Anda di halaman 1dari 17

Sejarah

Keterbelakangan, baik secara mental, maupun ekonomi yang dialami bangsa


Indonesia, akibat penjajahan maupun akibat kungkungan tradisi, menggugah
kesadaran kaum terpelajar untuk memperjuangkan martabat bangsa ini, melalui jalan
pendidikan dan organisasi. Gerakan yang muncul 1908 tersebut dikenal dengan
Kebangkitan asional. Semangat kebangkitan memang terus menyebar ke mana!
mana!!setelah rakyat pribumi sadar terhadap penderitaan dan ketertinggalannya
dengan bangsa lain, sebagai ja"abannya, muncullah berbagai organisai pendidikan
dan pembebasan.
Kalangan pesantren yang selama ini gigih mela"an kolonialisme, merespon
Kebangkitan asional tersebut dengan membentuk organisasi pergerakan, seperti
Nahdlatut Wathan #Kebangkitan $anah %ir& 191'. Kemudian tahun 1918 didirikan
Taswirul Afkar atau dikenal juga dengan Nahdlatul Fikri #Kebangkitan (emikiran&,
sebagai "ahana pendidikan sosial politik kaum dan keagamaan kaum santri. )ari
situ kemudian didirikan Nahdlatut Tujjar, #(ergerakan Kaum Sudagar&. Serikat itu
dijadikan basis untuk memperbaiki perekonomian rakyat. )engan adanya ahdlatul
$ujjar itu, maka $as"irul %*kar, selain tampil sebagi kelompok studi juga menjadi
lembaga pendidikan yang berkembang sangat pesat dan memiliki cabang di beberapa
kota.
Ketika +aja Ibnu Saud hendak menerapkan asas tunggal yakni ma,hab "ahabi di
-ekah, serta hendak menghancurkan semua peninggalan sejarah Islam maupun pra!
Islam, yang selama ini banyak di,iarahi karena dianggap bi.dah. Gagasan kaum
"ahabi tersebut mendapat sambutan hangat dari kaum modernis di Indonesia, baik
kalangan -uhammadiyah di ba"ah pimpinan %hmad )ahlan, maupun (SII di
bah"ah pimpinan /.0.S. $jokroaminoto. Sebaliknya, kalangan pesantren yang
selama ini membela keberagaman, menolak pembatasan bermad,hab dan
penghancuran "arisan peradaban tersebut.
Sikapnya yang berbeda, kalangan pesantren dikeluarkan dari anggota Kongres %l
Islam di 1ogyakarta 1923, akibatnya kalangan pesantren juga tidak dilibatkan
sebagai delegasi dalam Mu'tamar 'Alam Islami #Kongres Islam Internasional& di
-ekah yang akan mengesahkan keputusan tersebut.
)idorong oleh minatnya yang gigih untuk menciptakan kebebsan bermad,hab serta
peduli terhadap pelestarian "arisan peradaban, maka kalangan pesantren terpaksa
membuat delegasi sendiri yang dinamai dengan Komite Hejaz, yang diketuai oleh
K/. 4ahab /asbullah.
%tas desakan kalangan pesantren yang terhimpun dalam Komite /eja,, dan
tantangan dari segala penjuru umat Islam di dunia, +aja Ibnu Saud mengurungkan
niatnya. /asilnya hingga saat ini di -ekah bebas dilaksanakan ibadah sesuai dengan
mad,hab mereka masing!masing. Itulah peran internasional kalangan pesantren
pertama, yang berhasil memperjuangkan kebebasan bermad,hab dan berhasil
menyelamatkan peninggalan sejarah serta peradaban yang sangat berharga.
5erangkat dari komite dan berbagai organisasi yang bersi*at embrional dan ad hoc,
maka setelah itu dirasa perlu untuk membentuk organisasi yang lebih mencakup dan
lebih sistematis, untuk mengantisipasi perkembangan ,aman. -aka setelah
berkordinasi dengan berbagai kiai, akhirnya muncul kesepakatan untuk membentuk
