Anda di halaman 1dari 17

BAB II

PEMBAHASAN
2.1. DEFINISI ORIENTALISME
Dari segi bahasa, orientalisme dan orientalis berasal dari kata orient yang mengandung
arti timur/asia timur. Sedang oriental mengandung arti orang timur/Asia dan timur. Sumber
lain menyebutkan, orientalisme berasal dari bahasa Prancis orient yang berarti timur atau
bersifat timur, dan isme berarti paham, ajaran, cita-cita, atau sikap.
Dalam literatur Arab, orient atau oriental digunakan kata !!" artinya timur. Sedang
bentuk kata #$%&# berasal dari kata " yang mendapat tambahan huruf alif, sien dan ta',
mengandung arti menuntut/mencari timur. (enuntut timur tidak maksud lain kecuali belajar
ilmu-ilmu timur, sastra, bahasa dan agamanya. Dalam bahasa )atin, orient bermakna belajar
atau mempelajari sesuatu, menurut bahasa Prancis kata orienter berarti arahan, petunjuk dan
bimbingan, Sedangkan menurut bahasa inggris orientation mengandung arti bimbingan yang
berkaitan dengan bidang moral, masyarakat, pemikiran, atau bimbingan kepribadian dalam
pemikiran atau spiritual.
(enurut istilah, orientalis mengandung arti orang yang mengetahui sebagian bahasa-
bahasa timur, definisi inilah yang diyakini oleh Arberry tahun *+,- .seorang anggota
persekutuan gereja-gereja timur/, Anthony 0ood tahun *+1*, Samuel 2larke. Di tempat lain,
Arberry yakin, sesuai dengan 34ford Dictionary, orientalis adalah orang yang mengetahui
bahasa-bahasa dan sastra timur Sumber lain menyebutkan, orientalis adalah ilmu5an yang
mendalami bahasa-bahasa, kesusastraan, agama, sejarah, adat istiadat, dan ilmu-ilmu dunia
timur.Dunia timur yang dimaksud di sini adalah 5ilayah yang terbentang dari 6imur Dekat
sampai 6imur 7auh dan 8egara-8egara yang berada di Afrika 9tara. :stilah barat dalam
makalah ini, mengandung arti paham orientalis plus missionaris bukan barat dalam arti la5an
timur secara geografis, tetapi sebuah paham yang tidak dapat melepaskan diri dari
keyahudian, kekristenan atau keturunan etnis mereka ketika menulis tentang Arab dan :slam.
;arena baik barat maupun timur secara geografis adalah dunia makhluk 6uhan juga sebagai
mana manusia,he5an dan tumbuh-tumbuhan lainnya.
Pengertian orientalisme dibagi menjadi dua yaitu secara umum dan secara khusus.
Pengertian secara umum orientalisme adalah metode berfikir ala barat. (etode inilah
yang menjadi landasan dalam menilai dan memperlakukan segala sesuatu.bah5a disana
ada perbedaan yang fundamental antara barat dengan timur, baik dalam eksistensi
maupun dalam sainteknologi.
Pengertian secara khusus yaitu orientalsme merupakan studi akademis yang dilakukan
oleh bangsa barat dari negara-negara imperialis mengenai dunia timur dengan segala
aspek, baik mengenai sejarah, pengetahuan, bahasa, agama, tatanan sosial politik, serta
semua potensinya.dan dari dua definisi ini bisa di simpulkan bah5a orientalisme adalah<
merupakan kajian atau metode barat untuk menguasai bangsa timur, dengan kedok
hendak memperbaiki dan memajukan .politik maupun pikiran/ demi memperlancar
kekuasaanya disana.
7adi orientalisme merupakan suatu 5arna dari perang dingin yang dilancarkan oleh
bangsa eropa guna memperdaya :slam dan 9matnya,yang dilakukan setelah mereka kalah
dan gagal dalam perang salib yang dahsyat.(enurut =.(. 7oesoef sou'yb tidak jauh berbeda
namun beliau menjabarkan yaitu bah5a orientalisme secara geografis berarti dunia belahan
timur dan secara etnologis berarti bangsa-bangsa di Timur. ;ata oriental adalah sebuah
kata sifat yang berarti hal-hal yang bersifat 6imur, yang sangat luas ruang lingkupnya
meliputi bahasa, agama, kebudayaan, sejarah, ilmu bumi, etnografi, kesusasteraan dan
kesenian yang berasal dari 6imur sebagaimana ditambahkan oleh Abdul =a> Adnan Adifar.
Isme .?elanda< isme, :nggris< ism/ sendiri menunjukkan pengertian tentang suatu faham.
;esimpulannya orientalisme berarti suatu faham atau aliran yang berkeinginan menyelidiki
hal-hal yang berkaitan dengan bangsa-bangsa di Timur beserta lingkungannya.
*
@AB
Ahmad =anafi mengemukakan bah5a orientalis adalah segolongan sarjana barat
yang mendalami bahasa dunia Timur dan kesusasteraannya, dan mereka yang menaruh
perhatian besar terhadap agama-agama dunia Timur, sejarahnya, adat istiadatnya, dan
ilmu-ilmunya.
2.2. RUANG LINGKUP ORIENTALISME.
1
3rientalisme mempunyai pengertian yang sangat luas, karena langsung berkaitan dengan
Chal-hal yang menyangkut bangsa-bangsa di dunia 6imur beserta lingkungannyaD, sehingga
ruang lingkup orientalisme meliputi seluruh bidang kehidupan dan sejarah bangsa-bangsa di
dunia 6imur.
