Anda di halaman 1dari 6

UJIAN TENGAH SEMESTER

PKN
Sayyidul Umamus Sholihin 124.10.010
Institut Teknologi dan Sains Bandung
Teknik Perminyakan

SAYYIDUL UMAMUS SHOLIHIN 124.10.010 1

Soal UTS PKN

1. Jelaskan Pancasila sebagai
a) falsafah negara,
Pancasila adalah falsafah negara Indonesia yang dapat diibaratkan
sebagai pandangan hidup negara Indonesia. Pandangan hidup yaitu
pandangan dunia atau way of life, yaitu bagaimana cara menjalani kehidupan.
Sebagai falsafah hidup atau pandangan hidup, Pancasila mengandung
wawasan dengan hakikat, asal, tujuan, nilai, dan arti dunia seisinya,
khususnya manusia dan kehidupannya, baik secara perorangan maupun
sosial. Falsafah hidup bangsa mencerminkan konsepsi yang menyeluruh
dengan menempatkan harkat dan martabat manusia sebagai faktor sentral
dalam kedudukannya yang fungsional terhadap segala sesuatu yang ada. Ini
berarti bahwa wawasan dan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila
secara kultural diinginkan agar tertanam dalam hati sanubari, watak,
kepribadian serta mewarnai kebiasaan, perilaku dan kegiatan lembaga-
lembaga masyarakat. Kelima nilai dasar yang tercakup dalam Pancasila
memberikan makna hidup dan menjadi tuntutan serta tujuan hidup. Dengan
kata lain Pancasila merupakan cita-cita moral bangsa Indonesia yang
mengikat seluruh warga masyarakat, baik secara perorangan maupun sebagai
kesatuan bangsa.

b) Dasar Negara,
Pancasila Sebagai Dasar Negara memiliki fungsi pokok sebagai ideologi
negara atau sebagai kaidah pokok negara yang fundamental. Hal ini
menunjukkan bahwa Pancasila digunakan sebagai dasar dalam mengatur
pemerintahan Negara dan penyelenggaraan Negara. Kedudukan Pancasila
sebagai dasar Negara, sebagaimana yang tertuang pada Pembukaan UUD
1945, merupakan sumber hukum tertinggi yang mengatur kehidupan Negara
dan masyarakat. Hal ini mengandung makna bahwa Pancasila sebagai kaidah
dasar Negara yang bersifat mengikat dan memaksa. Maksudnya, Pancasila
mengikat dan memaksa segala sesuatu yang berada di dalam wilayah
kekuasaan hukum Negara RI agar setia melaksanakan, mewariskan,
mengembangkan, dan melestarikan nilai-nilai Pancasila. Jadi, semua warga
negara,penyelenggara Negara tanpa terkecuali, dan segala macam peraturan
perundang - undangan yang ada harus bersumber dan sesuai dengan nilai-
nilai Pancasila.

Itulah sebabnya seluruh isi UUD 1945, dan berbagai peraturan
perundang - undangan yang berlaku di Negara RI seluruhnya bersumber atau
merupakan penjabaran dari sila-sila Pancasila. Bahkan pembangunan nasional
yang dilaksanakan oleh bangsa Indonesia pada hakikatnya merupakan
penjabaran dari nilai-nilai Pancasila.

c) paradigma pembangunan

SAYYIDUL UMAMUS SHOLIHIN 124.10.010 2

Pancasila sebagai paradigma dimaksudkan bahwa Pancasila sebagai
sistem nilai acuan, kerangka berpikir, pola pikir atau sebagai sistem nilai yang
dijadikan kerangka landasan , kerangka cara, dan sekaligus kerangka
arah/tujuan bagi yang menyandangnya.

Yang menyandangnya itu di antaranya:
Bidang Politik
Bidang Ekonomi
Bidang Social Budaya
Bidang Hukum
Bidang kehidupan antar umat beragama, Memahami asal mula Pancasila.

2. Jelaskan definisi dan fungsi identitas nasional, serta faktor perusak Citra
identitas nasional Indonesia!
Indentitas nasional adalah nilai-nilai budaya yang tumbuh dan
berkembang dalam aspek kehidupan suatu bangsa dengan ciri-ciri khas, dan
dengan ciri-ciri yang khusus tersebut maka suatu bangsa berbeda dengan
bangsa lain dalam kehidupannya. Sehingga identitas nasional ini berfungsi
sebagai pembeda antara negara satu dengan yang lainnya.

