Anda di halaman 1dari 24

http://syahidismail.blogspot.

com
BAB I
PENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang
Dewasa ini perkembangan daerah pinggiran terbesar dapat dilihat dari
adanya alih fungsi (konversi) guna lahan kawasan dari kawasan pertanian ke
nonpertanian yang terjadi secara besar-besaran. Tanpa adanya pengaturan yang
mendasar, alih fungsi ini dengan berbagai dampak negatifnya akan terjadi lebih
luas lagi (irman, !""#$!%).
Di sisi lain kecenderungan perkembangan kawasan pinggiran kota
mengindikasikan bahwa kawasan tersebut menjadi exurban area, yakni
berkembangnya kawasan perkotaan yang baru penduduknya dalam jumlah yang
besar berasal dari kota dan yang berpindah karena tertarik oleh tempat tinggal baru
atau kesempatan kerja, namun secara sosial-ekonomi mereka masih tetap
berorientasi ke kota inti, seperti kota &akarta. Dampaknya tentu saja jumlah
penglaju (commuters) akan makin membesar, bahkan diperkirakan akan mencapai
'%%.%%% pada tahun), sementara jarak perjalanan (commuting distance) semakin
memanjang. enomena besar lainnya dari perkembangan daerah pinggiran yaitu
terjadinya restrukturisasi kota inti sebagai akibat pergeseran fungsinya dari pusat
manufaktur ke pusat kegiatan keuangan (finance), dan jasajasa (services),
sementara kegiatan manufaktur semakin bergeser ke wilayah pinggir, apalagi
dengan berkembangnya kawasan industri dan lainnya (irman, !""#$().
)enurut )enpera (*ompas.com !( Desember +%!%) saat menyampaikan
pendapat akhir ,residen terhadap -.. tentang ,erumahan dan *awasan
,ermukiman dalam -apat ,aripurna D,- -/ tahun +%!% di 0edung 1usantara //
D,- -/, &akarta, &umat. 2Undang-Undang tentang Perumahan dan Kawasan
Permukiman secara keseluruhan mencerminkan adanya keberpihakan yang kuat
sekaligus memberikan kepastian bermukim terhadap masyarakat berpenghasilan
rendah,3
1
http://syahidismail.blogspot.com
)enurut )enpera juga bahwa .. ini diorientasikan dalam rangka
menjamin kepastian bermukim yang menjamin hak setiap warga negara untuk
menempati, menikmati, dan atau memiliki rumah yang layak dalam lingkungan
yang sehat, aman, serasi dan teratur.
&ln. 4bdul 5akim Desa Tanjung 6ari *ecamatan )edan 6elayang
merupakan daerah pinggiran kota )edan yang mengalami pembangunan
perumahan, terjadi alih fungsi lahan pertanian menjadi area perumahan mewah.
5al ini tentu berdampak pada sosial ekonomi masyarakat setempat yang
sebelumnya bekerja di sektor pertanian.
)asyarakat di sekitar perumahan &ln. 4bdul 5akim Desa Tanjung 6ari
*ecamatan )edan 6elayang, sebelum tahun +%%", mayoritas bekerja sebagai
penggarap lahan sawah. )ereka mendapatkan upah berupa uang dan beras dari
pemilik tanah. 0una memudahkan akses ke lahan sawah, buruh tani ini banyak
yang bermukim di pinggiran area persawahan yang akhirnya tumbuh menjadi
perkampungan kecil.
,ada periode sebelum tahun +%%", &ln. 4bdul 5akim Desa Tanjung 6ari
*ecamatan )edan 6elayang merupakan kampung kecil yang terbelakang, akses
jalan kurang memadai dan kampung ini pun kurang memiliki daya tarik sosio-
ekonomi karena sektor pekerjaan yang tersedia hanya sebagai buruh tani.
*emudian pada tahun +%%", terjadi pengembangan kompleks perumahan mewah
yang mengalihkan fungsi lahan persawahan. 6aat ini perumahan tersebut sedang
dalam proses pengembangan dan sebagian sudah beberapa tahun dihuni.
*ini &l. 4bdul 5akim Desa Tanjung 6ari *ecamatan )edan 6elayang
sudah menjadi kawasan yang mulai ramai penduduk, jalur lalulintas ramai dilewati
kendaraan. Di area pinggiran perumahan, selain penduduk setempat yang sudah
lama bermukim, banyak juga pendatang yang 2mengadu nasib3 mencari
pekerjaan, ada yang berdagang, ada pula yang usaha di bidang jasa doorsmeer,
bengkel, dll. 6ebagian warga setempat masih bekerja menggarap sawah karena
masih ada sebagian lahan sawah yang belum terkena proyek pengembangan
2
http://syahidismail.blogspot.com
perumahan. 6ementara sebagian buruh tani yang lain sudah kehilangan pekerjaan
lamanya, lahan sawah yang mereka garap dialihfungsikan menjadi area
perumahan. Dengan demikian sebagian buruh tani menganggur atau beralih ke
pekerjaan lain, kebanyakan beralih ke sektor jasa seperti bengkel, tambal ban,
doorsmeer, tukang becak atau menjadi pedagang kecil seperti warung-warung,
counter pulsa, warung nasi, dan tukang kerupuk.
