Anda di halaman 1dari 10

PERENCANAAN STRUKTUR BAJA

Pada bagian pertama ini saya akan mencoba menjabarkan syarat syarat dan peraturan
struktur baja. Pada bagian selanjutnya nanti akan saya bahas tentang perhitungan dan
standarisasinya. Jadi jangan sia siakan materi blog ini bagi anda para Engineering
(khususnya pemula) untuk mendapatkan materi materi tentang Teknik Sipil. Maksud saya
membahas tentang Tata Cara Perencanaan Struktur Baja untuk Bangunan Gedung ini
adalah sebagai acuan bagi para perencana dan pelaksana dalam melakukan pekerjaan
perencanaan dan pelaksanaan struktur baja.
Standar umum serta ketentuan ketentuan Teknis Perencanaan Dan Pelaksanaan struktur
baja untuk bangunan gedung! atau struktur bangunan lain yang mempunyai kesamaan
karakter dengan struktur gedung. Tata cara ini mencakup:
". #etentuanketentuan minimum untuk merencanakan! $abrikasi! mendirikan bangunan!
dan modi$ikasi atau reno%asi pekerjaan struktur baja! sesuai dengan metode
perencanaan keadaan batas.
&. Perencanaan struktur bangunan gedung atau struktur lainnya! termasuk keran yang
terbuat dari baja.
'.
Struktur dan material bangunan berikut(
". #omponen struktur baja! dengan tebal lebih dari ' mm.
&. )egangan leleh (fy) komponen struktur kurang dari *+, Mpa.
Dalam perencanaan struktur baja harus dipenuhi syarat-syarat berikut:
". -nalisis struktur harus dilakukan dengan caracara mekanika teknik yang baku.
&. -nalisis dengan komputer! harus memberitahukan prinsip cara kerja program dan
harus ditunjukan dengan jelas data masukan serta penjelasan data keluaran.
'. Percobaan model diperbolehkan bila diperlukan untuk menunjang analisis teoritis.
*. -nalisis struktur harus dilakukan dengan modelmodel matematis yang
mensimulasikan keadaan struktur yang sesungguhnya dilihat dari segi si$at bahan dan
kekakuan unsurunsurnya.
+.
Bila cara perhitungan menyimpang dari tata cara ini! maka harus mengikuti
persyaratan sebagai berikut(
". Struktur yang dihasilkan dapat dibuktikan dengan perhitungan dan atau
percobaan yang cukup aman.
&. )anggung ja.ab atas penyimpangan! dipikul oleh perencana dan pelaksana
yang bersangkutan.
'. Perhitungan dan atau percobaan tersebut diajukan kepada panitia yang
ditunjuk oleh penga.as bangunan! yang terdiri dari ahliahli yang diberi
.e.enang menentukan segala keterangan dan caracara tersebut.
*. /ama penanggung ja.ab hasil perhitungan harus ditulis dan dibubuhi tanda
tangan serta tanggal yang jelas.
Suatu struktur disebut stabil bila ia tidak mudah terguling! miring! atau tergeser! selama umur
bangunan yang direncanakan.
Suatu struktur disebut cukup kuat dan mampulayan bila kemungkinan terjadinya kegagalan
struktur dan kehilangan kemampuan layan selama masa hidup yang direncanakan adalah
kecil dan dalam batas yang dapat diterima.
Suatu struktur disebut a.et bila struktur tersebut dapat menerima keausan dan kerusakan
yang diharapkan terjadi selama umur bangunan yang direncanakan tanpa pemeliharaan yang
berlebihan.
Batasbatas lendutan harus sesuai dengan struktur! $ungsi penggunaan! si$at pembebanan!
serta elemenelemen yang didukung oleh struktur tersebut.
Batas lendutan maksimum sebagai berikut(
#omponen struktur dengan beban tidak ter$aktor Beban )etap Beban sementara
Balok pemikul dinding atau $inishing yang getas 01'2,
Balok biasa 01&*,
#olom dengan analisis orde pertama saja h1+,, h1&,,
#olom dengan analisis orde kedua h1',, h1&,,
Sebagai Acuan Dan Persyaratan-Persyaratan Semua baja struktural sebelum di$abrikasi!
harus memenuhi ketentuan berikut ini(
