Anda di halaman 1dari 28

Tugas Kelompok

TAX PLANNING PPh BADAN


Mata Kuliah Manajemen Pajak
OLEH :
KELOMPOK 3
1. BAYU ABDILA 11!"113"#$%
". I&O DANIEL TAMBUNAN 11!"1133#3%
3. LA''IE (AULIANNI '. 11!"1133)"%
*. +AMA DANIL 11!"13$3"1%
$. +I'KI (AMDANI PULUNGAN 11!"113!3#%
,. +I-KA .A(YUNI 'I+EGA+ 11!"11"#31%
). .INDA PUT+I AYUNDA 11!"13$!//%
#. YOGIE P+ATAMA 11!"13$!#/%
0U+U'AN AKUNTA'I
1AKULTA' EKONOMI
UNI&E+'ITA' +IAU
"!1*
TAX PLANNING PP( BADAN
1. Pe23ahulua2
Pajak Penghasilan Badan adalah pajak yang dihitung berdasarkan peraturan
perpajakan dan dikenakan atas penghasilan kena pajak perusahaan. Terdapat perbedaan
antara perhitungan pajak versi PSA dengan versi !iskal" tetapi perbedaan tersebut tidak
perlu dipertentangan karena #asing$#asing #e#iliki tujuan penggunaan yang berbeda"
#eski pengukuran pr%!itnya diper%leh dari su#ber data yang sa#a" yakni lap%ran
keuangan k%#ersial.
&enyusun peren'anaan pajak PPh Badan tidak bisa berjalan sendiri$sendiri tanpa
#e#!akt%rkan jenis$jenis pajak lainnya" karena perhitungan PPh badan #e#iliki
keterkaitan atau interdependensi dengan PPh Pasal ()" PPh Pasal (*+(," PPh -inal dan
juga PP..
/%nt%h:
T%tal %#0et penjualan dala# SPT PPh badan harus sa#a dengan t%tal
%#0et penjualan yang ada dala# aku#ulasi SPT #asa PP. bulan
terakhir 1#asa pajak2 pada akhir tahun pajak. 3ika terjadi perbedaan"
perlu dilakukan e4ualiasi atau rek%nsiliasi.
etika perusahaan #e#ilih apakah #enerapkan #et%de net atau gr%ss
up pada saat #enghitung PPh Pasal ()" keputusan itu akan berpengaruh
pada besarnya PPh Badan.
Pengeluaran biaya gaji upah" h%n%rariu#" dan sebagainya yang
#enyangkut kesejahteraan karya5an yang ter'antu# dala# SPT PPh
Badan tahun yang bersangkutan harus sa#a dengan 6asar Pengenaan
Pajak 16PP2 PPh Pasal () berupa penghasilan brut% yang dibayarkan
kepada pega5ai dan peneri#a penghasilan lainnya. 3ika terjadi
perbedaan" perlu dilakukan e4ualisasi atau rek%nsiliasi.
Pe#berian dala# bentuk natura atau kenik#atan kepada pega5ai adalah
n%n dedu'tible e7spenses" tidak bisa diperlakukan sebagai biaya !is'al
sesuai pasal 8 ayat 1)2 huru! e 99 PPh" ke'uali penggantian atau
i#balan dala# bentuk natura atau kenik#atan di daerah tertentu dan
yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan yang ditetapkan dengan
P&$:(+P&.;*+(;)).
6i dala# lap%ran keuangan+nera'a terdapat Pajak Penghasilan Pasal
((+(*+(, yang #enjadi dasar perhitungan PPh Badan yang terutang.
Bila pendapatan perusahaan sudah dikenakan PPh !inal" tidak dihitung
lagi sebagai penghasilan kena pajak yang terutang PPh Badan"
'%nt%hnya adalah pendapatan bunga dep%sit% bank.
". La4a 15skal 6s La4a Kome7s5al
Lap%ran keuangan k%#ersial yang berupa nera'a dan laba$rugi disusun berdasarkan
prinsip akuntansi yang la0i# diteri#a dala# praktik. Lap%ran keuangan k%#ersial dapat
diubah #enjadi lap%ran keuangan !is'al dengan #elakukan k%reksi seperlunya atau
penyesuaian #elalui suatu rek%nsiliasi antara standar akuntansi dan ketentuan perpajakan.
Pada dasarnya yang #e#bedakan lap%ran keuangan !iskal dengan lap%ran
keuangan k%#ersial adalah bah5a penyusunan lap%ran keuangan !iskal didasarkan pada
penerapan #ekanis#e atau prinsip ta7able dan dedu'tible.
Prinsip ta7able 1dapat dipajaki2 dan dedu'tible 1dapat dikurangi2 #erupakan prinsip
yang la0i# diterapkan dala# peren'anaan pajak" yang pada u#u#nya #engubah
penghasilan yang #erupakan %bjek pajak #enjadi penghasilan yang tidak #erupakan
%bjek pajak" serta #engubah biaya yang tidak b%leh dikurangkan #enjadi biaya yang b%leh
dikurangkan" atau sebaliknya" didasarkan pada ketentuan perpajakan" dengan k%nsekuensi
terjadinya perubahan pajak terutang akibat pengubahan tersebut.
Prinsip ta7ability dedu'tibility yang dianut dala# #elakukan penghitungan
Penghasilan ena Pajak dengan benar dan tepat" pada dasarnya adalah penjabaran dri
ketentuan perpajakan yang diterapkan pada Pasal < ayat ) dan ( 1penghasilan2 dan Pasal ,
ayat ) 1biaya dedu'tible2" serta Pasal 8 ayat ) 1biaya n%n dedu'tible2 9ndang$9ndang .%.
= Tahun )8:* yang diubah terakhir kali dengan 9ndang$9ndang .%. *, Tahun (;;:
#engenai Pajak Penghasilan" beserta peraturan pelaksanaannya" yakni:
1% Pe2ghas5la2 8a2g me29a35 o49ek :a;a4le 52<ome%
Penghasilan yang #enjadi %bjek diatur dala# Pasal < Ayat 1)2 99 Pajak
Penghasilan .%. *, Tahun (;;:.
