Anda di halaman 1dari 63

AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)

J ARINGAN KERJ A
J ARINGAN KERJ A
PNEUMATIK DAN HIDROLIK
PNEUMATIK DAN HIDROLIK
SAP-3
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Tujuan
Tujuan
SAP
SAP
-
-
3:
3:
Mahasiswa
Mahasiswa
dapat
dapat
menjelaskan
menjelaskan
nama
nama
-
-
nama
nama
katup
katup
dan
dan
aktuator
aktuator
dan
dan
cara
cara
kerja
kerja
masing
masing
-
-
masing
masing
berdasarkan
berdasarkan
simbol
simbol
penggambarannya
penggambarannya
pada
pada
sistem
sistem
pneumatik
pneumatik
dan
dan
hidrolik
hidrolik
.
.
Durasi
Durasi
Kuliah
Kuliah
SAP
SAP
-
-
3: 4 x 50
3: 4 x 50
menit
menit
Metoda
Metoda
Pebelajaran
Pebelajaran
:
:
1.
1.
Ceramah
Ceramah
2.
2.
Demonstrasi
Demonstrasi
elektronik
elektronik
(
(
animasi
animasi
gambar
gambar
)
)
3.
3.
Diskusi
Diskusi
4.
4.
Tugas
Tugas
kelompok
kelompok
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Bahasan
Bahasan
SAP
SAP
-
-
3:
3:
1.
1.
J enis
J enis
katup
katup
/ valve
/ valve
2.
2.
Simbol
Simbol
katup
katup
/ valve
/ valve
3.
3.
Sistem
Sistem
penomoran
penomoran
4.
4.
Metode
Metode
aktuasi
aktuasi
5.
5.
J enis
J enis
aktuator
aktuator
6.
6.
Simbol
Simbol
aktuator
aktuator
7.
7.
Garis
Garis
pada
pada
jaringan
jaringan
8.
8.
Simbol
Simbol
saluran
saluran
kerja
kerja
dan
dan
saluran
saluran
kendali
kendali
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Operasi Pnematik-Hidrolik
Komponen pneumatik beroperasi pada tekanan 8 s.d. 10
bar, tetapi dalam praktik dianjurkan beroperasi pada
tekanan 5 s.d. 6 bar untuk penggunaan yang ekonomis.
Beberapa bidang aplikasi di industri yang menggunakan
media pneumatik dalam hal penangan material adalah
sebagai berikut :
a. Pencekaman benda kerja
b. Penggeseran benda kerja
c. Pengaturan posisi benda kerja
d. Pengaturan arah benda kerja
Pendahuluan
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Aplikasi:
a. Pengemasan (packaging)
b. Pemakanan (feeding)
c. Pengukuran (metering)
d. Pengaturan buka dan tutup (door or chute control)
e. Pemindahan material (transfer of materials)
f. Pemutaran dan pembalikan benda kerja (turning and
inverting of parts)
g. Pemilahan bahan (sorting of parts)
h. Penyusunan benda kerja (stacking of components)
i. Pencetakan benda kerja (stamping and embosing of
components)
Pendahuluan
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Sistem Pneumatik
Udara bertekanan memiliki banyak keuntungan, tetapi
dengan sendirinya juga terdapat segi-segi yang merugikan:
Merupakan media kerja yang mudah didapat dan mudah diangkut
Dapat disimpan dengan mudah
Bersih dan kering
Tidak peka terhadap suhu
Aman terhadap kebakaran dan ledakan
Tidak diperlukan pendinginan fluida kerja
Rasional (menguntungkan) 40 sampai 50 kali lebih murah daripada tenaga otot
Kesederhanaan (mudah pemeliharaan)
Dapat dibebani lebih ( tahan pembebanan lebih )
Fluida kerja cepat
Kemungkinan penggunaan lagi (ulang)
Pendahuluan
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Sistem Pneumatik
Udara bertekanan memiliki kerugian:
Ketermampatan (udara)
Gangguan Suara (Bising)
Udara bertekanan sangat gerbak (volatile)
Kelembaban udara
Bahaya pembekuan
Pelumasan udara bertekanan
Gaya tekan terbatas
Sulit sinkronisasi dua silinder atau lebih sulit sinkron
Pendahuluan
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Model Sistem Pneumatik
Power supply
Sensor
Prosesor
Actuator
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Model Sistem Pneumatik
Power supply
Sensor
Sensor
Prosesor
Actuator
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Sistem Pneumatik
Susunan komponen sistem pneumatik adalah
sebagai berikut:
a. Catu daya (energi supply)
b. Elemen masukan (sensors)
c. Elemen pengolah (processors)
d. Elemen kerja (actuators)
Elemen Penyalur / Konduktor:
1. Tubing
2. Connectors
3. ..
