Anda di halaman 1dari 18

Oleh :

Mutia Hasmita, S.Ked



Pembimbing :
dr.H.Djarizal,Sp.M,MPH

Case Science Session
Penatalaksanaan Trauma Kimia
PENDAHULUAN
WHO (1998) trauma okular berakibat kebutaan
unilateral sebanyak 19 juta orang, 2,3 juta
mengalami penurunan visus bilateral, dan 1,6 juta
mengalami kebutaan bilateral akibat cedera
mata.
Trauma kimia 84%
Frekuensi trauma asam:basa antara 1:1 sampai
1:4
Menurut United States Eye Injury Registry
(USEIR), di Amerika Serikat (16 % ) laki-laki
(93 %) dengan umur rata-rata 31 tahun.
TINJAUAN PUSTAKA
DEFINISI
Trauma kimia trauma yang mengenai bola mata
akibat terpaparnya bahan kimia baik yang bersifat
asam atau basa yang dapat merusak struktur bola
mata tersebut.
ETIOLOGI
bahan kimia yang bersifat asam (pH < 7 )
bahan kimia yang bersifat basa (pH > 7)
PATOFISIOLOGI
Trauma pada Mata Akibat Bahan Kimia Asam
TRAUMA BASA

Trauma pada Mata Akibat Bahan Kimia Basa
KLASIFIKASI
Derajat 1: kornea jernih dan tidak ada iskemik
limbus

Derajat 2: kornea berkabut dengan gambaran iris
yang masih terlihat dan terdapat kurang dari 1/3
iskemik limbus

Derajat 3: epitel kornea hilang total, stroma
berkabut dengan gambaran iris tidak jelas dan
sudah terdapat iskemik limbus

Derajat 4: kornea opak dan sudah terdapat iskemik
lebih dari limbus
GEJALA KLINIS
Epifora/lakrimasi
Blefarospasme
Nyeri berat
Penglihatan kabur
Mata merah
Terasa mengganjal
fotofobia

PENATALAKSANAAN
Irigasi
Double eversi pada kelopak mata
Debridemen
Pemberian obat-obatan seperti steroid topikal,
sikloplegik, dan antibiotik profilaksis
Pembedahan

KOMPLIKASI
Simblefaron,
Kornea keruh, edema, neovaskuler
Sindroma mata kering
Katarak traumatik
Glaukoma sudut tertutup
Entropion dan phthisis bulbi
PROGNOSIS
Prognosis trauma kimia pada mata sangat
ditentukan oleh :
Bahan penyebab trauma tersebut
Derajat iskemik pada pembuluh darah limbus dan
konjungtiva
cooked fish eye
KESIMPULAN
Trauma kimia pada mata dapat berasal dari
bahan yang bersifat asam dengan pH < 7 dan
bahan yang bersifat basa dengan pH > 7.
Gejala utama yang muncul pada trauma mata
adalah epifora, blefarospasme dan nyaei yang
hebat.
Penatalaksanaan yang terpenting pada trauma
kimia adalah irigasi mata dengan segera samapai
pH mata kembali normal dan diikuti dengan
pemberian obat terutama steroid, antibiotik,
multivitamin, antiglaukoma.
_Terima Kasih_