S/3 S,+"4546 ( Spesi$ikasi Bahan Bangunan Bagian B (Bahan Bangunan dari
Besi1baja)
S/3 ,7,'+5"454- ( Baja! Peraturan 8mum Pemeriksaan
S/3 ,7',"*"44& ( Baja untuk #eperluan 9ekayasa 8mum
S/3 ,'"7&2"454 ( )ata :ara Perencanaan #etahanan Gempa 8ntuk 9umah dan
Gedung.
S/3 diatas bisa anda search atau cari di google! atau pun anda bisa membelinya. Saya tidak
bisa membagikannya disini.
Pada bagian & ini! saya mencoba melanjutkan pembahasan tentang pembebanan struktur baja!
baik dari segi ketentuan! jenis beban! dan juga beban kombinasi untuk perhitungan
strukturnya.
1. Ketentuan umum
)ujuan perencanaan struktur adalah untuk menghasilkan suatu struktur yang stabil, cukup
kuat, mampu-layan, awet, dan memenuhi tujuan-tujuan lainnya seperti ekonomi dan
kemudahan pelaksanaan.
Suatu struktur disebut stabil bila ia tidak mudah terguling, miring, atau tergeser, selama
umur bangunan yang direncanakan.
Suatu struktur disebut cukup kuat dan mampulayan bila kemungkinan terjadinya kegagalan
struktur dan kehilangan kemampuan layan selama masa hidup yang direncanakan adalah
kecil dan dalam batas yang dapat diterima.
Suatu struktur disebut a.et bila struktur tersebut dapat menerima keausan dan kerusakan
yang diharapkan terjadi selama umur bangunan yang direncanakan tanpa pemeliharaan yang
berlebihan.
2. Beban-beban
Perencanaan suatu struktur untuk keadaankeadaan stabil batas! kekuatan batas! dan
kemampuanlayan batas harus memperhitungkan pengaruhpengaruh dari aksi sebagai akibat
dari bebanbeban berikut ini(
1. beban hidup dan mati seperti disyaratkan pada S/3 ,'"7&7"454 atau
penggantinya;
2. untuk perencanaan rain (alat pengangkat)! semua beban yang rele%an yang
disyaratkan pada SNI 03-1727-1989! atau penggantinya;
3. untuk perencanaan pelataran tetap! lorong pejalan kaki! tangga! semua beban yang
rele%an yang disyaratkan pada S/3 ,'"7&7 "454! atau penggantinya;
4. untuk perencanaan li$t! semua beban yang rele%an yang disyaratkan pada S/3 ,'
"7&7"454! atau penggantinya;
5. pembebanan gempa sesuai dengan S/3 ,'"7&2"454! atau penggantinya;
2. bebanbeban khusus lainnya! sesuai dengan kebutuhan.
3. Kombinasi Pembebanan
Berdasarkan bebanbeban tersebut di atas maka struktur baja harus mampu memikul semua
kombinasi pembebanan di ba.ah ini(
1,4D
1,2D 1,! " 0,# $"a atau %&
1,2D 1,! $"a atau %& & $' " " atau 0,8(&
1,2D 1,3 ( ' " " 0,# $"a atau %&
1,2D ) 1,0E ' " "
0,9D ) $1,3( atau 1,0E&
Keterangan:
D adalah beban mati yang diakibatkan oleh berat k!nstruksi permanen! termasuk dinding!
lantai! atap! pla$on! partisi tetap! tangga! dan peralatan layan tetap.
"a adalah beban hidup di atap yang ditimbulkan selama pera.atan oleh pekerja! peralatan!
dan material! atau selama penggunaan biasa oleh orang dan benda bergerak.
% adalah beban hujan! tidak termasuk yang diakibatkan genangan air.
( adalah beban angin
E adalah beban gempa! yang ditentukan menurut S/3 ,'"7&2"454! atau penggantinya.
dengan! " * 0,# bila "+ # kPa! dan ' " * 1 bila ", # kPa. #ekecualian( 6aktor beban untuk
0 di dalam kombinasi pembebanan harus sama dengan 1,0 untuk garasi parkir! daerah yang
digunakan untuk pertemuan umum! dan semua daerah di mana beban hidup lebih besar
daripada # kPa-
Berikut ini adalah tabel untuk .akt/r 0e1uk2i untuk baja! dimana $aktor reduksi adalah
suatu $aktor yang dipakai untuk mengalikan kuat nominal untuk mendapatkan kuat rencana;
Berikut Tabel Faktor reduksi () untuk keadaan kekuatan batas.
3uat rencana untuk .akt/r 0e1uk2i
"!mp!nen struktur yang memikul lentur :
Balok
balok pelat berdinding penuh
pelat badan yang memikul geser
pelat badan pada tumpuan
pengaku

