Anda di halaman 1dari 17

PENYAKIT KERACUNAN LOGAM BERAT DARI KAMUS

BAHASA JEPANG
O L E H :
KELOMPOK 6
PUSPA RINI (21080111120008)
ADYA PRADHANA(21080111150008)
MUSTIKA AULIA (21080111120012)
BAGASKORO P.P (2108011112001)
DESINTA AS!IN (21080111100"#)
NO$ARIDA .H (21080111100"8)
TEKNIK LINGKUNGAN
UNI$ERSITAS DIPONEGORO
201
KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa,
serta atas rahmat dan berkah-Nya penyusunan makalah ini dapat diselesaikan
dengan baik.
Selanjutnya terima kasih sebesar-besarnya penulis sampaikan kepada:
1. bu Sri Sumiyati, ST, MSi selaku !engampu mata kuliah Ek"t"ksik"l"gi
dan #esehatan $ingkungan Teknik $ingkungan %ni&ersitas Dip"neg"r".
'. #eluarga yang selalu memberikan dukungan dan d"a.
(. Teman-teman yang selalu membantu dan memberikan semangat, serta
seluruh pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu yang telah
membantu penyelesaian makalah ini.
!enulis menyadari bah)a lap"ran ini tidak lepas dari berbagai kekurangan,
"leh karena itu penulis menerima semua kritik dan saran untuk kemajuan. *khir
kata, sem"ga lap"ran ini dapat berman+aat bagi semua pihak.
Semarang, 1, -uni '.1(
!enulis
DA%TAR ISI
K&'& P()*&)'&+ .............................................................................................. ,
D&-'&+ I., ......................................................................................................... ,,
BAB I PENDAHULUAN
1.1 $atar /elakang ....................................................................................... 1
1.' 0umusan Masalah .................................................................................. 1
1.( !embatasan Masalah .............................................................................. 1
1.1 Tujuan ..................................................................................................... '
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
'.1 !enyakit #era2unan $"gam /erat Dari #amus /ahasa -epang.............. (
'.1.1 Minamata................................................................................................. 1
'.1.' Yush"...................................................................................................... ,
'.1.( tai 3 tai /y"........................................................................................... 1.
BAB III PENUTUP
(.1 #esimpulan ............................................................................................. 1(
(.' Saran ....................................................................................................... 1(
D&-'&+ P/.'&0& .............................................................................................. 1"
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 L&'&+ B(1&0&)*
!en2emaran l"gam berat sangat berbahaya bagi lingkungan. /anyak lap"ran
yang memberikan +akta betapa berbahayanya pen2emaran lingkungan terutama
"leh l"gam berat pada ka)asan perairan, baik akibat penggunaan airnya untuk
k"nsumsi sehari-hari maupun ketika mengk"nsumsi bi"ta air ta)ar yang hidup di
perairan ter2emar tersebut.
#asus yang dilap"rkan pertama kali di -epang, timbulnya penyakit 4itai-itai
by"567u2h-"u2h8 yang menyebabkan para nelayan dan keluarganya terkena
kera2unan kr"nis akibat l"gam berat 9d dan mengakibatkan kematian manusia
1.. 7rang 6Suprihary"n" '..., S"emirat '..:8.
Sastra)ijaya 6'...8 menyebutkan pen2emaran lingkungan terjadi karena
masuknya atau dimasukkannya mahluk hidup, ;at, energi dan atau k"mp"nen lain
ke dalam lingkungan dan atau berubahnya tatanan lingkungan "leh kegiatan
manusia atau "leh pr"ses alam sehingga kualitas menurun sampai ketingkat
tertentu yang menyebabkan lingkungan jadi kurang atau tidak dapat ber+ungsi
lagi. Sedangkan de+inisi pen2emaran menurut %% N".(' tahun '..<, !en2emaran
adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, ;at, energi dan atau k"mp"nen
lain ke dalam lingkungan hidup "leh kegiatan manusia, sehingga melampaui baku
mutu lingkungan hidup yang telah ditetapkan.
1.2 R/2/.&) M&.&1&3
1.'.1 Ma2am-ma2am penyakit akibat kera2unan l"gam berat dalam #amus
/ahasa -epang
1.'.1 9iri-2iri pengidap penyakit kera2unan l"gam berat
1. P(24&'&.&) M&.&1&3
$ingkup permasalahan dibatasi pada penyakit akibat kera2unan l"gam berat
dalam #amus /ahasa -epang saja, bukan penyakit l"gam berat lainnya.
