikasi
- Menyampaikan informasi
tentang kegiatan yang akan
dilakukan yaitu eksperimen
mengukur benda-benda sekitar
dalam kegiatan pengukuran
- Membagi siswa menjadi
beberapa kelompok
- Diskusi kelompok untuk
mengkaji LKS membuat alat
ukur sendiri
- Melakukan pengukuran benda-
benda sekitar
- Siswa mengamati dan mencatat
data hasil pengukuran
- Mengolah dan menganalisis
data hasil pengukuran untuk
menjawab pertanyaan-
pertanyaan pada LKS
- Presentasi hasil pengukuran
- Diskusi membuat alat ukur
sendiriberdasarkan data hasil
pengukuran
65 menit

Penutup - Membuat kesimpulan tentang
membuat alat ukur sendiri
- Siswa dan guru mereview hasil
kegiatan pembelajaran
- Guru memberikan tes tentang
pengukuran
10 Menit
- Guru memberikan tugas
mengukur panjang pagar
rumahnya masing-masing
menggunakan alat ukur yang
ditentukan sendiri oleh siswa
- Menginformasikan materi pada
pertemuan berikutnya

H. Penilaian
1. Metode dan Bentuk Instrumen

Metode Bentuk Instrumen
- Sikap - Lembar Pengamatan Sikap dan Rubrik
- Tes Unjuk Kerja - Tes penilaian kinerja cara melakukan
pengukuran
- Tes Tertulis - Tes Uraian

2. Instrumen
a. Lembar Pengamatan Sikap



Rubrik Penilaian Perilaku
No Aspek yang dinilai Rubrik
1 Menunjukkan rasa ingin
tahu
3. Menunjukkan rasa ingin tahu yang besar,
antusias, aktif, dalam kegiatan kelompok
2. Menunjukkan rasa ingin tahu, namun tidak
terlalu antusias, dan baru terlibat aktif dalam
kegiatan kelompok ketika disuruh
1.Tidak menunjukkan antusias dalam
pengamatan, sulit terlibat aktif dalam kegiatan
kelompok walaupun telah didorong untuk
terlibat
2 Ketelitian dan hati-hati 3.Mengamati hasil percobaan sesuai
prosedur,hati-hati dalam melakukan percobaan
2.Mengamati hasil percobaan sesuai
prosedur,kurang hati-hati dalam melakukan
percobaan
1.mengamati hasil percobaan tidak sesuai
prosedur,tidak hati-hati dalam melakukan
percobaan
No Aspek yang dinilai 3 2 1 Ket
1 Rasa ingin tahu
2 Ketelitian dan kehati-hatian dalam
melakukan pengukuran

3 Ketekunan dan tanggung jawab dalam
belajar dan bekerja baik secara individu
maupun berkelompok

4 Keterampilan berkomunikasi pada saat
belajar

3 Ketekunan dan tanggung
jawab dalam belajar dan
bekerja baik secara
individu maupun
berkelompok
3.Tekun dalam menyelesaikan tugas dengan
hasil terbaik yang bisa dilakukan, berupaya
tepat waktu
2. Berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan
tugas, namun belum menunjukkan upaya
terbaiknya
1.Tidak berupaya sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas, dan tugasnya tidak
selesai
4 Berkomunikasi 3. Aktif dalam tanya jawab, dapat
mengemukakan gagasan atau ide, menghargai
pendapat siswa lain
2. Aktif dalam tanya jawab, tidak ikut
mengemukakan gagasan atau ide, menghargai
pendapat siswa lain
1. Aktif dalam tanya jawab, tidak ikut
mengemukakan gagasan atau ide, kurang
menghargai pendapat siswa lain

b. Lembar pengamatan keterampilan percobaan
Penilaian keterampilan/kinerja percobaan pengukuran
No Aspek yang dinilai Penilaian
1 2 3
1. Hasil rumusan
pertanyaan/masalah
yang akan diselidiki

2. Hasil pengamatan atau
pengukuran

3.

Hasil analisis/penafsiran

Rubriknya :
Aspek yang dinilai Penilaian
1 2 3
Merumuskan
pertanyaan/masalah
Masalah tidak
dirumuskan
Perumusan
masalah
dilakukan
dengan bantuan
guru
Perumusan masalah dilakukan
secara mandiri (individual
atau kelompok)
Pengamatan Pengamatan tidak
cermat
Pengamatan
cermat, tetapi
mengandung
interpretasi
(tafsiran
terhadap
pengamatan)
Pengamatan cermat dan bebas
interpretasi
Menafsirkan data Tidak melakukan
penafsiran data
Melakukan
analisis data,
namun tidak
melakukan
Melakukan analisis dan
mencoba mengaitkan antar
variabel yang diselidiki (atau
bentuk lain, misalnya
upaya
mengaitkan
antar variabel
mengklasifikasi)
Mengomunikasikan Dilakukan secara
lisan
Lisan dan
tertulis, namun
tidak dipadukan
Memadukan hasil tertulis
sebagai bagian dari penyajian
secara lisan

c. Instrumen soal pengetahuan

Soal uraian
1. Jelaskan pengertian pengukuran
2. Jelaskan pengertian besaran
3. Tuliskan 2 contoh besaran
4. Jelaskan pengertian satuan
5. Tuliskan 5 contoh satuan tidak baku

Rubrik penilaian uraian

No Uraian skor
1. Jika jawaban benar 5
2. Jika jawaban benar 5
3. Jika menuliskan 2 contoh 4
4. Jika jawaban benar 5
5. Jika menuliskan 5 contoh 10
Total 29

Skor perolehan
Nilai = x 100
Skor maksimal




















L K S

MEMBUAT ALAT UKUR SENDIRI

I. TUJUAN
Mengukur benda disekitar tanpa menggunakan alat ukur mistar atau alat ukur yang
biasanya

II. ALAT DAN BAHAN
Pulpen, pensil

III. Cara Kerja
1. Ukurlah panjang meja dan papan tulis menggunakan pensil, pulpen, jengkal tangan
2. Catat hasil pengamatanmu (hasil dan satuan ukuran yang digunakan)
3. Mintalah salah seorang temanmu untuk melakukan pengukuran yang sama dengan
menggunakan alat-alat pengukur panjang yang dia tentukan sendiri. Catat hasil dan
satuan ukuran yang dibuatnya.

IV. Pertanyaan
Apakah hasil pengukuranmu dan hasil pengukuran teman-temanmu berbeda? Mengapa
demikian ?


















Bulukumpa, 15 Juli 2013

Mengetahui
Kepala SMP NEGERI 18 BULUKUMBA Guru Mata Pelajaran






M. AMIRUDDIN M, S.Pd, M.Pd ANDI NURHAYATI HAFID, S.Si
NIP. 19600128 198403 1 006 NIP. 19821028 201001 2 026
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 18 Bulukumba
Kelas/ Semester : VII/1
Mata Pelajaran : IPA
Topik : Objek IPA dan pengamatannya
Sub Topik : Besaran pokok Serta pengukurannya
Pertemuan Ke : 3 (Ketiga)
Alokasi Waktu : 3 x 40 Menit (3 JP)

A. Indikator
1. Menjelaskan bermacam-macam besaran pokok
2. Terampil melakukan pengukuran besaran pokok panjang

B. Tujuan pembelajaran
1. Siswa dapat menjelaskan besaran pokok
2. Siswa dapat melakukan pengukuran besaran pokok panjang dengan menggunakan
satuan baku dan tak baku.
3. Siswa dapat menerapkan pengukuran besaran panjang dalam kehidupan sehari-hari.

C. Materi ajar
Besaran Pokok adalah Besaran yang satuannya sudah ditentukan atau didefinisikan
Misalnya Panjang menyatakan jarak antara dua titik dengan pengertian bahwa Panjang
menggunakan satuan dasar SI meter (m). Satu meter standar (baku) sama dengan jarak
yang ditempuh cahaya dalam ruang hampa selama 1/299792458 sekon. Untuk keperluan
sehari-hari, telah dibuat alat-alat pengukur panjang tiruan dari meter standar seperti pada
gambar dibawah.

Selain meter, panjang juga dinyatakan dalam satuan-satuan yang lebih besar atau lebih
kecil dari meter dengan cara menambahkan awalan-awalan seperti tercantum dalam
Tabel 1.1. (buku siswa) Berdasar tabel tersebut :
1 kilometer (km) = 1.000 meter (m)
1 sentimeter (cm) = 1/100 meter (m) atau 0,01 m
Sebaliknya, diperoleh
1 m = 1/1,000 km = 0,001 km
1 m = 100 cm

Massa
Setiap benda tersusun dari materi. Jumlah materi yang terkandung dalam suatu benda
disebut massa benda. Nah, dalam SI, massa diukur dalam satuan kilogram (kg) Dalam
kehidupan sehari-hari, orang menggunakan istilah berat untuk massa. Namun,
sesungguhnya massa tidak sama dengan berat. Massa suatu benda ditentukan oleh
kandungan materinya dan tidak mengalami perubahan meskipun kedudukannya berubah.
Sebaliknya, berat sangat bergantung pada kedudukan di mana benda tersebut berada.
Sebagai contoh, saat astronot berada di bulan, beratnya tinggal 1/6 dari berat dia saat di
bumi. Dalam SI, massa menggunakan satuan dasar kilogram (kg), sedangkan berat
menggunakan satuan newton (N). Satu kilogram standar (baku) sama dengan massa
sebuah silinder yang terbuat dari campuran platinum-iridium yang disimpan di Sevres,
Paris, Prancis (Gambar 1.17). Massa 1 kg setara dengan 1 liter air pada suhu 4
o
C.









Waktu
Waktu adalah selang antara dua kejadian atau dua peristiwa. Misalnya, waktu hidup
seseorang dimulai sejak ia dilahirkan hingga meninggal, waktu perjalanan diukur sejak
mulai bergerak sampai dengan akhir gerak. Waktu dapat diukur dengan jam tangan atau
stopwatch seperti terlihat pada Gambar 1.21.













D. Pendekatan/ Strategi/ Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Scientific
2. Metode : Diskusi dan eksperimen
3. Model : Discovery Learning

E. Media, alat dan Sumber Belajar
- Media : benda yang ada disekitar ruangan kelas
- Alat dan bahan : mistar, pensil, sepotong kayu
- Sumber : buku paket smp kelas VII

F. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Langkah-langkah
model discovery
Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan Menciptakan situasi
(Stimulasi)

- Pemusatan perhatian : Guru
memperlihatkan berbagai macam
alat misalnya mistar, pensil, lidi,
sepotong kayu, kemudian
mengajukan pertanyaan:
Diantara alat-alat tersebut tadi
yang mana merupakan alat ukur
10 menit
panjang yang baku dan yang
tidak baku.
bagaimana cara menggunakan
alat-alat tersebut.
- Guru menyampaikan indikator,
tujuan dan manfaat pembelajaran
Kegiatan Inti

Pembahasan Tugas
dan dan Identifikasi
Masalah





Observasi


Pengumpulan Data


Pengolahan data dan
Analisis




Verifikasi
- Menyampaikan informasi
tentang kegiatan yang akan
dilakukan yaitu melakukan
pengukuran panjang yaitu
mengukur panjang meja, papan
tulis, tinggi badan teman,
panjang kertas.
- Membagi siswa menjadi 6
kelompok
- Melakukan pengukuran untuk
mengukur panjang meja, papan
tulis, tinggi badan, lebar kertas.
- Siswa mengamati dan mencatat
data hasil pengukuran
- Berdiskusi berdasarkan data
yang diperoleh
- Mengolah dan menganalisis data
hasil pengukuran untuk
menjawab pertanyaan-
pertanyaan pada LKS
- Presentasi hasil pengukuran
100 menit






Penutup .- guru memberikan penghargaan
kepada kelopok yang berkinerja
baik.
- Membuat kesimpulan
- memberi tugas kepada siswa.
- Guru memberikan penghargaan
(misalnya pujian atau bentuk
penghargaan lain yang relevan)
kepada kelompok yang
berkinerja baik
- Guru memberikan tes tentang
besaran pokok
- Menginformasikan materi pada
pertemuan berikutnya
10 menit

G. Penilaian
1. Metode dan Bentuk Instrumen

Metode Bentuk Instrumen
- Sikap - Lembar Pengamatan Sikap dan Rubrik
- Tes Unjuk Kerja - Tes penilaian kinerja cara melakukan
pengukuran panjang
- Tes Tertulis - Uraian dan Pilihan Ganda

2. Instrumen
a. Lembar Pengamatan Sikap



Rubrik Penilaian Perilaku
No Aspek yang dinilai Rubrik
1 Menunjukkan rasa ingin
tahu
3. Menunjukkan rasa ingin tahu yang besar,
antusias, aktif, dalam kegiatan kelompok
2. Menunjukkan rasa ingin tahu, namun tidak
terlalu antusias, dan baru terlibat aktif dalam
kegiatan kelompok ketika disuruh
1.Tidak menunjukkan antusias dalam
pengamatan, sulit terlibat aktif dalam kegiatan
kelompok walaupun telah didorong untuk
terlibat
2 Ketelitian dan hati-hati 3.Mengamati hasil percobaan sesuai
prosedur,hati-hati dalam melakukan percobaan
2.Mengamati hasil percobaan sesuai
prosedur,kurang hati-hati dalam melakukan
percobaan
1.mengamati hasil percobaan tidak sesuai
prosedur,tidak hati-hati dalam melakukan
percobaan
3 Ketekunan dan tanggung
jawab dalam belajar dan
bekerja baik secara
individu maupun
berkelompok
3.Tekun dalam menyelesaikan tugas dengan
hasil terbaik yang bisa dilakukan, berupaya
tepat waktu
2. Berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan
tugas, namun belum menunjukkan upaya
terbaiknya
1.Tidak berupaya sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas, dan tugasnya tidak
selesai
4 Berkomunikasi 3. Aktif dalam tanya jawab, dapat
mengemukakan gagasan atau ide, menghargai
pendapat siswa lain
2. Aktif dalam tanya jawab, tidak ikut
mengemukakan gagasan atau ide, menghargai
pendapat siswa lain
1. Aktif dalam tanya jawab, tidak ikut
mengemukakan gagasan atau ide, kurang
No Aspek yang dinilai 3 2 1 Ket
1 Rasa ingin tahu
2 Ketelitian dan kehati-hatian dalam
melakukan pengukuran

3 Ketekunan dan tanggung jawab dalam
belajar dan bekerja baik secara individu
maupun berkelompok

4 Keterampilan berkomunikasi pada saat
belajar

menghargai pendapat siswa lain

b. Lembar pengamatan keterampilan percobaan
Penilaian keterampilan/kinerja percobaan pengukuran
No Aspek yang dinilai Penilaian
1 2 3
1. Hasil rumusan
pertanyaan/masalah
yang akan diselidiki

2. Hasil pengamatan atau
pengukuran

3.