>ang #enjadi %bjek pajak adalah pe2ghas5la2" yaitu setiap ta#bahan
ke#a#puan ek%n%#is yang diteri#a atau diper%leh ?ajib Pajak" baik yang
berasal dari Ind%nesia #aupun dari luar Ind%nesia" yang dapat dipakai untuk
k%nsu#si atau untuk #ena#bah kekayaan ?ajib Pajak yang bersangkutan"
dengan na#a dan dala# bentuk apa pun" ter#asuk:
a. Penggantian atau i#balan berkenaan dengan pekerjaan atau jasa yang
diteri#a atau diper%leh ter#asuk gaji" upah" tunjangan" h%n%rariu#"
k%#isi" b%nus" grati!ikasi" uang pensiun" atau i#balan dala# bentuk
lainnya" ke'uali ditentukan lain dala# 9ndang$undang ini@
b. Hadiah dari undian atau pekerjaan atau kegiatan" dan penghargaan@
'. Laba usaha@
d. euntungan karena penjualan atau karena pengalihan harta ter#asuk:
). euntungan karena pengalihan harta kepada perser%an" persekutuan"
dan badan lainnya sebagai pengganti saha# atau penyertaan #%dal@
(. euntungan karena pengalihan harta kepada pe#egang saha#"
sekutu" atau angg%ta yang diper%leh perser%an" persekutuan" dan
badan lainnya@
*. euntungan karena likuidasi" penggabungan" peleburan" pe#ekaran"
pe#e'ahan" penga#bilalihan usaha" atau re%rganisasi dengan na#a
dan dala# bentuk apa pun@
<. euntungan karena pengalihan harta berupa hibah" bantuan" atau
su#bangan" ke'uali yang diberikan kepada keluarga sedarah dala#
garis keturunan lurus satu derajat dan badan keaga#aan" badan
pendidikan" badan s%sial ter#asuk yayasan" k%perasi" atau %rang
pribadi yang #enjalankan usaha #ikr% dan ke'il" yang ketentuannya
diatur lebih lanjut dengan Peraturan &enteri euangan" sepanjang
tidak ada hubungan dengan usaha" pekerjaan" kepe#ilikan" atau
penguasaan di antara pihak$pihak yang bersangkutan@ dan
A. euntungan karena penjualan atau pengalihan sebagian atau seluruh
hak pena#bangan" tanda turut serta dala# pe#biayaan" atau
per#%dalan dala# perusahaan perta#bangan@
e. Peneri#aan ke#bali pe#bayaran pajak yang telah dibebankan sebagai
biaya dan pe#bayaran ta#bahan penge#balian pajak@
!. Bunga ter#asuk pre#iu#" disk%nt%" dan i#balan karena ja#inan
penge#balian utang@
g. 6ividen dengan na#a dan dala# bentuk apapun" ter#asuk dividen
dari perusahaan asuransi kepada pe#egang p%lis" dan pe#bagian sisa
hasil usaha k%perasi@
h. B%yalty atau i#balan atas penggunaan hak@
i. Se5a dan penghasilan lain sehubungan dengan penggunaan harta@
j. Peneri#aan atau per%lehan pe#bayaran berkala@
k. euntungan karena pe#bebasan utang" ke'uali sa#pai dengan ju#lah
tertentu yang ditetapkan dengan Peraturan Pe#erintah@
l. euntungan selisih kurs #ata uang asing@
#. Selisih lebih karena penilaian ke#bali aktiva@
n. Pre#i asuransi@
%. Iuran yang diteri#a atau diper%leh perku#pulan dari angg%tanya yang
terdiri dari ?ajib Pajak yang #enjalankan usaha atau pekerjaan bebas@
p. Ta#bahan kekayaan net% yang berasal dari penghasilan yang belu#
dikenakan pajak@
4. Penghasilan dari usaha berbasis syariah@
r. I#balan bunga sebagai#ana di#aksud dala# 9ndang$9ndang yang
#engatur #engenai ketentuan u#u# dan tata 'ara perpajakan@ dan
s. Surplus Bank Ind%nesia.
". Pe2ghas5la2 8a2g pa9ak28a 35ke2aka2 PPh 4e7s5=a: =52al
Penghasilan yang pajaknya dikenakan PPh bersi!at !inal diatur dala# Pasal <
ayat ( 99 PPh .%. *, tahun (;;:.
Penghasilan diba5ah ini dapat dikenakan pajak bersi!at !inal:
a. Penghasilan berupa bunga dep%sit% dan tabungan lain" bunga %bligasi dan surat
utang negara" dan bunga si#panan yang dibayarkan %leh k%perasi kepada angg%ta
k%perasi %rang pribadi.
b. Berupa hadiah undian.
'. Penghasilan dari transaksi saha# dan sekuritas lainya" transaksi derivati! yang
diperdagangkan di bursa" dan transaksi penjualan saha# atau pengalihan
penyertaan #%dal pada perusahaan pasanganya yang diteri#a %leh perusahaan
#%dal ventura.
d. Penghasilan dan transaksi pengalihan harta berupa tanah dan atau bangunan" usaha
jasa k%ntruksi" usaha real estate, dan pese5aan tanah dan atau bangunan@ dan
penghasilan tertentu lainya" yang diatur dengan atau berdasarkan peraturan
pe#erintah.
3. Pe2ghas5la2 8a2g 4uka2 o49ek pa9ak No2 :a;a4le 52<ome%
Penghasilan yang bukan %bjek pajak diatur dala# pasal < ayat * 99 PPh
.%. *, Tahun (;;:" sebagai berikut:
a. Bantuan atau su#bangan" ter#asuk 0akat yang diteri#a %leh badan a#il 0akat atau
le#baga a#al 0akat yang dibentuk atau disahkan %leh pe#erintah dan yang
diteri#a %leh peneri#a 0akat yang berhak" atau su#bangan 5ajib keaga#aan.
b. Harta hibah yang diteri#a %leh keluarga sedarah dala# garis keturunan lurus satu
derajat" badan keaga#aan" badan pendidikan" badan pendidikan" badan s%sial
ter#asuk yayasan" k%perasi atau %rang pribadi yang #enjalankan usaha #ikr% dan
ke'il.
'. ?arisan.
d. Harta" ter#asuk set%ran tunai yang diteri#a %leh badan sebagai#ana di#aksud
dala# Pasal ( ayat 1)2 huru! b sebagai pengganti saha# atau sebagai pengganti
penyertaan #%dal.
e. Penggantian atau i#balan sehubungan dengan pekerjaan atau jasa yang diteri#a
atau diper%leh dala# bentuk natura dan atau kenik#atan dari 5ajib pajak atau
pe#erintah" ke'uali yang diberihkan %leh atau 5ajib pajak" 5ajib pajak yang
dikenakan pajak se'ara !inal atau 5ajib pajak yang #enggunak n%r#a perhitungan
khusus (deemed profit) sebagai#ana di#aksud dala# Pasal )A@
!. Pe#bayaran dari perusahaan asuransi kepada %rang pribadi sehubungan dengan
asuransi kesehatan" asuransi ke'elakaan" asuransi ji5a" asuransi d5iguna" dan
asuransi beasis5a.
g. 6ividen atau bagian laba yang diteri#a atau diper%leh perser%aan terbatas sebagai
5ajib pajak dala# negeri" k%perasi" B9&." atau B9&6" dari penyertaan #%dal
pada badan usaha yang didirikan dan berte#pat kedudukan di Ind%nesia dengan
syarat :
). 6ividenn berasal dari 'adangan laba ditahan.