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
1. VALVE (KATUP)
A. Directional Control Valve Katup kontrol arah
aliran pengatur aliran masuk untuk maju /
mundur; liran untuk buka / tutup.
B. Pressure Control Valve Katup kontrol tekanan
katup pengatur tekanan masuk yang akan
digunakan atau tekanan kembali.
C. Flow Control Valve Katup kontrol aliran
pengatur aliran bertekanan yang melewati jaringan
untuk melambatkan gerakan.
1.1 J enis Katup
Secara garis besar, katup pada jaringan pneumatik dan
hidrolik dibagi 3 kelompok, yaitu:
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Komponen & Peralatan (bentuk asli)
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
A. Directional Control Valve
1. Penyalur aliran bertekanan ke komponen penggerak
(silinder) atau ke komponen lain pada jaringan
pneumatik atau hidrolik, baik pada posisi membuka
maupun posisi menutup.
2. Penyalur aliran bertekanan ke komponen yang
menyaratkan kondisi khusus:
a) penyalur dengan hambatan pada salah satu arah
aliran (check valve)
b) Penyalur dua arah aliran ke satu aliran (prinsip logika
ATAU/OR (shuttle valve)
c) Penyalur tekanan ganda (prinsip logika DAN / AND
(two pressure valve)
d) Penyalur satu arah logika not-AND
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
B. Pressure Control Valve
Katup yang digunakan untuk mengatur besar tekanan
yang masuk atau keluar sistem jaringan, dengan
tujuan menyesuaikan tekanan yang dibutuhkan dan
untuk keselamatan alat,
a) Pengontrol tekanan jenis relief (membutuhkan
bantuan tekanan dari saluran lain)
b) Pengontrol tekanan jenis non-relief (tidak
membutuhkan bantuan tekanan dari saluran
lain)
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
C. Flow Control Valve
Pengatur aliran bertekanan yang melewati jaringan
(mengontrol kecepatan atau laju aliran):
a) Katup kontrol dua arah aliran berfungsi untuk
mengontrol aliran (kecepatan atau laju aliran)
dari dua arah aliran.
b) Katup satu arah aliran berfungsi untuk
mengontrol aliran (kecepatan atau laju aliran)
hanya dari satu arah aliran.
c) Katup kontrol penunda waktu arah aliran,
berfungsi untuk mengontrol aliran (kecepatan
atau laju aliran) terhadap fungsi waktu atau
menunda waktu arah aliran.
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Penggunaan Katup (Valve)
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
Pressure
Control
Valve
Flow
Control
Valve
Directional
Control
Valve
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
Bagian2 Katup
(Parts of Valve)
1. PORT (for plugs, open/close, exhaust/drain)
2. SPOOL (for Conditioning the valve)
3. SPOOL ACTUATOR (for actuating the spool)
2
3
1
Bagian2 Katup
(Parts of Valve)
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Bagian2 Katup
(Parts of Valve)
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Actuating
of spool
1 (port masukan)
2 (port luaran)
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
Bagian2 Katup
(Parts of Valve)
spool
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
1.2 Cara kerja, simbol,
penomoran, dan aktuasi
katup
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
Terdapat dua kondisi (buka-tutup) katup dalam operasi
jaringan pneumatik dan hidrolik, yaitu:
Normally Closed, artinya katup dalam keadaan normal
(sebelum beroperasi) port input tertutup terhadap port
output, akibatnya tekanan di input tidak sampai ke output.
J ika dioperasikan, tekanan di input diteruskan ke output.
Normally Opened, artinya katup dalam keadaan normal
(sebelum beroperasi) port input terbuka terhadap port
output, akibatnya tekanan di input diteruskan sampai ke
output. J ika dioperasikan, tekanan tertutup.