Hasil analisis/penafsiran

Rubriknya :
Aspek yang dinilai Penilaian
1 2 3
Merumuskan
pertanyaan/masalah
Masalah tidak
dirumuskan
Perumusan
masalah
dilakukan
dengan bantuan
guru
Perumusan masalah dilakukan
secara mandiri (individual
atau kelompok)
Pengamatan Pengamatan tidak
cermat
Pengamatan
cermat, tetapi
mengandung
interpretasi
(tafsiran
terhadap
pengamatan)
Pengamatan cermat dan bebas
interpretasi
Menafsirkan data Tidak melakukan
penafsiran data
Melakukan
analisis data,
namun tidak
melakukan
upaya
mengaitkan
antar variabel
Melakukan analisis dan
mencoba mengaitkan antar
variabel yang diselidiki (atau
bentuk lain, misalnya
mengklasifikasi)
Mengomunikasikan Dilakukan secara
lisan
Lisan dan
tertulis, namun
tidak dipadukan
Memadukan hasil tertulis
sebagai bagian dari penyajian
secara lisan

c. Instrumen soal pengetahuan
1. Tuliskan 7 besaran pokok
2. Hasil pengukuran panjang pensil dengan mistar seperti ditunjukkan pada gambar
adalah ...
a. 5,0cm
b. 5,2cm
c. 5,8cm
d. 6,0cm

Rubrik penilaian

No Uraian skor
1. Jika jawaban benar 10
2. Jika jawaban benar 1
Total 11


Skor perolehan
Nilai = x 100
Skor maksimal


































L K S

MELAKUKAN PENGUKURAN PANJANG

I. TUJUAN
Mengukur panjang benda disekitar

II. ALAT DAN BAHAN
Pensil, mistar, sepotong kayu

III. Cara Kerja
1. Ukurlah panjang meja, papan tulis, tinggi badan, lebar kertas menggunakan pensil,
mistar dan sepotong kayu
2. Catat hasil pengamatanmu (hasil dan satuan ukuran yang digunakan)

IV. Pertanyaan
Menurut kamu, manakah alat mengukur yang hasilnya sama jika dilakukan pengukuran
ulang oleh temanmu dari kelompok lain ? Mengapa ?


















Bulukumpa, 15 Juli 2013

Mengetahui
Kepala SMP NEGERI 18 BULUKUMBA Guru Mata Pelajaran






M. AMIRUDDIN M, S.Pd, M.Pd ANDI NURHAYATI HAFID, S.Si
NIP. 19600128 198403 1 006 NIP. 19821028 201001 2 026



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMPN 18 Bulukumba
Mata Pelajaran : IPA
Kelas/Semester : VII / Semester I
Topik : Objek IPA dan Pengamatannya
Sub Topik
Pertemuan Ke
:
:
Besaran Turunan
4 (Empat)
Alokasi Waktu : 2 X 40 menit ( 2 JP)

A. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
1. Mengidentifikasi alat-alat percobaan untuk menentukan volume benda yang
bentuknya teratur dan tidak teratur.
2. Menjelaskan proses penentuan volume benda yang bentuknya teratur dan tidak teratur

B. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Siswa dapat mengidentifikasi alat-alat untuk percobaan pengukuran volume benda
yang bentuknya teratur dan tidak teratur.
2. Mengembangkan keterampilan menentukan volume benda yang bentuknya teratur
dan tidak teratur.
3. Siswa dapat menjelaskan besaran turunan
4. Siswa dapat merancang dan membuat alat untuk menentukan volume benda yang
bentuknya tidak teratur.
5. Mengembangkan perilaku rasa ingin tahu, teliti, jujur, tekun, tanggung jawab, saling
menghargai pendapat melalui kegiatan praktikum dan diskusi kelompok

A.C. MATERI
Besaran Turunan
Besaran-besaran yang dapat diukur selain 7 (tujuh) besaran pokok pada Tabel 1.2 (buku
siswa), tergolong sebagai besaran turunan. Misalnya, luas ruang kelasmu. Jika ruang
kelasmu berbentuk persegi, maka luasnya merupakan hasil perkalian panjang dengan
lebar. Perhatikan, bahwa panjang dan lebar merupakan besaran pokok panjang. Dalam SI,
panjang diukur dengan satuan meter. Maka, luas dalam SI memiliki satuan m
2
.
a. Luas
Untuk benda yang berbentuk persegi, luas benda dapat ditentukan dengan mengalikan
hasil pengukuran panjang dengan lebarnya. Bagaimanakah cara mengukur luas benda
yang berbentuk tidak teratur, misalnya luas sehelai daun?
b. Volume
Misalnya,kalian punya dua wadah, yakni kaleng besar dan kaleng kecil. Jika
dipergunakan untuk menampung air, kaleng besar pasti dapat menampung air lebih
banyak. Hal tersebut terkait dengan besarnya ruangan yang terisi oleh materi, biasanya
disebut volume. Suatu benda jika volumenya lebih besar, dapat menampung materi lebih
banyak dibandingkan benda lain yang volumenya lebih kecil. Volume merupakan besaran
turunan yang disusun dari besaran pokok panjang. Volume benda padat yang bentuknya
teratur, contohnya balok, dapat ditentukan dengan mengukur terlebih dulu panjang, lebar,
dan tingginya, kemudian mengalikannya. Jika kalian mengukur panjang, lebar, dan tinggi
balok menggunakan satuan sentimeter (cm), maka volume balok yang diperoleh dalam
satuan sentimeter kubik (cm
3
).
Jika, panjang, lebar, dan tinggi diukur dalam satuan meter (m), maka volume yang
diperoleh bersatuan meter kubik (m
3
).
Formatted: Space After: 0 pt, Line spacing:
single, Numbered + Level: 1 + Numbering
Style: 1, 2, 3, + Start at: 1 + Alignment:
Left + Aligned at: 0.25" + Indent at: 0.5"
Formatted: Indent: Left: 0.25", Space After:
0 pt, Line spacing: single, Numbered + Level:
1 + Numbering Style: 1, 2, 3, + Start at: 1
+ Alignment: Left + Aligned at: 0.25" +
Indent at: 0.5"
Bagaimana cara menentukan volume suatu zat cair? Zat cair tidak memiliki bentuk yang
tetap. Bentuk zat cair selalu mengikuti bentuk wadahnya. Oleh karena itu, jika zat cair
dituangkan ke dalam gelas ukur, seperti ditunjukkan Gambar 1.24 (buku siswa), ruang
gelas ukur yang terisi zat cair sama dengan volume zat cair tersebut. Volume zat cair
dapat dibaca pada skala sesuai ketinggian permukaan zat cair di dalam gelas ukur
tersebut. Seperti yang kalian lihat pada Gambar 1.23 (buku siswa), hasil pembacaan
volume air dengan gelas ukur di atas memiliki satuan mL, kependekan dari mililiter.
Dalam kehidupan sehari-hari, volume zat cair biasanya dinyatakan dalam satuan mililiter
(mL) atau liter

D. PENDEKATAN/STRATEGI/METODE PEMBELAJARAN
1. Pendekatan : Scientific
2. Metode : Diskusi dan Eksperimen
1.3. Model : Discovery Learning

E. MEDIA, ALAT, DAN SUMBER PEMBELAJARAN
1. Alat dan Bahan
No. Jenis Jumlah
1. Buku dan batu kerikil 2
2. mistar 1
3. Gelas ukur 100 ml 1
5 air 1 gelas

2. Sumber Belajar
1. Buku IPA SMP kelas VII, Puskurbuk 2013
2. LKS pengukuran volume benda yang bentuknya teratur dan tidak teratur

B.F. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan
Langkah-
langkah
Model
Discovery
Deskripsi Kegiatan

Alokasi
Waktu
Pendahuluan Menciptakan
Situasi
(Stimulasi)
Pemusatan perhatian :
- Guru memperlihatkan batu bata yang bentuknya
teratur dan batu kerikil yang bentuknya tidak
teratur.dan kemudian guru mengajukan
pertanyaan seperti :
Bagaimana cara menentukan volume batu
bata dan batu kerikil init?
- Guru menyampaikan tujuan dan manfaat
menentukan volume benda yang bentuknya
teratur dan tidak teratur.
10 menit
Kegiatan Inti Pembahasan
Tugas dan
Identifikasi
Masalah



- Menyampaikan informasi tentang kegiatan yang
akan dilakukan yaitu mengukur panjang, lebar
dan tebal batu bata serta mengukur volume batu
kerikil dengan menggunakan gelas ukur yang
telah disediakan.
- Membagi siswa menjadi 6 kelompok
- Diskusi kelompok untuk mengkaji LKS dan
50 menit
Formatted: Indent: Left: 0.02", Hanging:
0.19", Space Before: 0 pt, After: 0 pt, Line
spacing: single, Bulleted + Level: 3 + Aligned
at: 1.38" + Indent at: 1.63"
Formatted: Indent: Left: -0.02", Space
Before: 0 pt, After: 0 pt, Line spacing:
single, Bulleted + Level: 3 + Aligned at: 1.38"
+ Indent at: 1.63"
Observasi

Pengumpulan
data




Pengolahan
data dan
analisis


Verifikasi
Generalisasi
mengidentifikasi konsep besaran turunan yang
diperoleh melalui percobaan
i.- Melakukan pengukuran panjang, lebar dan tebal
batu bata
ii.- Melakukan pengukuran volume batu kerikil
dengan menggunakan gelas ukur
- Siswa mencatat data hasil pengukuran pada
kolom yang tersedia pada LKS
- Mengolah dan menganalisis data dari setiap
percobaan untuk menjawab pertanyaan-
pertanyaan pada LKS
iii.- Diskusi konsep besaran turunan berdasarkan
data hasil pengukuran dan perhitungan.
- Presentasi hasil percobaan
- Membuat kesimpulan tentang pengukuran,
perhitungan volume benda yang bentuknya
teratur dan tidak teratur.
Penutup - Siswa dan guru mereview hasil kegiatan
pembelajaran
- Guru memberikan penghargaan (misalnya pujian
atau bentuk penghargaan lain yang relevan)
kepada kelompok yang berkinerja baik
- Siswa menjawab kuis tentang besaran turunan
- Pemberian tugas untuk mempelajari besaran
turunan yang lain
20 menit

G. PENILAIAN
1. Metode dan Bentuk Instrumen
Metode Bentuk Instrumen
Sikap Lembar Pengamatan Sikap dan Rubrik
Tes Unjuk Kerja Tes penilaian kinerja metode
Tes Tertulis Tes Uraian dan Pilihan Ganda

1.2. Contoh Instrumen
a. Lembar Pengamatan Sikap
1. Pengamatan Perilaku Ilmiah
No Aspek yang dinilai 3 2 1 Keterangan
1 Rasa ingin tahu (curiosity)
2 Ketelitian dan kehati-hatian dalam
melakukan percobaan

3 Ketekunan dan tanggungjawab dalam
belajar dan bekerja baik secara individu
maupun berkelompok

4 Keterampilan berkomunikasi pada saat
belajar





Formatted: Indent: Left: -0.02", Space
Before: 0 pt, After: 0 pt, Line spacing:
single, Bulleted + Level: 3 + Aligned at: 1.38"
+ Indent at: 1.63"
Formatted: Indent: Left: -0.02", Space
Before: 0 pt, After: 0 pt, Line spacing:
single, Bulleted + Level: 3 + Aligned at: 1.38"
+ Indent at: 1.63"
Rubrik Penilaian Perilaku
No Aspek yang
dinilai
Rubrik
1. Menunjukkan
rasa ingin tahu
3: menunjukkan rasa ingin tahu yang besar, antusias, aktif
dalam dalam kegiatan kelompok
2: menunjukkan rasa ingin tahu, namun tidak terlalu
antusias, dan baru terlibat aktif dalam kegiatan
kelompok ketika disuruh
1: tidak menunjukkan antusias dalam pengamatan, sulit
terlibat aktif dalam kegiatan kelompok walaupun telah
didorong untuk terlibat
2. Ketelitian dan
hati-hati