Dan kegiatan penyelidikan para orientalis ruang lingkupnya dilakukan pada berbagai
bidang, yaitu<
*. bidang kepurbakalaan .archeology/,
?agi kaum muslimin kebudayaan :slam adalah asli, dalam pengertian ia lepas dari
tradisi-tradisi Eunani dan Foma5i atau kebudayaan yang dipusakai dari Persia. ?angunan
kebudayaan :slam didirikan diatas kepercayaan :slam, dengan sendirinya pula al>ur'an dan
kehidupan serta ajaran nabi besar (uhammad sa5. :slam telah menjadi sumber ilham utama
bagi beragam kebudayaan kaum muslimin. Diberbagi bagian dunia :slam, pola-pola
kebudayaan sesungguhnya telah mengalami eGolusi dengan sedikit Gariasi. ;ebanyakan itu
bersifat detail, disebabkan keadaan setempat. Dengan tauhid, kebudayaan :slam berbeda
dengan peradaban-peradaban lainnya. 6idak mengakui perbedaan-perbedaan bangsa, 5arna
dan 8egara. 7uga tidak memperlihatkan penghargaan istime5a terhadap pakaian dan
makanan. Disebagian kaum orientalisten, timbullah kesan, bah5a agama :slam tidak
mempunyai apa-apa, dan hanyalah merupakan pengambilan dari agama Eahudi dan
;risten.Dalam kajian orientalisme mempunyai karakter khusus yang merupakan bagian yang
tidak dapat dipisahkan dari pemahaman orientalisme itu sendiri yaitu orientalisme merupakan
suatu kajian yang merupakan suatu ikatan yang sangat erat hubunganya dengan kolonial
?arat. ;hususnya kaum kolonial ?ritania dan Perancis sejak akhir abad *- hingga usai
perang dunia kedua. ;emudian dilanjutkan oleh kolonial Amerika .sebagai simbol colonial
?arat/ hingga de5asa ini
A. sejarah .history/,
;etika berakhirnya perang salib dengan kekalahan kaum salib, dimana menurut Hahiri
yahnya perang itu perang Agama dan pada hakekatnya perang penjajahan, orang-orang ?arat
tidak berputus asa untuk menduduki negeri-negeri Arab dan seterusnya negeri-negeri
:slam .)alu mereka berketetapan hati untuk mempelajari negeri-negeri itu.
,. bahasa .linguistics/,
Pemutusan sendi-sendi yang menghubungkan antara Arab dengan ummat :slam tidak
mungkin dilakukan selama masih ada huruf Arab resmi, yang menyatukan ummatnya antara
masa sekarang, dengan peninggalan-peninggalan masa lalu. (aka ia berfikir, jika mampu
menjauhkan dan melupakan umat :slam dengan huruf Arab dan menggantinya dengan huruf
latin, maka terputuslah hubungan antara Arab, umat :slam, al-Iuranul karim, peninggalan-
peninggalan ke:slaman mereka, kebanggaan mereka menggunakan bahasa arab,
kesusastraan,sejarah, dan pemikiran :slami. ;emudian jadilah bahasa Arab sebagai kesatuan
bahasa yang tidak dikenal lagi bahkan setelah itu kesatuan ini menjadi
saling controversial dengan masa. (aka hanya membutuhkan 5aktu sedikit lagi untuk
menundukkan umat :slam. Akan menjadi gampang untuk me5arnai pengikut (uhammad
dengan ajaran ;risten dan menjadikan mereka bangsa-bangsa yang mengikuti peradaban
?arat. Dengan demikian, maka terealisasilah cita-cita orang-orang Jropa untuk mengakhiri
eksistensi ajaran :slam dan kaum muslimin.
K. keagamaan .religion/
Agama merupakan motif utama bagi para orientalis dalam menjalankan misi
mereka.Eaitu ketika para pendeta melihat umat 8asrani dalam jumlah besar masuk dalam
agama :slam, kemudian takjubnya khalayak ramai lainnya terhadap :slam yang tersimpan
dalam lubuk hati mereka. ;etika melihat kemajuan dan keunggulan militer kaum muslimin,
peradaban yang dimiliki umat :slam yang mempunyai pengaruh dalam merongsong a>idah
.menurut orang-orang ?arat/, maka mereka menganggap :slam sebagai musuh satu-satunya
bagi agama 8asrani.Eang penting bagi mereka adalah untuk mensudutkan agama :slam,
memburuk-burukkan agama :slam dan memutar balikan kebenaran agama :slam. ;etika itu
mereka memandang bah5a :slam merupakan musuh mereka,karena kaum yahudi dan nasrani
tidak akan rela islam sebagai penguasa sebagaimana firman Allah dalam surat Al-ba>arah
ayat *AL<
Artinya<
Dan orang- orang Eahudi dan 8asrani tidak akan rela kepadamu .muhammad/ sebelum
engkau mengikuti agama mereka.;atakanlah, C sesungguhnya petunjuk allah itulah petunjuk
.yang sebenarnya/D. Dan jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah ilmu .kebenaran/
sampai kepadamu,tidaka akan ada bagimu pelindung dan penolong dari Allah.
Dan mereka beranggapan islam 6idak berhak berkembang dan kaum muslimin itu
dipandangnya orang biadab, perampok dan pembunuh.;ita juga tidak akan mendapatkan
seorang pun pendeta ;risten, Eahudi, Fahib maupun 9skup, kecuali mereka benar-benar
sangat keras menghantam umat :slam. Semua itu tidak ada tujuan lain, kecuali untuk
memalingkan pandangan dan orang-orang ?arat sehinggga mereka tidak lagi mengkritik
a>idah dan kitab suci mereka, selain itu sisa-sisa perangsalib, ekspansi 6urki 9smani ke
Jropa masih terasa dalam hati orang-orang ?arat. Sehingga membuat mereka takut dengan
kekuatan :slam sehingga mereka selalu membenci umat :slam. =al-hal tersebut diatas
membuat temperatur ji5a mereka meningkat, sehingga membuat mereka semakin
bersemangat untuk mempelajari tentang hal-hal yang berhubungan dengan ke:slaman. =al ini
juga ditambah dengan tujuan para pendeta yang tidak melupakan tentang penyebaran a>idah
agama 8asrani, kerena memang hal itu yang pertama mereka inginkan. )alu mereka
melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak layak, sebagai salah usaha untuk membuat
keragu-raguan dalam hati kaum muslimin terhadap a>idah yang mereka imani dengan cara
yang profesional. Dari segi lain mereka juga berusaha meyakinkan pengikutnya, bah5a
peradaban ?arat lebih unggul dari pada peradaban :slam. (ereka menggambarkan agama
:slam dalam bentuk agama yang apatis dan tidak mampu mengikuti perkembangan Haman.
Para orientalis juga bertujuan untuk menciptakan ji5a yang lemah dan pribadi pesimis dalam
pribadi-pribadi umat :slam dan bangsa 6imur lainnya, sehingga membuat mereka tunduk
kepada peradaban materialis ?arat yang modern. Dan diantara tipu daya mereka adalah selalu
menyimpulkan ajaran umat :slam dari kondisi riil umat :slam sekarang .yang ada/, dengan
meninggalkan dan mengacuhkan referensi kaum muslimin dan peninggalan-peninggalan
yang bernilai tinggi. (ereka juga selalu memilih lingkungan umat :slam yang paling parah
dan bobrok untuk dijadikan contoh kenyataan dari hasil ajaran :slam.