1." T/5/&)
Tujuan dari penulisan lap"ran ini adalah untuk memberikan in+"rmasi
mengenai ma2am-ma2am penyakit akibat kera2unan l"gam berat dalam
#amus /ahasa -epang dan 2iri-2iri pengidap penyakit tersebut.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 PENYAKIT KERACUNAN LOGAM BERAT DARI KAMUS
BAHASA JEPANG
Manusia bukan hanya menderita sakit karena menghirup udara yang
ter2emar, tetapi juga akibat mengasup makanan yang ter2emar l"gam berat.
Sumbernya sayur-sayuran dan buah-buahan yang ditanam di lingkungan yang
ter2emar atau daging dari ternak yang makan rumput yang sudah mengandung
l"gam berat yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. *khir-akhir ini kasus
kera2unan l"gam berat yang berasal dari bahan pangan semakin meningkat
jumlahnya. !en2emaran l"gam berat terhadap alam lingkungan merupakan suatu
pr"ses yang erat hubungannya dengan penggunaan bahan tersebut "leh manusia.
!en2emaran lingkungan "leh l"gam berat dapat terjadi jika industri yang
menggunakan l"gam tersebut tidak memperhatikan keselamatan lingkungan,
terutama saat membuang limbahnya. $"gam-l"gam tertentu dalam k"nsentrasi
tinggi akan sangat berbahaya bila ditemukan di dalam lingkungan 6air, tanah, dan
udara8.
Sumber utama k"ntaminan l"gam berat sesungguhnya berasal dari udara
dan air yang men2emari tanah. Selanjutnya semua tanaman yang tumbuh di atas
tanah yang telah ter2emar akan mengakumulasikan l"gam-l"gam tersebut pada
semua bagian 6akar, batang, daun dan buah8.
Sesungguhnya, istilah l"gam berat hanya ditujukan kepada l"gam yang
mempunyai berat jenis lebih besar dari : g=2m(. Namun, pada kenyataannya,
unsur-unsur metal"id yang mempunyai si+at berbahaya juga dimasukkan ke dalam
kel"mp"k tersebut. Dengan demikian, yang termasuk ke dalam kriteria l"gam
berat saat ini men2apai lebih kurang 1. jenis unsur. /eberapa 2"nt"h l"gam berat
yang bera2un bagi manusia adalah: arsen (As), kadmium (Cd), tembaga (Cu),
timbal (Pb), merkuri (Hg), nikel (Ni), dan seng (Zn).
/erikut ini akan dijelaskan ( penyakit akibat kera2unan l"gam berat dalam
#amus /ahasa -epang:
2.1.1 M,)&2&'&
!enyakit Minamata 6 Minamata /y" 8, kadang 3 kadang disebut
sebagai 9hiss" 3 !enyakit Minamata 6 9hiss" Minamata /y"8 adalah
neur"l"gis sindr"m yang disebabkan "leh berat kera2unan merkuri pada manusia
dan juga he)an. >ejala termasuk ataksia, mati rasa di tangan dan kaki, serta
umumnya terjadi kelemahan "t"t dapat dilihat pada >amabar '.1.
G&24&+ 2.1 P()6(+,'& M,)&2&'&
>ejala lain yang ditimbulkan, antara lain penyempitan bidang &isi dan kerusakan
pendengaran dan berbi2ara. Dalam kasus ekstrim, kegilaan, kelumpuhan, k"ma
dan kematian dalam beberapa minggu mengikuti dari timbulnya gejala. Sebuah
ba)aan bentuk penyakit juga dapat mempengaruhi janin dalam rahim.
G&24&+ 2.2 G(5&1&7G(5&1& P()8&0,' M,)&2&'&
Kerusakan
pendengara
n dan susah
berbicara
Kelumpuha
n
Kelumpuha
n
G&24&+ 2. P()8&0,' B&9&&) 6&+, R&3,2
G&24&+ 2." K/:,)* 8&)* M()6(+,'& M,)&2&'&
&. A.&1 U./1 P()8&0,' M,)&2&'&
!enyakit minamata ditemukan pertama kali pada tahun 1<:, di #"ta
Minamata, !re+ektur #umam"t", -epang. !ada )aktu itu, terjadi )abah
penyakit yang menyebabkan ratusan masyarakat #"ta Minamata meninggal
dunia, dengan gejala penyakit berupa kelumpuhan syara+. Mengetahui
adanya kejanggalan-kejanggalan pada )abah masyarakat minamata ini, para
*hli #esehatan -epang melakukan pengamatan tentang gejala-gejala, serta
kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan "leh masyarakat -epang, khususnya
Masyarakat Minamata. Di dalam pengamatan-pengamatan yang dilakukan
"leh para ahli kesehatan, ditemukan kenyataan bah)a makanan yang
biasanya dik"nsumsi Masyarakat Minamata, yaitu ikan yang berasal dari
Teluk Minamata, telah mengandung l"gam berat 6methyl mer2ury8. $"gam
berat 6methyl mer2ury8 yang berasal dari pabrik batu baterai 9hiss",
terakumulasi dalam ikan dan shell+ishes.