3. mengamati hasil percobaan sesuai prosedur, hati-hati
dalam melakukan percobaan
2. mengamati hasil percobaan sesuai prosedur, kurang
hati-hati dalam melakukan percobaan
1. mengamati hasil percobaan sesuai prosedur, kurang
hati-hati dalam melakukan percobaan
3 Ketekunan
dan
tanggungjawab
dalam belajar
dan bekerja
baik secara
individu
maupun
berkelompok
3: tekun dalam menyelesaikan tugas dengan hasil terbaik
yang bisa dilakukan, berupaya tepat waktu.
2: berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan tugas,
namun belum menunjukkan upaya terbaiknya
1: tidak berupaya sungguh-sungguh dalam menyelesaikan
tugas, dan tugasnya tidak selesai
4 Berkomunikasi 3. aktif dalam tanya jawab, dapat mengemukaan gagasan
atau ide, menghargai pendapat siswa lain
3. aktif dalam tanya jawab, tidak ikut mengemukaan
gagasan atau ide, menghargai pendapat siswa lain
1. aktif dalam tanya jawab, tidak ikut mengemukaan
gagasan atau ide, kurang menghargai pendapat siswa
lain

b. Lembar Pengamatan Keterampilan Praktikum
Peniaian keterampilan pengukuran panjang, lebar dan tebal dan pengukuran
volume air dalam gelas ukur.
No
Keterampilan
yang dinilai
Skor Rubrik
1 Cara mengukur
panjang , lebar
dan tebal batu
bata
3 - Pemilihan alat ukurnya tepat
- Pengukurannya tepat,
- Pembacaan skala pada penggaris tepat
2 Ada dua aspek yang benar
1 Ada satu aspek yang benar
2 Cara mengukur
volume air dalam
gelas ukur
3 - Pemilihan alat ukurnya tepat
- Pengukurannya tepat,
- Pembacaan skala pada gelas ukur
2 Ada dua aspek yang benar
1 Ada satu aspek yang benar

Formatted: Indent: Left: 0.03", Hanging:
0.25", Space Before: 0 pt

a.c. Instrumen Soal Pengetahuan
1. Alat untuk mengukur volume benda yang tak beraturan bentuknya yaitu ...
a. Mistar
b. jangka sorong
c. mikrometer sekrup
d. gelas ukur
2. Hitung volume kotak yang memiliki panjang 3 cm, lebar 5 cm dan tinggi 2
cm !
3. Volume air pada gelas ukur sebelum batu dimasukkan adalah 50 mL, setelah
batu dimasukkan, volume air 80 mL. Hitunglah volume batu tersebut !
No Uraian skor
1. Jika jawaban benar 1
2. Jika jawaban benar 15
3. Jika jawaban benar 12
Total 28


Skor perolehan
Nilai = x 100
Skor maksimal


























L K S

MELAKUKAN PENGUKURAN VOLUME BENDA BERATURAN DAN TIDAK
BERATURAN

I. TUJUAN
Mengukur volume benda yang beraturan dan tidak beraturan

V.II. ALAT DAN BAHAN
Alat : Gelas ukur, mistar
Bahan : Batu bata, kerikil, air

VI.III. Cara Kerja
1. Ukurlah panjang, lebar dan tebal batu bata menggunakan mistar
2. Masukkan air ke dalam gelas ukur, catat volume awal air sebelum memasukkan
kerikil
3. Masukkan kerikil ke dalam gelas ukur yang berisi air
4. Catat hasil pengamatanmu

3.4. Pertanyaan
1. Hitunglah volume batu bata !
2. Hitunglah volume kerikil !
















Bulukumpa, 15 Juli 2013

Mengetahui
Kepala SMP NEGERI 18 BULUKUMBA Guru Mata Pelajaran




M. AMIRUDDIN M, S.Pd, M.Pd ANDI NURHAYATI HAFID, S.Si
NIP. 19600128 198403 1 006 NIP. 19821028 201001 2 026



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan pendidikan : SMP Negeri 18 Bulukumba
Mata pelajaran : IPA
Kelas/semister : VII/Ganjil
Topik : Klasifikasi benda
Sub Topik : Mengidentifikasi benda-benda di sekitar
Pertemuan Ke : I (Pertama)
Alokasi waktu : 2 x 40 Menit (2 JP)

A. Kompetensi Inti (KI)
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi,dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

B. Kompetensi Dasar :
1.12.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti;
cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan
peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari
1.22.2 Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai
wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan
1.32.3 Menunjukkan perilaku bijaksana dan bertanggungjawab dalam aktivitas
sehari-hari
1.42.4 menunjukkan prilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, objektif, jujur, teliti,
cermat, tekun, hati-hati, bertanggung jawab, terbuka, kritis, kreatif, inovatif dan
peduli lingkungan) dalam aktifitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap
dalam melakukan percobaan dan berdiskusi
2.2 mengidentifikasi ciri hidup dan tak hidup dari benda-benda dan makhluk hidup yang
ada dilingkungan sekitar
2.3 mengumpulkan data dan melakukan klasifikasi terhadap benda-benda, tumbuhan
dan hewan yang ada di lingkungan sekitar
3.2 menyajikan hasil analisis data observasi terhadap benda (makhluk) hidup dan tak
hidup
3.3 mengumpulkan data dan melakukan klasifikasi terhadap benda benda

C. Indikator
1. Mengidentifikasi benda-benda yang ada di sekitar lingkungan
2. Mengembangkan perilaku rasa ingin tahu, teliti, jujur, tekun, tanggungjawab, saling
menghargai pendapat melalui kegiatan praktikum dan diskusi kelompok
3. Menunjukkan ketekunan, tanggung jawab, saling menghargai dalam kegiatan belajar
dan bekerja baik secara individu maupun berkelompok



D. Tujuan pembelajaran
1. Peserta didik dapat menyajikan hasil pengamatan, mengidentifikasi, dan
mengomunikasikan hasil observasinya.
2. Peserta didik dapat menjelaskan benda-benda di sekitar yang bersifat alamiah.
3. Peserta didik dapat menjelaskan benda-benda di sekitar yang bersifat buatan
manusia.
4. Peserta didik dapat menjelaskan benda-benda yang bersifat kompleks dan bersifat
sederhana.
5. Peserta didik dapat menjelaskan kegunaan dari berbagai jenis benda di sekitar.
6. Peserta didik dapat menyimpulkan berbagai perbedaan benda-benda di sekitar
berdasarkan ciri-cirinya.

E. Materi
Macam-macam benda di lingkungan sekitar
1. Benda yang bersifat alamiah seperti batu, pasir, logam dan udara
2. Benda yang bersifat buatan seperti pensil, baju, bahan makanan, ban mobil, kaca,
sepeda, motor mobil.
3. Benda yang bersifat kompleks seperti besi, aluminium, karet, kaca, kulit sintetis

F. Pendekatan/Strategi/Metode pembelajaran
1. Pendekatan : Scientific
2. Metode : Diskusi dan pengamatan
3. Model : Discovery Learning

G. Media, Alat, dan Sumber pembelajaran
Media
Benda atau gambar pengamatan terhadap ayam dan mobil serta beberapa benda
sehari-hari seperti bola, buah-buahan, berbagai jenis tumbuhan
Sumber belajar
1. Buku peserta didik
2. Sumber lain yang relevan

H. Kegiatan pembelajaran

kegiatan Langkah-langkah
model discoveri
Deskripsi kegiatan Alokasi
waktu
pendahuluan Menciptakan
situasi (stimulasi)
Pemusatan perhatian:
- Guru meminta peserta didik mengamati benda-benda
yang ada di lingkungan sekitar, kemudian guru
mengajukan pertanyaan seperti ; Apakah semua benda
yang ada di lingkungan sekitar mempunyai sifat atau
ciri yang sama?
- Guru menyampaikan kompetensi dasar, indikator,
tujuan dan manfaat pembelajaran
10 menit
Inti Pembahasan tugas
dan identifikasi
masalah


- Menyampaikan informasi tentang kegiatan yang akan
dilakukan yaitu
1. mengamati benda-benda yang ada di lingkungan
sekolah
2. mendeskripsikan ciri-ciri benda yang di amati
60 menit



Observasi

Pengumpulan
data


Pengolahan data
dan analisis
Verifikasi
Generalisasi
3. mengelompokkan benda-benda berdasarkan hasil
identifikasi
- Membagi siswa menjadi beberapa kelompok
- Diskusi kelompok untuk mengkaji LKS tentang
macam-macam benda yang ada di lingkungan sekitar
- Peserta didik melakukan pengamatan dilingkungan
sekitar untuk mengamati macam-macam benda yang
ada dilingkungan sekitar dan menuliskan hasil
kerjanya pada kolom yang tersedia dalam LKS
- Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk
mengolah data hasil pengamatan
- Presentasi hasil pengamatan
- Membuat kesimpulan tentang macam-macam benda
yang ada dilingkungan sekitar
penutup - Siswa dan guru mereview hasil kegiatan pembelajaran
- Guru memberikan penghargaan (misalnya pujian atau
bentuk penghargaan lain yang relevan) kepada
kelompok yang berkinerja baik
- Pemberian tugas untuk mengamati perbedaan antara
makhluk hidup dan benda tak hidup
10 menit

I. Penilaian
1. Metode dan Bentuk Instrumen

Metode Bentuk instrumen
1. Sikap Lembar pengamatan sikap dan rubrik
2. Kinerja Penilaian kinerja melakukan pengamatan

2. contoh instrumen
a. Lembar Pengamatan Sikap
Pengamatan Perilaku Ilmiah
No Aspek yang dinilai 3 2 1 ket
1 Rasa ingin tahu
2 Ketekunan dan tanggung jawab dalam belajar
dan bekerja baik secara individu maupun
kelompok

3 Keterampilan berkomunikasi pada saat belajar

Rubrik penilaian prilaku
No Aspek yang dinilai Rubrik
1 Menu njukkan rasa
ingin tahu
3: menunjukkan rasa ingin tahu yang besar, antusias,
aktif dalam dalam kegiatan kelompok
2: menunjukkan rasa ingin tahu, namun tidak terlalu
antusias, dan baru terlibat aktif dalam kegiatan
kelompok ketika disuruh
1: tidak menunjukkan antusias dalam pengamatan,
sulit terlibat aktif dalam kegiatan kelompok
walaupun telah didorong untuk terlibat
2 Ketekunan dan
tanggungjawab
3: tekun dalam menyelesaikan tugas dengan hasil
terbaik yang bisa dilakukan, berupaya tepat waktu.
dalam belajar dan
bekerja baik secara
individu maupun
berkelompok
2: berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan tugas,
namun belum menunjukkan upaya terbaiknya
1: tidak berupaya sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas, dan tugasnya tidak selesai
3 berkomunikasi 3. aktif dalam tanya jawab, dapat mengemukaan
gagasan atau ide, menghargai pendapat siswa lain
2. aktif dalam tanya jawab, tidak ikut mengemukaan
gagasan atau ide, menghargai pendapat siswa lain
1. aktif dalam tanya jawab, tidak ikut mengemukaan
gagasan atau ide, kurang menghargai pendapat
siswa lain

b. Lembar Penilaian Kinerja

Penilaian Kinerja melakukan Pengamatan
No Aspek yang dinilai Penilaian
1 2 3
1 Merumuskan pertanyaan/masalah
2 Melakukan pengamatan atau pengukuran
3 Menafsirkan data
4 mengkomunikasikan

Rubriknya
Aspek yang dinilai Penilaian
1 2 3
Merumuskan
pertanyaan/masalah
Masalah
tidak
dirumuskan
Perumusan masalah
dilakukan dengan bantuan
guru
Perumusan
masalah dilakukan
secara mandiri
Pengamatan Pengamatan
tidak cermat
Pengatan cermat, tetapi
mengandung interpretasi
(tafsiran terhadap
pengamatan)
Pengamatan
cermat dan bebas
interpretasi
Menafsirkan data Tidak
melakukan
penafsiran
data
Melakukananalisisdata,
namun tidak memelakukan
upaya mengaitkan
antarvariabel
Melakukan
analisis dan
mencoba
mengaitkan
antarvariabel yang
diselidiki
mengkomunikasikan Dilakukan
secara lisan
Lisan dan tertulis, namun
tidak dipadukan
Memadukan hasil
tertulis sebagai
bagian dari
penyajian secara
lisan








LKS

A. TUJUAN
Mengamati ciri-ciri benda yang ada di sekitar

B. CARA KERJA
1. Menentukan benda yang ingin diamati seperti tumbuhan, hewan, gambar mobil dan
bola
2. Catat ke dalam kolom hasil pengamatan di bawah ini :
NO BENDA CIRI CIRI KELOMPOK
1.
2.
dst

C. PERTANYAAN
1. Apakah ada benda yang memiliki ciri ciri yang sama ? Benda apa saja ?
2. Tuliskan benda yang termasuk kelompok benda alamiah dan benda buatan !



















