Anda di halaman 1dari 1

Kliping Berita Kesehatan

PUSAT KOMUNIKASI PUBLIK SETJEN KEMENTERIAN KESEHATAN RI


JL. H,R. RASUNA SAID X.5 KAV 4-9 JAKARTA 12950
TELp (021) 5223002, 52907416, 52907418,52907419 FAX. (0211 5223002; 52960661
,
52921669
rflidup
Bersih
Cegah
Penularan MERS-CoV
Vaksi n Infl uenza dan Pneumoni a Bukan Anj uran Resmi Pemeri ntah
JAKARTA, KOMPAS
-
Penyakit Middle East
respiratory syndroTne coroncvirus atau MERS-CoV
perlu diwaspadai, terutama bagi calon
jemaah
haji.
Hidup bersih dan sehat sangat menentulan untuk
mencegah penularan.
Hingga kini belum ada vaksin
dan obat untuk pen''akit ne-
matikan yang merebak di Timur
Tengah tahun 2012 tersebul
"MERS-CoV adalah penyakit ba-
ru dengan angka kematian tinggi.
Ini harus rnenjadi perhatian se-
rius supayajemaah haji tk tertu-
lar," kata Kepala Pusat Kesehatan
Haji Kementerian Kesehatan Fi-
diarujah dalam temu medi4
Jurnat
06/8),
di Jakarta.
MERS-CoV merupakan pe-
njkit gangguan pemapasan
yang disebabkan virus corond
je-
nis baru, Gejala penyakit yang
diduga muncul pertama kali di
Arab Saudi itu antara lain de-
mam, flU dan sesak napas. Hing-
ga kini, penyakit mirip SARS
(se-
vere acute respimtory
$mdrome)
itu telah teFebar ke sejumlah
negar4 misalnlaArab Saudi, Ita-
li4 Inggris, Perancis, Jordania
dan Uni EmiEt Arab.
Berdasarkan data Organisasi
Kesehatrn Dunia (\4TIO),
sejak
September 2012 hingga l Agustus
2013, MERS-CoV telah menjang-
kiti 94 orang dan
,16
orang di
antaranla meninggal. Obat dan
vaksin untuli penyakit itu belum
ditemukan sehingga pencegahan
penularan sangat penting
Cegah
penularan
Fidiansjah memaparkan, pen-
cegahan pemrl4ran MERS-CoV
bisa dilalrulan lewat perilaku hi-
dup bersih dan sehat. Pertam4
cukup makan, minum, dan istira-
haL Kedu4 tidak merokok Ke-
tig4 selalu mencuci tangan me-
makai mbun Keempat, memakai
maske! di tempat umum.
Kelima hindari menyentuh
mata, hidung dan mulut meng-
gunakan tangan ydng belurn di-
cuci. Keenam. hindari kontak de-
ngan penderihMERS-CoV ter-
masuK memaKal Deralavln ma-
kan-minum bersama-sarna. "In-
tiny4
jaga
daya taian tubull"
kata Fidiansjah.
Langkah pencegahan tambah-
an bagi calon
jemaah
haji aclalah
pemberian r"aksin influenza dan
vaksin pneumonia (radang pa-
ru-paru). "Memang tak mence-
gah pnularan MEnS-CoY tetapi
bisa menguran$ risiko pemrlaran
karcna MERS-CoV lebih mudah
menular
jika
kita terkena influ-
enz4' tufurnya.
Direktur Pengendalian PenlE-
kit Menular langsung Kemen-
terian Kesehatan Slamet menya-
taka4 anjuran pemberian vaksin
influenza dan pneumonia bukan
anjuran resmi pemerintall
"Kami meminta te[aga kese-
hatan di setiap kloter mengawasi
jemaah yang terkena
gejala
in-
fluenza- Koordinasi dengan
rurnah sakit Arab Saudi
juga
di-
lakukan " ujamya.
(Ko2)
KOMPAS
Hari/ranssal
'
5f i'iii'l
'1
t r
,
j:
?fli l
MB
EDISI
PAGI
Haf aman t
\ . 9