Unsur-unsur pembentuk identitas nasional
1. Sejarah
Kebesaran dua kerajaan nusantara, Majapahit dan Sriwijaya, telah
membekas pada semangat perjuangan bangsa Indonesia pada abad-
abad berikutnya ketika penjajahan asing menancapkan kuku
imperialismenya. Semangat juang bangsa Indonesia dalam mengusir
penjajah telah menjadi ciri khas bagi bangsa Indonesia yang kemudian
menjadi salah satu unsur pembentuk identitas nasional Indonesia.

2. Kebudayaan
Aspek kebudayaan yang menjadi unsur pembentuk identitas
nasional meliputi tiga unsur yaitu: akal, budi, peradaban dan pengetahuan

3. Suku bangsa
Kemajemukan merupakan identitas lain bangsa Indonesia. Namun
demikian, lebih dari sekadar kemajemukan yang bersifat alamiah
tersebut, tradisi bangsa Indonesia untuk hidup bersama dalam
kemajemukan merupakan hal lain yang harus terus dikembangkan dan
dibudayakan.

4. Agama
Keragaman agama dan keyakinan di Indonesia tidak hanya dijamin
oleh konstitusi negara, tetapi juga merupakan suatu rahmat Tuhan yang
Maha Esa yang harus tetap dipelihara dan disyukuri bangsa Indonesia.

5. Bahasa

SAYYIDUL UMAMUS SHOLIHIN 124.10.010 3

Peristiwa Sumpah Pemuda tahun 1928, yang menyatakan bahasa
Indonesia sebagai bahasa persatuan bangsa Indonesia, telah
memberikan nilai bagi pembentukan identitas nasional. Lebih dari sekedar
bahasa nasional, ia telah memberikan sumbangan besar pada
pembentukan nasionalisme Indonesia

Adapun beberapa nilai nilai dapat merusak kepribadian bangsa yang harus kita
tolak, misalnya :
Sekularisme, yaitu paham atau pandangan falsafah yang berpendirian
bahwa moralitas tidak perlu didasarkan pada ajaran agama.
Individualisme, yaitu sikap yang mementingkan kepentingan sendiri
Hedonisme, yaitu paham yang melihat bahwa kesenangan atau kenikmatan
menjadi tujuan hidup dan tindakan manusia
Materialisme, yaitu sikap yang selalu mengutamakan dan mengukur segala
sesuatu berdasarkan materi. Hubungan batiniah tidak lagi menjadi bahan
pertimbangan dalam hubungan antar manusia
Ekstremisme, yaitu pikiran atau tindakan seseorang yang melampaui batas
kebiasaan atau norma norma yang ada dan berlaku di suatu tempat
Chauvinisme, yaitu paham yang mengagung agungkan bangsa sendiri dan
merendahkan bangsa lain
Elitisme, yaitu sikap yang cenderung bergaya hidup berbeda dengan rakyat
kebanyakan
Konsumenisme, yaitu paham atau gaya hidup menganggap barang barang
sebagai ukuran kebahagiaan dan kesenangan
Diskriminatif, yaitu sifat seseorang yang suka membeda bedakan antar
yang satu dengan lainnya
Glamoristik, yaitu sikap atau gaya hidup suka menonjolkan kemewahan

3. Apa itu politik dan strategi nasional dan bagaimana aplikasi dalam membuat
kebijakan politik dengan pertimbangan suprastruktur dan infrastruktur
(contoh)
Politik nasional adalah asas, haluan, usaha kebijakan tindakan negara
tentang pembinaan dan penggunaan secara menyeluruh potensi nasional baik
yang potensial maupun efektif untuk tujuan nasional. Strategi nasional adalah
cara melaksanakan politik nasional dalam mencapai sasaran dan tujuan yang
ditetapkan oleh politik nasional.

Implementasi kebijakan politik dengan mempertimbangkan suprastruktur
dan infrastruktur adalah adanya otonomi daerah. Konsep otonomi luas, nyata,
dan bertanggung jawab tetap dijadikan acuan dengan meletakkan pelaksanaan
otonomi pada tingkat daerah yang paling dekat dengan masyarakat. Tujuan
pemberian otonomi tetap seperti yang dirumuskan saat ini yaitu
memberdayakan daerah, termasuk masyarakatnya, mendorong prakarsa dan
peran serta masyarakat dalam proses pemerintahan dan pembangunan.