Merkuri dibuang ke Teluk Minamata masih tetap ada dan, untuk
penghapusan, reklamasi dan pengerukan dilakukan sangat terlambat karena
1: tahun setelah penemuannya.
#asus yang berkaitan dengan l"gam berat 6methyl mer2ury8 yang
dihasilkan dalam pr"ses pr"duksi asetaldehid, menggunakan merkuri
sebagai katalis. #asus dari kera2unan dengan kera2unan merkuri "rganik
adalah yang pertama kali terjadi di dunia melalui trans+er rantai makanan
dari pen2emaran lingkungan. #asus kera2unan merkuri "rganik yang telah
dikenal sebelum !enyakit Minamata terjadi sebagai akibat dari kera2unan
langsung dari mereka yang terlibat dalam "rganik-merkuri pekerjaan
penanganan atau mereka yang sengaja mengambil 6?unter D et al,
1<1. , $undgren #D dkk@ 1<1<8.
G&24&+ 2.5 S,01/. P():(2&+&) 6&+, P&4+,0 0( M&.8&+&0&'
4. D&2;&0 P()8&0,' M,)&2&'&
Masalah utama dari dampak adanya penyakit minamata terhadap
masyarakat adalah k"rban Minamata diku2ilkan dan tidak dapat berbaur
dengan masyarakat yang takut tertular penyakit. )alaupun telah ada
himbauan dari pemerintah setempat bah)a penyakit minamata ini tidak
menular, namun masyarakat tetap mengabaikan himbauan dari pemerintah
tersebut mengingat kembali penyakit minamata merupakan penyakit yang
tidak biasa dan mereka takut tertular dari penyakit tersebut sehingga
sebagian besar pengidap penyakit minamata diku2ilkan "leh masyarakat,
melihat +akta tersebut banyak penderita Minamata tidak memberitahu "rang
lain bah)a ia menderita Minamata bahkan kepada keluarganya sendiri.
Namun ada penderita lainnya yang terbuka, dengan men2eritakan
perasaannya dan penderitaan yang dialami sebagai k"rban Minamata,
dengan harapan tragedi Minamata tidak akan terjadi lagi. Tidak hanya itu
saja penderita penyakit minamata juga pada umumnya dilarang pergi tempat
umum dan sukar mendapatkan pasangan hidup sehingga sangat
mempengaruhi +akt"r psik"ligis se"rang dalam melanjutkan masa depannya.
Namun dampak dari penyakit minamata tidak hanya itu, salah satunya
adalah limbah yang menyebabkan penyakit minamata ini dirasa sangat
mengganggu akti&itas sehari-hari masyarakat setempat, karena penyakit
minamata berasal dari sumber air terutama sungai, masyarakat setempat
menjadi ragu-ragu dalam meman+aatkan sumber air untuk digunakan dalam
kehidupan sehari-hari dan juga sebagai sumber makanan terutama ikan,
sehingga timbul keragu-raguan dalam meman+aatkan sumber daya alam
setempat terutama di daerah "rang-"rang yang mengidap penyakit
minamata.
Meskipun penyakit minamata ini tidak menular terhadap "rang lain
namun penyakit ini memiliki e+ek terhadap keturunan, dimana penyakit ini
sangat beresik" kepada ibi-ibu yang sedang mengandung atau hamil karena
akan menderita 2"gnetial yaitu bayi yang lahir 2a2at karena menyerap metil
merkuri dalam rahim ibunya yang banyak mengk"nsumsi ikan yang
terk"ntaminasi metil merkuri. bu yang mengandung tidak terserang
penyakit Minamata karena metil merkuri yang masuk ke tubuh ibu akan
terakumulasi dalam plasenta dan diserap "leh janin dalam kandungannya.
?al ini juga merupakan salah satu dampak psik"l"gis yang dirasakan
se"rang ibu terhadap dampak penyakit minamata di masyarakat, selain akan
diku2ilkan "leh masyarakat, bayi yang akan lahir 2a2at ini akan lebih parah
penyakit nya ketimbang "rang- "rang de)asa yang sudah terkena penyakit
minamata karena dalam diri bayi yang sedang dalam masa pertumbuhan
disulitkan dengan tidak ber+ungsi dengan sempurnanya indra pada bayi.