6elain itu, hadirnya masyarakat baru yaitu kelas bawah yang secara
geografis tinggal bersama warga setempat, dan masyarakat kelas atas yang
menghuni perumahan, membawa pengaruh tersendiri terhadap perubahan tatanan
sosial masyarakat setempat. 6alah satu contohnya adalah dalam proses gotong
royong kebersihan lingkungan, mulanya warga terbiasa gotong royong bersama.
Tapi kemudian, warga kelas atas di perumahan jarang terlibat di kegiatan gotong
royong. warga setempat menganggap penghuni perumahan sering beralasan saat
diajak gotong royong, penghuni perumahan lebih memilih tidak terlibat dengan
kegiatan-kegiatan masyarakat setempat, namun mereka tetap memberikan
konvensiasi berupa uang kepada masyarakat setempat. Dengan demikian,
masyarakat setempat pun mendapatkan keuntungan.
,enelitian yang berjudul 2,embangunan ,erumahan dan Dampak 6osial
7konominya terhadap )asyarakat 6etempat (6tudi *asus Di &ln. 4bdul 5akim
Desa Tanjung 6ari *ecamatan )edan 6elayang)3 ini menarik untuk dilakukan
karena$
!. ,engembangan perumahan dan perubahan sosial ekonomi pada warga &ln.
4bdul 5akim Desa Tanjung 6ari *ecamatan )edan 6elayang sedang dalam
proses masa transisi, artinya sebagian warga sudah benar-benar terkena
dampak seperti harus kehilangan pekerjaan, namun sebagian yang lain sedang
diambang ancaman karena dalam perencanaanya area perumahan masih akan
terus diperluas sehingga dapat benar-benar menghabiskan seluruh lahan
persawahan yang menjadi mata pencaharian utama warga setempat.
3
http://syahidismail.blogspot.com
+. 8okasi penelitian mudah dijangkau oleh peneliti sehingga peneliti dapat lebih
mudah menghimpun data-data lapangan.
9. ,enelitian sejenis terkait dampak perumahan khususnya dampak
lingkungannya telah banyak dilakukan, penelitian ini mengkhususkan pada
dampak sosial ekonomi masyarakat setempat yang telah lama bergantung pada
sumber pencaharian dari menggarap lahan sawah. 5ampir seluruh warga
pengolah sawah bukanlah pemilik dari tanah yang diolahnya, namun hanya
pekerja yang dibayar dengan upah tertentu setiap masa panen tiba, adapun
sawah tersebut adalah milik tuan tanah yang bahkan para petani pun tidak tahu
di mana keberadaanya.
I.2 Perumusan Masalah
:erdasarkan latar belakang di atas, terkait dampak sosial ekonomi masih
sangat luas cakupannya. ,enulis menentukan tiga indikator yang akan diteliti
sehingga dapat diketahui bagaimana kondisi sosial ekonomi masyarakat. 4dapun
indikator tersebut adalah$ hubungan sosial masyarakat, pergeseran pendidikan,
dan perubahan mata pencaharian. 4khirnya penelitian difokuskan untuk
menjawab ketiga pertanyaan di bawah$
!. :agaimana pengaruh pembangunan perumahan terhadap hubungan
sosial warga setempat;
+. :agaimana pengaruh pembangunan perumahan terhadap
pendidikan warga setempat;
9. :agaimana pengaruh pembangunan perumahan terhadap mata
pencaharian warga setempat;
I.3 Tujuan Penelitian
4dapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dampak-dampak sosial
ekonomi dari pengembangan perumahan &ln. 4bdul 5akim Desa Tanjung 6ari
*ecamatan )edan 6elayang terhadap masyarakat setempat.
4
http://syahidismail.blogspot.com
I. Man!aat Penelitian
!. )anfaat Teoritis
.ntuk menambah referensi hasil penelitian yang juga dijadikan sebagai rujukan
untuk penelitian lanjutan terkait dampak sosial ekonomi pengembangan
perumahan terhadap masyarakat setempat.
+. )anfaat ,raktis
!. )enjadi sumbangan pemikiran terhadap pemerintah daerah maupun pusat
mengenai dampak sosial ekonomi pembangunan perumahan terhadap masyarakat
setempat, sehingga dapat dijadikan pertimbangan dalam pembuatan kebijakan
pemerintah yang lebih berkeadilan dalam penataan ruang perumahan.
+. .ntuk memberi masukan-masukan kepada pihak-pihak yang bersangkutan
khususnya pengembang perumahan agar memberi perhatian yang baik terhadap
masyarakat setempat saat melakukan pembangunan perumahan.
I." Tinjauan Pustaka
I.".1 Un#ang$Un#ang Perumahan #an Permukiman
,ermukiman bukan sarana pendorong terciptanya segregasi yang menuju
disintegrasi seperti sekarang ini, tetapi sebaliknya, permukiman harus dapat
memperkuat kesetaraan manusia dan rasa kesatuan bangsa. *arena itu
keterpaduan sosial dan kelestarian sumberdaya alam akan menjadi landasan pokok
bertindak.