M. kesusasteraan .literatures/,
6erminologi orientalis menunjukkan betapa hebat dan berkuasanya kesusateraan mereka
terhadap kita. Nenomena yang merekalakukan dengan meragukan keunggulan sastra Arab
terhadap sastramereka, bertujuan untuk memperlihatkan kepada dunia bah5a sastra Arab itu
rendah dan kalah, jika dibandingkan dengan sastra mereka. :ni adalah contoh dari
imperialisme sastra yang mereka inginkan, disamping imperialisme militer yang mereka
ragukan.
+. adat istiadat .customs/,
Agar impian mereka benar-benar ter5ujud para orientalis mulai berusaha menghidupkan
nilai-nilai sejarah kebangsaan .nasionalisme/ Nir'aun di (esir Phoeni4 di Damaskus,
)ebanon dan Palestina dan bangsa Asyuria di :rak, hal ini digunakan untuk memecah belah
umat :slam dan guna mengetahui sejauh mana ketangguhan :slam dalam mempertahankan
kemerdekaaan, persatuan, ras, tanah air dan kekayaan alam. Serta sejauh mana keinginan kita
untuk kembali memimpin peradaban sebagaimana yang pernah dicapai. Eaitu, kerinduan
untuk mengikat kembali persatuan dan berjumpa dengan saudara-saudara sea>idah, menjalani
hidup dengan budi pekerti yang tinggi, menghargai nilai-nilai sejarah dan me5ujudkan
kemaslahatan bersama.Pada masa sekarang, setelah berkembang blok 6imur dan blok ?arat
maka masing-masing dari mereka berusaha mempengaruhi akan masyarakat, dimana mereka
ditempatkan untuk kepentingan politik dari negaranya. Diba5ahnya hal-hal yang
mempengarihi kebudayaan, kehidupan dan penghidupan kepada bumi puteranya. Sehingga
tanpa disadari penduduk asli itu hanya mengalami perubahan dalam segala bidang, bidang
kebudayaan dan keagamaan khususnya. (ereka tahu akan segi-segi kelemahan dari
penduduk 6imur, lalu kelemahan itu dapat dimanfaatkan oleh mereka.
O. kekuasaan .politik/,
(elihat bah5a kebutuhan politiknya menginginkan agar konsul dan dutanya yang memiliki
bekal yang mapan tentang kajian yang berhubungan dengan dunia 6imur. Dengan cara
demikian mereka akan dapat menjalankan kepentingan-kepentingan politik bagi mereka,
seperti membuat hubungan dengan para pemikir, 5arta5an dan ahli politik untuk mengenal
pemikiran, situasi negara, dan menyebarkan aliran-aliran politik yang diinginkan negara-
negara imperialis dinegara-negara jajahannya. Selain itu juga membuat hubungan dengan
agen-agen yang mau dan mampu membantu mereka untuk merealisasikan tujuan-tujuan
politik mereka dinegara tersebut. Dengan dorongan politik itu, dapat dihembus-hembuskan
semangat perpecahan diantara sesama bangsa yang satu, agama, dan diantara sesama bangsa
yang berlainan agama, hal itu semua, tentunya setelah dipelajari cara-caranya dan kuncinya
oleh ahli ke6imuran. (eskipun penjajahna sudah lenyap, tetapi penjajahan dalam bentuk lain
bisa saja diusahakan dengan berbagai jalan. 9mpamanya penjajahan ekonomi, penjajahan
a>idah, penjajahan pengaruh ideologi dan lain-lain.
-. kehidupan .ekonomi/,
?agi negeri-negeri industri yang memerlukan pasaran untuk melemparkan hasil
industrinya , mereka harus meneliti kesukaan negeri-negeri yang menjadi sasarannya, 5arna
apa, kain apa, barang apa dan sebagainya. Sehingga barang-barangnya menjadi laku dan dan
dapat pula membeli dari hasil-hasil bumi dari negeri 6imur dengan harga yang murah.
;emudian dapat pula mematikan industri dalam negeri, demi memajukan industri mereka
sendiri. Dari itu, memerlukan penellitian dan pengatahuan yang cukup tentang negeri-negeri
6imur itu, bagi negeri-negeri ?arat yang telah mempunyai kemajuan industri yang demikian
pesat dan menghasilkan barang-barang yang tidak sedikit, yang perlu dilemparkan kepasar-
pasar dunia
1. ;emasyarakatan,
Dengan menghidupkan paham kesukuan yang dulunya sempat mencuat dalam komunitas
suatu masyarakat sebelum datangnya dinul :slam. (ereka juga menghembuskan isu-isu yang
dapat mengakibatkan perang saudara diantara mereka sendiri.
*L. keilmuan
Sejak dahulu tidak ada yang menyangsikan kebenarannya dan terlukis dalam getirnya
pengalaman historis bah5a orientalis dan misionaris bagaikan baut-baut dari seperangkat
mesin imperialis. Eang tujuan utamanya adalah menggetarkan sendi-sendi :slam dengan
mempopulerkan ilmu-ilmu sekuler ?arat, kebudayaan ?arat, kehidupan ala ?arat yang
lengkap dengan atribut dekadensinya, untuk mempengaruhi generasi :slam dan mereka yang
lemah imannya agar mengkultuskan ?arat sehingga rela meninggalkan peradaban serta
bahasanya seakan-akan atas kesadarannya sendiri menjadi modern. Dalam bidang garapan
ini, mereka mencapai hasil yang nyata, dengan perhitungan apabila generasi tersebut
mencapai usia lanjut maka generasi berikutnya akan semakin jauh dengan ajaran :slam, lebih
tidak mengerti lagi tentang fikih :slam, serta mengenal al>uran hanya sebagian kecil saja dari
ayat-ayatnya. Apabila telah sampai pada kondisi semacam ini maka mudahlah untuk
dicundangi dan dikacaukan pemikiranya.
Para orientalis mengkonsentrasikan diri pada beberapa pokok kajian :slam yang mereka
rekayasa dengan menargetkan distorsi ajaran :slam, setiap orientalis berkonsentrasi meneliti
salah satu atau sebagian kajian itu guna menebar racun-racun pembunuh dan ranjau-ranjau
mematikan dengan berkedok bah5a aktifitas mereka masih dalam ruang lingkup tangung
ja5ab dan analisa ilmiah.