organisasi yang bernama Nahdlatul lama #Kebangkitan 6lama& pada 1' +ajab
1788 / #71 9anuari 192'&. 0rganisasi ini dipimpin oleh K/. /asyim %sy.ari sebagi
+ais %kbar.
6ntuk menegaskan prisip dasar orgasnisai ini, maka K/. /asyim %sy.ari
merumuskan Kitab !anun Asasi #prinsip dasar&, kemudian juga merumuskan kitab
I'ti"ad Ahlussunnah Wal #amaah. Kedua kitab tersebut kemudian dieja"antahkan
dalam Khittah 6 , yang dijadikan dasar dan rujukan "arga 6 dalam berpikir dan
bertindak dalam bidang sosial, keagamaan dan politik.
Struktur
1. (engurus 5esar #tingkat (usat&
2. (engurus 4ilayah #tingkat (ropinsi&
7. (engurus :abang #tingkat Kabupaten;Kota&
8. -ajelis 4akil :abang #tingkat Kecamatan&
3. (engurus +anting #tingkat )esa;Kelurahan&
6ntuk tingkat (usat, 4ilayah, :abang, dan -ajelis 4akil :abang, setiap
kepengurusan terdiri dari<
1. -ustasyar #(enasehat&
2. Syuriah #(impinan $ertinggi&
7. $an*id,iyah #(elaksana /arian&
6ntuk tingkat +anting, setiap kepengurusan terdiri dari<
1. Syuriaah #(impinan tertinggi&
2. $an*id,iyah #(elaksana harian&
(aham Keagamaan
Nahdlatul 6lama #6& menganut paham %hlussunah 4al 9ama.ah, sebuah pola pikir
yang mengambil jalan tengah antara ekstrim a"li #rasionalis& dengan kaum ekstrim na"li
#skripturalis&. Karena itu sumber pemikiran bagi 6 tidak hanya %l!=ur.an, Sunnah,
tetapi juga menggunakan kemampuan akal ditambah dengan realitas empirik. :ara
berpikir semacam itu dirujuk dari pemikir terdahulu, seperti %bu /asan %l!%sy.ari dan
%bu -ansur %l!-aturidi dalam bidang teologi. Kemudian dalam bidang *ikih mengikuti
empat mad,hab> /ana*i, -aliki, Sya*i.i, dan /anbali. Sementara dalam bidang tasa"u*,
mengembangkan metode %l!Gha,ali dan 9unaid %l!5aghdadi, yang mengintegrasikan
antara tasa"u* dengan syariat.
Gagasan kembali ke khittah pada tahun 1988, merupakan momentum penting untuk
mena*sirkan kembali ajaran %hlussunnah 4al 9amaah, serta merumuskan kembali
metode berpikir, baik dalam bidang *ikih maupun sosial. Serta merumuskan kembali
hubungan 6 dengan negara. Gerakan tersebut berhasil membangkitkan kembali gairah
pemikiran dan dinamika sosial dalam 6.
)inamika
Prinsip!prinsip dasar yang dicanangkan ahdlatul 6lama #6& telah diterjemahkan
dalam perilaku kongkrit. 6 banyak mengambil kepeloporan dalam sejarah bangsa
Indonesia. /al itu menunjukkan bah"a organisasi ini hidup secara dinamis dan responsi*
terhadap perkembangan ,aman. (restasi 6 antara lain<
1. -enghidupkan kembali gerakan pribumisasi Islam, sebagaimana di"ariskan oleh
para "alisongo dan pendahulunya.
2. -empelopori perjuangan kebebasan bermad,hab di -ekah, sehingga umat Islam
sedunia bisa menjalankan ibadah sesuai dengan mad,hab masing!masing.
7. -empelopori berdirinya -ajlis Islami %.la Indonesia #-I%I& tahun 197?, yang
kemudian ikut memperjuangkan tuntutan Indonesia berparlemen.
8. -emobilisasi perla"anan *isik terhadap kekuatan imperialis melalui +esolusi
9ihad yang dikeluarkan pada tanggal 22 0ktober 1983.
3. 5erubah menjadi partai politik, yang pada (emilu 1933 berhasil menempati
urutan ketiga dalam peroleh suara secara nasional.
'. -emprakarsai penyelenggaraan Kon*erensi Islam %sia %*rika #KI%%& 19'3 yang
diikuti oleh per"akilan dari 7? negara.
