Anda di halaman 1dari 2

K I S T A O V A R I U M

OLEH :
Shindy Hartati Sulistyo, SKed

Ovarium mempunyai fungsi yang
sangat penting pada reproduksi dan
menstruasi. Gangguan pada ovarium dapat
menyebabkan terhambatnya pertumbuhan,
perkembangan dan kematangan sel telur.
Pengertian
kista adalah kelainan yang terbentuk dari folikel de
graaf yang tidak pecah, atau pecah tetapi segera
menutup kembali, berisi cairan bening (serosa)
dengan diameter 1-1,5 cm bahkan 4-5 cm atau
pertumbuhan abnormal berupa kantung (pocket,
pouch) yang tumbuh abnormal di bagian tubuh
tertentu. Kista ovarium adalah suatu kantung
yang berisi cairan atau materi semisolid yang
tumbuh dalam ovarium.
Penyebab
Penyebab terjadinya kista ovarium yaitu
terjadinya gangguan pembentukan hormon pada
hipotalamus, hipofise, atau ovarium itu sendiri.
Kista ovarium timbul dari folikel yang tidak
berfungsi selama siklus menstruasi
Faktor Resiko
a. Riwayat kista ovarium sebelumnya
b. Siklus menstruasi yang tidak teratur
c. Meningkatnya distribusi lemak tubuh bagian
atas
d. Menstruasi dini
e. Tingkat kesuburan
f. Hipotiroid atau hormon yang tidak
seimbang








Gejala yang timbul:
Pada stadium awal

a. Gangguan haid
b. Jika sudah menekan rectum atau kandung
terjadi konstipasi atau sering berkemih.
c. Dapat terjadi peregangan atau penekanan
daerah panggul yang menyebabkan nyeri
spontan dan sakit diperut.
d. Nyeri saat bersenggama.
Pada stadium lanjut
a. Penyebaran ke lemak perut serta organ di
dalam rongga perut
b. Perut membuncit, kembung, mual,
gangguan nafsu makan
c. Gangguan buang air besar dan kecil.
d. Sesak nafas akibat penumpukan cairan di
rongga dada.












Pengobatan:
1. Observasi
Jika kista tidak menimbulkan gejala, maka
cukup dimonitor (dipantau) selama 1-2 bulan,
karena kista fungsional akan menghilang
dengan sendirinya setelah satu atau dua siklus
haid. Tindakan ini diambil jika tidak curiga
ganas. Kontrasepsi oral yang diberikan oleh
dokter untuk membantu menormalkan siklus
menstruasi.

2. Operasi
Jika kista membesar, maka dilakukan tindakan
pembedahan, yakni dilakukan pengambilan
kista dengan tindakan laparoskopi atau
laparotomi.

Sekian dan Terima Kasih