,ermukiman merupakan suatu kesinambungan ruang kehidupan dari
seluruh unsurnya, baik yang alami maupun non alami, yang saling mendukung
dan melindungi, secara fisik, sosial dan budaya. *eanekaragaman kondisi sosio
budaya, sosio ekonomi dan fisik serta dinamika perubahannya akan menjadi dasar
5
http://syahidismail.blogspot.com
pertimbangan utama pengelolaan dan pengembangan permukiman, tidak untuk
memisah-misahkannya, melainkan untuk saling 2berpadu padan3 secara sosial
maupun fungsional, agar semua orang itu dapat hidup secara lebih sejahtera dan
saling menghormati, mempunyai akses terhadap prasarana dasar dan pelayanan
permukiman yang sesuai secara berkelayakan, dan mampu memelihara serta
meningkatkan kualitas lingkungannya.
,asal 9 .ndang-undang 1o.< Tahun !""+ tentang ,erumahan dan
,emukiman (selanjutnya disebut ..p), menyebutkan bahwa penataan perumahan
dan permukiman berlandaskan pada asas manfaat, adil dan merata, kebersamaan
dan kekeluargaan, kepercayaan pada diri sendiri, keterjangkauan, dan kelestarian
lingkungan hidup. Tujuan pembangunan perumahan dan permukiman adalah
untuk melakukan integrasi sosial, ekologis dan fungsional yang menjamin
peningkatan kualitas hidup secara berkelanjutan. Dengan demikian perumahan
dan pemukiman mempunyai peranan strategis dalam pembentukan watak serta
kepribadian penghuninya, sehingga perumahan dan permukiman bukan lagi hanya
semata-mata sebagai sarana kehidupan belaka, tetapi juga merupakan proses
bermukim manusia dalam menciptakan ruang kehidupan untuk memasyarakatkan
dirinya dan menampakkan jati diri.
,asal ' dan # ..,85 menyebutkan setiap orang mempunyai hakyang
sama atas lingkungan hidup yang baik dan sehat, hak atas informasi lingkungan
hidup,dan hak peran serta dalam rangka pengelolaan lingkungan hidup, termasuk
mencegah dan menanggulangi kerusakan dan pencemaran lingkungan, serta
memberikan informasi yang benar dan akurat mengenai pengelolaan lingkungan.
I.".2 Pen#ekatan Pem%er#a&aan Mas&arakat
*ekurangtepatan pemilihan strategi pembangunan terhadap negara dan
masyarakatnya telah menghasilkan paradoks dan tragedi pembangunan seperti
yang terjadi pada negara sedang berkembang sebagai berikut $
6
http://syahidismail.blogspot.com
!. ,embangunan tidak menghasilkan kemajuan, melainkan justru semakin
meningkatkan keterbelakangan (the develoment of underdeveloment)!
+. )elahirkan ketergantungan (deendenc") negara sedang berkembang
terhadap negara maju.
9. )elahirkan ketergantungan (deendenc") pheriphery terhadap center.
<. )elahirkan ketergantungan (deendenc") masyarakat terhadap
negara=pemerintah.
'. )elahirkan ketergantungan (deendenc") masyarakat kecil (buruh, usaha
kecil, tani, nelayan dll) terhadap pemilik modal.
,ada pokoknya, pendekatan konvensional ini ditandai oleh transplantatif
planning, top down, inductive, capital intensive, west-biased technological
transfer, dan sejenisnya. :eberapa paradigma pendekatan pembangunan mulai
mengalami pergeseran dari yang konvensional menuju pembangunan alternatif,
yaitu $
!. ,embangunan wilayah (regional develoment)
+. ,embangunan berwawasan lingkungan (environmental develoment)!
9. ,embangunan berbasis komunitas (communit"-based develoment)!
<. ,embangunan berpusat pada rakyat (eole-centered develoment)!
'. ,embangunan berkelanjutan (sustainable develoment)!
#. ,embangunan berbasis kelembagaan (institution-based develoment)!
(*onsepsi ,emberdayaan )asyarakat - :ahan *uliah ,,6 6, /T: +%!%)
>iri mencolok yang membedakan pendekatan alternatif ini adalah
penekanannya terhadap lokalitas, baik dalam pengertian kelembagaan, komunitas,
lingkungan, maupun kultur. /mplikasi kebijakan pendekatan ini adalah penekanan
pada transformative and transactive lanning, bottom u, communit"
emowerment, dan articiative, semuanya ini terkenal dengan ,embangunan
*omunitas (#ommunit" $eveloment)!
7
http://syahidismail.blogspot.com
6trategi pembangunan yang bertumpu pada pemihakan dan pemberdayaan
dipahami sebagai suatu proses transformasi dalam hubungan sosial, ekonomi,
budaya, dan politik masyarakat. ,erubahan struktural yang diharapkan adalah
proses yang berlangsung secara alamiah, yaitu yang menghasilkan harus
menikmati. :egitu pula sebaliknya, yang menikmati haruslah yang menghasilkan.
,emberdayaan masyarakat dapat dipandang sebagai jembatan bagi
konsepkonsep pembangunan makro dan mikro. Dalam kerangka pemikiran itu
berbagai input seperti dana, prasarana dan sarana yang dialokasikan kepada
masyarakat melalui berbagai program pembangunan harus ditempatkan sebagai
rangsangan untuk memacu percepatan kegiatan sosial ekonomi masyarakat. ,roses
ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat (caacit" building)
melalui pemupukan modal yang bersumber dari surplus yang dihasilkan dan pada
gilirannya dapat menciptakan pendapatan yang dinikmati oleh masyarakat.
