Anda di halaman 1dari 1

Tabel 1: Klasifikasi Indeks Massa Tubuh (WHO, 2004)

Classificasion
BMI (kg/m2)
Principal cut-off points
Underweight
Severe thinness
Moderate thinness
Mild thinness
< 18,50
< 16,00
16,00 16,99
17,00 18,49
Normal Range 18,50 25,99
Pre Obese 25,00 29,99
Obese
Obese class I
Obese class II
Obese class III
>30,00
30,00 34,99
35,00 39,99
>40,00
Untuk kepentingan Indonesia, batas ambang dimodifikasi lagi berdasarkan pengalaman klinis dan hasil penelitian di beberapa negar
a berkembang. Pada akhirnya diambil kesimpulan, batas ambang IMT untuk Indonesia adalah sebagai berikut:
Tabel 2.3 Batas Ambang IMT Indonesia (Depkes, 2003)
Gender
Kategori IMT (Kg/m2)
Kurus Normal
Kegemukan
Tingkat
ringan
Tingkat berat
Pria <18 kg/m2
18 25
kg/m2
>25 27
kg/m2
>27 kg/m2
Wanita <17 kg/m2
17 23
kg/m2
>23 27
kg/m2
Keterangan :
- IMT < 17,0: keadaan orang tersebut disebut kurus dengan kekurangan berat badan tingkat berat atau Kurang Energi Kronis (KEK
) berat.
- IMT 17,0 18,4: keadaan orang tersebut disebut kurus dengan kekurangan berat badan tingkat ringan atau KEK ringan.
- IMT 18,5 25,0: keadaan orang tersebut termasuk kategori normal.
- IMT 25,1 27,0: keadaan orang tersebut disebut gemuk dengan kelebihan berat badan tingkat ringan.
- IMT > 27,0: keadaan orang tersebut disebut gemuk dengan kelebihan berat badan tingkat berat (Direktorat Gizi Masyarakat RI,
2000)

Anda mungkin juga menyukai