SAYYIDUL UMAMUS SHOLIHIN 124.10.010 4

Pemerintah juga tidak lupa untuk lebih meningkatkan efisiensi, efektivitas
dan akuntabilitas penyelenggaraan fungsi-fungsi seperti pelayanan,
pengembangan dan perlindungan terhadap masyarakat dalam ikatan NKRI.
Asas-asas penyelenggaraan pemerintahan seperti desentralisasi,
dekonsentrasi, dan tugas pembantuan, diselenggarakan secara proporsional
sehingga saling menunjang.
Dalam UU No. 32 Tahun 2004, digunakan prinsip otonomi seluas-
luasnya, di mana daerah diberi kewenangan mengurus dan mengatur semua
urusan pemerintahan kecuali urusan pemerintah pusat yakni :
Politik luar negeri
Pertahanan dan keamanan
Moneter/fiskal
Peradilan
agama


4. Kewajiban Warga negara dibidang bela negara dan ekonomi.
Contoh Bela Negara :
Melestarikan budaya.
Taat akan hukum dan aturan negara.
Pendidikan kewarganegaraan.
Pengabdian sesuai profesi.

Bentuk bentuk bela negara
a. Secara Fisik
Segala upaya untuk mempertahankan kedaulatan negara dengan cara
berpartisipasi secara langsung dalam upaya pembelaan negara (TNI
Mengangkat senjata, Rakyat Berkarya nyata dalam proses Pembangunan).
b. Secara Non Fisik
Segala upaya untuk mempertahankan NKRI dengan cara meningkatkan
kesadaran berbangsa dan bernegara, menanamkan kecintaan pada tanah air
serta berperan aktif dalam upaya memajukan bangsa sesuai dengan profesi
dan kemampuannya.

Wujud bela negara bagi pelajar
a. Lingkungan Keluarga ;
Memahami hak dan kewajiban dalam keluarga, menjaga keutuhan dan
keharmonisan keluarga, Demokratis, menjaga nama baik keluarga
b. Lingkungan Sekolah
Patuh pada aturan sekolah, berkata dan bersikap baik, bertanggung
jawab atas tugas yang diberikan, tidak ikut tawuran

c. Lingkungan Masyarakat
Aktif dalam kegiatan masyarakat, rela berkorban untuk kepentingan
masyarakat
d. Lingkungan berbangsa dan bernegara
Menghormati jasa Pahlawan, berani mengemukakan pendapat,
melestarikan adat dan budaya asli daerah


SAYYIDUL UMAMUS SHOLIHIN 124.10.010 5

Kewajiban Warga Negara Indonesia di bidang ekonomi :
Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah
ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda)
Setiap warga negara wajib turut serta dalam pembangunan untuk
membangun bangsa agar bangsa kita bisa berkembang dan maju ke arah
yang lebih baik

5. Kelemahan demokrasi Indonesia dan solusinya.
Kenyataan demokrasi Indonesia, sebagian orang hanya tahu mereka
bebas berbicara, beraspirasi, dan berdemonstrasi. Tidak sedikit fakta yang
menunjukkan adanya perusakan ketika terjadinya demonstrasi menyampaikan
pendapat. Untuk itu memerlukan pemahaman yang utuh agar mereka bisa
menikmati demokrasi. Demokrasi di masa ini tanpa adanya sumber daya
manusia yang kuat akan mengakibatkan pengaruh asing ke dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara. Standar ganda pihak asing juga akan menjadi
penyebab mandulnya demokrasi di Indonesia.

Ancaman terbesar yang dihadapi keberadaan demokrasi di Indonesia
saat ini adalah keputusan terhadap demokrasi itu sendiri serta lemahnya
kekuatan gerak demokrasi dalam menghadapi kekuatan-kekuatan yang anti
demokrasi .

Kegagalan terbesar yang mungkin terjadi terhadap sistem demokrasi di
Indonesia adalah adanya kegagalan orang-orang yang dipercaya oleh rakyat
untuk menjadi wakil rakyat dalam parlemen dan pejabat politik. Mereka
dianggap gagal untuk membuktikan bahwa reformasi lebih bermanfaat
dibandingkan masa sebelumnya.

Ada beberapa kelemahan sistem demokrasi di Indonesia di antaranya :
Terlalu banyaknya Partai yang menjadi ajang tanding dalam
memperebutkan kursi Presiden.
Terlalu banyak aturan dan undang - undang yang dikeluarkan dan
semuanya saling bertolak belakang satu dan yang lainnya.
DPR tidak bisa memberikan contoh kepada rakyatnya, bahwa
mereka memang layak untuk dipilih, karena terlalu banyaknya kasus
KKN yang terjadi saat ini
Para Anggota Parlemen sudah tidak lagi memiliki Harga Diri dalam
melakukan atau menjalankan Kehidupan Pribadinya

Solusi yang dapat dilakukan adalah
Mengurangi jumlah partai.sehingga dapat dicapai penyatuan suara rakyat
yang lebih baik.
Perlunya penindakan tegas terhadap semua pihak yang melanggar keadilan,
meskipun mereka orang berkuasa.