Dengan demikian, proses transformasi itu harus digerakkan oleh masyarakat
sendiri.
,endekatan utama dalam konsep pemberdayaan adalah bahwa masyarakat
tidak dijadikan objek dari berbagai proyek pembangunan, tetapi merupakan subjek
dari upaya pembangunannya sendiri. :erdasarkan konsep demikian, maka
pemberdayaan masyarakat harus mengikuti pendekatan sebagai berikut ? pertama,
upaya itu harus terarah. /ni yang secara populer disebut pemihakan..paya ini
ditujukan langsung kepada yang memerlukan, dengan program yang dirancang
untuk mengatasi masalahnya dan sesuai kebutuhannya. *edua, program ini harus
langsung mengikutsertakan atau bahkan dilaksanakan oleh masyarakat yang
menjadi sasaran. )engikutsertakan masyarakat yang akan dibantu mempunyai
beberapa tujuan, yakni agar bantuan tersebut efektif karena sesuai dengan
kehendakdan mengenali kemampuan serta kebutuhan mereka. 6elain itu, sekaligus
meningkatkan kemampuan masyarakat dengan pengalaman dalam merancang,
melaksanakan, mengelola, dan mempertanggungjawabkan upaya peningkatan diri
dan ekonominya. *etiga, menggunakan pendekatan kelompok, karena secara
sendiri-sendiri masyarakat miskin sulit dapat memecahkan masalah-
8
http://syahidismail.blogspot.com
masalah yang dihadapinya. &uga lingkup bantuan menjadi terlalu luas jika
penanganannya dilakukan secara individu. ,endekatan kelompok ini paling efektif
dan dilihat dari penggunaan sumber daya juga lebih efisien.
/mplementasi program pembangunan yang menerapkan strategi
pemberdayaan masyarakat tersebut merupakan suatu konsukensi dari pergeseran
paradigm pembangunan nasional yang mengarah pada tercapainya upaya
pembangunan yang berpusat pada manusia (eole centered develoment)!
I.".3 Te'ri Peru%ahan ('sial
,erubahan sosial dialami oleh setiap masyarakat yang pada dasarnya tidak
dapat dipisahkan dengan perubahan kebudayaan masyarakat yang bersangkutan.
,erubahan sosial dapat meliputi semua segi kehidupan masyarakat, yaitu
perubahan dalam cara berpikir dan interaksi sesama warga menjadi semakin
rasional? perubahan dalam sikap dan orientasi kehidupan ekonomi menjadi makin
komersial? perubahan tata cara kerja sehari-hari yang makin ditandai dengan
pembagian kerja pada spesialisasi kegiatan yang makin tajam? ,erubahan dalam
kelembagaan dan kepemimpinan masyarakat yang makin demokratis? perubahan
dalam tata cara dan alat-alat kegiatan yang makin modern dan efisien, dan lain-
lainnya.
Dari beberapa pendapat ahli ilmu sosial yang dikutip, dapat disinkronkan
pendapat mereka tentang perubahan sosial, yaitu suatu proses perubahan,
modifikasi, atau penyesuaian-penyesuaian yang terjadi dalam pola hidup
masyarakat, yang mencakup nilai-nilai budaya, pola perilaku kelompok
masyarakat, hubungan-hubungan sosial ekonomi, serta kelembagaan-kelembagaan
masyarakat, baik dalam aspek kehidupan material maupun nonmateri.
1.) De!inisi *'nse+
9
http://syahidismail.blogspot.com
*onsep merupakan istilah dan definisi yang digunakan untuk menggambarkan
secara abstrak kejadian, kelompok, atau individu yang menjadi pusat perhatian
ilmu sosial. )elalui konsep, peneliti diharapkan akan dapat menyederhanakan
pemikiran dengan menggunakan satu sitilah untuk beberapa kajian yang berkaitan
satu dengan yang lainnya.
!. Pem%angunan dapat diartikan sebagai @suatu upaya terkoordinasi untuk
menciptakan alternatif yang lebih banyak secara sah kepada setiap warga
negara untuk me-menuhi dan mencapai aspirasinya yang paling manusiawi
(1ugroho dan -ochmin Dahuri, +%%<).
+. Peru%ahan ('sial merupakan perubahan-perubahan yang terjadi pada
lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat yang
memengaruhi sistem sosialnya, termasuk nilai, sikap-sikap sosial, dan pola
perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.
9. Mas&arakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem
semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah
antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. *ata
AmasyarakatA sendiri berakar dari kata dalam bahasa 4rab, musyarak.
8ebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-
hubungan antar entitas-entitas. )asyarakat adalah sebuah komunitas yang
interdependen (saling tergantung satu sama lain). .mumnya, istilah
masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup
bersama dalam satu komunitas yang teratur.