(. Bagi perser%an terbatas" B9&." dan B9&6 yang #eneri#a dividen "
kepe#ilikan saha# pada badan yang #e#berikan dividen paling rendah (AC
dari ju#lah #%dal yang diset%r.
h. Iuran yang diteri#a atau di%per%leh dana pensiun yang pendirianya telah disahkan
&enteri euangan" baik yang dibayar %leh pe#beri kerja #aupun pega5ai.
i. Penghasilan dar%i #%dal yang ditana#kan %leh dana pensiun sebagai#ana
di#aksud pada huru! g" dala# bidang$bidang tertentu yang ditetapkan dengan
eputusan &enteri euangan.
j. Bagian laba yang diteri#a atau diper%leh angg%ta dari perser%an k%#anditer yang
#%dalnya tidak terbagi atas saha#$saha#" persekutuan" perku#pulan" !ir#a" dan
k%ngsi" ter#asuk pe#egang unit penyertaan k%ntrak investasi k%lekti!.
k. 6ihapus.
l. Pengahasilan yang diteri#a atau diper%leh perusahaan #%dal ventura berupa
bagian laba dari badan pasangan usaha yang didirikan dan #enjalankan usaha
kegiatan di Ind%nesia" dengan syarat badan pasangan usaha tersebut:
). &erupakan usaha #ikr%" ke'il" #enengah" atau yang #enjalankan kegiatan
dala# sekt%r usaha yang diatur dengan atau berdasarkan Peraturan &enteri
euangan.
(. Saha#nya tidak diperdagangkan di bursa e!ek di Ind%nesia.
#. Beasis5a yang #e#enuhi persyaratan tertentu yang ketentuanya diatur lebih lanjut
dengan atau berdasarkan Peraturan &enteri euangan.
n. Sisa lebih yang diteri#a atau diper%leh badan atau le#baga nirlaba yang bergerak
dala# bidang pendidikan dan atau bidang penelitian dan penge#bangan" yang telah
terda!tar pada instansi yang #e#beidanginya" yang ditana#kan ke#bali dala#
bentuk sarana dan prasarana kegiatan pendidikan dan atau penelitian dan
penge#bangan" dala# jangka 5aktu paling la#a < 1e#pat2 tahun sejak
diper%lehnya sisa lebih tersebut" yang ketentuanya diatur lebih lanjut dengan atau
berdasarkan Peraturan &enteri euangan.
%. Bantuan atau santunan yang dibayarkan %leh Badan Penyelenggara 3a#inan S%sial
kepada 5ajib pajak tertentu" yang ketentuanya diatur lebih lanjut dengan atau
berdasarkan Peraturan &enteri euangan.
*. B5a8a>45a8a 8a2g 4oleh 35ku7a2gka2 (Deductible Expense)
Biaya yang b%leh dikurangkan dari penghasilan brut% diatur dala# Pasal , 99
PPh .%. *, Tahun (;;:.
a. Biaya yang se'ara langsung atau tidak langsung berkaitan dengan kegiatan usaha"
antara lain:
). Biaya pe#belian bahan.
(. Berkenaan dengan pekerjaan atau jasa ter#asuk upah" gaji" h%n%rariu#" b%nus"
grati!ikasi" dan tunjangan yang diberikan dala# bentuk uang.
*. Bunga" se5a" dan r%yalti.
<. Biaya perjalanan.
A. Biaya peng%lahan li#bah.
,. Pre#i asuransi.
=. Biaya pr%#%si dan penjualan yang diatur dengan atau berdasarkan Peraturan
&enteri euangan.
:. Biaya ad#inistrasi.
8. Pajak" ke'ulain PPh.
b. Penyusutan atas pengeluaran untuk #e#per%leh harta ber5ujud dan a#%rtisasi atas
pengeluaran untuk #e#per%leh hak dan atas biaya lain yang #e#punyai #an!aat
lebih dari satu tahun sebagai#ana yang di#aksud dala# Pasal )) dan Pasal ))A.
'. Iuran kepada dana pensiun yang pendirianya telah disahkan %leh &enteri
euangan.
d. erugian karena penjualan dan pengalihan harta yang di#iliki.
e. erugian selisih kurs #ata uang asing.
!. Penelitian dan penge#bangan perusahaan yang dilakukan di Ind%nesia.
g. Biaya beasis5a" #agan dan pelatihan.
h. Piutang yang nyatanya tidak dapat ditagih dengan syarat:
). Telah dibebankan sebagai biaya dala# lap%ran laba rugi k%#ersial.
(. ?ajib pajak harus #enyerahkan da!tar piutang tang tidak dapat ditagih kepada
6irekt%rat 3enderal Pajak.
*. Telah diserahkan perkara penagihanya kepada pengadilan negeri.
<. Syarat" sebagai#ana di#aksud pada angka * tidak berlaku untuk penghapusan
piutang tak tertagih debitur ke'il sebagai#ana di#aksud dala# Pasal < ayat 1)2
huru! k" yang pelaksanaanya diatur lebih lanjut dengan atau berdasarkan
Peraturan &enteri euangan.
i. Su#bangan dala# rangka penangulangan ben'ana nasi%nal yang ketentuan ya
diatur dala# Peraturan Pe#erintah.
j. Su#bangan dala# rangka penelitian dan penge#bangan yang dilakukan di
Ind%nesia yang ketentuanya diatur dengan Peraturan Pe#erintah.
k. Pe#bangunan in!rastruktur s%sial yang ketentuanya diatur dengan peraturan
pe#erintah.
l. Su#bangan !asilitas pendidikan yang ketentuanya diatur dengan Peraturan
Pe#erintah.
#. Su#bangan dala# rangka pe#binaan %lahraga yang ketentuannya diatur dengan
Peraturan Pe#erintah.
$. B5a8a 8a2g :53ak 4oleh 35ku7a2gka2 (Non Deductible Expense).
Biaya yang tidak b%leh dikurangkan dari penghasilan brut% diatur dala#
Pasal 8 99 PPh .%. *, tahun (;;: sebagai berikut:
a. Pe#bagian laba dengan na#a dan bentuk apa pun seperti dividen.
b. Biaya yang dibebankan atau dikeluarkan untuk kepentingan pribadi pe#egang
saha#" sekutu" atau angg%ta.