?. -emperlopori gerakan Islam kultural dan penguatan ci$il societ% di Indonesia
sepanjang dekade 90!an.
Sikap Kemasyarakatan
Nahdlatul 6lama #6& menganut paham %hlussunah 4al 9ama.ah, sebuah pola pikir
yang mengambil jalan tengah antara ekstrim a"li #rasionalis& dengan kaum ekstrim na"li
#skripturalis&. Karena itu sumber pemikiran bagi 6 tidak hanya %l!=ur.an, Sunnah,
tetapi juga menggunakan kemampuan akal ditambah dengan realitas empirik. :ara
berpikir semacam itu dirujuk dari pemikir terdahulu, seperti %bu /asan %l!%sy.ari dan
%bu -ansur %l!-aturidi dalam bidang teologi. Kemudian dalam bidang *ikih mengikuti
empat -ad,hab /ana*i, -aliki, Sya*i.i, dan /anbali. Sementara dalam bidang tasa"u*,
mengembangkan metode %l!Gha,ali dan 9unaid %l!5aghdadi, yang mengintegrasikan
antara tasa"u* dengan syariat.
Gagasan kembali ke Khittah pada tahun 1988, merupakan momentum penting untuk
mena*sirkan kembali ajaran %hlussunnah 4al 9amaah, serta merumuskan kembali
metode berpikir, baik dalam bidang *ikih maupun sosial. Serta merumuskan kembali
hubungan 6 dengan negara. Gerakan tersebut berhasil membangkitkan kembali gairah
pemikiran dan dinamika sosial dalam 6.
5asis (endukung
Jumlah "arga ahdlatul 6lama #6& atau basis pendukungnya diperkirakan mencapai
lebih dari 80 juta orang, dari beragam pro*esi. Sebagian besar dari mereka adalah rakyat
jelata, baik di kota maupun di desa. -ereka memiliki kohesi*itas yang tinggi karena
secara sosial!ekonomi memiliki masalah yang sama, selain itu mereka juga sangat
menji"ai ajaran %hlusunnah 4al 9amaah. (ada umumnya mereka memiliki ikatan cukup
kuat dengan dunia pesantren yang merupakan pusat pendidikan rakyat dan cagar budaya
6.
5asis pendukung 6 ini mengalami pergeseran, sejalan dengan pembangunan dan
perkembangan industrialisasi. 4arga 6 di desa banyak yang bermigrasi ke kota
memasuki sektor industri. 9ika selama ini basis 6 lebih kuat di sektor pertanian di
pedesaan, maka saat ini, pada sektor perburuhan di perkotaan, juga cukup dominan.
)emikian juga dengan terbukanya sistem pendidikan, basis intelektual dalam 6 juga
semakin meluas, sejalan dengan cepatnya mobilitas sosial yang terjadi selama ini.
$ujuan 0rganisasi
Tujuan Organisasi
-enegakkan ajaran Islam menurut paham %hlussunnah 4al 9ama.ah di tengah!tengah
kehidupan masyarakat, di dalam "adah egara Kesatuan +epublik Indonesia #K+I&
Usaha Organisasi
1. )i bidang agama, melaksanakan dak"ah Islamiyah dan meningkatkan rasa
persaudaraan yang berpijak pada semangat persatuan dalam perbedaan.
2. )i bidang pendidikan, menyelenggarakan pendidikan yang sesuai dengan nilai!
nilai Islam, untuk membentuk muslim yang bertak"a, berbudi luhur,
berpengetahuan luas.
7. )i bidang sosial!budaya, mengusahakan kesejahteraan rakyat serta kebudayaan
yang sesuai dengan nilai ke!Islaman dan kemanusiaan.
8. )i bidang ekonomi, mengusahakan pemerataan kesempatan untuk menikmati
hasil pembangunan, dengan mengutamakan berkembangnya ekonomi rakyat.
3. -engembangkan usaha lain yang berman*aat bagi masyarakat luas.
9aringan
Hingga akhir tahun 2000, jaringan organisasi ahdlatul 6lama #6& meliputi<
71 (engurus 4ilayah
779 (engurus :abang
12 (engurus :abang Istime"a
2.'70 -ajelis 4akil :abang
7?.123 (engurus +anting