<. Mas&arakat setem+at adalah suatu wilayah kehidupan sosial yang
ditandai oleh suatu derajat hubungan sosial tertentu dan yang menjadi
dasar adanya masyarakat setempat adalah lokalitas serta perasaan
semasyarakat setempat tersebut. ,ada umumnya anggota masyarakat
setempat memiliki ikatan solidaritas yang kuat sebagai pengaruh kesatuan
tempat tinggalnya, meskipun pada masyarakat modern dimana
perkembangan teknologi dan komunikasi semakin pesat mengakibatkan
10
http://syahidismail.blogspot.com
ikatan pada tempat tinggalnya semakin berkurang namun dapat
memperluas wilayah pengaruh masyarakat setempat yang bersangkutan.
'. Perumahan adalah kelompok rumah yang berfungsi sebagai lingkungan
tempat tinggal atau hunian yang dilengkapi dengan prasarana lingkungan
yaitu kelengkapan dasar fisik lingkungan, misalnya penyediaan air minum,
pembuangan sampah, tersedianya listrik, telepon, jalan, yang
memungkinkan lingkungan pemukiman berfungsi sebagaimana mestinya.
#. Dam+ak adalah sesuatu yang terjadi yang diakibatkan oleh sesuatu faktor
lain yang memiliki hubungan. Dampak bisa berupa sesuatu yang positif
maupun negatif.
(. Hu%ungan ('sial 5ubungan sosial merupakan hubungan yang terwujud
antara individu dan individu, individu dengan kelompok, serta kelompok
dengan kelompok sebagai akibat dari hasil interaksi diantara sesama
mereka.
B. Pen#i#ikan Pen#i#ikan adalah usaha sadar dan terencana untuk
mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik
secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan
spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak
mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.
". Pekerjaan dalam arti luas adalah aktivitas utama yang dilakukan oleh
manusia. Dalam arti sempit, istilah pekerjaan digunakan untuk suatu tugas
atau kerja yang menghasilkan uang bagi seseorang. Dalam pembicaraan
sehari-hari istilah ini sering dianggap sinonim dengan profesi.
11
http://syahidismail.blogspot.com
BAB II
MET,DE PENELITIAN
II.1 -enis Penelitian
)etode penelitian adalah cara yang dipergunakan mencapai tujuan dan
memecahkan masalah. ,ada hakikatnya, penelitian adalah untuk memecahkan
masalah, oleh sebab itu, langkah-langkah yang ditempuh harus relevan dengan
masalah. (5adari, !""%$ #9)
&enis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah studi kasus
dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan dilengkapi dengan data
kualitatif. Data utama yang digunakan adalah data kuantitatif yang didapat dari
kuisioner. 6tudi kasus merupakan suatu penelitian yang penelaahannya pada satu
kasus yang dilakukan secara intesif, mendalam, mendetail, dan komperhensif.
,endekatan kualitatif dapat diartikan sebagai pendekatan yang menghasilkan data,
tulisan, dan tingkah laku dari apa yang didapat dari apa yang telah diamati.
,enelitian studi kasus adalah penelitian yang bertujuan untuk melukiskan secara
tepat sifat-sifat suatu individu, keadaan, gejala, dan sebagainya yang merupakan
objek penelitian. ,elaksanaanya tidak terbatas kepada pengumpulan data saja
melainkan juga meliputi analisis dan interpretasi dari data itu. Dengan demikian
penelitian ini berusaha menurutkan, menganalisa, mengklasifikasi,
memperbandingkan, dan sebagainya. 6ehingga pada akhirnya dapat ditarik
kesimpulan yang bersifat deduktif. ,enelitian studi kasus sering disejajarkan
dengan penelitian pengembangan dan merupakan persiapan bagi penelitian
selanjutnya. (0inting, +%%'$ !<)
,aradigma kuantitatif dengan menggunakan kuisioner mengumpulkan data
berupa angka-angka. 6edangkan, paradigma kualitatif dengan menggunakan
penelitian studi kasus akan mengumpulkan data-data berupa kata-kata, gambar
bukan angka-angka. Dengan demikian penelitian akan berisi tabulasi angka-angka
12
http://syahidismail.blogspot.com
yang juga dilengkapi dengan kutipan Ckutipan data hasil wawancara untuk
memberi gambaran penyajian laporan tersebut.
2.2 L'kasi Penelitian
8okasi penelitian adalah di ,erumahan &ln. 4bdul 5akim Desa Tanjung
6ari *ecamatan )edan 6elayang. ,eneliti memilih lokasi ini karena
,engembangan perumahan dan perubahan sosial ekonomi pada warga &ln. 4bdul
5akim Desa Tanjung 6ari *ecamatan )edan 6elayang sedang dalam proses masa
transisi, artinya sebagian warga sudah benar-benar terkena dampak seperti harus
kehilangan pekerjaan, namun sebagian yang lain sedang diambang ancaman
karena dalam perencanaanya area perumahan masih akan terus diperluas sehingga
dapat benar-benar menghabiskan seluruh lahan persawahan yang menjadi mata
pencaharian utama warga setempat.
4lasan lainnya adalah karena lokasi ini cukup dekat dan dapat mudah
dijangkau oleh peneliti selama proses penelitian. Dengan demikian penulis
berharap data yang diperlukan dapat terhimpun dengan lengkap dan valid.