'. Pe#bentukan atau pe#upukan dana 'adangan" ke'uali:
). /adangan piutang tak tertagih untuk usaha bank dan badan usaha lain yang
#enyalurkan kredit" se5a guna usaha dengan hak# %psi" perusahaan
pe#biayaan k%nsu#en" dan perusahaan pajak piutang.
(. /adangan untuk usaha asuransi ter#asuk 'adangan bantuan s%sial yang
dibentuk %leh BP3S.
*. /adangan penja#inan untuk Le#baga Penja#in Si#panan.
<. /adangan bkiaya rekila#asi untuk usaha perta#bangan.
A. /adangan biaya penana#an ke#bali untuk usaha kehutanan.
,. /adangan biaya penutupan dan pe#eliharaan te#pat pe#buangan li#bah
industri.
d. Pre#i asuransi perusahaan" asuransi ke'elakaan" asuransi ji5a" asuransi d5iguna"
dan asuransi beasis5a yang dibayar %leh 5ajib pajak %rang pribadi" ke'ulai dibayar
%leh pe#beri kerja dan pre#i tersebut dihutang sebagai penghasilan bagi 5ajib
pajak yang bersangkutan.
e. Pergantian atau i#balan sehubungan dengan pekerjaan atau jasa yang diberikan
dala# bentuk natura atau kenik#atan.
!. 3u#lah yang #elebihi ke5ajaran yang dibayarkan kepada pe#egang saha# atau
kepada pihak yang #e#punyai hubungan isti#e5a sebagai i#balan sehubungan
dengan pekerjaan yang dilakukan.
g. Harta yang dihibahkan.
h. Pajak Penghasilan.
i. Biaya yang dibebankan atau dikeluarkan untuk kepentingan pribadi 5ajib pajak
atau #enjadi prang tanggunganya.
j. Daji yang dibayarkan kepada angg%ta persekutuan" !ir#a" perser%an k%#anditer
yang #%dalnya tidak terbagi atas saha#.
k. Sanksi ad#inistrasi brupa bunga" denda" dan kenaikan serta sanksi pidana berupa
denda yang berkenaan dengan pelaksanaan perundang$undangan di bidang
perpajakan.
l. Pengeluaran yang #e#punya #asa #an!aat lebih dari ) tahun tidak b%leh
dibebankan #elalui penyusutan dan a#%rtisasi.
#. Biaya untuk #endapatkan" #enagih" dan #e#elihara penghasilan yang bukan
#erupakan %bjek pajak.
n. Biaya untuk #endapatkan" #enagih dan #e#elihara pengahasilan yang pengenaan
pajaknya bersi!at !inal.
%. Pajak yang ditanggung %leh pe#eberi penghasilan" ke'uali PPh Pasal (, ayat 1)2
99 PPh tetapi tidak ter#asuk dividen sepanjang Pajak Penghasilan tersebut
dita#bahkan dala# perhitungan dasar untuk pe#%t%ngan pajak.
p. erugian dari harta atau utang yang tidak di#iliki atau tidak diperhunakan dala#
usaha atau kegiatan untuk #endapatkan" #enagih dan #e#elihara penghasilan
yang #erupakan %bjek pajak.
3. Ta; Pla2252g 3alam +a2gka Me2ge=5s5e2s5ka2 PPh Ba3a2
Strategi yang telah diuraikan dala# bab$bab terdahulu terkait dengan upaya 5ajib
pajak untuk #enge!isiensikan PPh Badan dengan penerapan tax planning yang disesuaikan
dengan situasi dan k%ndisi perusahaan.
Beberapa upaya yang bisa dilakukan 5ajib pajak dala# #enge!isiensikan
pe#bayaran PPh Badan :
). &e#ilih siste# pe#bukuan yang tepat
(. &e#ilih #et%de penyusustan aktiva tetap dan a#%rtisasi aktiva tidak ber5ujud
*. &e#ilih #et%de penilaian persediaan yang tepat.
<. Pe#ilihan pe#berin kesejahteraan kepada karya5an dala# bentuk natura atau cash.
A. &e#ilih #et%de pe#%t%ngan PPh Pasal () yang tepat 1lihat urauan penulis tentang
peren'anaan PPh Pasal ()2
1. Memilih sistem pembukuan yang tepat
a. Me:o3e Pe2gh5:u2ga2 Pe2ghas5la2 3a2 B5a8a s:elsel ak7ual 6s s:elsel kas%
&enurut stelsel akrual" penghasilan diakui pada 5aktu diper%leh dan biaya diakui
pada 5aktu terutang" jadi" tidak tergantung kapan penghasilan itu diteri#a dan
kapan biaya itu dibayar se'ara tunai.
Ter#asuk dala# pengertian stelsel akrual adalah pengakuan penghasilan adalah
pengakuan penghasilan berdasarkan #et%de persentasi tingkat penyelesaian
pekerjaan yang u#u#nya dipakai dala# bidang k%nstruksi dan #et%de laian yang
dipakai dala# bidang usaha tertentu seperti build operate and transfer 1BOT2 dan
real estate.
Pe#ungutan Pajak Perta#bahan .ilai dan Pajak Penjualan atas Barang &e5ah
#enganut prinsip akrual" artinya terutangnya pajak terjadi pada saat penyerahan
Barang ena Pajak atau 3asa ena Pajak #eskipunpe#bayaran atas penyerahan
tersebut belu# diteri#a atau belu# sepenuhnya diteri#a atau pada saat i#p%r
Barang ena Pajak.
&enurut stesel kas" penghasilan baru dianggap sebagai penghasilan pabila benar$
benar telah diteri#a se'ara tunai dala# suatu peri%de tertentu" serta biaya baru
dianggap sebagai biaya apabila benar$benar telah dibayar se'ara tunai dala# suatu
peri%de tertentu.
Penggunaan stelsel kas untuk tujuan perpajakan dapat juga dina#akan stelsel
'a#puran. Oleh karena itu" untuk penghitungan pajak Penghasilan dengan
#e#akai stelsel kas harus #e#perhatikan hal$hal sebagai berikut :
)2 Penghitungan ju#lah penjualan dala# suatu peri%de harus #eliputi seluruh
penjulan baik yang tunai #aupun yang bukan. 6ala# #enghitung harga p%k%k
penjualan harus diperhitungkan seluruh pe#belian dan persediaan.
(2 6ala# #e#per%leh harta yang disusutkan dan hak$hak yang dapat dia#%rtisasi"
biaya$biaya yang harus dikurangkan dari penghasilan hanya dapat dilakukan
#elalui penyusutan dan a#%rtisasi
*2 Pe#akaian stelsel kas harus dilakukan se'ara taat asas 1k%nsisten2.