Diantara ro!le"ati#a $an% santer &i#a'i a&ala(<
o (enimbulkan keragu-raguan terhadap keabsahan dan keorisinilan a>idah :slam serta
eksistensi :slam sebagai agama yang diturunkan Allah S06 dan keraguan terhadap 5ahyu
yang diterima Fasul SA0 dari sisi Allah .
o Pendistorsian sejarah 8abi dan usaha penghinaan karakter 8abi SA0 .
o Pendistorsian sejarah generasi permulaan :slam .sahabat/ yang memiliki kedudukan mulia
di hati umat :slam dengan meragukan karya-karya yang telah mereka hasilkan dan alasan-
alasan yang melatar belakangi karya-karya mereka tersebut .
o Pendistorsian :slamik historikal .perjalanan sejarah :slam/ dengan pengilustrasiannya
sebagai sebuah momok dan hal yang sangat menyeramkan sehingga orang-orang
beranggapan bah5a tidak mungkin sebuah umat yang berlatar belakang sejarah seperti ini
akan maju dalam realita hidup de5asa ini .
o Propaganda bah5a :slam ditebarkan dengan mediasi pedang .menggunakan cara-cara
radikal/, tujuannya adalah agar umat :slam melakukan pembelaan-pembelaan terhadap
dak5aan yang mendiskreditkan ini sehingga mereka akan berkata< Selamanya :slam tidak
akan menggunakan cara-cara radikal kecuali hanya untuk membela diri .
o Propaganda bah5a :slam hanya masa lalu yang telah menjadi sejarah dan telah memasuki
masa paripurna .
o (enebar sugesti bah5a :slam sebagai agama orang Arab dan hanya cocok dengan karakter
serta lingkungan Arab dan menafikan bah5a :slam adalah agama uniGersal, sementara
pendapat yang bertolak belakang dengan itu adalah sugesti bah5a :slam tidak hanya
diperuntukkan bagi orang Arab namun :slam telah menyerap berbagai permasalahan hukum
dari berbagai referensi Eahudi, ;risten dan Persia kuno .
o Pendapat yang mengatakan bah5a :slam adalah agama konserGatif, statis, primitif dan tidak
mungkin diaplikasikan di Haman modern seperti saat ini, karena sudah tidak releGan dengan
kemajuan Haman. Dan pendapat yang mengklaim :slam membelenggu hak-hak 5anita serta
anti terhadap emansipasi dan feminisme. Pendapat yang bertolak belakang dengan asumsi
diatas, dak5aan segolongan orientalis bah5a :slam agama yang fleksibel menerima
perkembangan dan releGan dengan kemajuan Haman dengan sedikit pengembangan konsep-
konsep fi>h .hukum :slam/ sehingga konklusinya :slam membolehkan emansipasi 5anita .
o Pendapat yang mengatakan :slam tidak memiliki konstitusi, tapi :slam hanya kumpulan dari
nasihat-nasihat umum dan pada dasarnya tidak secara khusus memiliki undang-undang
pemerintahan , hanya mencangkok perundang-undangan ?yHantium dan Persia.
o (encampur adukkan implikasi :slam sebagai agama dengan fakta aktual umat :slam yang
berada dalam kemunduran supaya orang berangggapan bah5a ajaran :slam itu lemah dan
mundur seperti keadaan umat :slam sekarang .
o Peleburan makna :slam dengan memisahkannya dari konstitusi sehingga silahkan saja umat
mengamalkan :slam, asalkan hukum dan perundang-undangan bersifat bebas, artinya bisa
bersumber dari Allah atau selain8ya.
o Sugesti bah5a umat :slam jika ingin merasakan kemajuan dan perkembangan peradaban
mesti terlebih dahulu memarginalkan pemahaman :slam dan mengadopsi seutuhnya metode
?arat hingga mereka berhasil mencapai puncak peradaban karena :slam cukup sebagai label
dan tampilan luar.
o (endirikan gerakan-gerakan berpikiran menyimpang dari pemahaman :slam, menyanjung
dan memuji-mujinya dengan harapan dapat mengalihkan perhatian khalayak pada gerakan-
gerakan tersebut .
o Penyanjungan tokoh-tokoh dan para penulis muslim yang punya loyalitas terhadap
pemikiran-pemikiran ?arat.

2.). SE*ARAH MUN+ULN,A ORIENTALISME.
6idak diketahui secara pasti kapan mulai munculnya orientalis, tetapi bisa diperkirakan
bah5a orientalis muncul pada saat umat muslim mencapai puncak kegemilangan prestasi
peradabannya khususnya dalam bidang ilmu pengetahuan. ?anyak orang-orang barat yang
belajar pada ulama dan cendekia5an muslim pada saat itu terutama di 5ilayah ;epulauan
)aut Putih .Andalusia/ dan Sicilia daerah Jropa yang menjadi 5ilayah kekuasaan umat
muslim. Dan banyak diantara mereka adalah pendeta-pendeta agama 8ashrani dan Eahudi.
(ereka adalah <
*. Pendeta Perbert, dia terpilih sebagai pemimpin gereja roma pada tahun 111 (.
selepas belajar di berbagai perguruan tinggi di Andalusia .Spanyol/.
A. Pendeta Petrus .*L1A-**M+/.
,. Pendeta Perrardi ;rimon .***K-**-O (./.
A5al kemunculan para orientalisme ini diperkiran ada dua periodisasi dalam penyebaran
orientalisme yaitu<
Masa se!el-" "elet-sn$a eran% sali!. Saat umat :slam mengalami Haman
keemasannya .+ML-*AML (/, (asa perang salib sampai masa pencerahan di Jropa, dan
(unculnya masa pencerahan di Jropa sampai sekarang. (asa sebelum meletusnya perang
Salib. ;etika umat :slam mengalami masa keemaannya, negeri-negeri :slam dengan gerakan
ekspansinya, khususnya ?agdad dan Andalusia Spanyol menjadi pusat peradaban dan ilmu
pengetahuan. Pada (asa ini, penduduk asli Jropa menggunakan bahasa Arab dan adat
istiadat bangsa Arab dalam kehidupan sehari-hari. (ereka sekolah di sekolah-sekolah
berbahasa Arab. ?ahkan, diantara raja-raja Spanyol yang nonmuslim, seperti Peter : .5.
**LK/, raja Aragon, ada yang hanya mengenal huruf Arab. Al-Nonso :Q mencetak uang
dengan memakai tulisan Arab. Di Sicilia, juga sama, Faja 8ormandia, Foger :, secara khusus
menjadikan istana kerajaan sebagai tempat pertemuan filosof, dokter, dan ahli-ahli :slam
lainnya dalam berbagai bidang pengetahuan. Pada masa Foger ::, pengaruh Arab semakin
kental, antara lain pakaian kebesaran kerajaan, gereja-gereja dengan ukiran-ukirannya,
bahkan mode pakaian 5anita meniru budaya Arab. Pada (asa keemasan :slam bukan hanya
berpengaruh bagi bangsa-bangsa Jropa yang berada di ba5ah kekuasan :slam masa itu,
sehingga penuntut ilmu dari Prancis, :nggeris, :talia datang belajar ke perguruan dan
uniGersitas yang berada di Sicilia, Andalusia. Di antara pemuka ;risten, misalnya Perbert
d'Aurillac dan Adelard dari ?ath .**LO-**,M (/ datang belajar ke Andalusia dan Sicilia.
