Anda di halaman 1dari 7

MAKALAH

Manajemen Internasional
Dosen Pengampu :
Sri Eka Astutiningsih S.E. M.M


Disusun oleh :
Amin Saifudin (2824133011)


KELAS EKONOMI SYARIAH A
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.
Institut Agama Islam Negeri
(IAIN) Tulungagung
Tahun ajaran 2014-2015





KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan Rahmat-Nya sehingga
saya dapat menyelesaikan tugas makalah dengan tema ManajemenInternasional.

Makalah ini berisikan tentang Pengertian Manajemen Internasional. Ketika istilah manajemen
banyak diadopsi oleh pihak dalam berbagai bidang kehidupan, orang dengan mudah
menganggap bahwa manajemen merupakan suatu konsep yang sangat sederhana. Akhirnya,
orang dengan mudah merangkai kata manajemen dengan permasalahan yang harus di
pecahkan. Diharapkan makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang
manajemen internasional.

Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan
saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu saya harapkan demi kesempurnaan
makalah ini.

Akhir kata, saya sampaikan terima kasih.





Tulungagung, 18 Mei 2014


(Penyusun)




DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .................................................................................... 1
DAFTAR ISI .................................................................................................... 2

BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang ............................................................................... 3
1.2 Rumusan Masalah .......................................................................... 3
1.3 Tujuan ............................................................................................ 4

BAB 2 PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Perencanaan ................................................................. 5
2.2 Macam-macam Perencanaan ......................................................... 12
2.3 Hambatan dalam Penetapan dan Tujuan dan
Perencanan.............................................................................................. 16
2.4 Mengatasi Hambatan ............................................... 18

BAB 3 PENUTUP
3.1 Kesimpulan ........................................................................................ 21

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................... 22



BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pereonomian global telah menjadi semakin lebih terintegrasi lebih dibandingkan
sebelumnya. Sebagai contoh, pada bulan januari 1995, organisasi perdagangan dunia (WTO)
dibentuk dan kini telah memiliki 148 negara anggota, termasuk cina, (dana moneter
internasional IMF) yang dibentuk oleh PBB pada tahun 1945, juga memiliki maksud yang
serupa dan memiliki 191 negara anggota. Peraturan-peraturan WTO berlaku atas lebih dari
90 persen perdagangan internasional.
Amerika Utara,Eropa dan Asia adalah tiga wilayah yang paling dominan dalam
perekonomian global.Akan tetapi Negara-negara dan wilayah berkembang lainya juga
mencerminkan area-area yang penting bagi pertumbuhan perekonomian
1.2 Rumusan Masalah
1.

1.3 Tujuan
1.

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Manajemen Internasional
Manajamen Internasional adalah proses penerapan teknik-teknik dan konsep dan konsep
manajemen dalam arena lingkungan internasinal.
Dalam era globalisasi sekarang ini, di samping istilah ekonomi internasional yang meliputi
perdagangan dan keuangan internasional, ternyata istilah bisnis internasional semakin dikenal
dan banyak digunakan. Istilah ini biasanya juga dikaitkan dengan transaksi yang menyangkut
ekspor dan impor barang, modal dan jasa lainnya dan pelaku utamanya yang sering disebut
sebagai multinational corporation (MNC).

Sehubungan dengan ini, timbul pertanyaan: apa dan bagaimana perbedaan antara studi bisnis
internasional dengan studi ekonomi internasional? karena pada umumnya, sebagian besar
topuk yang dibicarakan dalam kedua bidang studi tersebut relative sama. Untuk menjawab
pertanyaan tersebut, maka perlu dijelaskan terlebih dahulu pengertian dan beberapa aaspek
dari bisnis internasional, sehingga dapat dipahami perbedaaan antara keduanya.

Bisnis intrnasional (BI) diartikan sebagai suatu studi tentang transaksi ekonomi yang meliputi
perdagangan internasional (ekspor dan impor) dan foreign investment (baik direct maupun
indirect atau portofolio) yang dilakukan oleh individu dan perusahaan atau organisasi dengan
tujuan mendapatkan/ manfaat tertentu. Sedangkan, ekonomi internasional (ekin) diartikan
sebagai bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari dan menganalisis tentang transaksi dan
permasalahan ekonomi internasional (ekspor dan impor), yang meliputi perdagangan,
keunagan dan moneter, serta organisasi (swasta dan pemerintah) dan kerja sama ekonomi
antarnegara (internation).

Dari perbandingan kedua pengertian di atas, dapat dikemukakan beberapa perbedaan pokok
antara keduanya, yaitu sebagai berikut:
1. Studi bisnis internasional lebih menekankan multi aspek sari aplikasi transaksi
internasional, sedangkan studi ekonomi internasional lebih menekankan aspek teori ekonomi
normative dari transaksi internasional.
2. Karena bersifat multi aspek, maka studi bisnis internasional mempunyai
pendekatan interdiscipl nary, sedangkan studi ekonomi internasional lebih menekanakan
aspek ilmu ekonomi.

3. Studi bisnis internasional relative lebih menekankan aspek mikro, sedangkan
ekonomi internasional relative lebih menekanakan aspek makro.
4. Studi bisnis internasional lebih menekanakan aspek manajerial stategis, sedangkan
ekonomi internasional lebih menekankan aspek teoritis.
Dalam era globalisasi saat ini, yang ditandai dengan adanya keterbukaan, keterkaitan,
ketergantungan dan persaingan yang semakin ketat, telah menyebabkan tuntutan pengetahuan
tentang teori dan praktik bisnis internasional semakin dirasakan bagi setiap individu,
organisasi/perusahaan, maupun Negara/pemerintah. Tuntutan pengetahuan teori dan praktek
bisnis internasional tersebut merupakan konsekuensi logis dari proses interaksi dari
komponen utama yang merupakan motor globalisasi yaitu sebagai berikut:

Deregulation
Invention/innovation/diffusion
Competitive advantage
Cros borderless

Keempat komponen utama diatas, baik secara langsung maupun tidak langsung sangat
berkaitan langsung dengan bisnis internasional. Arus globalisasi akibat modernisasi dan
kemajuan tekhnologi dibidang manufacturing, rekasa tekhnologi, transportasi dan
telekomunikasi telah mendorong setiap perusahaan maupun perusahaan untuk melakukan
deregulasi agar dapat mengikuti dan melakukan invention, innovation dan diffusion untuk
dapat memiliki competitive advantage dalam menghadapi berbagai kativitas bisnis
internasional yang bersifat cross borderless.