-ustasyar
K/. -uhammad Ilyas +uchiat
K/. @ndin Aachruddin -asturo
K/. %. -ustho*a 5isri
K/. -. Sya*iBi /ad,ami
K/. %. Sanusi 5aco
K/. -ujtaba Ismail
K/. %bdul -uchid -u,adi
K/. Cainal %bidin -una"ir
K/. Syech -uchtar -uda asution
K/. -. Cen Syukri
Syuriah
RAIS 'AAM
D )r. K/. -uhammad %hmad Sahal -ah*udh
WAKIL RAIS 'AAM
D )r. K./. -och. $holchah /asan
RAIS
D K/. %hmad Idris -ar,uEi
D K/. %. /a*id, 6tsman
D K/. -a.ru* %min
D )r. K./. -agh*ur 6sman
D )r. K./. -uhammad -asyhuri aim, -.%
D (ro*.)r. K/. Said %gil /usin %l!-una"ar, -.%.
D )rs. K/. %dib +o*i.uddin I,,a
D /abib -uhammad %bdillah %l!9u*ri
D )r. K/. %rtani /asbi, -.%.
D )rs.K/. Sai*uddin %msir
D (ro*. K/. %bd. -uBi, Kabri
D (ro*. )r. K/. :hatibul 6mam
KATIB 'AAM
D (ro*. )r. /. asaruddin 6mar, -.%.
WAKIL KATIB
D )rs. K./. -alik -adany, -.%.
D )r. K./. %n"ar Ibrahim
D K./. Sadid 9auhari
D )rs. /. -asrur %inun ajih
A'WAN
D K/. /abib /amid bin %l"i %latas
D K/. /abib Futh*y bin 1ahya
D )r. K/. /abib %bdul Kadir %l!/absy
D )r. K/. -ansur asution
D K/. /abib %bdullah %ssega*, -%
D K/. %bd. +ahman :hudlori
D K/. %hmad 4arsun -una""ir, S/
D K/. -. Syukri 6nus
D K/. Cakky 6baid
D K/. %ri*in Khan
D K/. Ibnu 6baidillah Syathari
D )rs. K/. %bd. 4arist Ilyas
D )rs. K/. :hasbullah 5ada"i
D K/. 6baidillah Isa
D K/. )imyati +ois
D (ro*. )r.K/. 1umni $hohir
D K/. Futh*y /akim
D K/. SiddiE Aau,i
D (ro*. )r. /j. :hu,aimah $ahido 1anggo, -%.
D )rs. /j. -ursyidah $hohir, -%
$an*id,iyah
KETUA UMUM
D )rs. K/. %chmad /asyim -u,adi
KETUA
D )rs. /. -asdar A. -as.udi, -.%
D /. -. +o,y -unir, S@., -Sc.
D Ir. /. -ustha*a Cuhad -ughni
D (ro*. )r. /. Said %gil Siradj, -.%.
D /. -uhammad Aajrul Aalakh, S/.,-%.,-Sc.
D )rs. /. %hmad 5agdja
D (ro*. )r. /.- +id"an Fubis
D )r. /. %ndi 9amaro )ulung, -Si.
D )rs. /. %bbas -u.in, -%
D (ro*. )r./. -asykuri %bdillah,-.%
D )rs. /. %bdul %,i, %hmad, -.%.
D )rs. K/. %bdul 4ahid %,i, 5isri, Fc
SEKRETARIS JENDERAL
D )r. @ndang $urmud,i, -%
WAKIL SEKRETARIS JENDERAL
D )rs. /. $au*iE +. %bdullah
D )rs. Sai*ul 5ahri %nsori
D Ing. /.-. IEbal Sullam
D )rs. /. %nas $hahir
BENDAHARA
D /. %bdullah -achrus
WAKIL BENDAHARA
D )rs. +onin /idayat
D )rs. /. Sirodjul -unir, -Sc
D /. 5ambang %dyaksa
D /. %smui Suhaimi, S@, -5%
Fembaga
Merupakan pelaksana kebijakan 6 yang berkaitan dengan suatu bidang tertentu.
Fembaga ini meliputi<
1.
L!"aga Da#$ah Nah%&a'u& U&a!a (LDNU)
Pr*gra! +*#*#,
(engembangan organisasi dan S)- di bidang dak"ah Islamiyah.
(engembangan kerukunan antar umat beragama
(enyebarluasan ajaran Islam yang selaras dengan semangat ahlussunah
"aljama.ah
(enggalangan kegiatan social kemasyarakatan.
Jaringan Organisasi,
28 4ilayah
728 :abang
-. L!"aga Pn%i%i#an Ma'ari. Nah%&a'u& U&a!a (LP Ma'ari. NU)
Pr*gra! P*#*#,
(engkajian kependidikan
(eningkatan kualitas tenaga pendidik
(engembangan pendidikan berbasis masyarakat
(engembangan kurikulum pendidikan yang dapat memadukan ketinggian
ilmu pengetahuan dan keluhuran budi pekerti
(engembangan jaringan kerja yang terkait dengan dunia pendidikan
Jaringan Organisasi,
20 4ilayah
11? :abang
Jaringan Usaha,
7.883 $K;$(=
19? S) dan 7.8'1 -I
7?8 SF$( dan ?77 -$s
211 SF$% dan 212 -%
88 6niGersitas dan 27 %kademi;Sekolah $inggi