Dalam suasana seperti inilah muncul orientalisme di kalangan barat. ?ahasa Arab dipandang
sebagai bahasa yang harus dipelajari dalam bidang ilmiah dan filsafat. ?ahasa Arab pada
5aktu itu, dimasukkan ke dalam kurikulum berbagai perguruan tinggi Jropa seperti di
?ologna .:talia/ tahun *LO+, 34pord .:nggeris/ tahun **+O, 2hartres .Prancis/ tahun ***O.
Dan muncul penerjemah generasi pertama pula pada saat itu antara lain 2onstantinus
Africanus .5, *L-O/ dan Perard 2remonia .5 **-O/.
Perkembangan selanjutnya, pengajaran bahasa arab semakin meningkat. Di :talia
pengajaran bahasa Arab di adakan di Foma .*,,L (/, Nlorencia .*,A* (/, Padua .*,+*
(/,Pregoria .*A*O (/. Di Perancis diadakan di 6oulouse .*A*O (/, (ontpellier .*AA* (/,
?ordeau4 .*KK* (/ sedang di :nggeris bahasa Arab dipelajari di 2ambridge .*AL1 (/, dan di
bagian Jropa lainnya pelajaran bahasa Arab baru dipelajari sesudah abad ke-*M. Dari Perang
Salib sampai (asa Pencerahan Perang Salib berlangsung dari tahun *L1+-*A1* ( yang
memba5a kekalahan bagi kaum ;risten. 6idak lama setelah itu, kerajaan 3ttoma .9smani/
mengadakan serangan ke Jropa. Adrianopel ditaklukkan pada tahun *,++ (, 2onstantinopel
jatuh pada tahun *KM, (, bahkan Eerusalem juga ditaklukkan oleh umat :slam menyusul
?alkan.
;ekalahan dalam perang Salib dan jatuhnya 2onstantinopel merupakan pengalaman pahit
;risten Jropa, sehingga raja-raja Jropa bersumpah untuk mengusir orang Rkafir'. Di sinilah
muncul semangat orang-orang Jropa untuk mengecam dan menyerang :slam dari berbagai
kepentingan. Sebagai bias dari kebencian ini pengarang-pengarang Jropa mulai menulis
buku-buku dengan gambaran yang salah campur kebencian terhadap :slam. Sumber lain
menyebutkan, bah5a kajian tentang timur digalakkan dalam rangka membantu gerakan
kolonialisme di satu sisi, dan sisi lain untuk pelecehan terhadap ajaran-ajaran :slam.
Pemikiran ini muncul ketika orang-orang ;risten tidak sanggup lagi mela5an kaum
muslimin melalui pedang/senjata, sehingga mereka berpikir, cara baru memerangi umat :slam
adalah melalui perang pemikiran/gaH5u al-fikr. 6ernyata cara ini, sangat manjur sehingga
pengaruh pemikiran kebarat-baratan bahkan ke-mulhid-an telah merambah dunia timur.
Masa en.era(an sa"ai se#aran%S Pambaran buruk :slam dan nabi (uhammad
sa5, dan permusuhan ;risten sejak setelah perang salib akibat tulisan-tulisan mereka mulai
mereda setelah memasuki .Jnlightenment/ di Jropa yang di5arnai keinginan mencari
kebenaran. Pada masa ini kekuatan rasio mulai meningkat dari hanya memandang secara
apriori. ;arena sebuah tulisan yang dibutuhkan obyektifitasnya bukan mengada-ada. Pada
masa ini mulailah muncul tulisan-tulisan yang bersifat obyektif dan terbuka, misalnya,
tulisan-tulisan Qoltaire .*+-K-*OO-/ dan 6homas 2arlyle .*-1+-*1KO/. Periode ini sekalipun
muncul penulis-penulis obyektif mulai memasuki masa kolonialisme. 3rang barat datang ke
dunia :slam untuk berdagang dan kemudian hendak menguasai dan menundukkan timur.
9ntuk tujuan ini, maka bangsa-bangsa timur perlu diketahui secara benar dan obyektif.
Dengn jalan ini hubungan lebih dekat dan mereka lebih mudah ditundukkan. (aka gambaran
:slam dan timur dalam tulisan merekapun mulai obyektif. (isalnya, tentang agama dan adat
istiadat :ndonesia, muncul tulisan-tulisan (arsden, Faffles, 0iken, ;eyser dan Snouck
=urgronje. ?ahkan 8apoleon : mengadakan ekspedisi ke (esir *O1-, ia memba5a sejumlah
orientalis untuk mempelajari adat istiadat, ekonomi dan pertanian (esir. 3rientalis itu antara
lain, )angles .ahli bahas Arab/, Qilloteau .mempelajari music Arab/ dan (arcel
.mempelajari sejarah (esir.
(eskipun pengaruh kolonialisme sangat kuat pada periode ini, tetapi abad TT muncul
orientalis yang berusaha menulis dunia :slam secara ilmiyah dan obyektif. Dalam tradisi
ilmiah baru ini, bahasa Arab dan pengenalan teks-teks klasik mendapat mendapat kedudukan
utama. Di antara mereka adalah Sir =amilton A.F Pibb, )ouis (assignon, 02. Smith dan
Nrithjof Schuon. 8ama yang terakhir ini, misalnya pernah menulisUnderstanding :slam yang
mendapat sambutan baik di kalangan dunia :slam. (eskipun harus disebutkan bah5a tidak
semua tulisan orientalis modern tentang :slam dapat @diterimaB oleh rasa keagaman umat
:slam. Selain serangan pemikiran orientalis-missionaris sejak sebelum perang salib di satu
pihak, pada a5al abad *1 (, ternyata di pihak lain sebagian penguasa 5ilayah 6imur mulai
silau dengan peradaban baru di ?arat. Daulah 9smani sebagai 8egara super po5er ketika itu,
mulai tertarik dengan armada perang Jropa, sehingga Sultan Salim ::: mulai membangun
armada tempurnya dengan mengikuti system armada perang eropa modern. Sultan Salim :::,
mendatangkan beberapa insinyur dan ahli militer dari S5edia, Prancis, =ungaria dan :nggeris
untuk membangun dan melatih sistem angkatan bersenjata modern.