2.3 Unit Analisis #an .es+'n#en
2.3.1 Unit Analisis
.nit analisis adalah satuan tertentu yang diperhitungkan sebagai sampel
penelitian. 6alah satu ciri atau karakteristik dari penelitian sosial adalah
menggunakan apa yang disebut dengan %unit of anal"sis%! 4da dua sejumlah unit
analisis yang laDim digunakan pada kebanyakan penelitian sosial yaitu individu,
kelompok dan sosial. 4da pun yang menjadi unit analisis dan objek kajian dalam
penelitian ini adalah warga setempat yang tinggal menetap di sektar perumahan
lenih dari + tahun.
2.3.2 In!'rman
13
http://syahidismail.blogspot.com
/nforman adalah satuan tertentu yang diperhitungkan sebagai subjek
penelitian. 6alah satu cirri atau karakteristik penelitian sosial adalah menggunakan
apa yang disebut dengan 2unit analisis3. 4da sejumlah unit analisis yang laDim
digunakan pada kebanyakan penelitian sosial yaitu individu, kelompok, dan sosial.
4dapun yang menjadi unit analisis dan objek kajian dalam penelitian ini adalah
penduduk penggarap lahan pertanian di &ln. 4bdul 5akim Desa Tanjung 6ari
*ecamatan )edan 6elayang, baik yang masih bekerja sebagai penggarap lahan
maupun yang sudah beralih ke pekerjaan lain.
2. Teknik Pengum+ulan Data
+.<.! Data Primer
!. ,%ser/asi atau Pengamatan, adalah kegiatan keseharian manusia dengan
menggunakan panca indera mata sebagai alat bantu utamanya selain panca
indera lainnya seperti telinga, penciuman, mulut dan kulit. Ebservasi
adalah kemampuan seseorang untuk menggunakan pengamatannya melalui
hasil kerja panca indera mata serta dibantu dengan panca indera lainnya.
)etode observasi adalah metode pengumpulan data yang digunakan untuk
menghimpun data penelitian melalui pengamatan dan penginderaan.
(:ungin,+%%($!!').
+. 0a1an2ara Men#alam, adalah proses memperoleh keterangan untuk
tujuan penelitian dengan cara Tanya jawab sambil bertatap muka antara
pewawancara dengan responden atau orang yang diwawancarai, dengan
atau tanpa menggunakan pedoman wawancara dimana pewawancara dan
responden terlibat dalam kehidupan sosial yang relatif lama. )etode
wawancara mendalam sama seperti metode wawancara lainnya, hanya
peran pewawancara, tujuan wawancara, peran responden dan cara
melakukan wawancara yang berbeda dengan wawancara pada umumnya.
14
http://syahidismail.blogspot.com
9. *uisi'ner, adalah suatu teknik pengumpulan informasi yang
memungkinkan analis mempelajari sikap-sikap, keyakinan, perilaku, dan
karakteristik beberapa orang utama di dalam organisasi yang bisa
terpengaruh oleh sistem yang diajukan atau oleh sistem yang sudah ada.
Dengan menggunakan kuesioner, analis berupaya mengukur apa yang
ditemukan dalam wawancara, selain itu juga untuk menentukan seberapa luas atau
terbatasnya sentimen yang diekspresikan dalam suatu wawancara.
3..2 Data (ekun#er
Data sekunder adalah data atau informasi yang diperoleh secara tidak
langsung melalui studi kepustakaan yaitu dengan mengumpulkan data dan
informasi dari buku-buku, jurnal-jurnal ilmiah, majalah dan internet yang
dianggap relevan dan berhubungan dengan penelitian ini.
2." Inter+retasi Data
4nalisis data dimulai dengan menelaah seluruh data yang tersedia, yaitu
pengamatan dan wawancara mendalam yang sudah dalam catatan lapangan. Data
tersebut setelah dibaca, dipelajari dan ditelaah, maka langkah berikutnya adalah
mengadakan reduksi data yang dilakukan dengan cara membuat abstraksi.
4bstraksi merupakan usaha membuat rangkuman yang inti, proses sehingga tetap
berda di dalam fokus penelitian. 6etelah data terkumpul dilakukan analisa data.
/nterpretasi data merupakan tahap penyederhanaan data, setelah data dan
informasi yang dibutuhkan telah terkumpul. Data-data yang telah diperoleh dalam
penelitian ini akan diinterpretasikan berdasarkan dukungan teori dalam kajian
pustaka yang telah ditetapkan, sampai pada akhirnya sebagai laporan penelitian.
15
http://syahidismail.blogspot.com
BAB III
HA(IL DAN PEMBAHA(AN
III.1. *arakteristik .es+'n#en
6ebagaimana disebutkan pada bab metode penelitian bahwa studi ini
bersifat kuantitatif dan dilengkapi dengan data kualitatif dengan menggunan
kuisioner, wawancara mendalam, dan observasi sebagai bagian dari proses analisis
data. *arena terkendala dalam menjumpai kepala lingkungan untuk mendapatkan
informasi tentang masyarakat setempat, maka data penelitian hanya diperoleh dari
kuisioner sebanyak !% responden dan wawancara terhadap penggarap ! orang
petani penggarap lahan sawah dan ! orang tokoh masyarakat. :erikut gambaran
responden kuisioner secar umum$
Tabel !. *arakteristik -esponden
8ama tinggal di lokasi F!% tahunG!+ orang F + tahunG! orang
6tatus *ewargaan Harga asliG 9 orang Harga ,endatangG (
orang
6tatus *eluarga *eluarga :esarG < *eluarga intiG # orang
orang
6uku &awaG( orang
:atakG + orang
/ndiaG ! orang
4dapun narasumber yang diwawancarai. ,ertama, Tokoh masyarakat ((9
tahun) sebagai orang yang dituakan di masyarakat dan sering diajak konsultasi
oleh pengembang perumahan. *edua, ,etani penggarap lahan sawah (9( tahun) ia
adalah pelaku yang mengetahui banyak informasi tentang perkembangan
pekerjaan pertanian di lokasi penelitian.