/. L!"aga P&a0anan Ksha'an Nah%&a'u& U&a!a ( LPKNU )
Pr*gra! P*#*#,
(engkajian masalah kesehatan
(endidikan dan pembinaan pelayanan kesehatan
(enggalangan dana bagi para korban bencana alam dan kesehatan
(engembangan lembaga penanggulangan krisis kesehatan.
Jaringan Organisasi,
2? 4ilayah
100 lebih :abang
1. L!"aga Pr#*n*!ian Nah%&a'u& U&a!a (LPNU)
Pr*gra! +*#*#,
(engkajian ekonomi
(emetaan potensi ekonomi "arga 6
(emberdayaan ekonomi masyarakat
(elatihan
Jaringan *rganisasi,
28 4ilayah
20? :abang
2. L!"aga Png!"angan Pr'anian Nah%&a'u& U&a!a (LP-NU)
Pr*gra! +*#*#,
(engkajian masalah pertanian
(engembangan sumber daya hayati
(embinaan dan adGokasi pertanian
(emberdayaan ekonomi petani
Jaringan *rganisasi,
19 4ilayah
180 :abang
3. Ra"i'hah Ma'ahi% Is&a!i0ah (RMI)
Pr*gra! +*#*#,
(engkajian kepesantrenan
(engembangan kualitas pendidikan pesantren
(engembangan peran social pesantren
(emberdayaan ekonomi pesantren
Jaringan *rganisasi,
2? 4ilayah
727 :abang
Jaringan usaha,
'.870 (esantren
4. L!"aga K!as&aha'an K&uarga Nah%&a'u& U&a!a (LKKNU)
Pr*gra! +*#*#,
(engkajian sosial keagamaan
(engembangan "a"asan keluarga sejahtera
(elayanan kesehatan masyarakat
%dGokasi kependudukan dan lingkungan hidup
Jaringan *rganisasi,
22 4ilayah
30 lebih :abang
5. L!"aga Ta#!ir Masji% In%*nsia ( LTMI )
Pr*gra! +*#*#,
(engembangan kualitas manajemen rumah ibadah
(engembangan akti*itas keagamaan masjid
(eningkatan *ungsi social masjid
Jaringan *rganisasi,
1' 4ilayah #tingkat propinsi&
6. L!"aga Kajian %an Png!"angan Su!"r%a0a Manusia (LAKPESDAM)
Pr*gra! +*#*#,
(engkajian sosial, ekonomi, budaya, dan keagamaan
(engembangan kreati*itas dan produkti*itas masyarakat
(endidikan dan pembinaan perencanaan strategis
(engembangan program pembangunan sektoral
Jaringan *rganisasi,
1' 4ilayah
'0 lebih :abang
17. Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (SARBUMUSI)
Program pokok:
Pengembangan keorganisasian
Pengkajian masalah perburuhan
Pendidikan perburuhan
Advokasi dan perlindungan buruh
Peningkatan kesejahteraan buruh dan keluarganya
Jaringan organisasi:
14 Wilayah
342 Cabang
135 Basis B!P "erakan Buruh !apangan Pekerjaan#
11. L!"aga Pn0u&uhan %an Ban'uan Hu#u! (LPBH)
Pr*gra! +*#*#,
(engkajian hukum dan perundang!undangan
(endidikan kepengacaraan
%dGokasi dan penyuluhan hukum
Kampanye penegakan hukum dan /%-
Jaringan *rganisasi,
1 4ilayah
? :abang
1-. Lajnah Bah'su& Masai& (LBM8NU)
Pr*gra! +*#*#,
(engkajian masalah!masalah actual kemasyarakatan
(erumusan dan penyebarluasan *at"a hukum #Islam&
(engembangan standarisasi kitab!kitab *ikih
Jaringan *rganisasi,
71 4ilayah
779 :abang
Selain 12 Fembaga, 8 Fajnah, dan 9 5adan 0tonom, khusus di tingkat pusat, 6 juga
memiliki &entre for 'trate(ic )olic% 'tudies #:S(S& yang bertugas mengkaji masalah!
masalah yang terkait dengan kebijakan strategis pemerintah.
5adan 0tonom
-erupakan pelaksana kebijakan 6 yang berkaitan dengan kelompok masyarakat
tertentu. 5adan 0tonom ini meliputi<
1. Ja!'i00ah Ah&i Thari9ah A&8Mu''a"arah An8Nah%&i0ah
(rogram pokok<
(engkajian ketarekatan dan keagamaan
(engembangan ajaran tarekat mu.tabarah di lingkungan 6
(embinaan praktek tarekat bagi "arga 6
9aringan organisasi<
13 4ilayah
200 :abang