Apabila dibandingkan antara stelsel akrual dan stelsel kas" #enurut versi
perpajakan" dala# hal biaya ad#inistrasi biaya dan u#u# pada basis akrual
dibebankan pada saat ti#bulnya ke5ajiban" sedangkan basis kas biaya tersebut
baru dilap%rkan pada saat terjadinya pe#bayaran. 6ari segi strategi perpajakan"
lebih #enguntungkan #e#ilih basis akrual daripada basis kas.
4. A2al5s5s Pe74a2352ga2 Pem4ukua2 3e2ga2 Pe2<a:a:a2
5ajib pajak %rang pribadi yang #elakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas
dan ?ajib Pajak Badan di Ind%nesia 5ajib #enyelenggarakan pe#bukuan.
Penge'ualian diberikan pada ?ajib Pajak Orang Pribadi :
)2 >ang #elakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas yang sesuai dengan
ketentuan peraturan perpajakan diperb%lehkan #enghitung penghasilan net%
dengan #enggunakan .%r#a Penghitungan Penghasilan .et% @ dan
(2 ?ajib pajak %rang pribadi yang tidak #elakukan kegiatan usaha atau pekerjaan
bebas.
Se#ua 5ajib pajak badan dan bentuk usaha tetap di5ajibkan #enyelenggarakan
pe#bukuan" ke'uali bagi 5ajib pajak %rang pribadi yang #enjalankan usaha atau
#elakukan pekerjaan bebas dengan ju#lah peredaran brut% tetrtentu di5ajibkan
untuk #enyelenggarakan pe#bukuan.
Pen'atatan itu terdiri atas data yang diku#pulkan se'ara teratur tentang peredaran
atau peneri#aan brut% dan atau penghasilan brut% yang digunakan sebagai dasar
untuk #enghitung ju#lah pajak yang terutang" ter#asuk penghasilan yang bukan
%bjek pajak dan atau yang dikenai pajak yang bersi!at !inal" dengan kriteria
sebagai berikut :
a. Bagi 5ajib pajak %rang pribadi yang #elakukan kegiatan usaha dan pekerjaan
bebas" pen'atatan #eliputi : peredaran atau peneri#aan brut% dan peneri#aan
penghasilan lainnya.
b. Bagi 5ajib pajak %rang pribadi yang se#ata$#ata #eneri#a penghasilan dari luar
usaha dan pekerjaan bebas" pen'atatannya hanya #engenai :
Penghasilan brut%" pengurang" dan penghasilan net% yang #erupakan %bjek
Pajak Penghasilan.
'. Pen'atatan #eliputi pula penghasilan yang bukan %bjek pajak dan atau yang
dikenai pajak yang bersi!at !inal.
Besarnya peredaran brut% dala# ) 1satu2 tahun 5ajib pajak %rang pribadi yang
b%leh #enghitung penghasilan net% dengan #enggunakan .%r#a Penghitungan
Penghasilan .ett% sebagai#ana di#aksud dala# Pasal )< ayat 1(2 99 .%#%r =
Tahun )8:* tentang Pajak enghasilan sebagai#ana telah beberapa kali diubah"
terakhir dengan Pasal )< ayat ( 99 .%#%r *, tahun (;;:" #enjadi kurang dari
Bp. <.:;;.;;;.;;;.;;;
9ntuk #elihat #ana yang paling #enguntungkan bagi 5ajib pajak" apakah
#enggunakan pe#bukuan atau pen'atatan" berikut ini '%nt%h analisis
perbandingan pe#bukuan dan pen'atatan.
Pe7h5:u2ga2 +ug5 La4a Tahu2 "!11
Ka2:o7 No:a75s Ba3u
Pos Pe7k57aa2 Pe2<a:a:a2 Pem4ukua2
Penghasilan Brut%
Biaya *&
Laba Bersih usaha
PTP 1#is.T+)2
Penghasilan ena Pajak
PPh Terutang
8;;.;;;.;;; 8;;.;;;.;;;
=(;.;;;.;;;
<8A.;;;.;;;
):.<:;.;;;
):;.;;;.;;;
):.<:;.;;;
<=,.A(;.;;;
(*.:*,.;;;
),).A(;.;;;
:.;=,.;;;
.%r#a pengitungan Penghasilan net% untuk .%taris di 3akarta E AAC
Perhitungan penghasilan net% n%taris di 3akarta dengan .%r#a AAC : AAC 7 Bp
8;;.;;;.;;; E Bp <8A.;;;.;;;
Bila diasu#sikan rate of return adalah )AC" #aka laba bersih usaha 1pe#bukuan2 E
)AC 7 Bp 8;; juta E Bp ):; juta
6ari '%nt%h perhitungan diatas" lebih #enguntungkan bagi .%taris Badu
#e#buat pe#bukuan daripada harus #enggunkaan n%r#a penghitungan penghasilan
net% dala# #e#enuhi ke5ajiban perpajakannya" karena PPh terutangnya lebih rendah.
euntungan #enyelenggarakan pe#bukuan dapat dilihat dari
perbandingannya dengan pen'atatan berikut ini :
9raian Pen'atatan Pe#bukuan
Harga P%k%k dan biaya
usaha
Tidak B%leh
6iperhitungkan
Bisa diperhitungkan
1Pengeluaran yang deductible)
%#pensasi kerugian Tidak B%leh
6iperhitungkan
Bisa d%k%#pensasikan ke
tahun berikutnya
Penetapan Penghasilan
ena Pajak
Sesuai .%r#a
Penghitungan
Penghasilan .et%
Sesuai k%ndisi riil :
penghasilan pengeluaran
deductible
Bila perusahaan #engala#i
kerugian
PPh tetap harus
dibayar sesuai n%r#a
PPh nihil
2. Pemilihan Metode Penyusutan aktiva tetap dan amotisasi atas aktiva
tidak be!u"ud
&et%de penyusutan aktiva tetap diatur dala# PSA .O.), berbeda dengan
akuntansi k%#ersial yang #e#perb%lehkan perusahaan #enggunakan #et%de garis
lurus 1straight line methode2" #et%de sald% #enurun 1diminishing balance method2"
#et%de ju#lah unti 1sum of the unit method2" #et%de penyusutan aset dipilih
berdasrakan ekspektasi p%la k%nsu#si #an!aat ek%n%#is #asa depan dari aset"
#aka untuk tujuan perpajakan perusahaan hanya b%leh #e#ilih #et%de garis lurus
atau #et%de sald% #enurun.