?elakangan, kaum orientalis berusaha membantah bah5a mereka bukanlah orientalis
seperti yang dikenal selama ini. Akan tetapi mereka adalah rabists .belajar tentang
Arab/, Islamists .belajar tentang :slam/, dan =umanists .belajar tentang ilmu-ilmu
kemanusiaan/, atau bah5a mereka adalah orang yang secara khusus mengkaji iklim, sosial
dan ekonomi di ka5asan-ka5asan dunia tertentu, termasuk dunia timur. Pengaburan istilah
ini, dalam rangka makar. (ereka ingin berkata bah5a ini bukan makar, meskipun sebenarnya
pengantian nama ini adalah makar di atas makar.
2./. ;)AS:N:;AS: 3F:J86A):S(J.
Dalam kajian pemahaman orientalisme secara garis besar orientalisme dapat dibedakan ke
dalam tiga bagian<
*. Segi objeknya yaitu ;eahlian mengenai 5ilayah 6imur.
A. Segi subjeknya yaitu (etodologi dalam mempelajari masalah ketimuran.
Dalam mempelajari masalah ketimuran,metodolgiya diantaranya yaitu<
a/ Pengajaran di Perguruan 6inggi
=ampir di semua uniGersitas Jropa dan Amerika terdapat fakultas khusus yang mempelajari
dirasah islamiyah dan bahasa Arab, bahkan di beberapa uniGersitas terdapat lebih dari satu
jurusan seperti di 9niGersitas (unchen, disana terdapat fakultas bahasa Samiyah dan :slamic
Studies serta jurusan sejarah dan peradaban timur dekat.
b/ (enghimpun manuskrip Arab
Sejak lama orientalis menaruh perhatian dan sangat interest terhadap pengumpulan
manuskrip-manuskrip Arab dari setiap negeri 6imur :slam. ;ebijaksanaan ini mereka
lakukan berdasarkan pertimbangan bah5a manuskrip-manuskrip tersebut adalah peniggalan
yang kaya dengan ilmu pengetahuan.?anyak pemerintah di Jropa yang me5ajibkan kepada
kapal-kapal dagang yang mondar-mandir ke dunia 6imur unutk tidak lupa memba5a
manuskrip-manuskrip .diambila dengan paksa/ dari 6imur itu telah ikut menunjang atau
memberikan kemudahan bagi pengajaran dan perkembangan bahasa Arab di Jropa.
c/ (engadakan ;oreksi dan Penerbitan
3rientalis tidak hanya mengumpulkan manuskrp dan memebri indeks saja, tetapi lebih dari
itu mereka juga melakukan telaah dan koreksi, kemudian menerbitkan buku-buku peniggalan
islam setelah terlebih dahulu dikaji dengan cermat. ;adang-kadang mereka memberikan
tambahan keterangan serta menyusun indeks abjad dan sebagainya.Dengan cara seperti ini
mereka dapat menerbitkan sejumlah buku-buku bahasa Arab, yang sekaligus buku-buku
tersebut merupakan penunjang yang besar artinya bagi para peneliti bangsa Jropa atau
lainnya.
d/ Selain dari yang disebutkan tadi, orientalis masih mempunyai program lainnya,
yaitu menerjemahkan buku-buku Arab :slam ke dalam bahasa Jropa. (ereka telah
menerjeahkan syair-syair dan mu'alla>at al-6arikh Abi al-Nida serta 6arikh al-6abari dan
(uruj al-Dhahabi oleh :bn (as'udi, 6arikh al-mamalik oleh al-(u>riHi, 6arikh al-;hulafa'
oleh al-Suyuti, al-:hya dan al-(un>idh oleh al-PhaHali dan ratusan lagi kitab atau buku
tentang bahasa sastra, tarikh, dan ilmu-ilmu :slam. 7umlah ini tidak termasuk buku-buku
tentang kedokteran dan falak serta filsafat dan lain-lain yang telah mereka terjemahkan pada
abad pertengahan.
e/ Penulisan ?uku
?erbagai macam aspek bahasa Arab dan :slamic Studies telah berhasil dihimpun dan
dituangkan dalam tulisan-tulisan .buku/ oleh para orientalis, sejak abad ke-*1 (. Selama satu
setengah abad, mereka telah mampu menyelesaikan tulisan sebanyak +L.LLL judul buku.
6ulisan-tulisan itu berkisar pada pembahasan tentang tarikh :slam, ilmu kalam, tentang
syari'ah tentang tasa55uf dan filsafat :slam, juga tentang sastra Arab dan mengenai
pelajaran-pelajaran yang berkaitan dengan Al->ur'an serta Sunnah 8abi, kemudian tentang
grammatika dan Ni>h al-)ughah.Pada buku-buku karya mereka itu ada yang memberikan
manfaat bagi pembaca muslim, tetapi juga ada yang sangat halus berupaya menikam
kebenaran :slamS penuh dengan kebohongan dan todak mempunyai bobot ilmiah yang berarti.
;arena itu bagi pembaca muslim diharuskan dengan pandangan yang kritis ketika membaca
karya-karya mereka itu
,. 6endensius yaitu Sikap ideologi terhadap masalah ketimuran, khususnya terhadap
:slam.
2.0. PEMAHAMAN KEISLAMAN OLEH PARA ORIENTALISME.
*. Pandangan 3rientalis terhadap 9mat :slam.
:slam adalah agama yang diba5a oleh 8abi terakhir yaitu 8abi (uhammad sa5 dengan
kitab suci yaitu Al-Iur'an.;epercayaan dasar :slam dapat ditemukan pada dua kalimah
syahadatain .dua kalimat persaksian/, yaitu
Uasyhadu an-laa ilaaha illallaah, !a asyhadu anna muhammadan rasuulullaahU
- yang berarti USaya bersaksi bah5a tiada 6uhan selain Allah, dan saya bersaksi bah5a
(uhammad sa5 adalah utusan AllahU. Jsensinya adalah prinsip keesaan 6uhan dan
pengakuan terhadap kenabian (uhammad. Adapun bila seseorang meyakini dan kemudian
mengucapkan dua kalimat persaksian ini, ia dapat dianggap telah menjadi seorang muslim
dalam status sebagai mualaf .orang yang baru masuk :slam dari kepercayaan lamanya/.