II.2 Pengetahuan 0arga tentang Pem%angunan Perumahan
16
http://syahidismail.blogspot.com
*epekaan warga terhadap pembangunan perumahan masih kurang, hanya
<%I responden yang mengetahui tentang awal pembangunan perumahan. #%I
responden lainnya kurang mengetahui kapan perumahan itu mulai di bangun.
Harga merasa bahwa pembangunan perumahan yang ada di sekitar lingkungannya
bukan merupakan suatu hal yang penting untuk dipedulikan. <%I warga
mengetahui kapan perumahan itu mulai dibangun, mereka dapat menyebutkan
tahun-tahun pembangunannya secara berkala. 4rtinya warga memiliki
pengetahuan yang cukup dan kepedulian terhadap adanya pembangunan dan
kemungkinan dampaknya bagi masyarakat setempat.
II.3 *ualitas Hi#u+ #an Hu%ungan s'sial
Harga sudah merasa nyaman tinggal di lokasi penelitian, !%I responden
merasa sangat nyaman, (%I responden merasa nyaman, dan hanya +%I yang
merasa kurang nyaman tinggal di lokasi penelitian. ,embangunan perumahan
tidak berpengaruh besar terhadap kenyamanan warga, <%I merasa menjadi lebih
tidak nyaman tinggal setelah dibangun perumahan, sedangkan #%I lainnya
mengatakan sama saja, artinya pembangunan perumahan hanya hanya memberi
sedikit dampak buruk yang dikeluhkan warga terutama masalah kerusakan
lingkungan yaitu kerusakan jalan dan polusi udara karena semakin banyaknya
kendaraan yang melalui lingkungan tersebut.
5ubungan sosial antar warga setempat lebih harmonis daripada hubungan
sosial antara warga setempat dengan penguin perumahan. :erikut data
tabulasinya$
Tabel +. 5ubungan 6osial Harga
5ubungan sosial antara warga setempat
*egiatan gotong royong warga
setempat
5ubungan sosial warga setempat
17
<%I harmonis
#%I biasa
'%I ada
+%I jarang
9I tidak ada
"%I biasa
http://syahidismail.blogspot.com
dengan penghuni perumahan !%I buruk
*eginatan gotong royong dengan !%%I tidak ada
penghuni perumahan
26ebagian penghuni perumahan akrab dengan kami, karena mereka dari 4ceh,
sama-sama beragama /slam, kalau yang lain tidak akrab dengan kami3
(Hakrianuddin, !! Des +%!!)
,erbedaan tempat tinggal mempengaruhi hubungan sosial masyarakat,
namun ada faktor lain yang juga mempengaruhi seperti agama dan suku. Erang
dengan agama yang sama, meskipun stratifikasinya berbeda dapat tetap terjadi
hubungan sosial yang baik. Harga setempat masih sering melakukan kegiatan
gotong royong, namun warga perumahan tidak pernah terlibat dalam kegiatan
tersebut. penhuni perumahan hanya membayar dengan sejumlah uang sebagai
pengganti gotong-royong.
III. Pengaruh Pem%angunan Perumahan terha#a+ Pen#i#ikan
Harga merasa bahwa pembangunan perumahan tidak memberi dampak
yang bererti terhadap pendidikan warga setempat. )eski demikian, <%I
responden mengatakan bahwa warga yang melanjutkan pendidikan pasca
dibangun perumahan menjadi lebih banyak, +%I responden mengatakan terjadi
perbaikan fasilitas pendidikan. Hakrianuddin (!+ Des +%!!) mengtatakan bahwa
meskipun pembangunan perumahan mempengaruhi pendidikan, pengaruh dari
kebijakan pemerintah seperti dana :E6 dan beasiswa jauh lebih besar.
Tabel 9. ,engaruh ,embangunan ,erumahan terhadap ,endidikan
,endidikan rata-rata penduduk 6)4 dan 6arjana
&umlah penduduk yang meneruskan <%I lebih banyak
sekolah pasca pembangunan
perumahan
'%I sama saja
!%I tidak tahu
,erbaikan fasilitas pendidikan pasca +%I lebih baik
18
http://syahidismail.blogspot.com
pembangunan perumahan B%I sama saja
,erngaruh perumahan terhadap !%I berpengaruh
pendidikan warga setempat
B%I tidak berpengaruh
!%I tidak tahu
III." Pengaruh Pem%angunan Perumahan terha#a+ Mata Pen2aharian
0arga
,embangunan perumahan menyebabkan terjadinya perubahan pada mata
pencaharian masyarakat, B orang dari responden memiliki tetangga atau keluarga
yang berganti pekerjaan setelah adanya perumahan. 4dapun jenis pekerjaan baru
yang digeluti adalah penjaga malam, pedagang kecil-kecilan, pembantu rumah
tangga, dan petugas kebersihan.