/erita buruknya lagi adalah tidak ada peng"batan tuntas bagi k"rban
Minamata penderita ke rumah sakit hanya untuk mengutangi gejala dan
melakukan rehabilitasi. !enderita yang dapat menggerakkan badannya
diberi kesempatan untuk melakukan apa yang dapat dilakukannya Meskipun
pekerjaan seperti berkebun dan men2ari ikan adalah pekerjaan yang 2ukup
berat, penderita dapat melakukannya setelah menjalani rehabilitasi.
2.1.2 YUSHO
#ebanyakan plastik seperti !A9, agar tidak bersi+at kaku dan rapuh maka
ditambahkan suatu bahan pelembut 6plasti2i;ers8. /ahan pelembut ini terdiri atas
kumpulan +talat 6ester turunan dari asam +talat8. /eberapa 2"nt"h pelembut
adalahep"Bidi;ed s"ybean "il 6ES/78, di6'-ethylheByl8 adipate 6DE?*8, dan
bi+enil p"likl"rin 6!9/8 yang digunakan dalam industri pengepakan dan
pemr"sesan makanan, a2etyl tributyl 2itrate 6*T/98 dan di6-'ethylheByl8
phthalate 6DE?!8 yang digunakan dalam industri pengepakan +ilm 6She+tel,'...8.
Namun, penggunaan bahan pelembut ini yang justru dapat menimbulkan
masalah kesehatan. Sebagai 2"nt"h, penggunaan bahan pelembut seperti !9/
sekarang sudah dilarang pemakaiannya karena dapat menimbulkan kematian
jaringan dan kanker pada manusia 6karsin"genik8.
!9/ 6!"ly 9hl"r" /i+enyl8. Senya)a ini biasaya digunakan untuk membuat
plastik tahan panas. Dampak !9/ bagi kesehatan:
Di jepang kera2unan !9/ menimbulkan penyakit yush". Tanda dan
gejala kera2unan berupa pigmentasi pada kulit dan benj"lan-benj"lan,
gangguan pada perut, tangan dan kaki lemas.

G&24&+ 2.6 P,*2()'&., K/1,&' A0,4&' Y/.3<
!ada ibu hamil bisa menyebabkan kematian bayi dalam kandungan, serta
bayi lahir 2a2at.
G&24&+ 2.# B&8, L&3,+ C&:&' 6&) K/1,' B(+;,*2()'&.,
!engaruh kera2unan dalam jangka )aktu lama atau menahun pada
manusia "leh !9/ antara lain kematian jaringan hati serta kanker hati.
2.1. ITAI7ITAI BYO
!enyakit itai-itai by" adalah kasus dari kera2unan kadmium massal di
T"yama !re+e2ture, -epang, dimulai sekitar tahun 1<1'. #era2unan kadmium
menyebabkan pelunakan tulang dan gagal ginjal. !enyakit ini dinamai untuk sakit
yang parah 6-epang: itai8 yang disebabkan pada persendian dan tulang
belakang. stilah Citai-itai by"C di2iptakan "leh penduduk setempat. #admium ini
dibuang ke sungai "leh perusahaan pertambangan di pegunungan.!erusahaan-
perusahaan tambang berhasil digugat untuk kerusakan.
&. P()8(4&4
tai-itai penyakit itu disebabkan "leh kera2unan kadmium akibat
pertambangan di T"yama !re+e2ture. Yang paling a)al 2atatan
penambangan emas di )ilayah tanggal kembali ke 1D1.. !ertambangan
rutin untuk perak dimulai tahun 1:,<, dan tidak lama kemudian,
pertambangan untuk timbal, seng, tembaga dan mulai. !eningkatan
permintaan untuk bahan baku selama
!erang 0usia--epang dan !erang Dunia , serta tekn"l"gi pertambangan
baru dari Er"pa, meningkatkan hasil dari pertambangan, menempatkan
#ami"ka Mines di T"yama sebagai salah satu pertambangan t"p
dunia. !r"duksi meningkat bahkan lebih sebelum !erang Dunia . Dimulai
pada tahun 1<1. dan terus berlanjut sampai 1<1:, kadmium dirilis dalam
jumlah yang signi+ikan "leh "perasi pertambangan, dan penyakit ini pertama
kali mun2ul sekitar tahun 1<1'. Sebelum !erang Dunia pertambangan,
dikendalikan "leh Mitsui Mining dan Smelting 9", $td, meningkat untuk
memenuhi permintaan masa perang. ?al ini kemudian meningkatkan
pen2emaran Sungai -in;E dan anak sungainya. Sungai ini digunakan
terutama untuk irigasi sa)ah, tetapi juga untuk air minum, men2u2i,
meman2ing, dan kegunaan lain "leh penduduk di sekitar sungai.