,!4,
,!4,
,!4,
,!4,
,!4,
"!mp!nen struktur yang memikul gaya tekan aksial :
kuat penampang
kuat komponen struktur

,!5+
,!5+
"!mp!nen struktur yang memikul gaya tarik aksial :
terhadap kuat tarik leleh
terhadap kuat tarik $raktur

,!4,
,!7+
"!mp!nen struktur yang memikul aksi-aksi k!mbinasi :
kuat lentur atau geser
kuat tarik
kuat tekan

,!4,
,!4,
,!5+
"!mp!nen struktur k!mp!sit :
kuat tekan
kuat tumpu beton
kuat lentur dengan distribusi tegangan plastik
kuat lentur dengan distribusi tegangan elastik

,!5+
,!2,
,!5+
,!4,
Sambungan baut :
baut yang memikul geser
baut yang memikul tarik

,!7+
,!7+
,!7+
,!7+
baut yang memikul kombinasi geser dan tarik
lapis yang memikul tumpu
Sambungan las :
las tumpul penetrasi penuh
las sudut dan las tumpul penetrasi sebagian
las pengisi

,!4,
,!7+
,!7+
9umus untuk mendesain struktur baja akan saya lanjutkan pada bagian selanjutnya!
M</G=3)8/G B3->- P</G<0-S-/
Bagi suatu perusahaan dibidang Steel !nstructi!n dan Steel e#uipment manufacturer! biaya
engelasan menjadi salah satu item yang sangat diperhatikan disamping harga dari
materialnya. 8ntuk menghitung biaya engelasan er kg logam las (weld metal)! beberapa
data yang perlu kita ketahui adalah (
1- Bia4a Pega5ai 1an 67er8ea1 9er ja:
Pada umumnya klien tidak mempunyai data ini yang akurat dan detail! namun biasanya
mereka mempunyai data dengan nilai ?#irakira@. 8ntuk sementara data ?kirakira@ bisa kita
pakai untuk menghitung.
2- De9/2iti/n 0ate $3g;<a:&
>ang dimaksud dengan ?Dep!siti!n $ate@ adalah berat logam las yang dapat dihasilkan
dalam satuan .aktu (Jam). Biasanya masingmasing manu$acturer mempunyai data
Aeposition 9ate produknya untuk setiap type.
3- 69erating .act/r $=&
>ang dimaksud dengan ?%perating &act!r@ adalah persentasi dari jumlah jam kerja seorang
.elder untuk pekerjaan las. Maksudnya! jika total jam kerja seorang .elder 5 jam perhari!
dan .elder tersebut bekerja menyalakan api las selama & jam! maka Bperating 6actor dari
.elder tersebut adalah &15 C ",,D E &+D.
Aari hasil pengalaman! biasanya nilai operating $actor untuk SM-F E ',D! GM-F dan
6:-F (manual) E *+D dan untuk GM-F dan 6:-F (automatic) E 7+D.
4- %arga 3a5at "a2 Per 3g
=arga ini disesuaikan dengan lokasi dan tujuan pena.aran
#- De9/2iti/n E>>icienc4 $=&
!- ?a2 .@/5 0ate $"tr;:in&
8ntuk GM-F ( Solid Fire ) dan 6:-F diameter E "2 0tr1Min.
7- %arga ?a2 9er @itern4a
0ABAS BEN?%ITAN? BICDC PEN?E"CSCN PE0 3? "6?CB "CS E
#ita ambil contoh kasus (
Sebuah perusahaan kontraktor ingin melakukan pekerjaan pengelasan menggunakan proses
SBC( dengan ka5at @a2 C(S E-7018 1ia:eter 3,2 :: dengan harga 09- 12-#00,- 9er
3g. Jika diketahui! Biaya pega.ai dan o%erhead perusahaan per jamnya 09- 40-000,- EG
Berapa biaya pengelasan per kg logam lasnya H
B3->- 98M8S /30-3
Pega.ai dan
B%erhead
Gaji dan
B%erhead
Aeposition 9ate C Bperating
6actor
#a.at 0as #a.at 0as (kg)
Aeposition <$$iciency
Gas Gas 6lo. 9ate (kg)
Aeposition 9ate
)otal Biaya
Ja.ab (
Aari tabel bisa kita ketahui bah.a untuk pengelasan E-7018 1ia:eter 3,2 ::! jika
digunakan ampere sebesar 120 C:92! maka nilai Dep!siti!n ratenya adalah "!&.
#g1jam dengan Dep!siti!n 'fficiency ( 2&D dan %perating fact!r E ',D.
Aengan menggunakan 9umus diatas! maka didapat (
Biaya Pega.ai dan B%erhead ( 9p. *,.,,,! 1 ("!& C ,!') E 9p. """.,,,!
Biaya #a.at 0as ( 9p. "&.+,,! 1 ,!2& E 9p. &,."2,!
T/ta@ Bia4a Penge@a2an 9er kg @/ga: @a2 * 09- 131-1!0,-
9umus perhitungan diatas bisa juga anda aplikasikan jika pengelasan dilakukan dengan
()A*, &A* ataupun SA*. Aemikian! semoga berman$aat bagi anda.
M-)<93-0 B-J-
Berikut ini adalah karakteristik dari material baja! baik si$at mekanis! alat sambungan untuk