Sesuai pasal )) 9ndang .%#%r = tahun )8:* yang diubah terakhir kali dengan
9ndang$undang .%#%r *, Tahun (;;: #engenai Pajak Penghasilan" di #ana
#et%de penyusutan yang diperb%lehka berdasarkan ketentun ini" dilakukan dengan :
a. &et%de garis lurus atau straight line method
&et%de ini #enghasilkan pe#bebanan yang tetap sela#a #asa u#ur #an!aat aset
jika nilai residunya tidak berubah@ atau
b. &et%de sald% #enurun atau diminishing balance method
&et%de ini #enghasilkan pe#bebanan yang #enurun sela#a #asa u#ur #an!aat
dengan 'ara #enerapkan tari! penyusutan atas nilai sisa buku.
&asing$#asing #et%de penyusutan tersebut #e#iliki kelebihan dan
kekurangannya dan pilihan penggunaannya tergantung pada kepentingan
pe#akainya 1user2
&isalnya untuk kepentingan pe#egang saha# 1dividen2 lebih 'enderung
#enggunakan #et%de penyusutan garis lurus karena akan lebih #enguntungkan
bagi 5ajib pajak dari segia laba k%#ersialnya.
6ibandingkan dengan #et%de garis lurus" #et%de sald% #enurun akan
#enghasilkan beban penyusutan lebih besar pada tahun a5al pe#belian atau
per%lehan aktiva tetap dan ke#udian akan #akin #enurun pada tahun$tahun
berikutnya 15alaupun pada akhir u#ur ek%n%#is aktiva tersebut ju#lah aku#ulasi
penyusutan kedua #et%de tersebut akan sa#a2 sehingga per%lehan pr%!it pada tahun
perta#a akan lebih rendah. .a#un bila kedua #et%de tersebut dilihat dari future
value atas penyusutan !iskalnya" #aka hasilnya akan berbeda.
3. Memilih Metode Penilaian Pesediaan
Sesuai pasal ); ayat 1,2 9ndang$9ndang .%. = Tahun )8:* yang diubah terakhir kali
dengan 9ndang$9ndang .%. *, Tahun (;;: #engenai pajak penghasilan" di #ana #et%de
penilaian persediaan yang dib%lehkan berdasarkan ketentuan sebagai berikut :
Penilaian persediaan barang hanya b%leh #enggunakan harga per%lehan.
Penilaian pe#akaian persediaan untuk penghitungan harga p%k%k hanya b%leh
dilakukan dengan 'ara rata$rata atau dengan 'ara #endahulukan persediaan yang
didapat perta#a 1-I-O2.
Penggunaan #et%de penilaian persediaan harus dilakukan se'ara taat asas.
#. pemilihan pembeian kese"ahteaan kepada kaya!an dalam bentuk
natua atau cash.
Pe#berian natura atau kenik#atan untuk kesejahteraan karya5an tidak '%'%k dala#
k%ndisi sebagai berikut :
). Pada perusahaan yang sedang #enderita kerugian.
(. Pada perusahaan yang dikenakan PPh badan se'ara !inal.
Terdapat banyak 'ara untuk #eng%pti#alkan kesejahteraan karya5an" dengan
#e#an!aatkan peluang e!esiensi beban pajak yang berkaitan dengan pengeluaran biaya
berikut ini:
1. PPh pasal "1 ka78a?a2
Pilihan terhadap #et%de PPh () Pasal () karya5an dapat berupa :
Bila beban PPh Pasal () sepenuhnya #enjadi tanggungan karya5an.
Bila karya5an diberi tunjangan PPh pasal ().
Bila PPh Pasal () ditanggung %leh perusahaan.
". Pe2go4a:a2@keseha:a2 ka78a?a2
Terdapat beberapa 'ara yang dilakukan %leh perusahaan dala# #e#berikan
!asilatas peng%batan untuk kesehatan karya5annya.
a. Reimbursement k5itansi biaya #edikal dari d%kter+klinik+ru#ah sakit.
b. arya5an diberi tunjangan peng%batan atau kesehatan 1mediccal
alloance) setiap bulan" sakit #aupun tidak sakit.
'. arya5an ber%bat di ru#ah sakit+klinik+d%kter langganan dan
penge#balian %bat dari ap%tik langganan.
d. Perusahaan #endirikan ru#ah sakit+klinik berikut d%kter.
3. Pem4a8a7a2 P7em5 asu7a2s5 u2:uk pega?a5
Sesuai pasal , ayat 1)2 a 99 PPh .%. *, Tahun (;;:" pe#bayaran pre#i asuransi
%leh pe#beri kerja untuk kepentingan pega5ainya b%leh dibebankan sebagai biaya
perusahaan 1dedu'tible2" tetapi bagi pega5ai yang bersangkutan pre#i tersebut
#erupakan penghasilan 1ta7able2.
*. Iu7a2 Pe2s5u2 3a2 Iu7a2 0(T@T(T 8a2g 354a8a7 oleh pe7usahaa2
Iuran kepada dana pensiun yang pendiriannya telah disahkan %leh &enteri
euangan b%leh dibebankan sebagai biaya" sedangkan iuran yang dibayarkan
kepada dana pensiun yang pendiriannya tidak atau belu# disahkan %leh &enteri
euangan tidak b%leh dibebankan sebagai biaya.
$. Pe7umaha2 u2:uk ka78a?a2
Beberapa alternative !asilitas peru#ahan yang diberikan %leh perusahaan
karya5annya untuk kesejahteraan karya5annya :
Pene#patan pada ru#ah dinas yang dibuat+dibeli %leh perusahaan
Pene#patan pada ru#ah dinas yang dise5a %leh perusahaan
Perusahaan #e#berikan penggantian se5a ru#ah dinas yang dibayar %leh
karya5an" penggantian ini di#asukkan ke dala# tunjangan peru#ahan bagi
pega5ai
Perusahaan #e#berikan tunjangan peru#ahan kepada karya5an
Perlakuan Perpajakan
6asar a'uannya adalah pasal < 1*2 huju! d j% pasal 8 ayat ) huru! d 99 .% = tahun
)8:* yang telah dubah terakhir kalinya dengan 99 .% *, tahun (;;: tentang PPh" yakni :
Pe#bayaran untuk pekerjaan+jasa dala# bentuk natura kepada karya5an tidak
dapat dip%t%ngkan sebagai biaya perusahaan dala# #enghitung Penghasilan ena
Pajak dari perusahaan yang bersangkutan" sedangkan bagi karya5an yang
#eneri#a pe#berian tersebut tidak #erupakan penghasilan
3ika diberikan dala# bentuk uang" #aka apa yang diteri#a %leh karya5an yang
bersangkutan #erupakan penghasilan" dan bagi perusahaan yang bersangkutan
#erupakan biaya.