;aum (uslim percaya bah5a Allah mengutus (uhammad sebagai 8abi terakhir setelah
diutusnya 8abi :sa + abad sebelumnya.Agama :slam mempercayai bah5a al-"ur#an
dan $unnah .setiap perkataan dan perbuatan (uhammad/ sebagai sumber hukum dan
peraturan hidup yang fundamental. (ereka tidak menganggap (uhammad sebagai pengasas
agama baru, melainkan sebagai penerus dan pembaharu kepercayaan yang diturunkan
kepada :brahim, (usa, :sa, oleh 6uhan yang sama.:slam menegaskan bah5a
agama Eahudi dan ;risten belakangan setelah kepergian para nabinya telah membelokkan
5ahyu yang 6uhan berikan kepada nabi-nabi ini dengan mengubah teks dalam kitab suci,
memperkenalkan intepretasi palsu, ataupun kedua-duanya.
Pandangan yang diberikan terhadap :slam oleh para 3rientalis seperti<
a/ (enurut Dr. Q. NitHgerald berkata< C:slam bukanlah semata agama .a religion/,
namun ia juga merupakan sebuah sistem politik .a political system/. (eskipun pada
dekade-dekade terakhir ada beberapa kalangan dari umat :slam, yang mengklaim diri
mereka sebagai kalangan Rmodernis', yang berusaha memisahkan kedua sisi itu, namun
seluruh gugusan pemikiran :slam dibangun di atas fundamental bah5a kedua sisi itu
saling bergandengan dengan selaras, yang tidak dapat dapat dipisahkan satu sama lainD.
b/ Prof. Pibb berkata< CDengan demikian, jelaslah bah5a :slam bukanlah sekadar
kepercayaan agama indiGidual, namun ia meniscayakan berdirinya suatu bangunan
masyarakat yang independen. :a mempunyai metode tersendiri dalam sistem
kepemerintahan, perundang-undangan dan institusiD.
c/ Para tokoh ;risten .%ohn $egovia, &icholas 'usa, %ean (ermain dsb/ membuat
konferensi untuk tujuan pemurtadan (uslim. Strategi yang digunakan adalah
menyebarkan kesan pada orang 6imur dan Jropa bah5a C:slam itu adalah ;risten yang
sesat .misguided version of 'hristianity/.D
A. Pandangan :slam terhadap Al-Iur'an
Al-Iur'an al-;arim adalah kitab suci umat islam yang menjadi dasar bagi segi kehidupan
manusia. :a diyakini sebagai sumber kebenaran yang mutlak, karena datangnya dari Allah
s5t.. ;arena itulah umat islam merasa perlu mempelajarinya dengan sungguh-sungguh dan
akan selalu memperjuangkan agar ajaran-ajarannya diterapkan di muka bumi sebagai
rahmatanlil'alamin.
9ntuk itu para musuh islam tidak pernah bosan berupaya menjatuhkan superioritas al-
Iur'an, baik dari segi kebenaran mutlak maupun sebagai sumber asalnya. =al ini
.permusuhan terhadap al-Iur'an/ sudah terjadi sejak masa 8abi Sa5 yang dilakukan oleh
kaum musyrikin atau penyembah berhala. Dengan semangat yang luar biasa mereka berusaha
memerangi pemikiran yang mengatakan bah5a al-Iur'an itu 5ahyu AllahS mereka
menegaskan bah5a al-"ur)an tidak lain hanyalah dusta yang mengada-ada, dan
bah5asanya al-"ur)an itu adalah dongengan bohong yang &abi meminta kepada orang lain
menuliskannya siang dan malam.(uhammad itu tidak lain hanyalah seorang yang minta
diajari orang asing/ bukan RArabS atau bah5a al-"ur)an hanyalah berisi perkataan tukang
sihir dan dukun. Sasaran mereka adalah memalingkan keyakinan bah5a al-Iur'an adalah
5ahyu sama5i kepada (uhammad Sa5 untuk memberi petunjuk kepada umat manusia.
Dalam permusuhannya terhadap al-Iur'an, kaum orientalis menempuh cara yang
dilakukan oleh kaum Iuraisyi (ekkah. (ereka memandang bah5a al-Iur'an bukan 5ahyu
Allah, tetapi hanyalah tulisan atau karangan (uhammad Sa5. (ereka menggunakan dalil-
dalil yang bersumber dari kaum penyembah berhala. @-B
,. Pandangan 3rientalis terhadap As-Sunnah dan 8abi (uhammad
Peter, pendeta di (aimuma, menyebut 8abi (uhammad Sa5 sebagai 8abi palsu. Eahya
ad-Dimasy>i atau dikenal juga sebagai 7ohn of Damascus .OML (/ juga menulis dalam
bahasa Eunani kuno kepada kalangan ;risten 3rtodoks bah5a :slam mengajarkan anti-
;ristus. 7ohn of Damascus berpendapat bah5a 8abi (uhammad Sa5 adalah seorang penipu
kepada orang Arab yang bodoh. Dengan liciknya, dia mengatakan bah5a<
(uhammad bisa menga5ini ;hadijah sehingga mendapat kekayaan dan kesenangan.
Dengan cerdasnya, (uhammad menyembunyikan penyakit epilepsinya ketika menerima
5ahyu dari 7ibril. (uhammad memiliki hobi perang karena nafsu seksnya tidak tersalurkan.
@1B
Senada dengan 7ohn of Damascus, Pastor ?ede dari :nggris yang hidup pada tahun +O,-
O,M ( berpendapat bah5a 8abi (uhammad Sa5 adalah seorang manusia padang pasir yang
liar .a !ild man of desert/. ?ede menggambarkan &abi *uhammad $a! sebagai seorang
yang kasar, cinta perang dan biadab, buta huruf, status sosial yang rendah, bodoh tentang
dogma +risten, dan tamak kuasa. $ehingga ia menjadi penguasa dan mengklaim sebagai
seorang &abi.
2itra (uhammad mengalami pendeskripsian yang berbeda-beda di kalangan para
orientalis. =al ini mereka gunakan sebagai pijakan untuk memahami hadits. (uhammad
dipahami dalam dua posisi, yaitu< statusnya sebagai 8abi dan Fasul yang telah membebaskan
manusia dari keHhaliman dan sebagai paganis dan penganut ;risten dan Eahudi murtad yang
akan menghancurkan ajaran-ajaran ;risten dan Eahudi, intelektual pintar yang memiliki
imajinasi yang kuat dan pembohongS tukang sihir yang berpenyakit gila atau ayan.@*LB
?agi para orientalis, hadits sama dengan pandangan mereka mengenai citra (uhammad
dan sesuai dengan apa yang mereka pahami tentang (uhammad. 7ika diklasifikasikan,
kelompok orientalis yang obyektif lebih sedikit daripada orientalis yang subyektif dan
mencela hadits.