Bulukumpa, 15 Juli 2013

Mengetahui
Kepala SMP NEGERI 18 BULUKUMBA Guru Mata Pelajaran





M. AMIRUDDIN M, S.Pd, M.Pd ANDI NURHAYATI HAFID, S.Si
NIP. 19600128 198403 1 006 NIP. 19821028 201001 2 026



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan pendidikan : SMP Negeri 18 Bulukumba
Mata pelajaran : IPA
Kelas/semister : VII/Ganjil
Topik : Klasifikasi benda
Sub Topik : Membedakan Makhluk Hidup dan Makhluk Tak Hidup
Pertemuan Ke- : 2 dan 3
Alokasi Waktu : 5 x 40 Menit

A. Indicator pencapaian
1. Mengidentifikasi ciri hidup dan tak hidup dari benda-benda dan makhluk hidup yang
ada di lingkungan sekitar
2. Melakukan pengamatan gejala-gejala hidup pada manusia, tumbuhan, dan hewan
3. Mampu memahami ciri-ciri makhluk hidup dan benda tak hidup
4. Menjelaskan pengertian bernapas
5. Menuliskan alat gerak pada makhluk hidup
6. Menjelaskan fungsi makanan
7. Menjelaskan perbedaan pertumbuhan dan perkembangan
8. Menjelaskan tujuan perkembangbiakan
9. Mengelompokkan makhluk hidup dan benda mati di lingkungan sekitar

B. Tujuan pembelajaran
1. Melalui pengamatan siswa dapat memahami makhluk hidup dan benda tak hidup
2. Peserta didik dapat menjelaskan cirri-ciri makhluk hidup
3. Peserta didik dapat menjelaskan perbedaan makhluk hidup dengan benda tak hidup
4. Membedakan ciri makhluk hidup dan benda mati
5. Menjelaskan pengertian bernapas
6. Menuliskan alat gerak pada makhluk hidup
7. Menjelaskan fungsi makanan
8. Menjelaskan perbedaan pertumbuhan dan perkembangan
9. Menjelaskan tujuan perkembangbiakan
10. Menjelaskan pengertian Iritabilitas

C. Materi
Ciri-ciri makhluk hidup adalah bernapas, bergerak makan dan minum, tumbuh dan
berkembang, berkembangbiak, mengeluarkan zat sisa, peka terhadap rangsang dan
menyesuaikan diri terhadap lingkungan
Bernapas
Pengertian bernafas yaitu setiap saat kita bernapas yaitu menghirup oksigen dan
mengeluarkan karbondioksida, kita dapat merasakan kebutuhan bernapas dengan cara
menahan untuk tidak menghirup udara beberapa saat.
Memerlukan minuman dan makanan
Untuk beraktifitas setiap makhluk hidup memerlukan energi, darimana energy tersebut
diperoleh? Untuk memperoleh energy tersebut makhluk hidup memerlukan makanan dan
minuman.
Bergerak
Kita dapat berjalan, berlari, berenang dan menggerakkan tangan itu merupakan ciri
bergerak
Tumbuh dan berkembang
Tumbuh adalah bertambahnya ukuran, volume, berat, pada suatu makhluk hidup secara
irrevelsibel (tidak kembali ke keadaan semula). Berkembang adalah proses menuju
kedewasaan.
Berkembang biak (reproduksi)
Berkembang biak adalah kemampuan makhluk hidup untuk memperoleh keturunan
Peka terhadap rangsang
Yaitu kemampuan makhluk hidup untuk menanggapi rangsangan

D. METODE PEMBELAJARAN:
1. Pendekatan : Scientific
2. Metode : Observasi dan Diskusi
3. Model : Discoveri Learning

E. MEDIA, ALAT DAN SUMBER PEMBELAJARAN:
1. Media : Lingkungan, LCD, laptop.
2. Alat dan Bahan : Gambar hewan dan binatang, manusia, benda-benda disekitar
3. Sumber belajar : Buku IPA SMP Kelas VII Puskurbuk 2013

F. KEGIATAN PEMBELAJARAN:
Pertemuan 1 (3 x 40 Menit)
Kegiatan Langkah-Langkah
Model Discoveri
Diskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan Menciptakan
Situasi (Stimulasi)
Pemusatan Perhatian:
Guru menunjuk salah seorang
Siswa untuk maju kedepan berdiri
dekat meja dan bertanya kepada
siswa yang lain :
Apa perbedaan antara
temanmu dengan meja
Mengapa berbeda ?
Guru menyampaikan tujuan dan
manfaat mempelajari ciri-ciri
Makhluk hidup.
10 Menit
Kegiatan Inti Pembahasan
Tugas dan
Identifikasi
Masalah


Observasi

Pengumpulan
Data
Pengolahan data
dan Analisis
Verifikasi

Generalisasi
- Menyampaikan Informasi tentang
kegiatan yang akan dilakukan
yaitu,mengamati Perbedaan Ciri-
Ciri Makhluk hidup dan benda mati
- Membagi Siswa menjadi 6
Kelompok
- Diskusi kelompok untuk mengisi
LKS
- Melakukan Pengamatan ciri-ciri
Makhluk hidup dan benda tak hidup
- Menyebutkan ciri-ciri makhluk
hidup dan benda tak hidup
- Presentase hasil Pengamatan :
Diskusi kelas
- Membuat Kesimpulan tentang ciri-
ciri Makhluk hidup
80 Menit
Penutup

Siswa dan guru mereview hasil
kegiatan pembelajaran
Guru memberikan penghargaan
Siswa Menjawab tugas tentang
perbedaan ciri-ciri Makhluk hidup
dan benda mati
Memberi tugas untuk menjelaskan
ciri-ciri makhluk hidup
30 Menit
Pertemuan 2 ( 2 X 40 Menit)
Pendahuluan Menciptakan
situasi Stimulasi
Pemusatan perhatian:
Guru berjalan mondar mandir di
dalam kelas.
Guru melakukan Pertanyaan:
Apa yang tadi ibu guru lakukan
Guru menyampaikan tujuan dan
manfaat mempelajarai makhluk
hidup.
10 menit
Kegiatan Inti Pembahasan
Tugas dan
Identifikasi
Masalah


Observasi


Pengumpulan
Data

Pengolahan data
dan Analisis
Verifikasi
Generalisasi
Menyampaikan Informasi kepada
siswa untuk membaca buku
sumber tentang ciri-ciri makhluk
hidup
Diskusi kelompok untuk mengisi
Lembar Kerja
Siswa mengidentifikasi konsep
yang harus diperoleh melalui buku
sumber
Siswa melakukan diskusi
kelompok dan dilanjutkan diskusi
kelas
Mengolah dan menganalisis data
dari setiap kelompok
Diskusi kelas.
Membuat kesimpulan
50 menit
Penutup Siswa dan guru mereview hasil
kegiatan pembelajaran
Guru memberikan penghargaan
Siswa Menjawab Quis tentang
perbedaan ciri-ciri Makhluk hidup
dan benda mati
Memberi tugas untuk menjelaskan
ciri-ciri makhluk hidup yang lain.
20 e
n
i
t

G. PENILAIAN
1. Metode dan bentuk Instrumen
Metode Bentuk Instrumen
Sikap Lembar pengamatan sikap dan rubrik
Tes Unjuk kerja Tes penilaian kinerja pada proses pengamatan
Tes tertulis Tes uraian dan pilihan ganda

Contoh Instrumen:
Lembar Pengamatan Sikap:
1. Pengamatan Perilaku Ilmiah:
NO Aspek yang dinilai 3 2 1 Keterangan
1 Rasa ingin tahu(Curiosity)
2 Ketelitian dan Kehati-
hatian dalam melakukan
percobaan

3 Ketekunan dan tanggung
jawab dalam belajar dan
bekerja baik secara
individu maupun
berkelompok

4 Keterampilan
berkomunikasi pada saat
belajar.


Rubrik Penilaian Perilaku
NO Aspek yang dinilai Rubrik
1 Rasa ingin
tahu(Curiosity)
3: Menunjukkan rasa ingin tahu yang
besar,antusias,aktif dalam kegiatan kelompok.
2: Menunjukkan rasa ingin tahu namun tidak
terlalu antusias,dan baru terlibat aktif dalam
kegiatan kelompok ketika disuruh
1: Tidak menunjukkan antusias dalam
pengamatan, sulit terlibat aktif dalam kegiatan
kelompok walaupun telah didorong untuk terlibat
2 Ketelitian dan Kehatiaan
dalam melakukan
pengamatan
3: Mengamati sesuai prosedur hati-hati dalam
melakukan pengamatan
2: Mengamati sesuai prosedur kurang hati-hati
dalam melakukan pengamatan
1: Mengamati sesuai prosedur tidak hati-hati dalam
melakukan pengamatan
3 Ketekunan dan tanggung
jawab dalam belajar dan
bekerja baik secara
individu maupun
berkelompok
3: Tekun dalam mengamati, berupaya tepat waktu
2: Tekun dalam mengamati, namun tidak tepat
waktu
1: TidakTekun dalam mengamati, dan tidak selesai
4 Keterampilan
berkomunikasi pada saat
belajar
3:Aktif dalam tanya jawab,dapat mengemukakan
gagasan atau ide,menghargai pendapat siswa lain.
2: Aktif dalam tanya jawab,tidak ikut
mengemukakan gagasan atau ide,menghargai
pendapat siswa lain.
1: Aktif dalam tanya jawab,tidak ikut
mengemukakan gagasan atau ide,tidak menghargai
pendapat siswa lain.




2. Lembar pengamatan (observasi)
Penilaian keterampilan dalam melakukan pengamatan
No
.
Keterampilan yang dinilai Skor Rubrik
1 Cara mengamati 3 Mengamati dengan tepat yakni makhluk hidup dan
tak hidup
2 Mengamati hanya makhluk atau hanya benda mati
1 Tidak mengamati
2 Cara mengisis lembar
pengamatan
3 Mengisis lembar pengamatan dengan tepat dan sesuai
permintaan
2 Mengisi lembar pengamatan tepat tapi tidak sesuai
permintaan
1 Tidak mengisi lembar pengamatan

3. Instrumen soal pengetahuan
1. Apa perbedaan makhluk hidup dengan dengan makhluk tak hidup
2. Tuliskan ciri-ciri mahkluk hidup
3. Menghidup oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida disebut....
a. Bergerak c. makan
b. Bernapas d. minum
4. Alat gerak pada burung adalah
a. Kaki c. sayap
b. Otot perut d. tangan

Rublik penilaian uraian
no uraian Skor
1 Jika jawaban benar 1 10
2 Jika jawaban benar 1 14
3 Jika jawaban benar 1
4 Jika jawaban benar 1
5 Jika jawaban salah 0
Jumlah 26


Skor perolehan
Nilai = x 100
Skor maksimal













LKS

A. TUJUAN
Mengamati ciri-ciri makhluk hidup dan tak hidup

B. CARA KERJA
1. Menentukan benda yang ingin diamati
2. Catat ke dalam kolom hasil pengamatan di bawah ini :

NO BENDA CIRI CIRI KELOMPOK
1.
2.
dst

C. PERTANYAAN
1. Apakah ada benda yang memiliki ciri ciri yang sama ? Benda apa saja ?
2. Ciri ciri apakah yang harus dimiliki oleh benda sehingga dapat dimasukkan ke
dalam kelompok makhluk hidup dan makhluk tak hidup



















Bulukumpa, 15 Juli 2013

Mengetahui
Kepala SMP NEGERI 18 BULUKUMBA Guru Mata Pelajaran




M. AMIRUDDIN M, S.Pd, M.Pd ANDI NURHAYATI HAFID, S.Si
NIP. 19600128 198403 1 006 NIP. 19821028 201001 2 026



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan : SMP Negeri 18 Bulukumba
Mata Pelajaran : IPA Terpadu
Kelas/Semester : VII/I
Tema : Klasifikasi Benda
Sub tema : Zat padat, cair dan zat gas
Pertemuan Ke : 4 (Empat)
Alokasi Waktu : 3 x 40 menit

A. INDIKATOR
1. Melakukan pengamatan terhadap berbagai materi dalam bentuk padat, cair, dan gas
2. Mengidentifikasi sifat-sifat zat berdasarkan wujudnya dan penerapannya dalam
kehidupan sehari-hari

B. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. siswa dapat melakukan pengamatan terhadap berbagai materi dalam bentuk padat,cair
dan gas
2. Siswa dapat menjelaskan sifat-sifat zat padat
3. Siswa dapat menjelaskan sifat- sifat zat cair
4. Siswa dapat menjelaskan sifat -sifat zat gas
5. Siswa dapat mengetahui proses perubahan wujud zat

C. MATERI
Segala sesuatu yang berada di alam semesta tersusun atas materi yang terdiri atas unsur
air, udara, tanah dan api. Contoh Materi dalam bentuk padat adalah plastik logam, keramik,
serat/kain dll. Contoh materi dalam bentuk cair: air, minyak, alkohol dll dan contoh materi
dam bentuk gas adalah udara, angin.
1. Sifat- sifat zat padat
a. Mempunyai bentuk dan volume tetap
b. Jarak antar partikel zat padat sangat rapat
c. Partikel-partikel zat padat tidak dapat bergerak bebas
2. Sifat-sifat zat cair
a. Mempunyai volume tertentu, tetapi tidak mempunyai bentuk yang tetap, bergantung
pada media yang digunakan
b. Jarak antar partikel zat cair lebih renggang
c. Partikel-partikel zat cair dapat bergerak namun terbatas
3. Sifat-sifat zat gas
a. Tidak mempunyai volume dan bentuk yang tertentu
b. Jarak antar partikel gas sangat rengang
c. Partikel-pertikel gas dapat bergerak sangat bebas

D. PENDEKATAN/STRATEGI/METODE PEMBELAJARAN
1. Pendekatan : Scientific
2. Metode : Diskusi dan pengamatan
3. Model : Discovery Learning

E. MEDIA, ALAT, DAN SUMBER PEMBELAJARAN
1. Media
LCD
2. Alat dan Bahan
Berbagai jenis benda padat, cair dan gas
3. Sumber Belajar
a) Buku IPA SMP kelas VII, Puskurbuk 2013
b) Alam sekitar

F. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Langkah-langkah
Model Discovery
Deskripsi Kegiatan

Alokasi
Waktu
Pendahuluan Menciptakan Situasi
(Stimulasi)
Pemusatan perhatian :
- Guru memperlihatkan beberapa
contoh yang termasuk contoh
benda padat, cair dan gas
- Guru menyampaikan tujuan
pembelajaran
10 Menit
Kegiatan Inti

Pembahasan Tugas
dan Identifikasi
Masalah

Observasi


Pengumpulan data





Pengolahan data dan
analisis
Verifikasi


Generalisasi
- Menyampaikan informasi tentang
kegiatan yang akan dilakukan
- Membagi siswa menjadi 6
kelompok
- Diskusi kelompok untuk mengkaji
tentang sifat-sifat zat padat,cair
dan gas
- Siswa mengamati sifat-sifat zat
padat, cair dan gas dengan
memperhatikan contoh-contoh
yang diberikan guru dengan
mengambil contoh benda-benda
disekitar
- Mengolah dan menganalisis data
dan mengisi lembar kerja
- Presentasi hasil pengamatan
- Diskusi tentang perubahan wujud
zat
- Membuat kesimpulan tentang sifat-
sifat zat padat, cair dan gas
100 Menit
Penutup