,. T7a2spo7:as5 u2:uk Ka78a?a2
6asar pengaturannya adalah Surat 6irjen Pajak .%.S$)()A+P3.(*+)8:< yang
ditegaskan dala# Surat Edaran 6irjen Pajak .%.<(+P3.(*+)8:<" dengan #enyatakan bah5a
#asalah transp%rtasi se'ara keseluruhan telah diatur dala# Surat 6irektur 3enderal Pajak
kepada &enteri Tenaga erja B.I tanggal = 3uni )8:< n%#%r S$**,+P3.(*+)8:<" yang
intinya adalah sebagai berikut :
Biaya ekspl%itasi kendaraan antar je#put karya5an #erupakan biaya perusahaan
dan bukan #erupakan penghasilan bagi karya5an.
Seluruh biaya ekspl%itasi dan depresiasi untuk kendaraan perusahaan yang
dikuasai+dipegang %leh karya5an tertentu+diba5a pulang setelah ja# kerja
#erupakan biaya perusahaan dan bagi karya5an bukan #erupakan penghasilan
karena #erupakan kenik#atan.
Tunjangan transp%rt yang diberikan kepada karya5an untuk keperluan pergi dan
pulang kant%r #erupakan penghasilan bagi karya5an dan biaya bagi perusahaan.
Biaya dala# rangka #enjalankan tugas perusahaan" #isalnya biaya transp%rt" h%tel"
dan sebaginya #erupakan biaya perusahaan dan bukan penghasilan karya5an"
sepanjang ju#lahnya tidak #engandung unsur pengeluaran untuk keperluan
pribadi.
). Paka5a2 se7agam u2:uk Ka78a?a2
riteria yang diisyaratkan %leh !iskus #engenai pe#berian natura ini adalah
sebagai berikut :
Pe#berian natura yang dapat dikurangkan dari penghasilan brut% pe#beri kerja dan
bukan #erupakan penghasilan bagi pega5ai yang #eneri#anya adalah :
a2 Pe#berian+penyediaan #akanan dan atau #inu#an bagi seluruh pega5ai
yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan.
b2 Penggantian+i#balan dala# bentuk natura + kenik#atan yang diberikan
berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan didaerah tertentu dala# rangka
#enunjang kebijakan pe#erintah untuk #end%r%ng pe#bangunan didaerah
tersebut.
'2 Pe#berian natura+kenik#atan yang #erupakan keharusan dala#
pelaksanaan pekerjaan sebagai sarana kesela#ata kerja atau karena si!at
pekerjaan tersebut #engharuskannya.
Pe#berian natura yang #erupakan keharusan dala# pelaksanaan pekerjaan sebagi
sarana kesela#atan kerja+karena si!at pekerjaan tersebut #engharuskannnya"
#eliputi pakaina dan peralatan untuk kesela#atan kerja" pakaian seraga# satpa#.
Pengertian keharusan dala# pelaksanaan pekerjaan terkait dengan
kea#anan+kesela#atan pekerja yang di5ajibkan %leh 6eparte#en tenaga kerja dan
trans#igrasi+pe#erintah daerah sete#pat 1Peraturan 6irjen Pajak .%. PEB$
A)+P3.+(;;82
#. Pe79ala2a2 D52as Ka78a?a2
Biaya dala# rangka #enjalankan tugas perusahaan" #isalnya biaya tiket pesa5at"
h%tel" transp%rtasi " dan sebagainya #erupakan biaya perusahaan dan bukan penghasilan
karya5an" sepanjang ju#lahnya tidak #engandung unsur$unsur untuk keperluan pribadi.
.a#un" dala# praktiknya" ada pe#berian uang saku 1travelling !lloence2 yang
didala#nya terdapat k%#p%nen biaya perjalanan dinas" dan karena pe#eberian ini
dibayarkan se'ara tunai sebagai uang saku" #aka pe#ebrian tersebut dikateg%rikan sebagai
penghasilan bagi karya5an yang bersangkutan. Bila perusahaan #enginginkan agar
travelling alloence tersebut dapat dibiayakan 1deductable2 dala# lap%ran keuangan !iskal
perusahaan" #aka travelling alloence tersebut harus di#asukkan dala# SPT PPh Pasal
() atas na#a karya5an yang bersangkutan sebagai unsur ta#bahan penghasilannya yang
dikenai PPh Pasal ().
/. Bo2us 3a2 9asa P7o3uks5
Ada beberapa trik yang harus diperhatikan dala# pe#berian b%nus dan gra!itikasi" tantiem
dan jasa pr%duksi kepada k%#isaris" direksi" atau pega5ai sebagai berikut :
)2 dala# pe#berian b%nus dan gra!itikasi" tantiem dan jasa pr%duksi tersebut" biusa
diperlakukan sebagai biaya perusahaan bila#an dibebankan dala# biaya tahun
berjalan. .a#un bila dibebankan ke dala# p%s laba ditahan" #aka tidak bisa
diakui sebagai biaya perusahaan.
(2 "antiem adalah bagian keuntungan yang diberikan kepada direksi dan k%#isaris
dari pe#egang saha# yang didasarkan kepada persentase tertentu dari laba
perusahaan setelah kena pajak" tidak dapat dibebankan sebagai biaya dala#
#enghitung Penghasilan kena Pajak dan bagi peneri#anya #erupakan
penghasilan dan dikenakan PPh Pasal ().
*2 9ntuk keperluan peren'anaan pajak" harus dihindari pe#beyaran gaji" b%nus"
grati!ikasi jasa pr%duksi yang #elebihi ke5ajaran kepada pe#egang saha# yang
juga #enjadi k%#isaris atau pega5ai karena pe#bayaran tersebut #erupakan
dividen dan tidak b%leh dibebankan sebagai biaya perusahaan" sehingga
dip%t%ng PPh Pasal (A+(,.
1!. Pem4e75a2 Na:u7a 35 3ae7ah :e7:e2:u 3a2 a:au :e7pe2<5l
Pe#berian natura atau kenik#atan di daerah tertentu+terpen'il" diatur dala# Peraturan
&enteri euangan .%. :*+P&.;*+(;;8 dan Peraturan 6irjen Pajak .%.A)+P3.+(;;8.