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Operasi Katup / Valve
3/2 Normally Closed (NC)
1
2
Masukan (input)
Luaran (output)
Normal Condition: Lubang 1 tidak
tersambung dengan lubang 2
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Operasi Katup / Valve
1
2
Masukan (input)
Luaran (output)
Operated Condition: Lubang 1
tersambung dengan lubang 2
Push
3/2 Normally Closed (NC)
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Operasi Katup / Valve
1
2
Masukan (input)
Luaran (output)
Normal Condition: Lubang 1
tersambung dengan lubang 2
3/2 Normally Opened (NO)
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Operasi Katup / Valve
1
2
Masukan (input)
Luaran (output)
Operated Condition: Lubang 1
terputus / tidak tersambung lagi
dengan lubang 2
Push
3/2 Normally Opened (NO)
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Operasi Katup / Valve
VALVE CASINGG /
BODY
SPOOL
LUBRICANT
1
2
Port input
Port output
tertutup
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Operasi Katup / Valve
TEKAN
1
2
CLOSED
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Operasi Katup / Valve
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Operasi Katup / Valve
1
2
TEKAN
1
2
OPENED
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Operasi Katup / Valve
TEKAN
A (2)
(Output)
P (1)
(Pressure)
R (3)
Exhaust /
Tank
Simbol dan Penomoran
Katup / Valve
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
3/2 WAY VALVE Normally Closed:
3 tempat sambungan (port) dan 2 kondisi
kerja Kondisi normal Tertutup
A
(Output)
P R
Valve 3/ 2-NC
OPERATED
A
(Output)
P R
Tombol
Tekan
Valve 3/ 2-NC
OPERATED
A
(Output)
Valve 3/ 2-NC
OPERATED
R P
Tombol
Lepas
A
(Return)
Valve 3/ 2-NC
OPERATED
P
Tombol
Lepas
R
A
(Return)
Exhaust/Return to Tank
Valve 3/ 2-NC
OPERATED
Kondisi-1
4 2
1 5 3
Valve 3/ 2-NC
OPERATED
Kondisi-2
4 2
1 5 3
Valve 3/ 2-NC
OPERATED
LOGIC VALVE
Bekerja berdasarkan fungsi
logika (logic function):
- AND
- OR
- NOT
Math of Logic:
y = A x B
y = A + B
y = A
Logic Table:
y = A x B (AND)
A B y
0 0 0
0 1 0
1 0 0
1 1 1
y = A + B (OR)
A B y
0 0 0
0 1 1
1 0 1
1 1 1
y = A (NOT)
A y -
0 1 -
1 0 -
- - -
- - -
1.2 1.4
1.6
A
B
Y = 0 bar,
A>>>>B
A = 12 bar
B = 0 bar
A
B
LOGIC VALVE (AND)
1.2 1.4
1.6
A
B
A B
LOGIC VALVE (OR)
1.2
1.6
A
LOGIC VALVE (NOT)
A
Y
Metode Aktuasi
Valve Actuated
4 2
1 5 3 1 5 3
4 2
Kondisi-1 Kondisi-2
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
4 2
1 5 3 1 5 3
4 2
Kondisi-1 Kondisi-2
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Valve Actuated
4 2
1 5 3 1 5 3
4 2
Kondisi-1 Kondisi-2
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Valve Actuated
4 2
1 5 3 1 5 3
4 2
Kondisi-1 Kondisi-2
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Valve Actuated
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
Valve Actuated
Valve Actuated
Garis pada Disain J aringan (Line)
Komponen & Peralatan
Pneumatik-Hidrolik
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Aplikasi
Fungsi:
1. Mengatur tekanan kerja sesuai
kebutuhan actuator
2. Mengamankan komponen dari
kondisi over pressure
Pressure Relief Valve: Pressure Regulator:
Simbol:
Contoh
produk:
Pressure Control Valve
Flow Control Valve
Tugas:
Mahasiswa membuat gambar atau mencari
gambar valve (via media elektronik /
cetak) dan menuliskan jenis valve, nama,
fungsi, dan cara kerja valve tersebut.
Kerja kelompok:
1. Dibagi 3 kelompok (directional, pressure, flow)
2. Masing-masing kelompok menampilkan minimal 2 valve.
3. Kertas A3 Laminating atau kertas A4 dua lembar.
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
2. ACTUATOR
Aktuator adalah alat dalam jaringan pneumatik atau
hidrolik yang mengubah fluida (potensial dan kinetik)
menjadi energi mekanik.
Terdapat dua jenis acturator yang umum digunakan
berdasarkan jenis regakannya, cylinder dan rotary.
Cylinder: aktuator bekerja secara garis lurus (linier)
Rotary: aktuator bekerja dengan berputar
Terdapat pula aktuator yang merupakan hasil modifikasi
linier dan rotary, yaitu hanging atau berayun.
2 J enis Aktuator
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
SINGLE ACTING CYLINDER
DOUBLE ACTING CYLINDER
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
Motor Fluida
Hydraulic pump
Hydraulic motor
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)
AKADEMI TEKNIK SOROAKO (ATS)