-. Mus&i!a' NU
(rogram pokok<
(engkaderan dan pengembangan keorganisasian
(engkajian keperempuanan dan kemasyarakatan
(engembangan S)- kaum perempuan
(engembangan pendidikan kejuruan
(engembangan usaha social dan adGokasi perempuan
9aringan organisasi<
71 4ilayah
779 :abang
2.'30 %nak :abang #setingkat -4:&
9aringan usaha<
89 +umah Sakit, (oliklinik dan +umah 5ersalin
8.322 $K dan $(=
28? Koperasi #koperasi %n isa&
(uluhan panti yatim piatu, panti balita, asrama putri, dan 5alai Fatihan Kerja yang
tersebar di pelbagai daerah


/. :ra#an P!u%a Ans*r (:P Ans*r)
(rogram pokok<
(engkaderan dan pengembangan keorganisasian
(engembangan "a"asan kebangsaan
(engembangan S)- di bidang ekonomi, politik, I($@K, social budaya, dan hukum
(engembangan jaringan kerja nasional dan internasional
9aringan organisasi<
70 4ilayah
77? :abang
9aringan usaha<
IK04I% #Induk Koperasi 4ira 6saha asional&
1. ;a'a0a' NU
(rogram pokok<
(engkaderan dan pengembangan keorganisasian
Kajian kepemudaan dan keperempuanan
(endidikan dan penyuluhan kesehatan masyarakat
(enanggulangan krisis social, terutama menyangkut perbaikan kualitas generasi muda
9aringan organisasi<
2? 4ilayah
778 :abang