struktur baja.
1. !i"at #ekanis Ba$a
Si$at mekanis baja struktural yang digunakan dalam perencanaan harus memenuhi
persyaratan minimum yang diberikan pada )abel diba.ah.
2. Tegangan lele%
)egangan leleh untuk perencanaan (fy) tidak boleh diambil melebihi nilai yang diberikan
)abel diba.ah.
3. Tegangan utus
)egangan putus untuk perencanaan (fu) tidak boleh diambil melebihi nilai yang diberikan
)abel diba.ah.
&. !i"at-si"at mekanis lainnya
Si$atsi$at mekanis lainnya baja struktural untuk maksud perencanaan ditetapkan sebagai
berikut(
Modulus elastisitas ( < E &,,.,,, Mpa
Modulus geser ( G E 5,.,,, Mpa
/isbah poisson ( I E ,!'
#oe$isien pemuaian ( J E "& C ",<2 K:
'. !yarat Penerimaan ba$a
0aporan uji material baja di pabrik yang disahkan oleh lembaga yang ber.enang dapat
dianggap sebagai bukti yang cukup untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam
standar ini.
(. Ba$a yang tidak teridenti"ikasi
Baja yang tidak teridenti$ikasi boleh digunakan selama memenuhi ketentuan berikut ini(
bebas dari cacat permukaan
si$at $isik material dan kemudahannya untuk dilas tidak mengurangi kekuatan dan
kemampuan layan strukturnya
ditest sesuai ketentuan yang berlaku. Tegangan leleh (fy) untuk perencanaan tidak
boleh diambil lebih dari "7, MPa sedangkan tegangan putusnya (fu) tidak boleh
diambil lebih dari ',, MPa.
C@at 2a:Fung
1. Baut) mur) dan ring
Baut! mur! dan ring harus memenuhi ketentuan yang berlaku.
2. *lat sambung mutu tinggi
-lat sambung mutu tinggi boleh digunakan bila memenuhi ketentuan berikut(
komposisi kimia.i dan si$at mekanisnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku
diameter batang! luas tumpu kepala baut! dan mur atau penggantinya! harus lebih
besar dari nilai nominal yang ditetapkan dalam ketentuan yang berlaku. 8kuran
lainnya boleh berbeda
cara penarikan baut dan prosedur pemeriksaan untuk alat sambung boleh berbeda dari
ketentuan selama persyaratan gaya tarik minimum alat sambung dipenuhi dan
prosedur penarikannya dapat diperiksa.
3. +as
Material pengelasan dan logam las harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
&. Peng%ubung geser $enis aku yang dilas
Semua penghubung geser jenis paku yang dilas harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
'. Baut angker
Baut angker harus memenuhi ketentuan Butir atau dibuat dari batang yang memenuhi
ketentuan selama ulirnya memenuhi ketentuan yang berlaku.
Tabel !i"at mekanis ba$a struktural
Jenis
Baja
)egangan putus minimum! $u
(MPa)
)egangan leleh minimum! $y
(MPa)
Peregangan minimum
(D)
BJ '* '*, &", &&
BJ '7 '7, &*, &,
BJ *" *", &+, "5
BJ +, +,, &4, "2
BJ ++ ++, *", "'
Salam!
-nda $amiliar dengan *,!- *!. dan +/F.H atau belumH sebagai seorang <ngineering
haruslah $amiliar dan menguasai dengan standar tersebut!
A+S : American +nstitute !f Steel !nstructi!n,
ASD : All!wable Stress Design,
,$&D : ,!ad and $esistance &act!r Design,
)etapi bagi anda yang baru memulai sebagai engineering atau sebutlah pemula! berikut akan
saya berikan $ile tentang perbedaan menggunakan -3S: -SA dan 096A! saya harap bisa
membantu anda mendesain suatu bangunan baja! ataupun anda yang sekarang masih dalam
tahap belajar.
karena sampai sekarang pun saya masih belajar juga! (he...)!
anda bisa mendo.load $ile diba.ah (
1. General :omparisson -3S: -SA %s 096A G #lik Aisini
2. -3S: -SA G #lik Aisini
tetapi yang saya sering gunakan dalam mendesain sebuah struktur adalah -3S: -SA!
kenapaH karena konstanta yang digunakan tidak terlalu banyak! berbeda dengan -3S: 096A!
tetapi alangkah baiknya anda bisa membandingkan keduanya! mana yang paling anda anggap
mudah dan cepat.