- Siswa dan guru mereview hasil
kegiatan pembelajaran
- Guru memberikan penghargaan
(misalnya pujian atau bentuk
penghargaan lain yang relevan)
kepada kelompok yang berkinerja
baik
- Pemberian tugas di rumah
10 Menit

G. PENILAIAN
1. Metode dan bentuk Instrumen
Metode Bentuk Instrumen
Sikap Lembar pengamatan sikap dan rubrik
Tes Unjuk kerja Tes penilaian kinerja pada proses pengamatan
Tes tertulis Tes uraian

2. Contoh Instrumen:
Lembar Pengamatan Sikap:
a. Pengamatan Perilaku Ilmiah:
NO Aspek yang dinilai 3 2 1 Keterangan
1 Rasa ingin tahu(Curiosity)
2 Ketelitian dan Kehati-
hatian dalam melakukan
percobaan

3 Ketekunan dan tanggung
jawab dalam belajar dan
bekerja baik secara
individu maupun
berkelompok

4 Keterampilan
berkomunikasi pada saat
belajar.


Rubrik Penilaian Perilaku
NO Aspek yang dinilai Rubrik
1 Rasa ingin
tahu(Curiosity)
3: Menunjukkan rasa ingin tahu yang
besar,antusias,aktif dalam kegiatan kelompok.
2: Menunjukkan rasa ingin tahu namun tidak
terlalu antusias,dan baru terlibat aktif dalam
kegiatan kelompok ketika disuruh
1: Tidak menunjukkan antusias dalam
pengamatan, sulit terlibat aktif dalam kegiatan
kelompok walaupun telah didorong untuk terlibat
2 Ketelitian dan Kehatiaan
dalam melakukan
pengamatan
3: Mengamati sesuai prosedur hati-hati dalam
melakukan pengamatan
2: Mengamati sesuai prosedur kurang hati-hati
dalam melakukan pengamatan
1: Mengamati sesuai prosedur tidak hati-hati dalam
melakukan pengamatan
3 Ketekunan dan tanggung
jawab dalam belajar dan
bekerja baik secara
individu maupun
berkelompok
3: Tekun dalam mengamati, berupaya tepat waktu
2: Tekun dalam mengamati, namun tidak tepat
waktu
1: TidakTekun dalam mengamati, dan tidak selesai
4 Keterampilan
berkomunikasi pada saat
belajar
3:Aktif dalam tanya jawab,dapat mengemukakan
gagasan atau ide,menghargai pendapat siswa lain.
2: Aktif dalam tanya jawab,tidak ikut
mengemukakan gagasan atau ide,menghargai
pendapat siswa lain.
1: Aktif dalam tanya jawab,tidak ikut
mengemukakan gagasan atau ide,tidak menghargai
pendapat siswa lain.



b. penilaian kinerja
No Aspek yang dinilai
penilaian
1 2 3
1 Merumuskan pertanyaan/masalah
2 Melakukuan pengamatan
3 Menafsirkan data
4 Mengomunikasikan

Rubrik
Aspek yang di nilai
Penilaian
1 2 3
Merumuskan
pertanyaan/masalah
Masalah tidak dirumuskan Perumusan masalah
dilakukan dengan
bantuan guru
Perumusan masalah
dilakukan secara
mandiri (Individual atau
kelompok
Pengamatan Pengamatan tidak cermat Pengamatan cermat,
tetapi mengandung
interpretasi ( tapsiran
terhadap pengamatan
Pengamatan cermat dan
bebas interpretasi
Menafsirkan data Tidak melakukan
penafsiran data
Melakukan analisa
data, namun tidak
melakukan upaya
mengaitkan
antarvariabel
Melalukan analisis dan
mencoba mengaitkan
antar variabel yang
diselidiki atau bentuk
lain
Mengomunikasikan Dilakukan secara lisan Lisan dan tertulis,
namun tidak
dipadukan
Memadukan hasil
tertulis sebagai bagian
dari penyajian secara
lisan

c. Instrumen soal Pengetahuan
Soal Uraian
1. Tuliskan sifat-sifat zat cair?
2. Tuliskan perbedaan zat cair dan zat padat?

Rubrik Penilaian Uraian
No Uraian Skor
1 Jawaban benar 15
2 Jawaban benar 20
3 Jawaban salah 0
Jumlah 35

Skor perolehan
Nilai = x 100
Skor maksimal






LEMBAR HASIL DISKUSI PENGAMATAN

NO BENDA CIRI-CIRI ZAT
1 MEJA
2 AIR
3 BALON

Pertanyaan
1. Bagaimanakah sifat zat padat, cair dan gas
2. Gambarkan bentuk posisi molekul zat padat, cair dan gas













Bulukumpa, 15 Juli 2013

Mengetahui
Kepala SMP NEGERI 18 BULUKUMBA Guru Mata Pelajaran




M. AMIRUDDIN M, S.Pd, M.Pd ANDI NURHAYATI HAFID, S.Si
NIP. 19600128 198403 1 006 NIP. 19821028 201001 2 026

















RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 18 Bulukumba
Mata Pelajaran : IPA Terpadu
Kelas/Semester : VII/I
Topik : Klasifikasi Benda
Sub Topik : Unsur, Senyawa, dan campuran
Alokasi Waktu : 2 X 40 menit

A. INDIKATOR
1. Mengidentifikasi sifat-sifat unsur, senyawa, dan campuran dalam kehidupan sehari-
hari
2. Menjelaskan perbedaan unsur, senyawa, dan campuran berdasarkan data pengamatan
3. Menjelaskan perbedaan campuran homogen dan heterogen
4. Memiliki rasa ingin tahu, teliti, dan peduli lingkungan melalui diskusi dan kerja
kelompok
5. Menunjukkan ketekunan, tanggung jawab, saling menghargai dalam kegiatan belajar
dan bekerja baik secara individu maupun berkelompok

B. Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik dapat melakukan pengamatan terhadap berbagai materi dalam bentuk
unsur, senyawa, dan campuran dalam kehidupan sehari-hari
2. Peserta didik dapat menyimpulkan perbedaan unsur, senyawa, dan campuran
3. Peserta didik dapat menjelaskan perbedaan campuran homogen dan heterogen
4. Mengembangkan perilaku rasa ingin tahu, teliti, jujur, tekun, tanggungjawab, saling
menghargai pendapat melalui kegiatan pengamatan, klasifikasi dan diskusi kelompok

C. Materi
1. Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan menjadi zat-zat lain lain yang
lebih sederhana dengan cara kimia biasa.
2. Senyawa merupakan gabungan 2 unsur atau lebih yang dapat diuraikan dengan cara
kimia biasa
3. Campuran adalah materi yang terdiri atas 2 zat atau lebih dan masih mempunyai sifat
zat asalnya.
4. Campuran dibedakan menjadi 2 jenis yaitu:
- Campuran homogen (serbasama) adalah campuran yang zat-zat penyusunnya
tidak dapat lagi dibedakan
- Campuran heterogen (tidak seba sama) adalah campuran yang zat-zat
penyusunnya masih dapat dibedakan
5. Perbedaan sifat unsur, senyawa, dan campuran
Unsur Senyawa Campuran
1. Zat tunggal
2. Tidak dapat diuraikan
3. Terdiri atas satu jenis
komponen
1. Tersusun dari 2 unsur
atau lebih
2. Dapat diuraikan
3. Perbandingan unsur
penyusunnya tetap
1. Tersusun dari 2
komponen atau lebih
2. Dapat diuraikan
3. Perbandingan zat-zat
penyusunnya tidak
tetap

D. Pendekatan/Strategi/Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Scientific
2. Metode : Diskusi dan Unjuk Kerja
3. Model : Discovery Learning

E. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran
1. Alat dan Bahan
- Alat
Gelas kimia, pengaduk
- Bahan
Air, tanah, garam, cincin perak
2. Sumber Pembelajaran
- Buku IPA SMP kelas VII, Puskurbuk 2013
- Buku BSE yang relevan
- Buku tugas

F. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan
Langkah-langkah
Discovery
Deskripsi Kegiatan
Alokasi
Waktu
Pendahuluan Menciptakan
Situasi (Stimulasi)
Pemusatan perhatian :
- Guru memperlihatkan air, tanah,
garam, gelas, dan cincin perak
kemudian guru mengajukan
pertanyaan seperti :
Diantara benda berikut manakah
yeng termasuk benda padat dan
manakah yang termasuk benda
cair?
Diantara benda tersebut
manakah yang digolongkan ke
dalam unsur, senyawa, dan
campuran?
- Guru menyampaikan tujuan dan
manfaat mempelajari unsur,
senyawa, dan campuran
5 menit
Kegiatan
Inti
Pembahasan Tugas
dan Identifikasi
Masalah






Observasi
Pengumpulan
Data Pengolahan
data
dan analisis



- Memperlihatkan Air, tanah, garam,
cincin perak. Kemudian guru
memberi pertanyaan:
a. Manakah dinatara benda-benda
tersebut yang berwujud padat,
cair, dan gas.
b. Manakah diantara zat tersebut
yang digolongkan kedalam
unsur, senyawa, dan campuran
- Membagi siswa menjadi 6
kelompok
- Guru membagikan lembar kerja
siswa
- Siswa mengidentifikasi benda-benda
yang diberikan dan mencatat data
pada lembar kerja yang tersedia
- Mengolah dan menganalisis data
60 menit

Verifikasi




Generalisasi
hasil pengamatan
- Mempresentasi hasil pengamatan
- Mendiskusikan perbedaan sifat
unsur, senyawa, dan campuran serta
perbedaan sifat campuran homogen
dan campuran heterogen
- Membuat kesimpulan tentang
perbedaan sifat unsur, senyawa, dan
campuran serta perbedaan antara
campuran homogen dan campuran
heterogen
Penutup - Siswa dan guru mereview hasil
kegiatan pembelajaran
- Guru memberikan penghargaan
(misalnya pujian atau bentuk
penghargaan lain yang relevan)
kepada kelompok yang berkinerja
baik
- Guru memberikan tugas rumah
tentang unsur, senyawa, dan
campuran
10 menit

G. PENILAIAN
1. Metode dan Bentuk Instrumen
Metode Bentuk Istrumen
Sikap Lembar Pengamatan Sikap dan Rubrik
Tes Unjuk Kerja Tes Penilaian Kerja Identifikasi Unsur, Senyawa,
dan Campuran
Tes Tertulis Tes Uraian

2. Lembar pengamatan sikap
a. Pengamatan perilaku ilmiah
No. Aspek yang dinilai 3 2 1 Ket.
1.
2.

3.


4.
Rasa Ingin tahu
Ketelitian dan kehati-hatian dalam
bekerja
Ketekunan dan tanggungjawab
dalam belajar dan bekerja baik
secara individu maupun
berkelompo
Keterampilan berkomunikasi pada
saat belajar

Rubrik penilaian perilaku
No. Aspek Yang dinilai Nilai sikap yang disimpulkan siswa
1. Menunjukkan rasa ingin
tahu
3. Menunjukkan rasa ingin tahu yang besar,
antusias, aktif dalam dalam kegiatan kelompok
1. Menunjukkan rasa ingin tahu, namun tidak
terlalu antusias, dan baru terlibat aktif dalam
kegiatan kelompok ketika disuruh
1. Tidak menunjukkan antusias dalam
pengamatan, sulit terlibat aktif dalam kegiatan
kelompok walaupun telah didorong untuk
terlibat
2. Ketelitian dan hati-hati 2. Mengamati sesuai prosedur, hati-hati dalam
melakukan pengamatan
2. Mengamati sesuai prosedur, kurang hati-hati
dalam melakukan pengamatan
1. Mengamati tidak sesuai prosedur, kurang hati-
hati dalam melakukan pengamatan
3. Ketekunan dan
tanggungjawab dalam
belajar dan bekerja baik
secara individu maupun
berkelompok
3. Tekun dalam menyelesaikan tugas dengan
hasil terbaik yang bisa dilakukan, berupaya
tepat waktu.
2. Berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan
tugas, namun belum menunjukkan upaya
terbaiknya
1. Tidak berupaya sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas, dan tugasnya tidak
selesai
4. Keterampilan
berkomunikasi saat
belajar
4. Aktif dalam tanya jawab, dapat mengemukaan
gagasan atau ide, menghargai pendapat siswa
lain
3. Aktif dalam tanya jawab, tidak ikut
mengemukaan gagasan atau ide, menghargai
pendapat siswa lain
2. Aktif dalam tanya jawab, tidak ikut
mengemukaan gagasan atau ide, kurang
menghargai pendapat siswa lain
1. Tidak aktif dalam tanya jawab

Lembar Pengamatan Keterampilan
a. Penilaian Kinerja Melakukan Identifikasi Unsur, Senyawa, dan Campuran
No. Aspek yang dinilai Penilaian
3 2 1
1. Merumuskan masalah
2. Melakukan pengamatan
3. Menafsirkan data
4. Mengomunikasikan

b. Rubrik Penilaian
No. Aspek Yang Dinilai
Penilaian
3 2 1
1. Merumuskan masalah Perumusan
masalah
dilakukan
secara mandiri
(individual atau
kelompok)
Perumusan
masalah
dilakukan
dengan
bantuan guru
Masalah
tidak
dirumuskan
2. Melakukan Pengamatan Pengamatan
tidak cermat
Pengamatan
cermat, tetapi
Pengamatan
cermat dan
mengandung
interpretasi
(tafsiran
terhadap
pengamatan)
bebas
interpretasi
3. Menafsirkan data Melakukan
analisis dan
mencoba
mengaitkan
antarvariabel
yang diselidiki
Melakukan
analisis data,
namun tidak
melakukan
upaya
mengaitkan
antarvariabel
Tidak
melakukan
penafsiran
data
4. Mengomunikasikan Memadukan
hasil tertulis
sebagai bagian
dari penyajian
secara lisan
Lisan dan
tertulis,
namun
tidak
dipadukan
Dilakukan
secara lisan

Instrumen Soal Pengetahuan
a. Soal Uraian
1. Jelaskan pengertian dari:
a. Unsur
b. Senyawa
c. Campuran
2. Jelaskan perbedaan campuran homogen dan campuran heterogen


b. Rubrik Penilaian
No. Uraian Skor
1. Jawaban a
Jawaban b
Jawaban c
7
5
12
2. Jika jawaban benar 20
Total 44


Skor perolehan
Nilai = x 100
Skor maksimal











LKS

Identifikasi Sifat Unsur, Senyawa, dan Campuran
I. Tujuan:
Mengamati perbedaan sifat unsur, senyawa, dan campuran.
II. Alat dan Bahan :
Alat:
- Gelas kimia
- Pengaduk/spatula
Bahan :
- Air, tanah, garam, cincin perak

III. Cara Kerja :
1. Amatilah benda-benda yang ada di hadapan kalian dan catat hasil pengamatan ke
dalam tabel berikut:
No Benda Hasil Pengamatan
1. Cincin perak Wujud ................................................
Zat-zat Penyusun .........................................
2. Air Wujud ................................................
Zat-zat Penyusun .........................................
3. Garam Wujud ................................................
Zat-zat Penyusun .........................................
4. Campuran air dengan tanah Wujud ................................................
Zat-zat Penyusun .........................................