2. I#a'an P&ajar Nah%&a'u& U&a!a (IPNU)
(rogram pokok<
(engkaderan dan pengembangan keorganisasian
(engkajian social kemasyarakatan
(engembangan kreati*itas pelajar
(enggalangan dana beasis"a bagi pelajar kurang mampu
(endidikan dan pembinaan remaja penyandang masalah social
9aringan organisasi<
2? 4ilayah
2'3 :abang
9aringan 6saha<
K0(6$+% #Koperasi (utra usantara&


3. I#a'an P&ajar Pu'ri Nah%&a'u& U&a!a (IPPNU)
(rogram pokok<
(engkaderan dan pengembangan keorganisasian
(engkajian social keagamaan serta masalah remaja dan kepelajaran
(endidikan dan pelayanan kesehatan remaja
(engembangan pendidikan bagi pelajar putus sekolah
9aringan organisasi<
2' 4ilayah
71' :abang


4. I#a'an Sarjana Nah%&a'u& U&a!a (ISNU)
(emetaan dan pengembangan potensi kader terdidik 6
0ptimalisasi peran dan mobilitas social "arga 6
(engkajian masalah!masalah keindonesiaan
(engembangan jaringan kerja nasional dan internasional
9aringan organisasi<
3 4ilayah
1? :abang


5. I#a'an Pn<a# Si&a' Pagar Nusa (IPS Pagar Nusa)
(rogram pokok<
(endidikan bela diri pencak silat.
(embinaan dan pengembangan tenaga keamanan di lingkungan 6.
(engembangan kerja social kemanusiaan
9aringan organisasi<
13 4ilayah
110 :abang


6. Ja!i'i00a'u& =urr* $a& Hu..a%> (J=H)
(rogram pokok<
(engkajian dan pengembangan seni baca %l!=ur.an.
(endidikan dan pembinaan Eira.atul =ur.an.
(engembangan S)- di bidang tah*id,ul =ur.an.
(enyelenggaraan -$=.
9aringan organisasi<
2? 4ilayah
779 :abang

HSelain 10 5adan 0tonom, 3 Fajnah, dan 10 Fembaga, khusus di tingkat (usat 6 juga
memiliki :entre *or Strategic (olicy Studies #:S(S& yang bertugas mengkaji masalah!
masalah yang terkait dengan kebijakan strategis pemerintah.
Fajnah
Merupakan pelaksana program ahdlatul 6lama #6& yang memerlukan penanganan
khusus. Fajnah ini meliputi<
1. Lajnah ;a&a#i0ah (L;8NU)
Pr*gra! +*#*#,
Kajian keagamaan yang menyangkut masalah *alakiyah
(endidikan dan pelayanan in*ormasi *alakiyah
(enerbitan almanak 6
Jaringan *rganisasi,
3 4ilayah

-. Lajnah Ta'&i. $an Nas0r (LTN8NU)
Pr*gra! +*#*#,
(engkajian ke!6!an dan kemasyarakatan
(enulisan dan penerbitan buku!buku ke!6!an
(enerbitan media massa
Jaringan *rganisasi,
1' 4ilayah

/. Lajnah Au9a. (LA8NU)
Pr*gra! +*#*#,
(engkajian per"aka*an
(engembangan kualitas pengelolaan harta "aka* "arga 6
Jaringan *rganisasi,
2? 4ilayah
100 lebih :abang

1. Lajnah ?a#a'@ In.a9@ %an Sha%a9ah (La>is NU)
Pr*gra! +*#*#,
(engkajian masalah ,akat, in*aE, dan shadaEah
(engembangan e*ektiGitas pola pengelolaan ,akat, in*aE, dan shadaEah
Jaringan *rganisasi,
2? 4ilayah
100 lebih :abang

Anda mungkin juga menyukai