4dapun respondennya sendiri hanya ! orang yang berganti pekerjaan,
secara mayoritas yaitu B orang tetap pada pekerjaan lama meskipun terpengaruh
pembangunan perumahan.
24ku masih jadi petani, mengerjakan lahan orang karena belum dibangun
perumahan di situ. *alau orang-orang yang sawahnya dibangun perumahan sudah
cari kerjaan lain semua. 4da yang jualan kecil-kecilan, buka bengkel, ada juga
yang cari kerja ke luar,3 (Junita, !+ Des +%!!)
,enghasilan warga juga cenderung tetap dan tidak terpengaruh oleh
berdirinya perumahan, " orang responden mengatakan tidak ada peningkatan
penghasilan pasca dibangun perumahan. 4dapun jumlah lapangan pekerjaan yang
tersedia meningkat, ' orang mengatakan menjadi lebih mudah mencari pekerjaan
dan hanya 9 orang yang mengatakan tidak ada perngaruhnya, + orang lainnya
mengatakan menjadi lebih sulit mencari pekerjaan. :iaya hidup warrga setempat
cenderung sama saja, tidak berubah meski ada pembangunan perumahan, B orang
responden mengatakan biaya hidup sama saja.
19
http://syahidismail.blogspot.com
5asil akhir pendapat responden tentang pengaruh pembangunan
perumahan terhadap pekerjaan warga setempat yaitu terdapat pengaruh, # orang
mengatakan pembangunan perumahan memperngaruhi matapencaharian warga, 9
orang mengatakan tidak berpengaruh.
Tabel <. ,engaruh ,embangunan ,erumahan terhadap )ata ,encaharian
Harga
-esponden yang berganti pekerjaan !%I berganti pekerjaan
B%I pekerjaan tetap
!%I tidak tahu
-esponden yang memiliki tetangga
atau B%I ya
keluarga yang berganti
pekerjaan
+%I tidak
,eningkatan penghasilan pasca !% I penghasilan meningkat
pembangunan
perumahan
"%I sama saja
*emudah
an
lapanga
n
kerj
a
pasc
a '%I lebih mudah
perumaha
n
9%I sama saja
+%I lebih sulit
,eningkat
n biaya hidup
pasc
a !%I meningkat
pembangunan
perumahan
B%I sama saja
!%I tidak meningkat
,engaruh
dibangunny
a perumahan #%I berpengaruh
terhadap pekerjaan warga setempat
9%I tidak berpengaruh
!%I tidak tahu
20
http://syahidismail.blogspot.com
BAB I3
PENUTUP
I3.1 (im+ulan
Dari data-data sebagaimana dipaparkan di atas, dapat ditarik beberapa
kesimpulan sebagai berikut$
!. 5ubungan sosial antar warga sekitar area perumahan tetap harmonis,
munculnya kelas baru yaitu penghuni perumahan menimbulkan
kecembururuan dari warga setempat, warga setempat merasa bahwa
penghuni perumahan bukan merupakan bagian dari masyarakat yang
ada karena mereka tidak bersedia mengikuti norma bersama.
5ubungan antar warga setempat dengan penghuni perumahan bagi
beberapa orang masih terjalin karena faktor kesukuan atau agama.
+. ,embangunan perumahan tidak cukup dirasakan dampaknya terhadap
pendidikan warga setempat, hal ini mengacu pada tidak adanya
perbaikan fasilitas pendidikan seperti sekolah bagi warga setempat.
1amun, angka melanjutkan sekolah sedikit meningkat, < orang
mengatakan lebih banyak orang yang melanjutkan jenjang pendidikan
pasca pembangunan perumahan.
9. ,engaruh pembangunan terhadap mata pencaharian warga cukup
signifikan, banyak warga yang berganti profesi menjadi pekerja di
perumahan, warga juga merasa bahwa mencari lapang kerja menjadi
lebih mudah setelah adanya perumahan. 4dapun biaya hidup
cenderung masih sama saja tanpa peningkatan.
I3.2. (aran
,enelitian ini masih dengan jumlah responden yang terbatas, diharapkan
ada penelitian lanjutan dengan sample yang lebih banyak sehingga datanya lebih
valid. Dampak sosial ekonomi perumahan sudah teerlihat di masyarakat oleh
sebab itu kepada pihak-pihak terkait khususnya pemerintah agar segera mengatasi
masalah kesenjangan ini agar tidak semakin meningkat.
21
http://syahidismail.blogspot.com
DA4TA. PU(TA*A
0inting, ,aham. +%%'. &eknik Penelitian 'osial! )edan$ .6. ,ress
1awawi, 5adari. !""%. (etode Penelitian )idang 'osial! Jogyakarta$ .0)
,ress
*omarudin. !""#. (enelusuri Pembangunan Perumahan dan Permukiman.
&akarta$ Jayasan -7/ C ,T. -akasindo
6yahrin, 4lvi. +%%9. Pengaturan *ukum dan Kebi+akan Pembangunan
Perumahan dan Permukiman )erkelan+utan. )edan$ ,ustaka :angsa
,ress
22