2. Buatlah larutan gula dengan cara mencampurkan 1 sendok teh garam ke dalam air lalu
aduk kemudian bandingkan dengan campuran air dan tanah yang telah dibuat pada
kegiatan sebelumnya! Catat hasil pengamatanmu!

IV. Pertanyaaan.
1. Apakah perbedaan campuran air garam dan campuran air tanah?





Bulukumpa, 15 Juli 2013


Mengetahui
Kepala SMP NEGERI 18 BULUKUMBA Guru Mata Pelajaran





M. AMIRUDDIN M, S.Pd, M.Pd ANDI NURHAYATI HAFID, S.Si
NIP. 19600128 198403 1 006 NIP. 19821028 201001 2 026


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP NEGERI 18 BULUKUMBA
Mata Pelajaran : IPA
Kelas/Semester : VII/Ganjil
Topik : Klasifikasi Benda
Sub Topik : Membedakan Larutan Asam, Basa, Garam
Pertemuan Ke : 5 (Lima)
Alokasi Waktu : 3 x 40 Menit

A. INDIKATOR
1. Mengidentifikasi larutan asam, basa, garam dalam kehidupan sehari-hari dengan
menggunakan indikator buatan
2. Mengidentifikasi larutan asam, basa, garam dalam kehidupan sehari-hari dengan
menggunakan indikator alami
3. Menjelaskan sifat larutan asam, basa, garam berdasarkan hasil percobaan

B. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Melalui kajian LKS, peserta didik dapat mengidentifikasi larutan asam, basa, dan
garam dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan indicator buatan
dan alami
2. Peserta didik dapat membuat indikator alami yang digunakan untuk mengidentifikasi
sifat asam, basa, atau garam
3. Peserta didik mampu menjelaskan sifat larutan asam, basa, dan garam melalui
diskusi data hasil percobaan
4. Mengembangkan perilaku rasa ingin tahu, teliti, jujur, tekun, tanggung jawab, saling
menghargai pendapat melalui kegiatan praktukum dan diskusi kelompok.

C. MATERI
A. Asam
Asam banyak ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran. Contohnya jeruk, lemon,
tomat, dan sayuran. Pada saat memasak di dapur, tentu kita mengenal salah satu bahan
penambah rasa makanan, yaitu cuka dapur yang mengandung asam asetat. Aki pada
kendaraan bermotor mengandung asam sulfat. Asam dalam lambung kita berfungsi
membantu proses pencernaan bahan makanan.
Ciri atau tanda dari larutan asam :
1. Rasanya asam
2. Dapat menimbulkan korosif
3. Mengubah kertas lakmus biru menjadi merah

B. Basa
Basa merupakan larutan yang banyak kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, misal
sabun mandi, sabun cuci, pasta gigi, obat maag, dan pupuk.
Ciri/sifat dari larutan basa :
1. Berasa agak pahit
2. Terasa licin di kulit
3. Mengubah kertas lakmus merah menjadi biru




C. GARAM
Jenis senyawa garam yang paling kita kenal adalah garam dapur. Garam ini banyak
digunakan dalam pengolahan makanan. Reaksi yang dapat membentuk garam adalah reaksi
asam dan basa atau reaksi netralisasi.

D. INDIKATOR
Salah satu cara untuk membedakan asam atau basa adalah dengan menggunakan
indikator. Suatu indikator asam-basa adalah suatu senyawa yang menunjukkan perubahan
warna apabila bereaksi dengan asam atau basa.

a. Indikator alami
Berbagai jenis tumbuhan dapat digunakan sebagai indikator alami. Contohnya kunyit,
bunga mawar, kubis merah, kubis ungu, bunga kembang sepatu.

b. Indikator buatan
Indikator buatan yang sering digunakan untuk mengidentifikasi asam, basa adalah
kertas lakmus. Ada 2 jenis kertas lakmus yaitu lakmus biru dan lakmus merah. Kertas lakmus
biru akan menjadi merah dalam larutan asam. Kertas lakmus merah akan menjadi biru dalam
larutan basa.

E. PENDEKATAN/STRATEGI/METODE PEMBELAJARAN
1. Pendekatan : Scientific
2. Metode : Diskusi dan Eksperimen
3. Model : Discovery Learning

F. MEDIA, ALAT, DAN SUMBER PEMBELAJARAN
1. Alat dan Bahan
Alat : Kertas Lakmus, gelas kimia, plat tetes, pipet tetes
Bahan : Larutan cuka, air, air sabun

2. Sumber Belajar
a) Buku IPA SMP kelas VII, Puskurbuk 2013
b) BSE IPA VII
c) LKS Identifikasi asam, basa, garam

G. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan
Langkah-langkah
Model Discoveri
Deskripsi Kegiatan
Alokasi
Waktu
Pendahuluan

Menciptakan Situasi
(stimulasi)

Pemusatan perhatian :
- Guru memperlihatkan beberapa
contoh yang termasuk larutan
asam, basa, atau garam yang
banyak kita jumpai dalam
kehidupan sehari-hari kemudian
guru mengajukan pertanyaan :
- Diantara larutan berikut
manakah yang termasuk
larutan asam, basa, dan
garam?
- Bagaimana cara membedakan
10 menit
larutan asam, basa, dan
garam?
- Guru menyampaikan tujuan
pembelajaran
Kegiatan Inti Pembahasan Tugas
dan Identifikasi
Masalah






Observasi





Pengumpulan data







Pengolahan data dan
analisis



Verifikasi



Generalisasi
- Menyampaikan informasi
tentang kegiatan yang akan
dilakukan yaitu eksperimen
identifikasi larutan asam, basa,
dan garam dengan
menggunakan indikator buatan
dan indicator alami
- Membagi siswa menjadi 6
kelompok
- Diskusi kelompok untuk
mengkaji LKS Identifikasi
larutan asam, basa, dan garam
dengan menggunakan indikator
buatan dan indikator alami
- Melakukan percobaan
Identifikasi Larutan asam, basa,
dan garam dengan
menggunakan indikator buatan
dan indikator alami
- Siswa mengamati percobaan
dan mencatat data pengamatan
pada kolom yang tersedia pada
LKS
- Mengolah dan menganalisis
data dari setiap percobaan untuk
menjawab pertanyaan-
pertanyaan pada LKS
- Presentase hasil percobaan
- Diskusi sifat larutan asam, basa,
dan garam berdasarkan data
hasil percobaan
- Membuat kesimpulan tentang
sifat larutan asam, basa, dan
garam

80 menit
Penutup

- Peserta didik dan guru
mereview hasil kegiatan
pembelajaran
- Pemberian penghargaan kepada
kelompok yang berkinerja baik
- Siswa menjawab soal-soal
tentang sifat asam basa, dan
garam
30 menit



H. PENILAIAN
1. Metode dan Bentuk Instrumen
Metode Bentuk Instrumen
Sikap Lembar Pengamatan Sikap dan Rubrik
Tes Unjuk Kerja Tes Penilaian Kinerja
Tes Tertulis Tes Uraian dan Pilihan Ganda

2. Contoh Instrumen
a. Lembar Pengamatan Sikap
Pengamatan Perilaku Ilmiah
No Aspek yang dinilai 3 2 1 Keterangan
1 Rasa ingin tahu
2 Ketelitian dan kehati-hatian dalam
melakukan percobaan

3 Ketekunan dan tanggungjawab dalam
belajar dan bekerja baik secara individu
maupun berkelompok

4 Keterampilan berkomunikasi pada saat
belajar


Rubrik Penilaian Perilaku
No Aspek yang
dinilai
Rubrik
1 Menunjukkan
rasa ingin tahu

3: menunjukkan rasa ingin tahu yang besar, antusias,
aktif dalam dalam kegiatan kelompok
2: menunjukkan rasa ingin tahu, namun tidak terlalu
antusias, dan baru terlibat aktif dalam kegiatan
kelompok ketika disuruh
1: tidak menunjukkan antusias dalam pengamatan,
sulit terlibat aktif dalam kegiatan kelompok
walaupun telah didorong untuk terlibat
2 Ketelitian dan
hati-hati

3 : mengamati hasil percobaan sesuai prosedur, hati-
hati dalam melakukan percobaan
2 : mengamati hasil percobaan sesuai prosedur, kurang
hati-hati dalam melakukan percobaan
1 : mengamati hasil percobaan sesuai prosedur, kurang
hati-hati dalam melakukan percobaan
3 Ketekunan dan
tanggungjawab
dalam belajar dan
bekerja baik
secara individu
maupun
berkelompok
3: tekun dalam menyelesaikan tugas dengan hasil
terbaik yang bisa dilakukan, berupaya tepat waktu.
2: berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan tugas,
namun belum menunjukkan upaya terbaiknya
1: tidak berupaya sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas, dan tugasnya tidak selesai
4 Berkomunikasi 3 : aktif dalam tanya jawab, dapat mengemukaan
gagasan atau ide, menghargai pendapat siswa lain
2 : aktif dalam tanya jawab, tidak ikut mengemukaan
gagasan atau ide, menghargai pendapat siswa lain
1 : aktif dalam tanya jawab, tidak ikut mengemukaan
gagasan atau ide, kurang menghargai pendapat
siswa lain

b. Lembar Pengamatan Keterampilan Praktikum
No. Aspek Yang Dinilai
Penilaian
1
2 3
1
2
3
4
Persiapan : Kelengkapan bahan yang dibawa
Melakukan kegiatan dengan prosedur yang tepat
Pengamatan
Analisis data dan menyimpulkan


Rubrik
Aspek yang dinilai
Penilaian
1 2 3
Persiapan : kelengkapan
bahan yang dibawa
Tidak lengkap Kurang lengkap Lengkap
Melakukan Kegiatan
dengan prosedur yang
tepat
Tidak tepat Kurang tepat Tepat
Pengamatan Tidak cermat Cermat, tetapi
mengandung
interpretasi
Cermat dan bebas
interpretasi
Analisis data dan
menyimpulkan
Tidak mampu Dilakukan dengan
bantuan guru
Dilakukan secara
mandiri

- Instrumen soal Pengetahuan
Soal
1. Apa yang dimaksud dengan Indikator asam basa ?
2. Bagaimanakah sifat lakmus merah dan lakmus biru pada larutan asam, basa, dan
garam?
3. Berikut ini adalah sifat-sifat larutan asam, kecuali :
a. dapat memerahkan warna lakmus biri
b. dapat menimbulkan pencemaran udara
c. berasa masam
d. terasa licin di kulit
4. Berikut ini adalah data hasil pengujian beberapa larutan dengan menggunakan lakmus
merah dan biru
Larutan
Perubahan Warna Pada Kertas lakmus
Lakmus Merah Lakmus Biru
A
B
C
D
Merah
Biru
Merah
Biru
Merah
Biru
Biru
Merah

Larutan yang bersifat asam adalah :
a. A c. C
b. B d. D



Rubrik Penilaian

No Soal Skor
1 Jawaban benar 7
2 Jawaban benar 4
3 Jawaban benar 1
4 Jawaban benar 1
5 Jawaban salah 0
Jumlah 13

Skor perolehan
Nilai = x 100
Skor maksimal





































LEMBAR KERJA SISWA

Kegiatan 1

Identifikasi Larutan Asam, Basa, Garam dengan Indikator Buatan

Tujuan : Mengidentifikasi larutan dengan menggunakan kertas lakmus
Alat dan Bahan :

Alat : Bahan :

- gelas Kimia - kertas lakmus biru
- plat tetes - kertas lakmus merah
- pipet tetes - air
- cuka
- air sabun

Cara Kerja :
1. kumpulkan bahan-bahan kimia dalam kehidupan sehari-hari.
2. Ambil potongan-potongan kertas lakmus yang telah dipotong sepanjang 1 cm
3. Masukkan atau celupkan kertas lakmus ke dalam cekungan-cekungan plat tetes
4. Teteskan cuka dengan pipet tetes pada kedua kertas lakmus yang terdapat di dalam
cekungan plat tetes. Amati perubahan warna yang terjadi pada kedua kertas lakmus.
5. Ulangi langkah 2-4 dengan larutan berikutnya
6. Isi tabel hasil percobaan berikut :
Tabel Hasil Pengamatan :

Larutan
Warna Kertas Lakmus
Keterangan
Merah Biru

Cuka

Air sabun

Air

.