#arena kera2unan kadmium, ikan di sungai mulai mati, dan sa)ah yang
diairi dengan air sungai tidak tumbuh dengan baik. #admium dan l"gam
berat lainnya terakumulasi di dasar sungai dan di air sungai. *ir sungai ini
digunakan untuk mengairi sa)ah. !adi menyerap l"gam berat, terutama
kadmium. #admium kemudian terakumulasi dalam "rang yang makan nasi
yang sudah terk"ntaminasi.
Masyarakat mengeluh kepada Mitsui Mining dan Smelting tentang
p"lusi. !erusahaan membangun bak peng"lahan limbah untuk menyimpan
air limbah pertambangan sebelum dibuang ke dalam sungai.#ebijakan ini
termasuk terlambat karena banyak "rang yang sudah sakit. !enyebab
kera2unan yang tidak dipahami dengan baik dan, hingga 1<1F, itu dianggap
hanya penyakit regi"nal atau jenis in+eksi bakteri.
Tes kesehatan dimulai pada 1<1.-an dan 1<:.-an, men2ari penyebab
penyakit. *)alnya, itu diharapkan menjadi kera2unan timbal karena
pertambangan memimpin hulu. ?anya pada tahun 1<:: itu Dr ?agin" dan
rekan-rekannya menduga kadmium sebagai penyebab penyakit. T"yama
!re+ektur juga memulai penyelidikan pada tahun 1<F1, menentukan bah)a
Mitsui Mining and Smelting menjadi penyebab pen2emaran kadmium dan
bah)a yang terburuk yang terkena dampak daerah hilir adalah (. km dari
tambang. !ada tahun 1<F, Departemen #esehatan dan #esejahteraan
mengeluarkan pernyataan tentang gejala itai-itai penyakit yang disebabkan
"leh kera2unan kadmium.
!engurangan tingkat kadmium dalam penyediaan air mengurangi jumlah
k"rban penyakit baru, tidak ada k"rban baru telah direkam sejak tahun
1<1F. Sedangkan k"rban dengan gejala terburuk berasal dari pre+ektur
T"yama, pemerintah menemukan k"rban di lima pre+ektur lain.
!ertambangan masih ber"perasi dan tingkat p"lusi kadmium masih tetap
tinggi, meskipun perbaikan gi;i dan pera)atan medis telah mengurangi
terjadinya tai-itai penyakit.
4. G(5&1&
Salah satu e+ek utama dari kera2unan kadmium adalah tulang lemah dan
rapuh. Nyeri tulang belakang dan kaki adalah umum. 0asa sakit akhirnya
menjadi melemahkan, dengan patah tulang menjadi lebih umum karena
tulang melemah. #"mplikasi lainnya termasuk batuk, anemia, dan gagal
ginjal, sehingga menyebabkan kematian.
G&24&+ 2.8 P()6(+,'& I'&,7I'&, B8<
G&24&+ 2.= G(5&1& B&'/0 A0,4&' I'&,7I'&, B8<
BAB III
PENUTUP
.1 KESIMPULAN
- Tiga penyakit kera2unan berat dalam #amus /ahasa -epang adalah
Minamata, Yush", dan tai-itai /y" yang memiliki gejala-gejala yang
berbeda.
- !enyakit Minamata disebabkan "leh kera2unan merkuri 6?g8, Yush"
akibat !9/, dan itai-itai by" akibat kera2unan kadnium 69d8
.2 SARAN
- Sebaiknya lebih selekti+ dalam memilih makanan yang akan dik"nsumsi
- Mengurangi k"nsumsi pr"duk plastik sebagai pembungkus makanan
DA%TAR PUSTAKA
Sastra)ijaya, *, T. '.... Pencemaran Lingkungan. -akarta: 0ineka 9ipta
S"emirat, -. '..:. Toksikologi Lingkungan. Y"gyakarta: >adjah Mada
%ni&ersity !ress
Suprihary"n". '.... Pelestarian dan Pengelolaan Sumber Daa Alam di
!ilaa" Pesisir Tro#is. -akarta: !T >ramedia !ustaka %tama
http:==burgera)a.)"rdpress.2"m='.1'=1'=(.=makalah-hukum-lingkungan-
penyakit m inamata-dan-pembuangan-limbah-pabrik=
http:==greena2ti"ngallery.bl"gsp"t.2"m='.11=.(=bahaya-plastik-kresek-
karsin"genik.html
http:==kimiaagungpur)ant".bl"gsp"t.2"m='.1(=.(=penyakit-itai-itai-by".html