,adits menurut orientalis yang mencela adalah hasil karya ulama dan ahli-ahli fi-ih
yang ingin menjadikan Islam sebagai agama yang multi dimensi, komprehensif dan
mencakup segala aspek kehidupan. *ereka menganggap bah!a hadits tidak lebih dari
ungkapan buatan semata. .alam konteks lain, mereka juga memahami hadits hanya
merupakan jiplakan *uhammad dan pengikutnya dari ajarah /ahudi dan +risten.
Di samping itu, mereka mengkritik hadits dengan menggunakan bahasa sunnah. Seorang
ulama mengatakan bah5a sunnah pada mulanya adalah istilah yang terdapat dalam kalangan
bangsa Arab, yang kemudian mengerucut dan dipakai sebagai istilah untuk menunjukkan
perbuatan-perbuatan 8abi. Para orientalis menyamakan hal tersebut dan mengatakan bah5a
sunnah hanyalah tradisi, bukan perbuatan 8abi yang mempunyai kekuatan hukum. =al ini
sebagaimana yang diungkapkan oleh (argoliouth, sunnah pada masa a5al :slam berarti hal-
hal yang sudah menjadi tradisi adalah bertentangan dengan teks-teks yang menjadi
rujukannya.
K. Pandangan 3rientalis terhadap =ukum :slam
Pada dasarnya pendekatan sejarah dalam kajian hukum islam di barat berorientasi pada
dua kelompok pemikiran utama yang oleh 7. ;oren dan E.D. yaitu <
a/ ;elompok 6radisionalis
;elompok tradisionalis secara umum, mereka mengkaji hukum islam melalui literature-
literatur yang ditulis oleh orang arab atau orang islam. (enurut mereka literature tersebut
dapat dijadikan sebagai bahan sumber kajian :slam, dan setiap fakta dan data yang ada
dipandang benar selama tidak ada fakta lain yang membuktikan sebaliknya, salah satu
pendukung kelompok tradisionalis adalah 0. (ontgomery 0att, ia merefleksikan
dukungannya melalui karya-karyanya sepertiS (uhammad rophet and statesmen. Adapun
dalam bidang hukum, antara lain dapat disebutkan nama-nama seperti DaGid S Po5er dan
0ael ? =alla>.
b/ ;elompok FeGisionis
Sementara kelompok reGisionis lebih ekstrem terhadap :slam, bahkan mereka menyatakan
bah5a :slam itu sebenarnya tidak memounyai rumusan ajaran hukum, menurut mereka
hampir seluruh formulasi hukum yang ada merupakan hasil jiplakan dari aturan agama
sebelumnya, khususnya yahudiS dan terkait dengan literature Arab atau :slam yang ada,
merupakan upaya menjustifikasi kebenaran dan kehebatan :slam, bukan sebagai data-data
sejarah, Akibatnya dalam banyak hal ditemukan sejumlah pendapat yang tidak factual atau
kontradiktif. Salah satu contoh adalah hadist 8abi yang menjelaskan tentang pernikahan 8abi
pada saat melakukan haji, di satu pihak sumber yang ada menyebutkan 8abi melakukannya
pada 5aktu haji dan sementara di pihak lain menyebutkan sesudahnya. =al ini menyebabkan
terjadinya silang pendapat di kalangan fu>aha', apakah ka5in pada saat haji itu boleh atau
tidak.
;edua kelompok ini saling bertentangan, bahkan diantara mereka saling mengkritisi
karya yang satu dengan yang lain. 8amun menurut Fodinson bah5a terdapat perbedaan
bahkan kontradiksi antara data yang ditulis pengarang satu dengan yana lain, akan tetapi
secara tegas Fodinson menyatakan hal itu bukanlah suatu alasan untuk menolak karya orang-
orang Arab atau :slam, selain Fodinson, Serjeant juga mengecam hasil penelitian 2rone
dengan menuduhnya sarjana yang tidak mempunyai bekal bahasa Arab yang memadai dan
2rone sendiri menanggapi bah5a> serjeant terkesan mengada-ada dan sikapnya itu
disebabkan karena fanatisme seorang Arab.@*,B
Pandangan orientalis ?arat terhadap Syari'at :slam dapat dikategorikan sebagai berikut<
a/ Pertama adalah pendapat yang menyatakan bah5a Syariat :slam itu tak lebih dari
sekadar 5acana, karena tak pernah dilaksanakan dalam kenyataannya.@*KB 6eori ini dipegang
oleh 8oel 7. 2oulson. Pandangan keliru ini jelas sekali mengesampingkan fakta sejarah 9mat
:slam, seolah-olah kaum (uslimin tidak pernah dan tidak mau mengamalkan Syari'at
agamanya. 0alaupun benar tidak selamanya dan tidak sepenuhnya hukum-hukum Syari'ah
diberlakukan, hal itu tidak berarti ia merupakan idealisme belaka. Semua ulama dan kaum
(uslimin dari dahulu hingga sekarang sepakat hukum Allah 5ajib ditegakkan di muka bumi
dan mengabaikannya adalah dosa.
b/ Pandangan kedua menyifatkan Syariat :slam itu sangat se5enang-5enang, kata
=amilton A.F. Pibb.@*MB Pendapat miring ini pun mirip dengan tuduhan kaum liberal yang
dengan alasan sama menolak mentah-mentah implementasi Syari'ah di :ndonesia negeri yang
lebih dari sembilan-puluh persen penduduknya beragama :slam- karena dinilai menghukum
se5enang-5enang.
c/ 6eori ketiga disuarakan oleh Snouck =urgronje. (enurutnya, dari sejak a5al telah
terjadi perceraian antara Syari'ah .yakni ulama yang me5akili sistem perundangan dan
kehakiman/ dan 8egara .yakni umara' atau penguasa yang menentukan sistem perpolitikan/.
(asing-masing berjalan mengikut caranya sendiri. Penguasa tak peduli apa kata ulama,
manakala ulama mengecam tirani penguasa dan kerusakan masyarakatnya. Pambaran negatif
ini merupakan generalisasi semata. :a hanya betul untuk beberapa kasus tertentu.@*+B
d/ )a5rence Fosen mengusung teori yang keempat. (enurut dia, ,ukum Islam itu
kacau nbalau, bersumber dari budaya dan adat istiadat, tidak memiliki standar rasional
seperti ,ukum 0arat .common la5 Anglo Amerika atau ciGil la5 Jropa/yang tersusun rapi
lagi rasional.Pendapat miring Fosen ini memantulkan kembali imej orientalisme klasik
tentang :slam sebagai sistem masyarakat primitif berbanding pola pikir ?arat modern yang
jauh lebih maju dan canggih.
e/ 6eori kelima dianjurkan 7. Schacht, yang mendak5a Syari'at :slam hanya berjalan
selama lebih kurang dua abad.