Anda di halaman 1dari 1

Warfarin adalah salah satu obat antikoagulan yang paling banyak digunakan di dunia.

Warfarin memiliki efektivitas yang tinggi sebagai antagonis vitamin K bergantung dari
jalur pembekuan darah dan kondii atrial fibrilasi dan penggantian katup jantung. Warfarin
memiliki range terapeutik yang sempit dan variabilitas individu membuat problematika
dalam pengaturan dosis.
S-warfarin 3-5kali lebih kuat dalam menghambat kompleks vitamin K epoxide reedutase
dibandingkan dengan !-warfarin. Stereoisomer dimetabolisme oleh en"im fase # yang
berbeda. $somer S dominan dimetabolisme melalui %&'(%)* dimana !-warfarin lebih
banyak dimetabolisme melalui %&'3+, dengan keterlibatan %&'#+# * %&'#+( *
%&'(%- * %&'(%) * %&'(%#- dan %&'(%#). .ase ( metabolisme warfarin belum
diteliti dengan baik dan tidak digambarkan dalam representasi jalur ini * meskipun
diketahui bahwa konjugat sulfat dan gluuronyl dapat dibentuk.
Warfarin menghambat regenerasi vitamin K dengan menghambat vitamin K epoxide
redutase omplex dengan mengurangi formsi aktif faktor lotting $$* /$$* $0* dan 0.
Sebanyak ))1 warfarin seara sistemik terikat dengan albumin serum. $katannya
reversible dan menyebabkan inaktivasi farmakologial dan melindungi dari biotrnsfrmasi
dan ekskresi. Warfarin menghasilkan derivat monohydroxylate yang memiliki efek
antikoagulasi dan diekskresi melalui urin.