). Pengertian daerah tertentu atau terpen'il:
a. 6aerah yang se'ara ek%n%#is #e#punyai p%tensi yang layak dike#bangkan
tetapi keadaan prasarana ek%n%#i pada u#u#nya kurang #e#adai dan sulit
dijangkau %leh transp%rtasi u#u#" baik #elalui darat" laut #aupun udara
sehingga untuk #engubah p%tensi ek%n%#i yang tersedia #enjadi kekuatan
ek%n%#i yang nyata" penana#an #%dal #enanggung risik% yang 'ukup tinggi
dan #asa penge#balian yang relati! panjang.
b. Ter#asuk daerah perairan laut dengan kedala#an lebih dari A;# yang di dasar
lautnya #e#iliki 'adangan #ineral.
(. Pe#berian natura atau kenik#atan yang b%leh dibebankan sebagai biaya adalah:
a. Pe#berian atau penyediaan #akanan dan+ atau #inu#an bagi seluruh Pega5ai
yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan" #eliputi:
)2 pe#berian #akanan dan+ atau #inu#an yang disediakan %leh pe#beri kerja
di te#pat kerja.
(2 pe#berian kup%n #akanan dan+ atau #inu#an bagi Pega5ai yang karena
si!at pekerjaannya tidak dapat #e#an!aatkan pe#berian" #eliputi pega5ai
bagian pe#asaran" bagian transp%rtasi" dan dinas luar lainnya.
b. Penggantian atau i#balan dala# bentuk natura atau kenik#atan yang diberikan
berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan di daerahh tertentu dala# rangka
#enunjang kebijakan pe#erintah untuk #end%r%ng pe#bangunan di daerah
tersebut.
*. Penggantian atau i#balan adalah sarana dan !asilitas di l%kasi kerja untuk:
)2 te#pat tinggal" ter#asuk peru#ahan bagi Pega5ai dan keluarganya@
(2 pelayanan kesehatan@
*2 pendidikan bagi Pega5ai dan keluarganya@
<2 peribadatan@
A2 pengangkutan bagi Pega5ai dan keluarganya@
,2 %lahraga bagi Pega5ai dan keluarganya tidak ter#asuk g%l!" poer boating,
pa'uan kuda" dan terbang layang" sepanjang sarana dan !asilitas tersebut
tidak tersedia" sehingga pe#beri kerja harus #enyediakannya sendiri.
'. Pe#berian natura dan kenik#atan yang #erupakan keharusan dala#
pelaksanaan pekerjaan sebagai sarana kesela#atan kelja atau karena si!at
pekerjaan tersebut #engharuskannya" #eliputi@ pakaian dan peralatan untuk
kesela#atan kerja" pakaian seraga# petugas kea#anan 1satpa#2" sarana antat
je#put pega5ai" serta penginapan untuk a5ak kapal" dan yang sejenisnya.
<. Pengeluaran perusahaan dala# bentuk natura di atas bukan #erupakan penghasilan
karya5an.
A. Penetapan daerah tertentu diberikan untuk jangka 5aktu A 1li#a2 tahun" yang
berlaku sejak tahun pajak diterbitkannya keputusan dapat diperpanjang ) 1satu2
kali. 3angka 5aktu perpanjangan adalah A 1li#a2 tahun.
,. Per#%h%nan keputusan tentang penetapan daerah tertentu+terpen'il diajukan
kepada ant%r ?ilayah 63P yang #e#ba5ahi PP te#pat ?ajib Pajak yang
bersangkutan terda!tar.
*. 1o7mula Pe7h5:u2ga2 Pa9ak Pe2ghas5la2
)
(
3u#lah seluruh penghasilan 1orldide income2
$+$: Penghasilan yang bukan %bjek PPh 1non taxable2
Pasal < ayat )
Pasal ( ayat *
*
<
Penghasilan brut% 1)$(2
$+$: Biaya !iskal yang b%leh dikurangkan 1deductible2
1%reksi biaya !iskal yang tidak b%leh dikurangkan
dari t%tal biaya2
Pasal , ayat )" Ps. ))F))A
Pasal 8 ayat ) F (
A
,
=
Penghasilan net% 1*$<2
$+$: %#pensasi kerugian
Penghasilan Tidak ena Pajak 1?POP2
Pasal , ayat (
Pasal = ayat )
:
8
Penghasilan ena Pajak+PhP 1taxable income2 1A$,$
=2
Tari! PPh Pasal )= dan *)E
Pasal )= dan *)E
)
;
)
)
Pajak Penghasilan terutang 1tari! 7 PhP2
$+$: kredit pajak Pasal () 1?POP2 Ps. ((" (*"
(<" (A
)
(
PPh kurang bayar+lebih bayar 1);$))2 Pasal (:" (:A" (8
6engan adanya 99 PPh .%. *, Tahun (;;: tersebut tari! PPh Badan yang berlaku
adalah tari! tunggal sebesar (AC se#enjak tahun (;);" (;))" (;)(" sehingga untuk
#e#ini#alisasi PPh Badan yang terutang" strategi peren'anaan pajak di %pti#alkan
dengan upaya #e#ini#alkan beban pajak dan #e#aksi#alkan biaya !iskal yang dapat
dikurangkan serta #e#aksi#alkan penghasilan yang ditangguhkan atau dike'ualikan dari
pengenaan pajak.
Peren'anaan pajak bersi!at dina#is" #e#butuhkan keahlian dala# bidang
peren'anaan pajak dengan 'ara #endala#i dan #e#pelajari #asalahnya se'ara
berkesina#bungan" serta #elakukan penelitian yang k%ntinyu yang dipadu dengan terapan
ide$ide dan teknik$teknik peren'anaan pajak. Begitu juga interaksi dengan undang$undang
pajak yang juga #enyangkut pendekatan internal dan alternati!$alternati! kebijakan yang
dapat #engarahkan ke tujuan #e#ini#alkan beban pajak" karena peren'anaan pajak itu
pada hakikatnya #erupakan hasil penelitian yang didesain untuk suatu kejadian atau
transakasi !inansial sehingga dala# penstrukturan !akta$!akta hasil penelitian tersebut
harus dilakukan se'ara berhati$hati sebelu# peristi5anya terjadi.
Se'ara bertahap dianjurkan #elakukan langkah$langkah berikut ini:
$ &e#pelajari p%k%k per#asalahannya se'ara k%#prehensi!
$ Revie keinginan untuk #en'apai tujuan perusahaan dengan pengeluaran pajak
#ini#al atau berupa keuntungan bebas pajak 1tax exemption2 #elalui tindakan
atau persyaratan yang dite#ukan.
$ &en'ari data sebanyak #ungkin berkenaan dengan per#asalahan tersebut.
$ Teliti dan tentukan !akta$!akta yang relevan" ke#udian buat asu#si$asu#si
yang harus disusun dan tentukan peraturan perpajakan yang sesuai dengan
situasi se#a'a# itu.

Anda mungkin juga menyukai