.

.

.

.

.


Pertanyaan :
1. Apa yang terjadi pada kertas lakmus jika ditetesi dengan larutan asam, basa atau
garam
2. Bagaimanakah perubahan yang terjadi pada larutan yang netral
3. Kesimpulan











LEMBAR KERJA SISWA PRODUK
Kegiatan 2

Identifikasi Larutan Asam, Basa, Garam dengan Indikator Alami

Tujuan : Mengidentifikasi larutan dengan menggunakan indikator alami
Alat dan Bahan :

Alat : Bahan :

- Parut - kunyit
- corong - air suling
- tabung reaksi - cuka
- pipet tetes - sabun
- Gelas ukur - air
- Pelat tetes - kertas saring

Cara Kerja :
1. Siapkan kunyit, bersihkan dan parut
2. Kunyit yang telah diparut dicampurkan dengan air suling kemudian disaring dan
ekstrak kunyit dimasukkan kedalam tabung reaksi
3. Masukkan setetes larutan yang akan diuji ke dalam plat tetes dan tambahkan ekstrak
kunyit
4. Catat perubahan warna indicator alami tersebut ke dalam tabel

Tabel Hasil Pengamatan :

Larutan
Sebelum ditambahkan
indikator
Setelah ditambahkan
indikator
Air
Sabun
Cuka

Pertanyaan :

1. Perubahan warna apa yang terjadi pada ekstrak yang ditetesi dengan larutan asam,
basa,atau netral ?

Bulukumpa, 15 Juli 2013

Mengetahui
Kepala SMP NEGERI 18 BULUKUMBA Guru Mata Pelajaran




M. AMIRUDDIN M, S.Pd, M.Pd ANDI NURHAYATI HAFID, S.Si
NIP. 19600128 198403 1 006 NIP. 19821028 201001 2 026
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 18 Bulukumba
Kelas / Semester : VII (tujuh)/Semester 1
Topik : Klassifikasi Mahluk hidup
Sub Topik : Klasifikasi (Pengantar)
Pertemuan Ke : 1 (Pertama)
Alokasi waktu : 2 x 40 Menit

A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur,disiplin, Tanggung jawab, Peduli
(Toleransi, gotong royong),santun percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan, social dan alam jangkauan pergaulan dan keberadaanya.
3. Memahami pengetahuan (factual, konseptual,dan procedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknonologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata

B. Kompetensi Dasar
1.1 Mengagumi keteraturan keteraturan dan kompleksitas ciptaan tuhan tentang aspek
fisik dan kimia, kehidupan dalam ekosistem dan peranan manusia dalam
lingkungan serta mewujudkannya dalam pengalaman ajaran agama yang dianutnya
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, obyektif, jujur teliti,
cermat, tekun hati-hati bertanggung jawab, terbuka kritis, kreatif, inovatif dan
peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap
dalam melakukan percobaan dan berdiskusi
2.2 Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud
implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan
2.3 Menunjukkan perilaku bijaksana dan bertanggung jawab dalam aktivitas sehari-hari
sebagai wujud implementasi sikap dalam memilih penggunaan alat dan bahan
kimia untuk menjaga kesehatan diri dan lingkungan
2.4 Menunjukkan Penghargaan pada orang lain dalam aktivitas sehari sebagai wujud
implementasi perilaku menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan
3.2 Mengidengtifikasi ciri hidup dan tak hidup dari benda-benda dan mahluk hidup
yang ada dilingkungan sekitar
3.3 Memahami prosedur mengklasifikasikan mahluk hidup dan benda-benda tak hidup
sebagai bagian kerja ilmiah serta mengklasifikasikan berbagai mahluk hidup dan
benda-benda tak hidup berdasarkan ciri yang diamati

C. Indikator
1. Siswa dapat mendefinisikan klasifikasi makhluk hidup
2. Siswa dapat menjelaskan tujuan pengklasifikasian mahluk hidup
3. Siswa dapat menjelaskan dasar pengklasifikasian mahluk hidup
4. Siswa dapat menjelaskan pemberian tata nama pada mahluk hidup
5. Siswa dapat menuliskan 3 (tiga) sistem klasifikasi mahluk hidup

D. Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik dapat melaporkan hasil pengamatan, mengidentifikasi dan
mengkomunikasikan hasil observasi
2. Peserta didik dapat menjelaskan alasan mahluk hidup perlu di klasifikasikan
3. Peserta didik dapat menentukan dasar yang digunakan dalam mengklasifikasikan
mahluk hidup

E. Materi
a. Klasifikasi Mahluk Hidup
Klasifikasi makhluk hidup adalah pengelompokan makhluk hidup berdasarkan
persamaan dan perbedaan yang dimiliki.
b. Tujuan dan manfaat pengklasifikasian makhluk hidup
Klasifikasi bertujuan menyederhanakan objek studi makhluk hidup yang sangat
beraneka ragam, sehingga akan lebih mudah dalam mempelajarinya. Adapun
manfaatnya adalah:
1. Untuk penelitian lebih lanjut sehingga makhluk hidup yang telah dikenal
melalui klasifikasi dapat dimanfaatkan.
2. Untuk dipelajari agar dapat melestarikan keanekaragaman hayati dimasa
mendatang.
3. Untuk mengetahui hubungan antara organisme satu dengan lainnya.
c. Prosedur pengklasifikasian makhluk hidup
Pengelompokan makhluk hidup dilakukan berdasarkan persamaan dan
perbedaan ciri-ciri yang dimiliki berbagai makhluk hidup tersebut. Jika ada beberapa
jenis hewan dan tumbuhan yang akan dikelompokkan, maka hewan yang memiliki
persamaan ciri, dijadikan satu kelompok. Misalnya domba dan sapi satu kelompok
mamalia karena memiliki persamaan ciri, yakni memiliki rambut pada kulitnya, dan
hewan betinanya memiliki kelenjar susu. Suatu kelompok akan terbentuk dari
berbagai jenis hewan yang memiliki persamaan ciri tubuh. Hewan yang memiliki
ciri berbeda membentuk kelompok lain. Langkah selanjutnya pemberian nama untuk
setiap kelompok makhluk hidup.
d. Tata nama makhluk hidup
Menurut para sainstis khususnya biologis, nama memiliki arti yang penting.
Nama sangat berfungsi dalam hal penyampaian informasi, selain itu juga untuk
memudahkan penelusuran dalam hal lokasi ditemukannya makhluk hidup itu.
Contoh: Bos javanicus menunjukkan lokasi ditemukannya spesies tersebut. Nama
(nama ilmiah) juga dapat menunjukkan siapa penemu spesies tersebut, dan juga
karakteristik dari spesies yang ditemukan. Contoh Solanum nigrum menunjukkan
karakteristik dari spesies tumbuhan tersebut yang memiliki buah berwarna hitam.
Semua naskah ilmu pengetahuan hingga abad ke-18 masih menggunakan bahasa
Latin sebagai bahasa para ilmuwan, Pemberian namanyapun masih panjang-panjang
(polinomial) contoh Sambucus caule arboreo ramose floribus umbellatis yang
artinya tumbuhan Sambucus dengan batang berkayu yang bercabang-cabang dengan
bunga berbentuk payung. Namun sejak Carolus Linnaeus (1707- 1778)
memperkenalkan sistem penulisan baru, polinomial diubah menjadi binomial dan
hingga kini masih dipergunakan. Prinsip utama binomial Carolus Linnaeus bagi
tumbuhan maupun hewan dan mikroorganisme lainnya adalah:
a. Menggunakan bahasa Latin.
b. Menggunakan kategori.
c. Menggunakan dua kata.
Contoh Panthera pardus, Zea mays, Amoeba proteus, Entamoeba coli dan lain-lain.
Selain nama ilmiah yang diberikan para ahli, juga dikenal nama daerah (nama biasa)
yang berbeda sesuai dengan nama dan bersifat setempat atau lokal (local name).
Namun nama lokal belum dapat dijadikan patokan. Oleh karena itu disusunlah nama
ilmiah yang diatur oleh ICBN (International Code of Botanical Nomenclature)
untuk tumbuhan, dan ICZN (International Code of Zoological Nomenclature) untuk
hewan.
Dalam pengelompokan dan pemberian nama makhluk hidup didasarkan pada ciri-
ciri yang dimiliki, dan diterapkan sistem-sistem tertentu sehingga muncul istilah
sistematika. Sampai saat ini dikenal 3 (tiga) sistem klasifikasi yaitu:
a. Sistem alami; takson yang terbentuk merupakan anggota-anggota yang
sewajarnya diklasifikasikan dalam satu kelompok seperti dikehendaki oleh
alam, terutama berdasarkan ciri-ciri morfologinya.69
b. Sistem artifisial; pengelompokan berdasarkan tujuan praktis, misalnya
tumbuhan obat-obatan.
c. Sistem filogenetis; pengelompokan berdasarkan jauh dekatnya kekerabatan dan
urutan perkembangan makhluk hidup menurut sejarah filogenetiknya. Muncul
setelah berkembangnya teori evolusi

F. Pendekatan / Strategi / Model Pembelajaran
1. Pendekatan : Scientific
2. Metode : Diskusi dan Pengamatan
3. Model : Discovery Learning

G. Media dan Sumber Pembelajaran
1. Media
Komputer, LCD, Lingkungan Sekolah
2. Sumber Belajar
a) Buku IPA SMP kelas VII, Puskurbuk 2013
b) LKS
c) Buku lain yang relevan

H. Kegiatan pembelajaran
Kegiatan
Langkah-langkah
Model Discoveri
Deskripsi Kegiatan
Alokasi
Waktu
Pendahuluan

Menciptakan Situasi
(stimulasi)

- Guru memperlihatkan gambar
tanaman kacang tanah dan padi
- Guru meminta siswa
mengidentifikasi perbedaan
dan persamaan kedua tanaman
tersebut
- Guru bertanya kepada siswa
mengapa kamu bisa
mengetahui bahwa kacang
tanah dan padi itu berbeda?
- Guru menyampaikan tujuan
dan manfaat mempelajari
pokok bahasan klasifikasi
tumbuhan
10 menit
Kegiatan Inti Pembahasan Tugas
dan Identifikasi
Masalah



- Membagi siswa menjadi 6
kelompok
- Guru membagikan lembar
kerja siswa (LKS terlampir)
- Guru menyampaikan
informasi tentang kegiatan
60 menit




Observasi




Pengumpulan data


Pengolahan data dan
analisis

Verifikasi





Generalisasi
yang akan dilakukan oleh
siswa yaitu : mengamati
tumbuhan yang ada disekitar
lingkungan sekolah
- Mengidentifikasi tumbuh-
tumbuhan yang diamati
- Mengelompokkan tumbuh-
tumbuhan berdasarkan hasil
identifikasi
- Siswa mencatat data
pengamatan pada lembaran
kerja yang tersedia
- Siswa berdiskusi dalam
kelompok untuk mengolah
data hasil pengamatan
- Mempresentasikan hasil
pengamatan
- Mendiskusikan prosedur
klasifikasi tumbuhan
berdasarkan data hasil
pengamatan
- Membuat kesimpulan
prosedur klasifikasi tumbuhan
Penutup

- Siswa dan guru mereview
hasil kegiatan pembelajaran
- Guru membagikan lembar tes
- Guru memberi tugas di rumah
kepada siswa untuk
mengidentifikasi tanaman
dilingkungan tempat tinggal
dan mempelajari materi kunci
dikotom
10 menit

Berikut tabel pengamatan

No Nama Tumbuhan Manfaat kelompok
1 Bayam Sebagai sumber vitamin Sayur-sayuran
2
3
4
dst

1. Tuliskan kesimpulan dari hasil pengamatanmu
2. Dari kegiatan tersebut apakah kamu mudah mempelajari tentang pengelompokan
tumbuh-tumbuhan?
I. Penilaian
1. Metode dan Bentuk Instrumen
Metode Bentuk Instrumen
Tes Unjuk Kerja Tes Penilaian Kinerja
Penilaian Produk Penilaian produk hasil pengamatan
Tes Tertulis Tes Uraian dan Pilihan Ganda

2. Bentuk Instrumen dan Rubrik Penilaian
a. Instrumen Penilaian Kinerja Melakukan Pengamatan
No Aspek yang Dinilai
Penilaian
1 2 3
1 Merumuskan masalah/pertanyaan
2 Melakukan pengamatan
3 Menafsirkan data
4 Mengkomunikasikan

Rubrik Penilaian
Aspek yang dinilai
Penilaian
1 2 3
Merumuskan
masalah/pertanyaan
Masalah tidak
dirumuskan
Perumusan masalah
dilakukan dengan
bantuan guru
Perumusan masalah
dilakukan secara
mandiri (individual
atau kelompok)
Pengamatan Pengamatan tidak
cermat
Pengamatan cermat,
tetapi mengandung
interpretasi (tafsiran
terhadap
pengamatan)
Pengamatan cermat
dan bebas interpretasi
Menafsirkan data Tidak melakukan
penafsiran data
Melakukan analisis
data, namun tidak
melakukan upaya
mengaitkan antar
variabel
Melakukan analisis
dan mencoba
mengaitkan antar
variabel yang
diselidiki (atau
bentuk lain, misalnya
mengklasifikasi)
Mengkomunikasikan Dilakukan secara
lisan
Lisan dan tertulis,
namun tidak
dipadukan
Memadukan hasil
tertulis, sebagai
bagian dari penyajian
secara lisan

b. Instrumen Penilaian Produk Hasil Pengamatan
No Aspek yang Dinilai
Penilaian
1 2 3
1 Hasil rumusan masalah/pertanyaan yang akan diselidiki
2 Hasil pengamatan
3 Hasil analisis/penafsiran

Rubrik
Aspek yang dinilai
Penilaian
1 2 3
Hasil rumusan
masalah/pertanyaan
Tidak berupa
masalah
Ada, dalam bentuk
pernyataan namun
Ada, dalam bentuk
pertanyaan,
yang akan diselidiki mengarah ke
penyelidikan, atau
pertanyaan yang
tidak lengkap
mengarah ke
penyelidikan
Hasil pengamatan Data tidak
menunjukkan hasl
pengamatan yang
cermat, lengkap dan
aman
Data hanya
menunjukkan dua
aspek dari cermat,
lengkap dan aman;
masih
mencampurkan data
dengan inferensi
Data hanya
menunjukkan dua
aspek dari cermat,
lengkap, aman; bebas
dari inferensi
Hasil analisis/penafsiran Tidak melakukan
penafsiran data
(hanya menyajikan
data, tanpa
penafsiran lebih
lanjut)
Ada hasil analisis
data, namun tidak
melakukan upaya
mengaitkan
antarvariabel
Ada analisis dan
mengaitkan
antarvariabel yang
diselidiki (atau
bentuk lain, misalnya
mengklasifikasi)

c. Penilaian Pengetahuan
Indikator Pencapaian
Jenis Instrumen /
Bentuk Instrumen
Soal
- Mendefinisikan klasifikasi
makhluk hidup
Tertulis / uraian Apa yang dimaksud klasifikasi ?
- Menjelaskan tujuan
pengklasifikasian mahluk hidup
Tertulis / uraian Mengapa makhluk hidup perlu
diklasifikasikan ?
- Menjelaskan dasar
pengklasifikasian mahluk hidup
Tertulis / uraian Jelaskan dasar yang dipakai dalam
mengklasifikasikan makhluk hidup
- Menjelaskan pemberian tata
nama pada mahluk hidup
Tertulis / uraian Bagaimana cara pemberian tata
nama pada makhluk hidup ?
- Menuliskan 3 (tiga) sistem
klasifikasi mahluk hidup
Tertulis / uraian Tuliskan tiga sistem klasifikasi
pada makhluk hidup !

Rubrik Penilaian
No Soal Skor
1 Jawaban benar 7
2 Jawaban benar 5
3 Jawaban benar 5
4 Jawaban benar 10
5 Jawaban benar 6
6 Jawaban salah 0
Jumlah 33


Skor perolehan
Nilai = x 100
Skor maksimal




LEMBAR PENGAMATAN
KELOMPOK :
LOKASI :

1. Tuliskan kesimpulan dari hasil pengamatanmu
2. Dari kegiatan tersebut apakah kamu mudah mempelajari tentang pengelompokan
tumbuh-tumbuhan?





Bulukumpa, 15 Juli 2013
Mengetahui
Kepala SMP NEGERI 18 BULUKUMBA Guru Mata Pelajaran




M. AMIRUDDIN M, S.Pd, M.Pd ANDI NURHAYATI HAFID, S.Si
NIP. 19600128 198403 1 006 NIP. 19821028 201001 2 026
No Nama Tumbuhan Manfaat kelompok
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 18 Bulukumba
Kelas / Semester : VII (tujuh)/Semester 1
Topik : Klasifikasi Mahluk hidup
Sub Topik : Kunci Dikotom
Pertemuan Ke : 2 (Dua)
Alokasi waktu : 3 x 40 Menit

A. Indikator Pencapaian Kompetensi :
1. Peserta dapat mengklasifkasikan mahluk hidup dengan cara dikotom.
2. Peserta didik dapat membuat kunci determinasi.
3. Peserta didik terampil menggunakan kunci determinasi.
4. Peserta didik dapat menyebutkan 4 kriteria yang perlu diperhatikan dalam
mengklasifikasi tumbuhan.
5. Peserta didik dapat menyebutkan 4 kriteria yang perlu diperhatikan dalam
mengklasifikasi hewan.
6. Peserta didik memiliki rasa ingin tahu; obyektif; jujur; terbuka; kritis; kreatif; inovatif
; dan peduli lingkungan dalm aktifitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap
dalam melakukan percobaan dan diskusi
7. Peserta didik menunjukkan ketekunan, tanggung jawab, saling menghargai dalam
kegiatan belajar dan bekerja baik secara individu maupun berkelompok

B. Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik dapat mengklasifikasikan makhluk hidup dengan cara dikotom.
2. Peserta didik dapat membuat kunci determinasi.

C. Materi
Pada awalnya dalam klasifikasi, makhluk hidup dikelompokan dalam kelompok besar
hingga kelompok kecil yang disebut takson. Kategori yang digunakan Linnaeus pada waktu
itu adalah :
Kingdom (Dunia)
Filum (untuk hewan) atau divisi (untuk tumbuhan),
Class (kelas)
Ordo (bangsa)
Famili (suku)
Genus (marga)
Spesies(jenis).
Urutan ini didasarkan atas persamaan ciri yang paling umum kemudian makin ke
bawah persamaan ciri makin khusus serta perbedaan ciri makin kecil.
1). Kriteria klasifikasi tumbuhan
Dalam mengklasifikasikan tumbuhan, kriteria yang perlu diperhatikanadalah:
Uniseluler atau multiseluler.
Organ perkembangbiakannya.
Habitus tumbuhan waktu hidup, tegak, menjalar atau merambat
Struktur jaringan pengangkutnya.
Tipe stelenya, protostele atau sifonostele.
Bentuk dan ukuran daun.
Cara berkembangbiak: seksual (generatif) atau aseksual (vegetatif).
Biji, bunga, buah. Ada tidaknya biji dan bunga dapat dipakai untuk
menentukan keprimitifan suatu tumbuhan.
Para ahli melakukan pengklasifikasian tumbuhan dengan memperhatikan
beberapa kriteria yang menjadi penentu dan selalu diperhatikan, misalnya:
Organ perkembangbiakannya, apakah dengan spora atau dengan bunga.
Habitus/perawakan tumbuhan waktu hidup, apakah tegak, menjalar atau
merambat
Bentuk dan ukuran daun,
Cara berkembangbiak: seksual (generatif) atau aseksual (vegetatif)
2) Kriteria klasifikasi hewan
Sama halnya dengan pengklasifikasian tumbuhan, dalam mengklasifikasikan hewan para
ahli juga mengklasifikasikan dengan melihatkriteria berikut ini.
Saluran pencernaan makanan. Hewan tingkat rendah belum punya saluran
pencernaan makanan. Sedang hewan tingkat tinggi mempunyai lubang mulut,
saluran pencernaan, dan anus.
Kerangka (skeleton), apakah kerangka di luar tubuh (eksoskleton) atau di dalam
tubuh (endoskeleton).
Anggota gerak, apakah berkaki dua, empat, atau tidak berkaki.
3) Kunci determinasi
Kunci yang dipergunakan untuk menentukan filum atau divisi, kelas,, ordo, famili,
genus, atau spesies. Dasar yang dipergunakan kunci determinasi ini adalah identifikasi
dari makhluk hidup dengan menggunakan kunci dikotom.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan kunci determinasi:
Kunci harus dikotomi.
Kata pertama dalam tiap pernyataan dalam 1 kuplet harus identik,
contoh:
Tumbuhan berumah satu....
Tumbuhan berumah dua ....
Kedua pilihan atau bagian dari kuplet harus kontradiktif, sehingga satu bagian
bisa diterima dan yang lain ditolak.
Hindari pemakaian kisaran yang tumpang tindih atau hal-hal yang
besifat relatif dalam kuplet, contoh: panjang daun 4-8 cm, daun besar atau
kecil.
Gunakan sifat-sifat yang biasa diamati.
Pernyataan dari dua kuplet yang berurutan jangan dimulai dengan kata yang
sama.
Setiap kuplet diberi nomor.
Buat kalimat pertanyaan yang pendek.

D. Pendekatan/ metode/ model pembelajaran :
1. Pendekatan : Scientific
2. Metode : diskusi simulasi
3. Model : Discovery learning

E. Media Pembelajaran : kertas warna , gunting LKS

F. Sumber belajar : Buku Peserta didik Kls VII Puskurbuk 2013 , Alam Sekitar



G. Langkah-langkah Pembelajaran

Kegiatan Langkah-langkah
Model Discovery
Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan Menciptakan situasi (stimulasi Pemusatan perhatian)
- Guru meminta 4 siswa dengan ciri khas
tertentu (2 siswa perempuan dengan tinggi
badan yang berbeda dan 2 siswa laki-laki
dengan tinggi badan yang berbeda)
kemudian guru meminta siswa yang lain
mengelompokkan keempat temannya
tersebut berdasarkan ciri yang mereka
amati seperti : jenis kelamin dan tinggi
badan
- Guru Menyampaikan indikator, tujuan
pelajaran dan manfaat pembelajaran
10 Menit
Kegiatan inti Pembahasan Tugas
dan Identifikasi
Masalah









Observasi


Pengumpulan data
Pengolahan data dan
analisis
Verifikasi

Generalisasi
- Peserta didik mendengarkan informasi
yang di sampaikan oleh guru tentang
kegiatan yang akan dilakukan
- Peserta didik dibagi menjadi 6 kelompok
- Peserta didik melakukan kegiatan simulasi
dengan menggunting kertas warna
kemudian menggelompokkan berdasarkan
besar dan bentuk
- Peserta didik menempelkan kertas tadi di
dalam kertas HVS putih dan membentuk
bagan
- Peserta didik mengamati tanaman yang
telah ditentukan
- Peserta didik melengkapi diagram dalam
LKS
- Peserta didik berdiskusi di dalam
kelompok.
- Peserta didik mempresentasikan hasil
diskusi kelompok
- Peserta didik menyimpulkan hasil
kegiatannya
90 Menit
Penutup






- Peserta didik dan guru mereview hasil
kegiatan pembelajaran
- Guru memberikan penghargaan kepada
kelompok yang bekerja baik
- Guru memberikan tugas kepada peserta
didik untuk membuat kunci determinasi
tumbuhan dan hewan yang ditentukan
20 Menit

H. PENILAIAN
1. Metode dan Bentuk Instrumen
Metode Bentuk Instrumen
Tes Unjuk Kerja Tes Penilaian Kinerja
Penilaian Produk Penilaian produk hasil pengamatan
2. Bentuk Instrumen dan Rubrik Penilaian
a. Instrumen Penilaian Kinerja Melakukan Pengamatan
No Aspek yang Dinilai
Penilaian
1 2 3
1 Merumuskan masalah/pertanyaan
2 Melakukan pengamatan
3 Menafsirkan data
4 Mengkomunikasikan

Rubrik Penilaian
Aspek yang dinilai
Penilaian
1 2 3
Merumuskan
masalah/pertanyaan
Masalah tidak
dirumuskan
Perumusan masalah
dilakukan dengan
bantuan guru
Perumusan masalah
dilakukan secara
mandiri (individual
atau kelompok)
Pengamatan Pengamatan tidak
cermat
Pengamatan cermat,
tetapi mengandung
interpretasi (tafsiran
terhadap
pengamatan)
Pengamatan cermat
dan bebas interpretasi
Menafsirkan data Tidak melakukan
penafsiran data
Melakukan analisis
data, namun tidak
melakukan upaya
mengaitkan antar
variabel
Melakukan analisis
dan mencoba
mengaitkan antar
variabel yang
diselidiki (atau
bentuk lain, misalnya
mengklasifikasi)
Mengkomunikasikan Dilakukan secara
lisan
Lisan dan tertulis,
namun tidak
dipadukan
Memadukan hasil
tertulis, sebagai
bagian dari penyajian
secara lisan

b. Instrumen Penilaian Produk Hasil Pengamatan
No Aspek yang Dinilai
Penilaian
1 2 3
1 Hasil rumusan masalah/pertanyaan yang akan diselidiki
2 Hasil pengamatan
3 Hasil analisis/penafsiran

Rubrik
Aspek yang dinilai
Penilaian
1 2 3
Hasil rumusan
masalah/pertanyaan
yang akan diselidiki
Tidak berupa
masalah
Ada, dalam bentuk
pernyataan namun
mengarah ke
penyelidikan, atau
pertanyaan yang
tidak lengkap
Ada, dalam bentuk
pertanyaan,
mengarah ke
penyelidikan
Hasil pengamatan Data tidak
menunjukkan hasl
pengamatan yang
cermat, lengkap dan
aman
Data hanya
menunjukkan dua
aspek dari cermat,
lengkap dan aman;
masih
mencampurkan data
dengan inferensi
Data hanya
menunjukkan dua
aspek dari cermat,
lengkap, aman; bebas
dari inferensi
Hasil analisis/penafsiran Tidak melakukan
penafsiran data
(hanya menyajikan
data, tanpa
penafsiran lebih
lanjut)
Ada hasil analisis
data, namun tidak
melakukan upaya
mengaitkan
antarvariabel
Ada analisis dan
mengaitkan
antarvariabel yang
diselidiki (atau
bentuk lain, misalnya
mengklasifikasi)





































LKS

Tujuan : Membuat Kunci Determinasi

Pertanyaan
1. Buatlah kunci determinasi dari tumbuhan dibawah ini :
Lumut, paku, mangga, jagung, padi
2. Buatlah kunci determinasi dari hewan dibawah ini :
Ikan, burung, kupu-kupu, sapi, kucing

















Bulukumpa, 15 Juli 2013
Mengetahui
Kepala SMP NEGERI 18 BULUKUMBA Guru Mata Pelajaran




M. AMIRUDDIN M, S.Pd, M.Pd ANDI NURHAYATI HAFID, S.Si
NIP. 19600128 198403 1 006 NIP. 19821028 201001 2 026